Berita Pendistribusian

BAZNAS Sleman Kolaborasi dengan Pemkab Salurkan Bantuan Sosial Rp663,9 Juta
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui Program Sleman Peduli dengan mentasharufkan bantuan senilai total Rp663.900.000. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-110 Kabupaten Sleman melalui kegiatan bakti sosial yang digelar di Aula Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman, serta Pemerintah 17 kapanewon se-Kabupaten Sleman sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Sleman menyalurkan bantuan paket sembako kepada 2.300 penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Sleman dengan total nilai bantuan mencapai Rp206.400.000. Selain itu, turut disalurkan santunan anak yatim piatu kepada 430 penerima manfaat dengan total bantuan sebesar Rp107.500.000.
Tidak hanya itu, BAZNAS Sleman juga memberikan bantuan stimulan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta bantuan pipa saluran air bersih dengan total nilai bantuan mencapai Rp350.000.000. Khusus bantuan pipa saluran air bersih diberikan kepada masyarakat di Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi sebesar Rp30 juta.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, SE., Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Drs. Susmiarto, MSi., Ketua Panitia HUT ke-110 Kabupaten Sleman Ir. Dwi Anta Sudibya, MTM., Lurah Mororejo H Jaka Ristanta, serta Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.
Lurah Mororejo, Jaka Ristanta, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sleman dan BAZNAS Sleman kepada masyarakat.
“Kami mewakili Pemerintah Kalurahan Mororejo mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dari Pemkab dan BAZNAS berupa bantuan sembako, santunan, dan RTLH. Kami mewakili rekan-rekan di Kapanewon Tempel mengucapkan terima kasih karena telah memperhatikan masyarakat kami. Semoga masyarakat kami semakin baik lagi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Kalurahan Mororejo telah memasuki tahun kedua menerima manfaat Program Kampung Berkah dari BAZNAS Sleman, baik dalam bidang pembangunan fisik, sosial, maupun kemanusiaan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Mororejo,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Bakti Sosial HUT ke-110 Kabupaten Sleman, Ir. Rin Anjani, MT., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Sleman.
“Hari ini dilakukan penyerahan simbolis bantuan berupa paket sembako, santunan anak yatim piatu, dan bantuan stimulan untuk 20 rumah di 17 kapanewon. Sebelumnya juga telah dilaksanakan sunatan massal dan gebyar kesehatan. Selanjutnya akan dilaksanakan operasi katarak di RSUD Sleman dan RSUD Prambanan,” jelasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Sleman dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-110 Kabupaten Sleman tahun ini mengusung tema “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”, yang mengandung makna ajakan untuk bergandengan tangan dan bersama-sama membangun Kabupaten Sleman.
“Hari ini kami memberikan bantuan meskipun belum mencukupi, namun ini menjadi niat baik untuk membantu masyarakat. Sesuai tema HUT ke-110 Kabupaten Sleman, kita harus bergandengan tangan antara pemerintah dan masyarakat,” kata Danang.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh unsur masyarakat, termasuk dukungan dari TNI, POLRI, kapanewon, kalurahan, hingga berbagai lembaga sosial seperti BAZNAS Sleman.
Dalam kesempatan tersebut, Danang menyampaikan bahwa dipilihnya Kalurahan Mororejo sebagai lokasi kegiatan karena wilayah tersebut masih memerlukan perhatian lebih dalam penanganan kesejahteraan masyarakat.
“Acara ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meringankan beban masyarakat. Semoga dapat menjadi manfaat dan bekal bagi kita semua,” pungkasnya.
Melalui Program Sleman Peduli, BAZNAS Sleman berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat, meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu, serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Sleman. BAZNAS Sleman juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BAZNAS Sleman turut mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-110 Kabupaten Sleman. Semoga Kabupaten Sleman semakin maju, sejahtera, harmonis, dan mampu mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, serta berdaya saing melalui semangat kebersamaan dan gotong royong sesuai tema “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”.***
LAYANAN_MUSTAHIK07/05/2026 | ayw/HumasBAZNASSleman

BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan BMM Rp25 Juta per Masjid untuk Penguatan UMKM Jam
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM). Pada tahap pertama tahun 2026, BAZNAS Sleman mentasharufkan bantuan produktif kepada 11 masjid dari total 18 masjid yang tersebar di 17 kapanewon se-Kabupaten Sleman.
Kegiatan pentasharufan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman pada Senin (4/5/2026). Program ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Sleman dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis masjid melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh Pendamping BMM BAZNAS Sleman, Siti Ika Lestari, S.I.Kom. Dalam kegiatan tersebut, para manager BMM dari masing-masing masjid tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan program, pencatatan administrasi, hingga mekanisme pelaporan keuangan.
Siti Ika Lestari menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Sebanyak dua masjid menerima bantuan secara tunai pada Senin (4/5/2026), sedangkan sembilan masjid lainnya menerima bantuan melalui transfer bank pada Selasa (5/5/2026).
“Dua masjid disalurkan secara cash pada Senin, 4 Mei 2026, dan sembilan masjid lainnya bantuan ditransfer pada Selasa, 5 Mei 2026. Selain itu, kami juga memberikan pembekalan mekanisme pelaporan keuangan dan pembagian rompi bagi manager BMM sebagai identitas resmi ketika bertugas,” jelas Ika.
Ia menambahkan, masjid yang menerima pentasharufan tahap pertama merupakan masjid yang telah melengkapi seluruh data asesmen sesuai ketentuan program. Masing-masing masjid menerima bantuan sebesar Rp25 juta untuk disalurkan kembali kepada jamaah atau masyarakat kurang mampu yang memiliki usaha mikro produktif.
Program BMM BAZNAS Sleman menyasar para mustahik yang menjalankan usaha kecil, seperti pedagang keliling, warung kelontong, pelaku home industry, hingga masyarakat yang bergerak di bidang peternakan dan pertanian.
Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Sleman berharap masyarakat penerima manfaat dapat mengembangkan usaha yang dimiliki sehingga mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga secara bertahap dan berkelanjutan.
“Harapannya setiap takmir bisa amanah untuk menyampaikan dana tersebut kepada mustahik, jamaah, dan penerima bantuan produktif BMM. Dana tersebut dapat dimanfaatkan oleh mustahik untuk mengembangkan usahanya. Program bisa berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar masjid khususnya jamaah,” paparnya.
Selain membantu penguatan usaha mikro masyarakat, Program BMM juga diharapkan dapat menjadi solusi ekonomi syariah bagi masyarakat agar terhindar dari praktik pinjaman berbunga atau riba yang memberatkan.
BAZNAS Sleman menilai masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat. Oleh karena itu, program BMM terus dikembangkan agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis komunitas masjid.
Pada tahap kedua mendatang, BAZNAS Sleman berencana kembali mentasharufkan bantuan kepada tiga masjid yang telah memenuhi data asesmen program. Sementara sisanya akan disalurkan pada tahap ketiga. Secara keseluruhan, total bantuan dalam Program BMM BAZNAS Sleman tahun 2026 mencapai Rp450 juta, dengan rincian Rp25 juta untuk masing-masing dari 18 masjid penerima manfaat.
Program ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Sleman, takmir masjid, dan masyarakat dalam membangun ekonomi umat yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran.***
LAYANAN_MUSTAHIK07/05/2026 | ayw/HumasBAZNASSleman

BAZNAS Sleman Salurkan 110 Paket Sembako untuk Ibu Hamil di Gebyar Husada SCH
BAZNAS Kabupaten Sleman mentasharufkan 110 paket sembako kepada ibu hamil dari keluarga kurang mampu pada Gebyar Husada dalam rangka HUT Ke-110 Kabupaten Sleman di Athrium Shinta Sleman City Hall, pada Selasa (5/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil yang membutuhkan perhatian lebih dalam pemenuhan gizi.
Gebyar Husada sendiri tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT ke-110 Kabupaten Sleman, tetapi juga sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-62. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk bakti sosial yang mengusung semangat kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, tenaga profesional, hingga masyarakat umum.
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Sleman mentasharufkan bantuan berupa 110 paket sembako dengan nilai masing-masing paket sebesar Rp150.000. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp16.500.000. Bantuan ini diberikan kepada ibu hamil warga Sleman yang berasal dari keluarga kurang mampu, sebagai upaya untuk mendukung kebutuhan gizi selama masa kehamilan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran pimpinan yang hadir dalam acara tersebut. Setelah prosesi penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian acara lain yang menjadi bagian dari Gebyar Husada.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, S.E., yang mewakili Bupati Sleman Harda Kiswaya, S.E., M.Si., Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., Asisten Administrasi Umum Sekda Sleman Ir. Dwi Anta Sudibya, M.T., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr. Cahya Purnama, M.Kes., Direktur RSUD Sleman, Direktur RSUD Prambanan, Kepala Dinas Kesehatan DIY, serta jajaran perangkat daerah di Kabupaten Sleman.
Acara diawali dengan pemberian apresiasi kepada RSUD Sleman atas pelayanan publik yang telah diberikan kepada masyarakat selama ini. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan penyelenggaraan Gebyar Husada yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.
Dalam laporannya, dr. Cahya Purnama menjelaskan bahwa Gebyar Husada merupakan pekan layanan terpadu yang dihadirkan untuk memberikan akses layanan kesehatan secara luas kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yaitu mulai 5 hingga 7 Mei 2026 di Sleman City Hall.
“Tahun ini dalam ulang tahunnya Kabupaten Slemang mengusung tema ‘Gendong Mikul Murih Rahayuning Sleman’ ini dirancang secara komprehensif untuk mencapai segala taraf hidup secara gratis dan mendeteksi kesehatan scara klinis,” ungkap dr. Cahya.
Ia juga menyampaikan capaian kegiatan yang telah berlangsung dalam rangkaian Gebyar Husada. “Acara yang sudah terlaksana sunat massal 110 anak ada 2 atau 3 yang tidak bisa disunat. Selain itu ada operasi katarak gratis, total ada 30 warga yang sudah mendaftar sampai hari ini,” ungkap dr. Cahya.
Lebih lanjut, dr. Cahya menjelaskan pembagian fokus layanan dalam setiap hari pelaksanaan. Pada hari pertama, layanan difokuskan pada kesehatan ibu hamil, termasuk talkshow terkait kesehatan kehamilan. Hari kedua akan difokuskan pada pemeriksaan tumbuh kembang anak secara gratis, sementara hari ketiga diperuntukkan bagi pelayanan kesehatan lansia.
“Kami juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan yang menggelar pameran gelar sekolah di Atrium Rama. Nanti setelah anak-anak kunjungan di stand pendidikan, kami arahkan ke sini (Gebyar Husada). Untuk hari ketiga pelayanan kesehatan khusus lansia. Ada pemeriksaan tulang, jadi silahkan warga Sleman datang ke sini,” ujar dr. Cahya.
Dalam kegiatan ini juga terdapat berbagai stand layanan dari berbagai instansi, seperti KKMK UGM yang menyediakan alat skrining HRV, Dinas Sosial, Dinas P3AP2KB, serta BPJS Kesehatan. Kehadiran berbagai pihak ini diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dalam sambutannya menyampaikan pesan dari Bupati Sleman yang berhalangan hadir.
“Izinkan saya membacakan sambutan bupati, 5 mei 2026,” kata Danang.
Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa kesehatan merupakan modal utama yang harus terus diupayakan untuk masyarakat. Melalui momentum peringatan HUT ke-110 Kabupaten Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inovatif, inklusif, dan humanis.
“Kesehatan modal utama yang harus diupayakan untuk masyarakat. Bertepatan HUT 110 Kabupaten Sleman, Pemkab Sleman hadir memberikan layanan kesehatan terpadu momentum ini menunjukkan komitmet Pemkab Sleman yang terus memperjuangkan masyarakat untuk sehat, kebutuhan yang harus terpenuhi agar masyarakat aman dan nyaman dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari,” ujar Danang membacakan sambutan Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memajukan daerah, khususnya dalam sektor kesehatan. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan masyarakat Sleman dapat menjadi lebih sehat dan sejahtera.
Selain itu, Danang juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
“Inovatif, inklusif, dan humanis. Kehadiran pemerintah dalam pelayanan kesehatan, untuk mendukung petugas kesehatan untuk bisa terus melayani setulus hati dan penuh empati jadikan teknologi sebagai alat dan nurani untuk menjalankan profesi yang profesional,” lanjutnya.
Di akhir sambutan, ia berharap seluruh amal kebaikan yang dilakukan dalam kegiatan ini mendapatkan ridho dari Allah SWT.
“Semoga menjadi pahala tersendiri, jasa yang diberikan diridhoi Alloh SWT. Menjadi sehat, tangguh, dan sejahtera masyarakatnya. Aamiin,” pungkas Danang.
Melalui kegiatan pentasharufan ini, BAZNAS Sleman kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sinergi antara BAZNAS Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman diharapkan dapat terus terjalin guna menciptakan masyarakat yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya. (ayw/baznassleman)***
DARURAT_SOSIAL06/05/2026 | ayw/HumasBAZNASSleman

BAZNAS Sleman Salurkan 100 Paket Sembako di Family Gathering KORPRI 2026
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program pentasharufan zakat. Kali ini, BAZNAS Sleman turut ambil bagian dalam kegiatan Family Gathering KORPRI Kabupaten Sleman Tahun 2026 dengan menyalurkan 100 paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi kegiatan.
Acara yang diselenggarakan pada Rabu, 29 April 2026 di Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, MM., Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., serta jajaran staf pelaksana.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Sleman, Muhyi Darmaji, secara langsung menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan warga penerima manfaat. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Sleman dalam memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi anggota KORPRI, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Beragam rangkaian acara turut memeriahkan kegiatan, seperti pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian sembako, senam bersama, hingga jalan sehat yang diikuti dengan penuh antusias oleh peserta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, MM., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran KORPRI sebagai teladan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh anggota KORPRI untuk terus menumbuhkan semangat pelayanan di setiap perangkat daerah.
“Semangat ini terus kita tumbuhkan, organisasi KORPRI harus mampu memberikan contoh kegiatan di masing-masing perangkat daerah serta memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Susmiarto.
Sebanyak kurang lebih 600 anggota KORPRI turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain mempererat solidaritas internal, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi sekitar 100 orang serta pasar murah yang menyediakan paket sembako bagi 325 warga kurang mampu di Kalurahan Tamanmartani.
Kehadiran BAZNAS Sleman dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga pemerintah dan lembaga pengelola zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, kegiatan ini juga diramaikan dengan bazar UMKM lokal yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkenalkan potensi desa wisata di Sleman.
Melalui momentum ini, BAZNAS Sleman terus memperkuat perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola zakat, tetapi juga aktif menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan pelayanan menjadi fondasi dalam mewujudkan Sleman yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera.***
EKONOMI_PEDESAAN30/04/2026 | ayw/HumasBAZNASSleman

BAZNAS Sleman Dukung Sunatan Massal Gratis HUT ke-110 Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial dan kesehatan masyarakat melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Bakti Sosial Sunatan Massal Gratis dalam rangka Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman Tahun 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, (30/4/2026) mulai pukul 08.00 WIB di Puskesmas Mlati 2, Kapanewon Mlati ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sleman, Dinas Kesehatan, dan BAZNAS Sleman.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, S.E., Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, serta sejumlah pejabat daerah dan tenaga kesehatan.
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Sleman berperan dalam mendukung pelaksanaan program, baik dari sisi operasional maupun pemenuhan kebutuhan peserta. Adapun jumlah bantuan terdiri dari Paket Sunatan senilai Rp800 ribu untuk 110 peserta, dan konsumsi Rp45 ribu untuk 250 orang, sehingga total bantuan yang ditasharufkan BAZNAS Sleman sejumlah Rp99.250.000.
Bantuan yang diberikan meliputi paket perlengkapan berupa baju, sarung, kopiah, serta celana sunat bagi seluruh peserta.
Selain itu, peserta juga mendapatkan bingkisan dan uang transport sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga penerima manfaat.
Perwakilan Dinas Kesehatan, dr. Raditya Kusuma Tejamurti, menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal ini tidak hanya bertujuan membantu keluarga kurang mampu, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi kesehatan serta pelaksanaan syariat bagi anak laki-laki muslim.
“Sunatan massal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga serta menanamkan nilai keberanian pada anak-anak. Metode yang digunakan juga sudah modern, menggunakan lem khusus sehingga luka lebih cepat kering dan proses penyembuhan lebih cepat,” jelas dr. Raditya.
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari BAZNAS Sleman yang turut menyukseskan kegiatan ini. Dari target 110 peserta, seluruh kuota berhasil terpenuhi hanya dalam waktu 13 hari sejak pendaftaran dibuka. Peserta berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sleman, dengan rentang usia 2 hingga 14 tahun.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan mitra terhadap masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.
“Sunatan massal ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang anaknya sudah saatnya khitan namun terkendala biaya, sehingga tetap dapat menjalankan kewajiban dalam syariat Islam,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 yang mengusung tema “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”, yang bermakna semangat kebersamaan dalam merawat dan memikul tanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat.
Melalui dukungan pada kegiatan ini, BAZNAS Sleman kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola dana zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga aktif dalam program-program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu terus menghadirkan manfaat luas dan berkelanjutan bagi warga Sleman.***
LAYANAN_MUSTAHIK30/04/2026 | ayw/HumasBAZNASSleman

Pentasharufan Rp32,9 Juta untuk 5 Kelompok UMKM melalui Program Sleman Produktif
BAZNAS Sleman salurkan bantuan Rp32,9 juta kepada 5 kelompok UMKM melalui Program Sleman Produktif disertai pendampingan usaha.
