WhatsApp Icon
BAZNAS RI Perkuat UPZ Kemenhut untuk Mudahkan ASN Tunaikan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI melalui optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Penguatan ini diarahkan untuk menghadirkan layanan zakat yang lebih mudah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sekaligus meningkatkan edukasi mengenai kewajiban menunaikan zakat.

Upaya tersebut mengemuka dalam acara serah terima jabatan kepengurusan UPZ BAZNAS Kementerian Kehutanan RI periode 2026–2030 yang berlangsung di Gedung Kemenhut, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Acara dihadiri Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kemenhut Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., serta Ketua UPZ Kemenhut periode 2018–2025 Ir. Sudjoko Prajitno beserta jajaran.

UPZ Perkuat Layanan Zakat bagi ASN

Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menekankan pentingnya penguatan UPZ untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat di lingkungan kementerian.

Menurut Rizaludin, UPZ memiliki peran penting dalam membangun ekosistem layanan zakat yang memberikan kemudahan kepada ASN untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel.

“Pengelolaan zakat di lingkungan kementerian dan lembaga, termasuk di Kemenhut, memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai unsur,” ujar Rizaludin.

Ia berharap BAZNAS dapat terus memberikan fasilitas dan layanan yang dibutuhkan ASN agar pelaksanaan zakat dapat dilakukan dengan mudah dan sesuai ketentuan.

Pengelolaan Zakat Perlu Didukung Sistem yang Siap

Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek.

Kesiapan tersebut mencakup penghimpunan, organisasi, sumber daya manusia, sistem layanan, administrasi, data, pelaporan, komunikasi dengan muzaki, hingga koordinasi antara BAZNAS dan UPZ.

Menurut Arifin, kesiapan tersebut diperlukan agar layanan kepada muzaki dapat diberikan secara cepat dan baik, sekaligus memastikan pengelolaan dana zakat berjalan profesional, amanah, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan syariat.

Penguatan UPZ juga sejalan dengan agenda BAZNAS RI dalam memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan kementerian dan lembaga pemerintah. Pada September 2026, BAZNAS RI juga menggelar rapat evaluasi pengelolaan zakat kementerian dan lembaga untuk memperkuat pelayanan kepada ASN dan kesiapan UPZ.

Edukasi Zakat untuk ASN Perlu Berkelanjutan

Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., mengapresiasi perhatian dan komitmen Kementerian Kehutanan dalam mengembangkan pengelolaan zakat melalui UPZ.

Mohan menilai optimalisasi zakat tidak cukup hanya dengan menyediakan mekanisme pembayaran. Edukasi dan pengingat mengenai kewajiban zakat juga perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama terkait nisab, haul, objek zakat, serta mekanisme penunaian zakat.

Dengan demikian, UPZ tidak hanya berfungsi dalam aspek administrasi penghimpunan zakat, tetapi juga menjadi bagian dari layanan dan edukasi zakat di lingkungan instansi.

UPZ Kemenhut Didorong Profesional dan Berkelanjutan

Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kemenhut Irfan Mudofar mengatakan pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan aktivitas administratif. Menurutnya, pengelolaan zakat juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran ibadah harta di lingkungan ASN.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang amanah, tertib, profesional, dan berkelanjutan.

Ia menilai UPZ bersama petugas layanan zakat memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada ASN yang menunaikan zakat sekaligus memastikan proses pengelolaan zakat berjalan dengan baik.

Melalui penguatan UPZ Kemenhut periode 2026–2030, BAZNAS RI dan Kementerian Kehutanan terus mendorong tersedianya layanan zakat yang terintegrasi, mudah diakses, serta didukung edukasi yang berkelanjutan bagi ASN.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat sekaligus meningkatkan kemudahan masyarakat, khususnya ASN, dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.***

23/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Sleman Apresiasi 182 KPM PKH Mlati yang Berhasil Graduasi

BAZNAS Kabupaten Sleman mengapresiasi keberhasilan 182 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kapanewon Mlati yang berhasil menjalani graduasi menuju kemandirian. 

Capaian tersebut dinilai menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., saat menghadiri kegiatan Apresiasi KPM PKH Kapanewon Mlati 2026 bertema “Dari Bantuan Menuju Kemandirian Berdaya” di Pendopo Kapanewon Mlati, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pemberian penghargaan kepada KPM PKH yang telah berhasil keluar dari kepesertaan bantuan sosial melalui proses graduasi mandiri maupun program pemberdayaan sosial ekonomi.

Muhyi mengatakan, BAZNAS Kabupaten Sleman turut bersyukur atas capaian yang diraih Kapanewon Mlati. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa berbagai ikhtiar pemerintah dan lembaga sosial keagamaan dalam mendorong kemandirian masyarakat mulai menunjukkan hasil.

“Kita ikut bersyukur karena ikhtiar-ikhtiar yang dilakukan pemerintah dan lembaga sosial keagamaan. Ada keberhasilan yang cukup signifikan. Harapan ke depan kesejahteraan masyarakat betul-betul bisa tercapai,” ungkap Muhyi.

BAZNAS Dorong Sinergi Pemberdayaan Masyarakat

Kehadiran BAZNAS Kabupaten Sleman dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial keagamaan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Muhyi menilai, proses graduasi tidak hanya menunjukkan bahwa penerima manfaat telah keluar dari bantuan sosial, tetapi juga menjadi indikator adanya proses pendampingan dan pemberdayaan yang berjalan.

Upaya seperti peningkatan kapasitas ekonomi, pengembangan usaha, serta pendampingan masyarakat dinilai penting agar keluarga penerima manfaat dapat memiliki sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan.

“Harapan ke depan kesejahteraan masyarakat betul-betul bisa tercapai,” ujar Muhyi.

BAZNAS Kabupaten Sleman sendiri memiliki berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang diarahkan untuk membantu masyarakat tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi.

Sinergi dengan berbagai pihak menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan program pemberdayaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan sekaligus memberikan dampak yang berkelanjutan.

184 KPM Mlati Berhasil Graduasi

Panewu Mlati Dyah Purwanti, S.Sos., M.I.P., menjelaskan bahwa graduasi KPM PKH merupakan bagian dari upaya Kapanewon Mlati mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pendampingan, edukasi, peningkatan kapasitas ekonomi, dan pemberdayaan.

Kapanewon Mlati menargetkan 222 KPM dapat menjalani graduasi pada 2026. Dari proses yang telah berjalan, sebanyak 103 KPM graduasi mandiri, sedangkan 79 KPM mengikuti Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).

Program PPSE meliputi proses pendampingan, peningkatan kapasitas ekonomi, hingga rintisan usaha. KPM juga mendapatkan dukungan pengembangan usaha senilai Rp5 juta untuk meningkatkan kapasitas usaha yang dijalankan.

“Alhamdulillah tahun 2026 ini bisa melaksanakan graduasi. Melakukan pendampingan dan edukasi agar mandiri, agar lulus graduasi,” kata Dyah.

Kapanewon Mlati memiliki 12 pendamping PKH yang masing-masing mendampingi sekitar 200 hingga 300 KPM. Pendampingan dilakukan untuk membantu KPM meningkatkan kapasitas dan kemampuan ekonomi hingga mampu mandiri.

Dalam kegiatan apresiasi tersebut, sebanyak 50 KPM menerima sertifikat graduasi secara simbolis. Sejumlah KPM yang telah mengembangkan usaha juga memamerkan produk UMKM mereka, antara lain telur, dawet, nasi kuning, dan produk makanan lainnya.

Kemandirian Jadi Langkah Lanjutan

Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Wildan Solichin, S.I.P., M.T., yang hadir mewakili Bupati Sleman, turut mengapresiasi keluarga yang telah berhasil keluar dari kepesertaan bantuan PKH.

Menurut Wildan, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menyaksikan secara langsung keluarga yang sebelumnya menerima bantuan kini menyatakan diri memasuki fase mandiri.

Ia berharap keluarga yang telah graduasi dapat terus menjaga dan meningkatkan kesejahteraannya serta tidak melupakan semangat kebersamaan dengan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.

Sementara itu, kegiatan apresiasi juga menampilkan sejumlah produk usaha milik KPM PKH yang telah berkembang. Hal tersebut menjadi gambaran bahwa pemberdayaan ekonomi dapat menjadi salah satu jalan bagi penerima manfaat untuk meningkatkan kemandirian.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sleman, capaian graduasi KPM PKH di Mlati menjadi contoh pentingnya kolaborasi dalam membangun kemandirian masyarakat. Ke depan, sinergi antara pemerintah, lembaga sosial keagamaan, pendamping, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga Kabupaten Sleman.***

22/09/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
Klub Padel Galang Donasi Rp5,6 Juta untuk Korban Bencana NTT melalui BAZNAS Sleman

Kepedulian terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan komunitas olahraga padel di Kabupaten Sleman. Melalui kegiatan Padel Charity For NTT, Klub Everyday Padel Jogja dan Padel United Sleman berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp5.649.000 untuk disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut berlangsung di Padel Rocket, Sidomoyo, Godean, Sleman, pada Selasa (15/9/2026). Penggalangan donasi dilaksanakan bersamaan dengan perayaan ulang tahun pertama Padel Rocket.

Pemilik Padel Rocket, Nurul Atik, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas inisiatif penggalangan dana yang dilakukan oleh klub padel yang menjadi pelanggan lapangan tersebut.

Menurut Nurul Atik, penggalangan donasi sengaja dilakukan secara langsung menggunakan kotak atau kantong donasi. Cara tersebut dipilih agar setiap orang dapat berdonasi sesuai kemampuan dan keikhlasannya.

“Yang penting ikhlas. Insyaallah berkah barokah untuk kita semua,” ungkap Nurul.

Kegiatan Padel Charity For NTT dilaksanakan sebelum para peserta bermain padel. Salah satu anggota Everyday Padel Jogja sekaligus pembawa acara, Ofix Nuhansyah, berkeliling membawa kantong donasi dan mempersilakan peserta untuk memberikan sumbangan.

Dari penggalangan tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp5.649.000. Donasi kemudian diserahkan secara simbolis oleh Nurul Atik kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji menyampaikan terima kasih kepada komunitas padel yang telah memilih menyalurkan donasi untuk NTT melalui BAZNAS Sleman.

“Kami berterima kasih kepada teman-teman yang menggalang dana untuk NTT melalui Padel Charity. Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT,” kata Muhyi.

Muhyi juga menyampaikan bahwa hingga Selasa (15/9/2026), total donasi yang telah terkumpul melalui BAZNAS Kabupaten Sleman untuk membantu korban bencana di NTT mencapai sekitar Rp214 juta.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sleman dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Muhyi.

Selain penggalangan dana, perayaan satu tahun Padel Rocket juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur. Momen tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan para peserta melalui aksi kemanusiaan untuk saudara-saudara di NTT.

Melalui kegiatan ini, komunitas olahraga padel tidak hanya mempererat kebersamaan melalui olahraga, tetapi juga turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

 

Donasi yang dihimpun selanjutnya dipercayakan kepada BAZNAS Kabupaten Sleman untuk mendukung penanganan dan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di NTT.***

17/09/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
BAZNAS Sleman Siapkan Dukungan Rp80 Juta untuk Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) 2026

BAZNAS Kabupaten Sleman menyiapkan dukungan pendanaan sebesar Rp80 juta untuk mendukung pelaksanaan Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) Murid Sekolah Dasar Negeri se-Kabupaten Sleman Tahun 2026. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen BAZNAS Sleman dalam memperkuat program pendidikan keagamaan dan mewujudkan generasi Qurani di Kabupaten Sleman.

Persiapan kegiatan dibahas dalam Rapat Persiapan TBQ 2026 yang digelar di Kantor Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Sleman, Kamis (10/9/2026). Rapat dihadiri panitia inti dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Muhaimin, S.Ag., M.Pd., serta jajaran staf pelaksana BAZNAS Sleman.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada berbagai persiapan teknis pelaksanaan kegiatan, termasuk kebutuhan penyelenggaraan wisuda. BAZNAS Kabupaten Sleman dalam kegiatan ini berperan sebagai pendukung acara, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pendanaan, dengan komitmen bantuan sebesar Rp80 juta.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sleman untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah tidak hanya melalui program sosial, tetapi juga melalui dukungan terhadap penguatan pendidikan agama bagi generasi muda.

Dorong Generasi Sleman Cinta Al-Qur'an

Kegiatan yang mengusung nama “Wisuda Tuntas Baca Al-Qur'an Murid Sekolah Dasar Negeri se-Kabupaten Sleman Tahun 2026” tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Qurani yang Cerdas, Berkarakter, Berakhlak Mulia, dan Cinta Al-Qur'an.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus memberikan apresiasi kepada murid SD Negeri yang telah dinyatakan lulus asesmen Tuntas Baca Al-Qur'an.

Program tersebut juga sejalan dengan semangat Sleman Religius, khususnya dalam membiasakan anak-anak mengenal, membaca, dan mencintai Al-Qur'an sejak dini.

Selain memberikan apresiasi kepada peserta didik, kegiatan TBQ juga diharapkan dapat menjadi indikator keberhasilan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), meningkatkan mutu pembelajaran, serta mendorong peningkatan kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI).

Digelar November 2026

Wisuda Tuntas Baca Al-Qur'an 2026 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 November 2026, di Prima SR Hotel and Convention Yogyakarta, Jalan Magelang No. 11, Dukuh, Tridadi, Sleman.

Peserta kegiatan mencakup murid SD Negeri yang telah lulus uji kompetensi membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Kegiatan juga akan melibatkan kepala sekolah, Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI, pengawas PAI, orang tua atau wali peserta, serta unsur Pemerintah Kabupaten Sleman, Dinas Pendidikan, Kemenag Kabupaten Sleman, dan BAZNAS Kabupaten Sleman.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji menyampaikan bahwa dukungan terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

Melalui dukungan pendanaan sebesar Rp80 juta, BAZNAS Sleman turut mengambil peran dalam mendukung terselenggaranya kegiatan yang mendorong peningkatan pendidikan agama dan pembentukan karakter anak-anak di Kabupaten Sleman.

Sinergi antara BAZNAS, Kemenag, Dinas Pendidikan, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ikhtiar bersama dalam mencetak generasi Sleman yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan cinta Al-Qur'an.***

11/09/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
TP PKK Sleman Donasikan Rp10 Juta untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sleman menyerahkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui BAZNAS Kabupaten Sleman. Bantuan senilai Rp10 juta tersebut diserahkan di Kantor TP PKK Kabupaten Sleman pada Selasa (8/9/2026).

Donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas TP PKK Kabupaten Sleman terhadap masyarakat di NTT yang terdampak bencana gempa bumi. Selanjutnya, bantuan akan dihimpun bersama donasi lainnya melalui BAZNAS Kabupaten Sleman untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak sesuai arahan dan kebutuhan di lapangan.

Penyerahan bantuan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sleman Hj. Parmilah, S.E., Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sleman R. Ay. Sri Habsari Suprobo Dewi, S.E., sejumlah pengurus TP PKK Kabupaten Sleman, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I. beserta staf, serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman, Agus Wasiso Wibowo, S.T.P., S.Sos.

Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, Hj. Parmilah, menyampaikan rasa syukur karena TP PKK Kabupaten Sleman dapat turut memberikan bantuan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah di NTT.

“Kami memberikan empati, dukungan untuk saudara kita yang jauh di sana. Yang bisa disalurkan melalui BAZNAS Sleman,” ungkapnya.

Menurut Parmilah, bantuan tersebut berasal dari dana yang dihimpun dari jajaran TP PKK di tingkat kapanewon hingga kalurahan. Dana tersebut memang disiapkan sebagai bentuk kepedulian apabila terjadi bencana di berbagai wilayah.

“Ini bukan dana APBD, ini murni dari ibu-ibu PKK yang berdonasi mulai dari seribu, dua ribu,” jelasnya.

Ia mengatakan, TP PKK Kabupaten Sleman berupaya agar kepedulian tersebut dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah. Sebelumnya, TP PKK Kabupaten Sleman juga telah memberikan donasi untuk membantu korban longsor di Aceh Tamiang.

“Semoga ke depan kami juga masih bisa berdonasi. Kami bagi-bagi tidak hanya satu tempat, apa yang mereka sumbangkan bisa bermanfaat di berbagai tempat,” ujarnya.

Parmilah berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi keluarga terdampak bencana di NTT. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan agar seluruh masyarakat Indonesia senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari berbagai musibah.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TP PKK Kabupaten Sleman yang telah menggalang donasi untuk masyarakat terdampak gempa di NTT.

“Kami secara internal ada anggaran itu dialokasikan untuk ketika ada musibah atau bencana di wilayah Kabupaten Sleman,” kata Muhyi.

Muhyi menjelaskan, BAZNAS Kabupaten Sleman juga memiliki perhatian terhadap penanganan berbagai kondisi kebencanaan dan persoalan sosial yang terjadi di wilayah Sleman. Di antaranya dampak El Nino berupa kekeringan, kekurangan air bersih, hingga kebakaran.

BAZNAS Kabupaten Sleman juga telah menyalurkan bantuan air bersih bersama BPBD Sleman di wilayah Girikerto, Turi. Selain itu, sejumlah laporan terkait kebakaran, pohon tumbang, hingga persoalan keluarga juga menjadi bagian dari respons sosial BAZNAS Sleman sesuai kemampuan dan kebutuhan.

“Untuk donasi update sampai kemarin sore terkumpul Rp63 juta sekian. InsyaAllah kami menerima donasi ini dengan suka cita dan gembira,” ungkap Muhyi.

Terkait penyaluran donasi untuk masyarakat terdampak bencana di NTT, BAZNAS Kabupaten Sleman akan mengikuti arahan Bupati Sleman agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Muhyi berharap kepedulian yang ditunjukkan TP PKK Kabupaten Sleman dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Melalui kolaborasi antara TP PKK dan BAZNAS Kabupaten Sleman, semangat gotong royong diharapkan dapat terus tumbuh, sehingga kepedulian dari masyarakat Sleman dapat memberikan manfaat lebih luas bagi saudara-saudara yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.***

08/09/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman

Berita Terbaru

Peresmian UPZ Masjid – Baitul Maal Al Jihad Dayu Permai
Peresmian UPZ Masjid – Baitul Maal Al Jihad Dayu Permai
Rabu 12 Feb 2025, BAZNAS menghadiri undangan grandlaunching Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid AL Jihad di Perumahan Dayu Permai – Ngaglik Sleman. Hadir dalam acara ini jajaran muspika Kapanewon Ngaglik, pengurus Yayasan Masjid Al Jihad dan jamaah masjid. Ketua BAZNAS Sleman – Drs. Kriswanto, M.Sc hadir memberikan sambutan sekaligus meresmikan Baitul Maal Masjid Al Jihad. UPZ Masjid Dayu permai ini diketuai oleh Bapak Eka Yus Kurniawan dan dibantu oleh anggota pengurus lain. Tujuan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid ini adalah untuk memperkuat peran masjid dalam pengumpulan zakat, serta memastikan pemenuhan aspek legalitas masjid sebagai pengumpul zakat. Hal ini sangat penting agar pengelolaan zakat dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, optimalisasi pengelolaan zakat berbasis masjid juga menjadi fokus utama BAZNAS. UPZ merupakan kepanjangan tangan dari BAZNAS yang menjalakan pengumpulan zakat. Dengan adanya UPZ Masjid, diharapkan proses pengumpulan, pendistribusian, dan pelaporan zakat dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien salah satunya melalui Menara Masjid dari BAZNAS. Penggunaan teknologi dalam pengelolaan zakat ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di masjid dapat terus meningkat. Kolaborasi antara program BAZNAS dan masjid juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan zakat ke depan. Dengan adanya kerjasama yang baik antara BAZNAS dan masjid, berbagai program yang bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat dapat lebih mudah diimplementasikan dan memberikan dampak yang positif. Salah satunya penanganan kemiskinan ekstrim dan kesenjangan sosial yang ada diwilayah sekitar. “Harapannya dengan berdirinya UPZ Masjid ini adalah agar masyarakat Perum Dayu Permai dapat merasakan manfaat yang lebih besar dari pengelolaan zakat yang dilakukan. Semoga dengan adanya UPZ Masjid ini, kesejahteraan masyarakat dapat semakin meningkat dan kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Semoga dengan hadirnya UPZ Masjid ini mampu memancarkan Cahaya Zakat yang memberikan Keajaiban bagi Mustahik dari Muzaki.” ujar Ketua BAZNAS Sleman. Kedepan BAZNAS menfasilitasi pengesahan UPZ Masjid, syaratnya mudah tinggal mengajukan permohonan pembentukan UPZ Masjid dilampiri dengan susunan pengurus Masjid yang diajukan. BAZNAS nanti akan menverifikasi dan kemudian menerbitkan SK Pengurus UPZ Masjid sebagai legalitas penguat bagi UPZ/ Panitia zakat masjid. Info lebih lanjut dapat menghubungi WA BAZNAS Sleman 081132208000 atau datang langsung ke Kantor BAZNAS Sleman.
BERITA13/02/2025 | AH
Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berupa Paket Makanan dan Selimut Tiba di Gaza
Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berupa Paket Makanan dan Selimut Tiba di Gaza
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berasal dari masyarakat Indonesia telah diterima oleh masyarakat Gaza, Palestina. Bekerja sama dengan mitra lembaga kemanusiaan Mesir Sunnah Al Hayyah, BAZNAS mendistribusikan 12.000 paket makanan dan 12.000 selimut. Adapun bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok sehari-hari, seperti tepung terigu, mi, susu kotak, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, hingga air mineral. Selain itu BAZNAS juga mendistribusikan selimut untuk membantu warga Palestina menghadapi musim dingin. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian rakyat Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina. Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berkontribusi dalam penggalangan infak kemanusiaan ini. "Alhamdulillah bantuan masyarakat Indonesia yang kami salurkan melalui salah satu mitra lembaga kemanusiaan di Mesir Sunnah Al Hayyah telah sampai di tangan saudara-saudara kita yang membutuhkan di Gaza melalui perjungan yang luar biasa,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/2/2025). Menurutnya, ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang peduli terhadap saudara-saudara di Palestina. BAZNAS berusaha sebaik mungkin untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan mereka secara cepat dan tepat sasaran. Kiai Noor menjelaskan, bantuan ini dikirim secara bertahap dan diawasi langsung oleh mitra di Gaza agar sampai ke tangan penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan, termasuk untuk anak-anak, perempuan, dan lansia. Kiai Noor juga menyampaikan, BAZNAS terus berupaya mengirimkan bantuan dalam berbagai bentuk agar dapat meringankan beban masyarakat Gaza. "Masyarakat Palestina sedang menghadapi tantangan yang luar biasa berat, maka dari itu, di masa gencatan senjata ini BAZNAS terus berupaya maksimal untuk mengirimkan bantuan bagi masyarakat Palestina,” ucapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS juga berencana untuk terus mengirimkan bantuan tahap berikutnya guna memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi warga Palestina. Kiai Noor menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai lembaga kemanusiaan internasional akan terus diperkuat agar bantuan dapat tersalurkan dengan lebih efektif. "Kami ingin memastikan bahwa bantuan dari Indonesia ini dapat terus mengalir. BAZNAS berkomitmen untuk tetap menjadi bagian dari solusi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak konflik di Palestina," ungkap Kiai Noor. "Kami juga tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melihat kemungkinan pengiriman bantuan diberbagai aspek kebutuhan masyarakat Palestina," ujarnya. Kiai Noor juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan dan mendukung rakyat Palestina, baik dalam bentuk donasi maupun doa, agar mereka tetap kuat dalam menghadapi ujian berat ini. Dukungan dari masyarakat Indonesia sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Palestina. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan dan memberikan perlindungan bagi mereka yang sedang dalam kesulitan. <Humas BAZNAS RI>
BERITA12/02/2025 | HBRI
Penyaluran 439 Paket Makan Fidyah BAZNAS Sleman
Penyaluran 439 Paket Makan Fidyah BAZNAS Sleman
Sleman, 7 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Sleman Kembali menyalurkan 439 paket makan (fidyah) kepada kelompok masyarakat rentan & dhuafa di sekitar wilayah Sleman. Para penerima manfaat ini diantaranya dari Tenaga Harian Lepas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan Sleman. Pendistribusian paket makan (fidyah) berupa 439 paket makanan siap saji produk Z-Chicken tersebut dibagikan kepada kelompok masyarakat pekerja PHL Dinas Perhubungan, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup. Dalam aksi sosial ini, sebanyak 368 paket makan diberikan kepada PHL mitra dari Dinas Lingkungan HIdup Sleman, sementara 71 paket makan lainnya disalurkan kepada PHL mitra Dinas Perhubungan Sleman. "Alhamdulillah, telah kami distribusikan fidyah untuk masyarakat rentan & dhuafa di Sleman. Semoga fidyah dalam paket makanan siap saji ini dapat membantu asupan makanan layak bagi kelompok masyarakat rentan & dhuafa. Dalam proses pengadaan paket makan fidyah ini kami bermitra dengan warung Z-Chicken yang didukung permodalan dari BAZNAS. Secara kumulatif nilai fidyah yang disalurkan total senilai 4,8 juta dan diberikan kepada sekitar 439 orang . Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh Munfik atau donatur yang telah meng-amanahkan dana fidyahnya & disalurkan melalui BAZNAS Sleman," kata Drs. Kriswanto selaku Ketua BAZNAS Sleman. Program yang mulia ini didanai oleh Fidyah (Infak Sedekah terikat) dari para munfik dan donatur BAZNAS Sleman . Semoga paket makanan ini bisa meringankan beban para pekerja dan membantu memenuhi kebutuhan makan mereka hari ini. Ketua BAZNAS Sleman menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program ini. "Solidaritas dan kepedulian sosial seperti inilah yang membuat Sleman menjadi tempat yang lebih baik bagi semua. Mari kita teruskan semangat berbagi dan peduli ini," ujarnya. Dengan harapan besar, mari kita bergandengan tangan untuk menciptakan masyarakat Sleman yang lebih kuat dan saling mendukung. Mari raih keberkahan Cahaya Zakat bersama BAZNAS Sleman.
BERITA07/02/2025 | AH
Inovasi dan Harapan Baru di Rapat Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025
Inovasi dan Harapan Baru di Rapat Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025
Sleman, 4 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Sleman menyelenggarakan Rapat Kerja Tahun 2025 bertempat di RM Puri Mataram Sleman. Raker ini merupakan agenda rutin BAZNAS yang membahas mengenai evaluasi dan perencanaan strategis untuk tahun 2025. Seluruh jajaran Pimpinan dan Staf BAZNAS Sleman hadir dalam acara yang berlangsung selama satu hari . Topik utama yang dibahas dalam rapat meliputi: 1. Evaluasi capaian kinerja BAZNAS Sleman tahun 2024, dan 2. Rencana dan Program Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025. Dengan target pengumpulan dana sebesar 11,8 milyar dan pentasyarufan sebesar 10,3 milyar, BAZNAS Sleman optimis dapat mencapai target tersebut dengan upaya bersama dan kerja keras. Ketua BAZNAS Sleman menekankan pentingnya komitmen dan sinergi dalam mencapai tujuan ini. "Kami percaya dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, BAZNAS Sleman akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya. Selain itu, rapat juga membahas agenda besar BAZNAS Sleman di tahun 2025, diantaranya: ? Peresmian Balai Ternak bersama BAZNAS RI, ? Program Ramadhan, ? Program Hari Jadi Sleman, ? Program Kurban, ? Program Z-Mart dan Tajir BAZNAS ? Program Yatim Ceria, dan ? Program strategis lainnya yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Rapat ini juga menjadi ajang untuk berbagi inovasi dan ide-ide baru yang dapat meningkatkan kinerja dan efektivitas program-program sosial BAZNAS Sleman. Tahun 2025 sesuai arahan dari BAZNAS RI tentang pentasyarufan dana ZIS dibagi dalam 2 program utama yaitu Pendistribusian dan pendayagunaan yang proporsinya mencapai 50:50, hal ini cukup menantang mengingat sebelumnya BAZNAS lebih banyak program Pendistribusian saja, sehingga tahun ini program pendayagunaan dinaikan cukup signifikan. Harapannya para mustahik penerima manfaat ini dapat terbantu dan berdaya, kemudian mampu naik kelas menjadi munfik bahkan menjadi muzakki baru. Semoga dengan evaluasi yang cermat dan perencanaan yang matang, BAZNAS Sleman dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan mencapai target yang telah ditetapkan. Mari kita dukung bersama agar BAZNAS Sleman terus melangkah maju dengan semangat inovasi dan kebersamaan.<hum> Gapai Cahaya Zakat bersama BAZNAS Sleman.
BERITA05/02/2025 | AH
BAZNAS Sleman Sosialisasikan Zakat Profesi dan Bentuk UPZ di BBPPM Yogykarta
BAZNAS Sleman Sosialisasikan Zakat Profesi dan Bentuk UPZ di BBPPM Yogykarta
Sleman, 31 Januari 2025 - Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (BBPPM) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dan Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di aula BBPPM pada Jumat, 31 Januari 2025. Acara ini dihadiri oleh sekitar 90 orang peserta, yang terdiri dari pegawai, Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai PPPK, serta sejumlah mahasiswa magang dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kegiatan dibuka oleh Kepala BBPPM Yogyakarta, Tunggak Santoso, S.H.,M.H, yang memberikan sambutan dan arahan mengenai pembentukan UPZ. UPZ dibentuk sebagai upaya BBPPM Yogyakarta dalam memfasilitasi karyawan untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). "Menunaikan zakat adalah bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat solidaritas, membantu golongan yang tidak mampu, serta mewujudkan kesejahteraan sosial," ujar Tunggak. Sosialisasi menghadirkan dua narasumber utama dari BAZNAS Sleman, yaitu Wakil Ketua I, dr. Andung Prihadi S, M.Kes., dan Wakil Ketua II, Muhaimin, M.Pd. Keduanya memaparkan materi tentang pentingnya ZIS dan memperkenalkan UPZ yang akan membantu pengumpulan ZIS di lingkungan kerja BBPPM Yogyakarta. Para pegawai diberikan pemahaman tentang kewajiban zakat penghasilan atau profesi bagi ASN dan pegawai yang telah mencapai nisab. Acara yang berlangsung selama dua jam ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta menyambut baik materi yang disampaikan dan menunjukkan minat yang tinggi terhadap program-program BAZNAS Sleman. Melalui zakat profesi, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mustahik, mengurangi kesenjangan sosial, mendukung program pemberdayaan masyarakat, serta mensucikan harta yang telah dizakati. "Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan karyawan BBPPM dapat lebih memahami pentingnya zakat dan berpartisipasi aktif dalam program ZIS yang dikelola oleh BAZNAS," ujar Teguh Santoso dalam penutupannya. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran dan partisipasi karyawan BBPPM dalam menunaikan ZIS, serta mempererat kerjasama antara BBPPM Yogyakarta dan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Sleman.
BERITA31/01/2025 | AH
BAZNAS Tinjau Fasilitas Peternakan Ayam Milik BBPPM Yogyakarta
BAZNAS Tinjau Fasilitas Peternakan Ayam Milik BBPPM Yogyakarta
Sleman, 22 Januari 2025 - BAZNAS Sleman melakukan peninjauan fasilitas kandang Ayam Petelur milik BBPPM di Cangkringan, Sleman. Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman, Bapak Eka Budhi Sulistyo selaku Direktur Pemberdayaan dan Layanan UPZ CSR BAZNAS RI, serta jajaran pimpinan BBPPM Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 22 Januari 2025 ini merupakan bentuk kerjasama antara BAZNAS dan BBPPM Yogyakarta dalam menindaklanjuti tawaran fasilitas yang diberikan BBPPM kepada BAZNAS. Kegiatan ini juga menjadi awal kolaborasi program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas ke depannya. Dalam acara tersebut, para pimpinan dari kedua lembaga melakukan survei menyeluruh terhadap fasilitas yang tersedia, menilai kelayakan dan potensi kandang ayam petelur untuk menjadi lokasi peternakan yang produktif. Langkah ini diharapkan dapat mendukung program pemberdayaan masyarakat dengan menciptakan peluang usaha dan peningkatan ekonomi di wilayah Sleman. Kerjasama ini mencerminkan komitmen kedua pihak untuk bersama-sama membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera melalui program-program yang berbasis pada potensi lokal. Kepala BBPPM Yogyakarta, Bapak Tunggak Santosa, S.H, M.H, menyampaikan bahwa fasilitas kandang ayam petelur yang dimiliki BBPPM di Cangkringan siap dimanfaatkan untuk mendukung program pemberdayaan yang diinisiasi oleh BAZNAS. Dengan sinergi dan kolaborasi yang terjalin, diharapkan dapat tercipta dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Ini juga menjadi langkah awal yang baik dalam menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.
BERITA22/01/2025 | AH
BAZNAS Sleman Kunjungi BBPPM Yogyakarta Sosialisasi  Pembentukan UPZ
BAZNAS Sleman Kunjungi BBPPM Yogyakarta Sosialisasi Pembentukan UPZ
Sleman, 17 Januari 2025 - Dalam rangka meningkatkan sinergi dan transparansi, Pimpinan BAZNAS Sleman mengadakan audiensi di kantor BBPPM Yogyakarta untuk sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kedatangan pimpinan BAZNAS Sleman disambut hangat oleh Ketua BBPPM Yogyakarta, Bapak Tunggak Santosa, S.H, M.H, beserta jajaran di ruang rapat BBPPM. Audiensi diawali dengan peninjauan sejumlah fasilitas pelatihan BBPPM yang memiliki area pertanian dan peternakan luas di belakang kantor, meliputi peternakan puyuh, ayam, sapi, pertanian hidroponik, dll. BBPPM berfungsi sebagai pusat pelayanan pelatihan, fasilitasi pendampingan, dan penerapan model pemberdayaan masyarakat. BBPPM berada di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Dalam acara yang berlangsung semi-informal ini, Pimpinan BAZNAS Sleman memaparkan peran penting UPZ sebagai representatif amil yang akan mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dari pegawai BBPPM Yogyakarta. Dana ZIS yang terkumpul nantinya akan mendukung lima program prioritas BAZNAS Sleman, yakni Sleman Peduli, Sleman Takwa, Sleman Cerdas, Sleman Sehat, dan Sleman Produktif. Menariknya, Kepala BBPPM juga mengungkapkan bahwa ada fasilitas kandang ayam petelur di Cangkringan yang dimiliki BBPPM saat ini sedang kosong dan dapat dimanfaatkan oleh BAZNAS Sleman untuk program pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan pengelolaan dana zakat semakin efektif dan transparan.
BERITA18/01/2025 | AH
Tasyakuran Milad BAZNAS ke 24 di Sleman
Tasyakuran Milad BAZNAS ke 24 di Sleman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 BAZNAS dengan tema “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik”. Tema ini diusungoleh BAZNAS RI sebagai wujud syukur atas peran besar zakat dalam membawa manfaat dan keajaiban bagi para muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat). Acara tasyakuran Milad BAZNAS ini diawali dengan pembacaan doa Khataman Qur`an HUT ke-24 BAZNAS. Acara ini turut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT Prof. Nadratuzaman Husein, M.Sc. yang tengah berkegiatan di Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut sebelumya seluruh Pimpinan dan staff BAZNAS kabupaten Sleman telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an, kegiatan ini juga dilakukan serentak oleh BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota dan amilin se-Indonesia, sebagai salah satu bentuk syukur atas pencapaian selama 24 tahun terakhir. Tema Milad “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik” bertujuan agar masyarakat merasakan dan menyadari cahaya zakat yang menyinari kehidupan umat. Zakat adalah cahaya yang menyinari kehidupan umat. Cahaya ini melebihi dari cahaya yang ada di dunia, karena cahaya zakat adalah cahaya di mana ada nur Allah subhanahu wa ta'ala. Bagi muzaki, zakat adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah dan membersihkan harta. Sementara bagi mustahik, zakat adalah harapan yang mengubah kehidupan menuju kesejahteraan. Keberhasilan BAZNAS dalam mengelola zakat selama ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang terus mempercayai BAZNAS sebagai lembaga zakat resmi negara. Kepercayaan muzaki adalah modal utama BAZNAS. Dengan dukungan masyarakat, BAZNAS dapat terus menyalurkan cahaya zakat kepada mereka yang membutuhkan, sehingga tercipta keajaiban yang nyata dalam kehidupan mustahik. Melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, negara telah hadir dalam pengelolaan zakat. Kehadiran negara ini kemudian diserahkan kepada BAZNAS dalam konteks pengelolaan zakat, mulai dari perencanaan, pengumpulan, pendistribusian, pemberdayaan, pengendalian, dan pelaporan. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 menjadi undang-undang pokok dari kegiatan BAZNAS karena BAZNAS adalah pengelola zakat secara nasional. Dalam undang-undang tersebut, BAZNAS diberi kepercayaan oleh bangsa Indonesia untuk melakukan pengelolaan zakat.BAZNAS tidak akan bergeser dari ketentuan undang-undang yang berlaku dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pengelola zakat. Semoga kedepan BAZNAS semakin amanah, tranparan dan profesional dalam tata kelola sebagai Lembaga Zakat sehingga mampu mengurangi kesenjangan sosial dan mewujudkan kesejahhteraan bagi masyarakat.
BERITA17/01/2025 | AH
Infografis Laporan Keuangan 2024 BAZNAS Sleman
Infografis Laporan Keuangan 2024 BAZNAS Sleman
Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh muzaki, munfik dan donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dana ZIS & DSKLnya kepada BAZNAS Kabupaten Sleman. Sepanjang tahun 2024 ini alhamdulillah BAZNAS telah bertumbuh menjadi semakin baik ditengah kondisi perekonomian yang masih lesu dan situasi pilkada serentak yang terjadi. Berikut kami sampaikan ringkasan pengelolaan ZIS di BAZNAS Kabupaten Sleman tahun 2024 lalu. Pada tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan ZIS sebesar 11,4 Milyar (Rp 11.415.605.658,-) dengan proporsi 4 % berasal kat (10,8 M) dan 6 % merupkan dana infak dan DSKL sebesar 271 juta serta hasil penggalangan dana Peduli Palestina sebesar 363 juta rupiah. Tahun ini menjadi cukup berat karena target yag harus dicapai sebesar 13,1 M dari target yang ditetapkan BAZNAS RI dan alhamdulillah tercapai 87 % sampai 31 Desember 2024 lalu. Namun demikian secara YoY pengumpulan ZIS BAZNAS Kab. Sleman tetap tumbuh dan naik sebesar 2,8 % dibandingkan pengumpulan ZIS tahun 2023 (11,2 M). Pada bidang pendistribusian BAZNAS Kabupaten Sleman telah menyalurkan dana sebesar 10,3 milyar (Rp 10.302.720.300,-) dalam 5 program utama BAZNAS Sleman. Penyaluran BAZNAS Sleman tertinggi diberikan untuk Program Sleman Peduli sebesar 3,8 M (45 %), kemudian Sleman Takwa sebesar 2,2 M (21%), Program Sleman Cerdas sebesar 1,5 M (14%), program Sleman Sehat sebesar 1,2 M (14%), dan Sleman Produktif sebesar 1,26 Milyar (12%). Sepanjang tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 41.320 orang mustahik sesuai ketentuan 8 asnaf yang berhak menerima dana zakat. Berdasarkan Asnaf bantuan paling besar diberikan kepada asnaf miskin sebesar 65%, , asnaf fisabilillah 16%, asnaf fakir 4%, asnaf mualaf 3%, dan amil sebesar 12%. Semoga kedepan BAZNAS Kab. Sleman menjadi lembaga yang semakin amanah, tranparan dan profesional dalam mengelola dana ZIS maupun DSKL untuk mewujudkan kesejahteraan sosial khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.
BERITA16/01/2025 | AH
Hasil Audit KAP atas LK BAZNAS Sleman Tahun 2024
Hasil Audit KAP atas LK BAZNAS Sleman Tahun 2024
Alhamdulillah, Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Sleman Tahun 2024 kembali meraih hasil Audit dengan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Terimakasih atas kepercayaan Bapak/Ibu Muzaki yang telah mengamanahkan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan DSKL melalui BAZNAS Kabupaten Sleman. Seperti pada tahun 2023 lalu, pada tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman kembali bekerja sama dengan kantor akuntan Publik (KAP) Dian Utami untuk memeriksa Laporan keuangan BAZNAS Kab. Sleman tahun 2024. Pada tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan ZIS sebesar 11,4 Milyar (Rp 11.415.605.658,-) dengan proporsi 4 % berasal kat (10,8 M) dan 6 % merupkan dana infak dan DSKL sebesar 271 juta serta hasil penggalangan dana Peduli Palestina sebesar 363 juta rupiah. Tahun ini menjadi cukup berat karena target yag harus dicapai sebesar 13,1 M dari target yang ditetapkan BAZNAS RI dan alhamdulillah tercapai 87 % sampai 31 Desember 2024 lalu. Namun demikian secara YoY pengumpulan ZIS BAZNAS Kab. Sleman tetap tumbuh dan naik sebesar 2,8 % dibandingkan pengumpulan ZIS tahun 2023 (11,2 M). Pada tahun 2024 ini mayoritas merupakan dana zakat berasal dari para ASN Pemkab Sleman dan masyarakat umum. Penerimaan Dana peduli Palestina tahun 2024 ini sebesar 363 juta tidak sebanyak tahun 2023 yang mencapai 1,5 M dan telah disalurkan secara bertahap ke Gaza-Palestina melalui BAZNAS RI dan Kemenlu RI. Pada bidang pendistribusian BAZNAS Kabupaten Sleman telah menyalurkan dana sebesar 10,3 milyar (Rp 10.302.720.300,-) dalam 5 program utama BAZNAS Sleman. Penyaluran BAZNAS Sleman tertinggi diberikan untuk Program Sleman Peduli sebesar 3,8 M (45 %), kemudian Sleman Takwa sebesar 2,2 M (21%), Program Sleman Cerdas sebesar 1,5 M (14%), program Sleman Sehat sebesar 1,2 M (14%), dan Sleman Produktif sebesar 1,26 Milyar (12%). Sepanjang tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 41.320 orang mustahik sesuai ketentuan 8 asnaf yang berhak menerima dana zakat. Berdasarkan Asnaf bantuan paling besar diberikan kepada asnaf miskin sebesar 65%, , asnaf fisabilillah 16%, asnaf fakir 4%, asnaf mualaf 3%, dan amil sebesar 12%. Dalam mendukung operasional Kantor dan belanja pegawai BAZNAS Kab. Sleman mengelola dana hak amil sebesar 1,4 Milyar dan tambahan bantuan hibah dari Pemkab Sleman sebesar 373 juta. Kami berharap semoga kedepan BAZNAS Kab. Sleman menjadi lembaga yang semakin amanah, tranparan dan profesional dalam mengelola dana ZIS maupun DSKL untuk mewujudkan kesejahteraan sosial khususnya di wilayah Kabupaten Sleman. Cahaya Zakat : Keajaiban bagi muzaki dan mustahik #BAZNAS #Zakat #wtp #wajartanpapengecualian
BERITA15/01/2025 | AS6
BAZNAS Sleman Gelar Pentasyarufan  Akhir Tahun 2024
BAZNAS Sleman Gelar Pentasyarufan Akhir Tahun 2024
Sleman, 18 Desember 2024 – BAZNAS Kabupaten Sleman menggelar acara Pentasyarufan Akhir Tahun 2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Acara ini dihadiri oleh Bupati Sleman, Dandim 0732 Sleman, Ketua PA Sleman, sejumlah anggota Forkopimda, perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan para mustahik penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati Sleman mengapresiasi upaya BAZNAS dalam menyalurkan zakat secara transparan dan tepat sasaran. "Acara ini merupakan bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Sleman," ujarnya. Acara ini juga dihadiri oleh 10 orang perwakilan yang menerima bantuan dari lima program unggulan BAZNAS Sleman. Kelima program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan dakwah. Perwakilan UPZ yang hadir turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sleman. Alhamdulillah, Pada tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman diproyeksikan dapat mengumpulkan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) sebesar Rp 11,4 Miliar dari masyarakat. Dari dana ZIS tersebut BAZNAS melakukan program Pendistribusian dan pemberdayaan dengan target sebesar 10.5 milyar sampai dengan akhir tahun 2024. Dana Zakat tersebut ditasyarufkan kepada 8 asnaf mustahik (golongan berhak menerima zakat) sesuai ketentuan syariat. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Sleman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga zakat dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Berbagai program bantuan yang diberikan dalam acara ini meliputi: Bantuan Bedah Rumah Layak Huni sebesar Rp 20.000.000,- Bantuan tangki hydrant umum (HU) Senilai Rp 9.000.000 Bantuan Rumah Kompos untuk kelompok tani sebesar Rp 30.000.000,- Bantuan santripreneur untuk 30 Ponpes , sebesar Rp 150.000.000,- Program Z-Mart dari PT Alfamidi senilai Rp 150.000.000,- Program Masjid Microfinance (BMM) sebesar Rp 100.000.000,- Bantuan beasiswa pendidikan dan Santunan GTT PTT sejumlah Rp 599.450.000,- Bantuan Kesehatan umum Bantuan Pembangunan masjid, dll. Acara Pentasyarufan Akhit Tahun 2024 ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menguatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antara semua pihak yang terlibat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program BAZNAS Sleman, masyarakat dapat mengunjungi situs web resmi BAZNAS Kabupaten Sleman (kabsleman.baznas.go.id) atau menghubungi kantor BAZNAS (081132207000 / 0274 – 868405).
BERITA18/12/2024 | AS6
BAZNAS Tanggap Bencana Sleman Ikuti Apel Siaga BTB di Semarang
BAZNAS Tanggap Bencana Sleman Ikuti Apel Siaga BTB di Semarang
Semarang, 13 Desember 2024 Sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Jum'at (13/12) untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan bencana di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS dari wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, termasuk BAZNAS Kabupaten Sleman yang mengirimkan 40 peserta, terdiri dari pelaksana BAZNAS dan relawan Tanggap Bencana di Sleman. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam membangun kesiapsiagaan yang tangguh. “Kesiapan dan kolaborasi adalah kunci untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa ketika bencana datang. BAZNAS hadir bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ujar Noor Achmad. Acara ini juga menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming. Dalam arahannya, Gibran menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam tanggap bencana. “Keterlibatan BAZNAS dalam berbagai situasi bencana menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan. Ini adalah bentuk nyata keterpihakan kepada masyarakat,” ungkapnya. Peran Strategis BAZNAS Tanggap Bencana Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran tanggap darurat, Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 menjadi momentum untuk mempertemukan seluruh elemen BAZNAS, relawan, dan mitra terkait. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan koordinasi, memperbarui pemahaman teknis terkait penanganan bencana, serta membangun solidaritas di antara para peserta. Menyatukan Langkah untuk Indonesia Dengan tema Siaga Bencana, Selamatkan Bangsa, acara ini memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Selain apel, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi penanganan darurat, pembekalan materi kebencanaan, dan pameran peralatan tanggap bencana dari berbagai daerah. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memanfaatkan sumber daya ini untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS melalui BTB telah terlibat dalam berbagai aksi tanggap darurat, seperti penyediaan bantuan logistik, pembangunan hunian sementara, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana. Kegiatan apel ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian dan kemampuan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mengukuhkan komitmen para peserta untuk terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit akibat bencana.
BERITA16/12/2024 | AH
Wapres RI Hadiri Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana
Wapres RI Hadiri Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas peran dan kontribusinya yang luar biasa dalam membantu penanganan dan penanggulangan bencana di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menjadi pembina dalam Apel Kesiapsiagaan sekaligus Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024). Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). "Saya ingin mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi aktif BAZNAS selama ini. Menghimpun, serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk bagi penanganan dan pencegahan bencana," ujar Wapres Gibran. "Saya sangat mengapresiasi peran aktif BAZNAS, para relawan, serta mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan bencana nasional. Mulai dari tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pasca bencana, hingga upaya pengurangan risiko bencana, seperti program kampung tanggap bencana dan masyarakat bangkit sejahtera," lanjutnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan seperti BAZNAS, serta masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi bencana. Gibran berharap ke depan, BAZNAS dapat semakin memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat. "Beberapa langkah yang diharapkan antara lain pemberian pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat untuk anak-anak korban bencana, serta pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan akibat bencana," tambahnya. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi juga menjadi prioritas. Wapres Gibran menekankan, perlunya pembuatan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di lokasi relokasi korban bencana, serta penyaluran bantuan produktif untuk membantu korban bencana memperoleh kemandirian ekonomi. "Melalui program-program tersebut, kita tidak hanya meringankan beban masyarakat korban bencana, namun juga memberi mereka harapan baru untuk memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik," ujarnya. Wapres Gibran agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. “Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” katanya. [Humas BAZNAS RI]
BERITA13/12/2024 | AH
BAZNAS Sleman Buka Layanan  di Mal-MPP Sleman
BAZNAS Sleman Buka Layanan di Mal-MPP Sleman
Bupati Sleman melakukan pembukaan (Launching) gedung baru MPP Sleman yang berlangsung hari ini tanggal 12 Desember 2024.BAZNAS melakukan penandatanganan/ MOU bersama DMPTSP Sleman untuk membuka layanan di MPP Sleman. BAZNAS Kabupaten Sleman menempatkan Layanan Pembayaran dan konsultasi ZIS di Lantai 2 Mal Pelayanan Publik Sleman. Keberadaan Mal Pelayanan Publik ini sangat membantu Masyarakat disebabkan adanya penyatuan berbagai instansi perangkat daerah dalam satu gedung yang memudahkan publik menyelesaikan segala keperluannya di satu tempat. Lokasi dari Mal Pelayanan Publik itu sendiri yang mudah dijangkau, di tepi Jalan Magelang dan Jalan Parasamya, Sleman. Lokasi MPP berada di sebelah gedung DMPTPS Lama dan menghadap Jalan Parasamya. Untuk ruang Parkir pegawai dan tamu ada di Basement gedung MPP. Sedangkan Pelayanan da di Lantai 1 dan 2. Di Lantai 1 MPP ada gerai layanan Perijinan, Dinnas Dukcapil, Samsat, Jasaraharja, Perbankan, dll. Di Lantai 2 ada gerai ada Pelayanan dari Kemenag Sleman, Kejari Sleman, BPN, Dinkes, BAZNAS, dll. Setiap lantai disediakan cafetaria dan pojok UMKM, ruang bermain/playground anak juga ada di lantai 2. Pada salah satu corner dipajang beragam hasil olahan dari UMKM Sleman meliputi kain batik dan tas batik. Selain itu Mal Pelayanan Publik ini juga dilengkapi fasilitas umum seperti toilet, musholla, dan ruang bermain anak. Untuk menunjang kinerja para pegawai, diselipkan pula kotak saran agar pengunjung dapat memberikan masukan ataupun kritik terhadap Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sleman.
BERITA12/12/2024 | AS6
Kunjungan Pemda Kabupaten Pasuruan ke BAZNAS Sleman
Kunjungan Pemda Kabupaten Pasuruan ke BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman Menerima kunjungan Bagian Kesra Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan-Jawa Timur. Rombongan tamu dipimpin oleh Kabag Kesra Pemda Pasuruan sebelumnya telah melaksanakan pertemuan bersama dengan Kesra Pemda Sleman sebelumnya di Kantor Setda. Pemda Pasuruan memandang regulasi yang telah ada di Sleman cukup efektif untuk mengumpulkan zakat dari para ASN, sehingga cukup menarik untuk diterapkan disana. Dalam pertemuan lanjutan ini Kesra Pasuruan bermaksud belajar, melihat dukungan yang diberikan oleh Pemda Sleman kepada BAZNAS Sleman. Rombongan berjumlah 14 orang diterima di ruang lantai 3 Menara Masjid Agung Sleman. Pertemuan studi tiru ini berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Drs Kriswanto selaku ketua BAZNAS menyambut baik kedatangan Kesra Pemda Pasuruan, BAZNAS dapat berbagi program kerja yang mungkin dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja lembaga. BAZNAS Sleman selama ini mendapat dukungan penuh dariPemda Sleman baik dari sisi regulasi (Instruksi Bupati dan Surat Edaran) maupun kebijakan. saat ini mayoritas muzaki BAZNAS Sleman Adalah ASN Pemda Kabupaten Sleman.
BERITA10/12/2024 | AS
Pelatihan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS di Sleman
Pelatihan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS di Sleman
Sleman, 29 November 2024 – BAZNAS Kabupaten Sleman bersama tim IT BAZNAS RI sukses menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan Aplikasi Menara Masjid. Acara yang bertempat di Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman ini dihadiri oleh 59 perwakilan takmir masjid dari berbagai kategori, termasuk UPZ Masjid BAZNAS, anggota DMI, serta masjid umum. Sosialisasi ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, Prof. Nadratuzaman Husen, MSc., Sekda Kabupaten Sleman, jajaran Direksi Harian Kedaulatan Rakyat, Pimpinan BAZNAS DIY, Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY, serta pendiri aplikasi Menara Masjid, M. Romadhona Kusuma. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi Menara Masjid yang dirancang guna memudahkan pengelolaan masjid dan mendukung kegiatan dakwah Islam secara digital. Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., membuka acara dengan menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan masjid. Beliau juga menyampaikan bahwa BAZNAS Sleman telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 10,4 Miliar pada tahun 2024, yang telah didistribusikan kepada 31.204 penerima manfaat senilai Rp. 7,4 Miliar. Dalam sambutannya, Sekda Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., menggarisbawahi bahwa peningkatan kesadaran ZIS di kalangan ASN dan masyarakat sangat mendukung berbagai program seperti safari Ramadhan, pemberdayaan dhuafa, dan penanggulangan bencana. Prof. Nadratuzzaman Husein, M.Sc., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, menjelaskan fitur unggulan dalam aplikasi Menara Masjid. “Aplikasi ini menyediakan informasi lengkap tentang masjid terdekat, majelis taklim, video kajian, serta berbagai fitur bermanfaat lainnya bagi umat,” ujarnya. Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SK Harian Kedaulatan Rakyat oleh H. Idham Samawi dan BAZNAS Kabupaten Sleman. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan sosialisasi dan publikasi kegiatan masjid di media massa. Sesi pertama sosialisasi berfokus pada evaluasi kinerja dan pelaporan pengelolaan zakat tahun 2023 dan semester pertama tahun 2024. Sementara itu, pada sesi kedua, peserta diajak langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi Menara Masjid. M. Romadhona Kusuma, M.Kom, pendiri aplikasi dan anggota tim IT BAZNAS RI, memberikan pelatihan langsung kepada para takmir masjid. “Kami ingin memastikan bahwa para pengurus masjid dapat menggunakan aplikasi ini dengan baik dan memanfaatkan semua fitur yang ada,” ungkap Romadhona. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan takmir masjid dalam memanfaatkan teknologi untuk pengelolaan masjid. Langkah ini merupakan awal dari upaya mendorong pengurus masjid di seluruh Indonesia untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi, sehingga masjid dapat berfungsi lebih optimal sebagai pusat kegiatan umat Islam di setiap daerah. <Hum> Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pendaftaran Akun Masjid dan Pengajuan SK UPZ Masjid dapat menghubungi WA BAZNAS di 081132208000, Pengurus Takmir Masjid/ DKM dapat menghubungi kantor BAZNAS Sleman atau mengunjungi situs web resmi BAZNAS Kab. Sleman.
BERITA29/11/2024 | AH
Penandatangan MOU Harian KR dengan BAZNAS Sleman
Penandatangan MOU Harian KR dengan BAZNAS Sleman
Sleman, 29 November 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman melakukan penadatangan perjanjian kerjasama dengan Harian Kedaulatan Rakyat kerjasama ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan publikasi kegiatan kepada masyarakat luas. Acara ini digelar bersamaan dengan Sosilisasi Aplikasi Menara Masjid BAZNAS. Hadir dalam acara ini 59 takmir masjid dari berbagai penjuru Kabupaten Sleman bertempat di R. Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman untuk mengikuti sosialisasi aplikasi Menara Masjid yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Sleman. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan masjid serta mendukung kegiatan dakwah Islam secara digital. Sosialisasi ini dibuka dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., yang menyampaikan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan masjid. Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., yang mewakili Bupati Sleman dalam sambutannya menyampaikan “tuntutan informasi publik untuk penyelenggara negara dan publik menghadapi tantangan teknologi informasi dan bersyukur bahwa Baznas Sleman kesadaran ZIS ASN dan masyarakat semakin meningkat, hal ini bisa untuk dalam bentuk safari Ramadhan, pemberdayaan dhuafa, kebencanaan serta bisa saling sinergi dengan Pemkab Sleman”. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SK Harian Kedaulatan Rakyat oleh H. Idham Samawi sebagai Dirut BP KR dan Drs. Kriswanto, M.Sc. selaku ketua BAZNAS Kabupaten Sleman terkait kerjasama publikasi dan media. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi dan publikasi kegiatan masjid di media massa. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, Prof. Nadratuzzaman Husein, M.Sc. Ph.D. Beliau menjelaskan berbagai fitur unggulan yang terdapat dalam aplikasi Menara Masjid. “Aplikasi ini tidak hanya sekadar untuk pengelolaan dana, tetapi juga menyediakan informasi tentang masjid terdekat, majelis taklim, video kajian, dan banyak fitur lainnya yang bermanfaat bagi umat,”
BERITA29/11/2024 | AH
Program Visitasi & Monitoring UKM Binaan BAZNAS Sleman
Program Visitasi & Monitoring UKM Binaan BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman melakukan kunjungan dan pembinaan ke delapan kelompok UMKM binaan BAZNAS. Tim BAZNAS melakukan monitoring kepada 8 kelompok sampling dari wilayah kapanewon Depok, Seyegan, Ngagli, Moyudan dan Godean. Program ini bertujuan untuk mendukung Usaha Kecil dan Menengah (UKM) binaan BAZNAS dalam mencapai kelas yang lebih tinggi. Program ini merupakan bagian dari Sleman Produktif sebagai upaya BAZNAS Sleman dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UKM lokal. Program visitasi ini melibatkan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memberikan pendampingan dan bimbingan kepada pelaku UKM. Kegiatan ini meliputi pelatihan manajemen usaha, akses permodalan, hingga pemasaran produk. Selain itu, BAZNAS Sleman juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah dan lembaga keuangan, untuk memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi para pelaku UKM. Selama 2 hari BAZNAS melakukan visitasi di lapangan dengan meninjau usaha para mustahik. Usaha yang dijalankan mereka bervariasi seperti berjualan di warung kelontong, laundry, jajan pasar (tenongan), jualan gado-gado, Jasa jahit, jualan bakso cilok, kerajinan hingga berdagang sayur dipasar, dsb. Para mustahik mengungkapkan bahwa alhamdulillah usaha yang telah dijalanankan mampu berkembang, salah satunya berkat bantuan dukungan dana hidah dari BAZNAS. Para penerima manfaat berharap kedepan BAZNAS dapat memberikan bantuan modal usaha tambahan, alat produksi, maupun gerobak untuk berjualan. Ketua BAZNAS Sleman dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada para mustahik penerima bantuan modal usaha yang mampu mengembangkan usahanya, "Kami berharap program visitasi ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku UKM di Sleman. Dengan pendampingan yang tepat, kami yakin UKM-UKM ini dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas," ujar Ketua BAZNAS Sleman, [Drs.Kriswanto, M.Sc]. Kelompok yang secara rutin melaporkan perkembangan usaha kepada pendamping dapat mengajukan bantuan tahap 2 dan 3 kepada BAZNAS. Semoga para mustahik ini kedepan dapat menjadi munfik atau bahkan menjadi muzaki, sehingga masyarakat menjadi lebih sejahtera. Salah satu peserta program, [Ibu Siti], mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Sleman atas kesempatan yang diberikan. "Program ini benar-benar membantu kami dalam mengembangkan usaha. Kami mendapatkan banyak ilmu dan wawasan baru yang sangat berguna," ujarnya. BAZNAS Sleman berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai inisiatif yang inovatif dan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut tentang program Selam Produktif ini, masyarakat dapat menghubungi kantor BAZNAS Sleman di Menara Masjid Agung Sleman atau mengunjungi situs web resmi BAZNAS Sleman. #BerkahZakat #BerbagiKebaikan #UMKMNaikKelas #SlemanProduktif
BERITA26/11/2024 | AH
Penyerahan Zakat Kejari Sleman tahun 2024
Penyerahan Zakat Kejari Sleman tahun 2024
Kepala Kejaksaan negeri Sleman Bpk Bambang Yunianto, M.H. menyerahkan Zakat dari karyawan Kejari kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Drs. Kriswanto Msc.. Zakat ini diharapkan dapat untuk disalurkan kepada yg berhak, khususnya warga miskin di Sleman yg ada sekitar 11% dari jumlah total penduduk yang ada di Sleman saat ini. Kepala Kejari Sleman berharap zakat ini dapat segera disalurkan dan tidak hanya menjadi penambah saldo saja, tetapi segara sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya ketua BAZNAS Sleman menyampaikan Apresiasinya kepada Kejari Sleman yang telah menjadi UPZ dengan menyetorkan zakat pegawainya kepada BAZNAS. Dengan hal ini berarti Kejari Sleman telah turut berpartisipasi dalam upaya membantu warga sleman yang membuthkan khususnya para fakir miskin.. BAZNAS Sleman berkomitmen untuk menjadi lembaga yang profesional, amanah & akuntabel dalam mengelola zakat dari para muzaki untuk disalurkan kepada para mustahik.
BERITA21/11/2024 | AS
Monitoring Penerima Bantuan Modal Usaha BAZNAS & Pengisisan KDZ 2024
Monitoring Penerima Bantuan Modal Usaha BAZNAS & Pengisisan KDZ 2024
Sleman, 20/11/2024 BAZNAS Sleman menggelar Monitoring dan pengisian KDZ oleh para penerima maanfaat program Sleman Produkti BAZNAS tahun 2024. Pengisian KDZ bertujuan untuk mengukur sejauh mana dampak dana bantuan dari BAZNAS kepada para mustahik/ penerima manfaat yakni kondisi sebelum dan sesudah mnerima Bantuan. harapannya melalui bantuan yg diberikan BAZNAS dari dana zakat ini mampu meningkatkan pendapatan keluarga disamping meningkatkan ketaqwaannya. BAZNAS berharap usaha para peserta ini dapat berkembang lebih baik, jika sebelumnya hanya sebagai mustahik nantinya akan menjadi munfik atau bahkan Muzaki. Disamping itu juga dilakukan monitoring usaha dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi & UKM Sleman yaitu Ibu Sri Wahyuni Budiningsih, M.SI. selaku kepala bidang usaha mikro. Beliau menyampaikan bahwa jumlah UKM di Sleman saaat ini ada sekitar 109ribu pelaku usaha dan banyak yang belum tersentuh oleh Dinas. Oleh karena itu beliau berharap para pelaku umkm ini dapat datang ke Dinkop Sleman, mereka ini nanti dapat berkonsultasi, mendapat pendampingan bahkan modal untuk peningkatan usaha masing-masing. Hadir dalam acara ini 76 peserta perwakilan kelompok penerima bantuan modal usaha dari BAZNAS Sleman tahun 2024.
BERITA20/11/2024 | AS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →