BAZNAS DIY dan Sleman Gelar Rapat Assessment Pendirian Kampung Berkah di Kalurahan Mororejo Tempel
07/05/2025 | Penulis: AH
Kampung Zakat, Berkah
Sleman, 7 Mei 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama BAZNAS Sleman mengadakan rapat koordinasi dan assessment untuk pendirian Kampung Berkah di Kalurahan Mororejo, Tempel. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan potensi dan kebutuhan masyarakat Mororejo agar program Kampung Berkah dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi warga.
Rapat ini melibatkan berbagai pihak terkait yang berperan penting dalam keberhasilan program, di antaranya pamong kalurahan, Kantor Urusan Agama (KUA), Kementerian Agama (Kemnag), Pemerintah Daerah (Pemda) Sleman, serta Dinas Pertanian. Dengan keterlibatan banyak stakeholder, diharapkan Kampung Berkah tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi, pertanian, dan kesejahteraan sosial di Mororejo.
Menurut Ketua BAZNAS DIY, program Kampung Berkah merupakan upaya strategis dalam memberdayakan masyarakat berbasis zakat dan wakaf. "Kami ingin memastikan bahwa Mororejo dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan dana zakat untuk kesejahteraan masyarakat. Assessment yang kami lakukan hari ini menjadi langkah awal dalam menyusun strategi terbaik bagi program ini," ujarnya.
Selama rapat berlangsung, berbagai aspek dipertimbangkan dalam pemetaan Kampung Berkah. Tim dari BAZNAS bersama stakeholder terkait mengidentifikasi potensi ekonomi yang bisa dikembangkan, termasuk sektor pertanian dan usaha mikro yang dapat diberdayakan melalui dana zakat dan program pembinaan.
Selain itu, faktor sosial dan pendidikan juga menjadi perhatian utama. Dinas Pertanian, misalnya, menyampaikan program pelatihan bagi masyarakat agar mereka mampu mengelola lahan secara produktif. Sementara Kementerian Agama menekankan pentingnya pembinaan keagamaan untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual warga.
Pamong Kalurahan Mororejo menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program Kampung Berkah. "Kami sangat berterima kasih atas perhatian BAZNAS terhadap Mororejo. Kami berharap program ini dapat membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga," ujar salah satu pamong kalurahan.
Assessment ini menandai tahap awal dari implementasi Kampung Berkah. Setelah pemetaan selesai, BAZNAS DIY dan Sleman akan menyusun rencana kerja yang mencakup pelatihan keterampilan, bantuan ekonomi, dan penguatan komunitas berbasis zakat.
Dengan adanya program Kampung Berkah, diharapkan Kalurahan Mororejo dapat berkembang sebagai contoh kawasan pemberdayaan berbasis zakat yang berkelanjutan dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Para pihak yang terlibat optimis bahwa dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, program ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Mororejo.
Berita Lainnya
Pemkab Sleman Salurkan Bantuan Rp1,05 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera
Perkuat Sinergi Program Zakat 2026, BAZNAS Sleman Gelar Koordinasi Bersama Lembaga Amil Zakat
Pimpinan BAZNAS Sleman Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi BNSP untuk Perkuat Tata Kelola Zakat
Warga Kalurahan Sariharjo Salurkan Donasi Rp55,5 Juta untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh melalui BAZNAS Sleman
BAZNAS Sleman Kembali Raih Opini WTP 2025, Delapan Tahun Berturut-Turut Jaga Transparansi ZIS
BAZNAS Sleman Terima Donasi SDN Sarikarya dan Alumni Haji Ar Raudhoh untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