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali melaksanakan pentasharufan Program Sleman Produktif periode Maret 2026 dengan menyalurkan bantuan kepada lima kelompok UMKM terpilih.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Sleman pada Kamis (23/04/2026) mulai pukul 09.00 WIB, dengan menghadirkan perwakilan masing-masing kelompok usaha.
Dukung Pengembangan Usaha Mustahik
Kelima kelompok UMKM yang menerima bantuan merupakan mustahik yang telah melalui proses verifikasi dan dinilai layak untuk mendapatkan dukungan pengembangan usaha.
Setiap kelompok diwakili oleh dua orang yang hadir untuk menerima bantuan sekaligus mendapatkan arahan terkait program pendampingan yang akan dijalankan ke depan.
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Sleman menyalurkan total bantuan sebesar Rp32.980.600 yang dibagi sesuai kebutuhan masing-masing kelompok berdasarkan hasil survei lapangan.
Pendampingan Jadi Kunci Keberlanjutan Usaha
Selain bantuan modal, BAZNAS Sleman juga memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM. Materi pendampingan disampaikan oleh dua pendamping UMKM, yakni Joko Yugiyanto, S.Psi., dan Nurul Indah Khasanah, S.T.
Pendampingan difokuskan pada penguatan legalitas usaha, seperti pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, serta izin P-IRT.
“Kami mengimbau para pelaku usaha untuk menginformasikan jika mengalami kendala dalam pengurusan legalitas, agar dapat kami bantu,” ujar Joko.
Dorong UMKM Go Digital dan Berkembang
Selain legalitas, pendampingan juga mencakup pengembangan usaha, mulai dari inovasi produk, desain kemasan, hingga strategi pemasaran digital.
BAZNAS Sleman mendorong para pelaku UMKM untuk mulai mengadopsi teknologi digital, seperti memanfaatkan Google Maps dan Google My Business guna memperluas jangkauan pasar.
Pendamping yang berpengalaman di bidang usaha dan pemasaran ini juga siap menjadi penghubung antara UMKM dengan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi UMKM.
Komitmen BAZNAS Sleman Berdayakan Ekonomi Umat
Program Sleman Produktif merupakan salah satu upaya BAZNAS Sleman dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha kecil.
Dengan dukungan modal dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan para pelaku UMKM dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.(ayw/)***
LAYANAN_MUSTAHIK23/04/2026 | Humas

BAZNAS Sleman Salurkan Santunan Yatim Piatu dan Duafa di HUT ke-24 Paguyuban SMS
BAZNAS Kabupaten Sleman menyalurkan bantuan santunan kepada anak yatim, piatu, dan duafa dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-24 Paguyuban Keluarga Sleman Manunggal Sembada (SMS) di Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta, Jakarta Timur, pada Minggu (19/4/2026).
Acara yang dimulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, S.E., Ketua BAZNAS Sleman Drs. Kriswanto, M.Sc., serta Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Sleman Muhaimin, S.Ag., M.Pd.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Sleman menyalurkan bantuan senilai total Rp15 juta kepada 30 anak yatim, piatu, dan duafa. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Sleman sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di momen kebersamaan warga Sleman di perantauan.
Selain penyaluran bantuan, acara HUT ke-24 Paguyuban SMS juga dimeriahkan dengan pagelaran seni budaya khas Kabupaten Sleman. Penampilan Guyon Maton, Lelagon, serta campursari binaan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman dengan tajuk Kamandaka Wuyung turut memeriahkan suasana.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-24 Paguyuban SMS. Ia berharap paguyuban tersebut semakin solid, guyub, serta terus memberikan kontribusi nyata dalam menjaga persatuan dan membangun Kabupaten Sleman.
“Di usia ke-24 ini, Paguyuban SMS diharapkan terus menjadi wadah silaturahmi, penguat identitas, sekaligus perekat kebersamaan masyarakat Sleman, baik yang berada di dalam maupun di luar daerah,” ujarnya.
Danang juga mengapresiasi peran Paguyuban SMS sebagai agen kebudayaan yang aktif dalam mempromosikan dan melestarikan budaya Sleman dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sementara itu, Ketua Paguyuban SMS, Suharno, menyampaikan bahwa perayaan HUT ke-24 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Sleman berharap dapat terus memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah, serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, piatu, dan duafa.***
EKONOMI_PERKOTAAN21/04/2026 | Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →