WhatsApp Icon

BAZNAS Sleman Salurkan Rp156 Juta untuk Program Sleman Produktif November 2025

baznas-sleman-salurkan-bantuan-sleman-produktif-rp 156-juta

24/11/2025  |  Penulis: ayw./

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Sleman Salurkan Rp156 Juta untuk Program Sleman Produktif November 2025

Penyaluran bantuan Program Sleman Produktif di Kantor BAZNAS Sleman.

BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Sleman Produktif. Pada Jumat (14/11/2025), BAZNAS Sleman menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp156.038.700 kepada 14 kelompok usaha produktif yang tersebar di berbagai wilayah Sleman.

Penyaluran yang berlangsung di Kantor BAZNAS Sleman ini dihadiri oleh para pendamping lapangan yang turut memberikan arahan mengenai teknis pemanfaatan bantuan.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS Sleman dalam mendukung mustahik agar mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan produktif.

Pada penyaluran periode ini, pendamping lapangan Joko Yugianto dan Nurul Indah Khasanah hadir langsung memberikan pendampingan teknis terkait penggunaan dana, pelaporan, hingga mekanisme monitoring.

Penanggungjawab Program Sleman Produktif, Kukuh Santoso, M.A., menegaskan bahwa bantuan ini harus digunakan secara maksimal sesuai kebutuhan prioritas masing-masing kelompok. Ia berpesan agar penerima tidak berfokus pada hal-hal yang bersifat estetis namun kurang penting, seperti membuat kandang yang terlalu mewah sehingga anggaran tidak mencukupi.

“Diharapkan bantuan bisa dikembangkan dan dimaksimalkan. BAZNAS Sleman hanya membantu tiga kali. Setahun pertama ada pemantauan dan penilaian dari pendamping lapangan. Laporan harus dibuat rapi dan lengkap,” jelas Kukuh.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap kelompok wajib melengkapi laporan pembelanjaan dengan bukti nota dan memastikan kelengkapan banner program sebagai identitas penerima bantuan. Banner tersebut harus dipasang seragam dan didokumentasikan sebagai bagian dari proses pelaporan.

Sementara itu, Pendamping Lapangan Nurul Indah Khasanah menyampaikan penjelasan terkait mekanisme koordinasi serta jadwal pendampingan yang akan dilakukan secara berkala.

Pendamping lainnya, Joko Yugianto, menambahkan bahwa pihaknya akan membuat grup WhatsApp untuk mempermudah komunikasi dan konsultasi selama proses pendampingan berlangsung.

“Usahanya harus nyata dan benar-benar berjalan, karena ini berasal dari dana zakat. Jangan sampai ada laporan manipulatif, karena pasti akan ketahuan dan akan berpengaruh pada bantuan selanjutnya,” pesan Nurul.

Joko Yugiyanto menegaskan bahwa pendampingan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing kelompok. Kelompok yang membutuhkan perhatian lebih akan mendapatkan pendampingan lebih intensif, sedangkan kelompok yang sudah mandiri akan dipantau pada periode pelaporan triwulan.

“Jika UMKM atau KWT yang sudah mampu mandiri, kami tidak perlu sering hadir. Kami hadir saat pelaporan triwulan. Perlakuan saya juga berbeda melihat kondisi UMKM atau KWT,” jelas Joko.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bergiliran dengan menghadirkan ketua kelompok dan satu anggota sebagai perwakilan. Program ini menyasar berbagai kelompok usaha produktif, baik UMKM maupun kelompok wanita tani (KWT), yang tersebar di wilayah Prambanan, Tempel, Mlati, Seyegan, Turi, Ngaglik, dan Moyudan.

Daftar Kelompok Penerima Bantuan Program Sleman Produktif November 2025

Berikut daftar kelompok yang menerima bantuan pada periode November 2025

1. Kelompok Mawar, Sorogedug Lor, Madurejo, Prambanan.

2. Kelompok Ibu-Ibu Berdagang Berkah, Totongan, Madurejo, Prambanan.

3. Kelompok JJL, Trukan Demangan, Madurejo, Prambanan.

4. Kelompok Morobangun Ngremboko, Dukuh. Madurejo, Prambanan.

5. Kelompok Maju Jaya, Gangsiran, Madurejo, Prambanan.

6. Kelompok Ayem Tentrem, Deresan, Madurejo, Prambanan.

7. KWT Ngudi Rahayu, Domban 01/05, Mororejo, Tempel.

8. KWT Sumber Lestari, Tegal Cabakan, Sumberadi, Mlati.

9. KWT Mekar, Jamblangan, Margomulyo, Seyegan.

10. KWT Rukun Makmur, Kemirikebo, Girikerto, Turi

11. Kelompok Dua Satu Farm, Surirejo, Sukoharjo, Ngaglik.

12. KWT Melati, Rebobong Kidul, Mororejo, Tempel.

13. Kelompok Pasar Ngijon, Pucangan Sumberagung, Moyudan.

14. Kelompok Pasar Turi, Kumendung, Candibinangun, Pakem.

Ungkapan Mustahik Terkait Bantuan Program

Salah satu penerima bantuan, Tri Andayani, Ketua KWT Ngudi Rahayu, Domban, Mororejo, Tempel, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima kelompoknya sebesar Rp22.500.000. Bantuan tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha ayam petelur.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti. Kami ingin menambah jumlah ayam petelur agar bisa memenuhi kebutuhan satu kampung,” ujarnya.

Sebelumnya, KWT Ngudi Rahayu hanya memiliki dua hingga lima kandang dengan sekitar 30 ekor ayam yang menghasilkan 400 butir telur setiap bulan. Dengan adanya bantuan ini, kelompok berharap dapat meningkatkan skala usaha serta memberikan dampak kesejahteraan yang lebih luas bagi anggota maupun masyarakat sekitar.

Tri menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Sleman. Ia berharap keberkahan senantiasa menyertai para donatur yang telah peduli terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program Sleman Produktif diharapkan terus menjadi lokomotif penguatan ekonomi lokal dengan mendorong munculnya lebih banyak kelompok usaha yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.***

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat