BAZNAS Sleman Perkuat Sinergi UPZ, Penghimpunan ZIS Capai Rp12,1 Miliar hingga September 2026
29/10/2026 | Penulis: ayw/HumasBAZNASSleman
Dokumentasi: ayw/BAZNAS Kabupaten Sleman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman memperkuat koordinasi dan pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk mengoptimalkan penghimpunan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Langkah ini dilakukan melalui Rapat Koordinasi dan Pembinaan UPZ OPD se-Kabupaten Sleman yang berlangsung di Ruang Rapat Sembada, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sleman, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan pengurus UPZ Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Sleman. Forum ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian pengelolaan ZIS, meningkatkan kinerja UPZ, serta menyelaraskan rencana kegiatan UPZ dengan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) BAZNAS Kabupaten Sleman Tahun 2027.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus UPZ OPD, instansi vertikal, kapanewon, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atas komitmen dalam menghimpun ZIS serta mendukung penggalangan donasi kebencanaan.
Menurut Muhyi, UPZ memiliki peran strategis dalam memperkuat gerakan zakat di Kabupaten Sleman. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperluas manfaat zakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penghimpunan ZIS BAZNAS Sleman Capai Rp12,1 Miliar
Dalam pemaparannya, Muhyi menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil menghimpun dana sebesar Rp13,4 miliar sepanjang 2025, dengan penyaluran mencapai Rp12,1 miliar.
Sementara itu, selama periode Januari–September 2026, penghimpunan ZIS telah mencapai Rp12,1 miliar, sedangkan dana yang disalurkan mencapai Rp9,5 miliar. Capaian tersebut termasuk Dana Peduli Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp365 juta.
Capaian ini tidak terlepas dari kontribusi UPZ sebagai mitra strategis BAZNAS dalam menghimpun dana umat. Oleh karena itu, optimalisasi kinerja UPZ menjadi salah satu perhatian utama dalam pembinaan yang dilaksanakan.
Muhyi menekankan pentingnya penguatan kinerja setiap UPZ sesuai potensi masing-masing, kedisiplinan dalam penyetoran dana ZIS melalui sistem pemindahbukuan perbankan, serta peningkatan literasi zakat di lingkungan instansi.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola penghimpunan ZIS yang tertib dan akuntabel sekaligus meningkatkan pemahaman pegawai dan masyarakat mengenai manfaat zakat bagi kesejahteraan umat.
Sinkronisasi RKAT 2027, Pentasharufan Harus Tepat Sasaran
Selain mengevaluasi capaian penghimpunan dan penyaluran, rapat koordinasi ini juga membahas kontribusi UPZ dalam penyusunan RKAT BAZNAS Kabupaten Sleman Tahun 2027.
Muhyi menyampaikan bahwa tantangan pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat membutuhkan strategi yang terencana serta kolaborasi yang semakin kuat. Untuk itu, arah kebijakan BAZNAS Sleman pada 2027 akan difokuskan pada penguatan sinergi pentahelix dan penajaman prinsip pentasharufan.
“Memasuki perencanaan tahun 2027 kita menghadapi yang kompleks, di antaranya kemiskinan dan pemberdayaan umat. Sehingga perlu dikuatkan dan penajaman prinsip pentasharufan yang tepat sasaran sesuai 8 asnaf, jumlahnya, dan berorientasi dengan kepentingan orang banyak,” papar Muhyi.
Pengelolaan zakat harus memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran sesuai ketentuan delapan asnaf, tepat jumlah, serta berorientasi pada pemberdayaan mustahik.
Dengan demikian, dana ZIS diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima manfaat, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Dalam penyusunan RKAT 2027, sinkronisasi program BAZNAS dengan rencana kegiatan UPZ menjadi hal penting, terutama terkait pemanfaatan hak akses sebesar 60 persen yang dikelola UPZ. Perencanaan tersebut perlu dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan ketentuan syariah dan regulasi yang berlaku.
BAZNAS Kabupaten Sleman juga membuka ruang bagi UPZ untuk menyampaikan usulan dan masukan kegiatan sebagai bahan penyelarasan program tahun mendatang. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemanfaatan dana ZIS sekaligus memperkuat keselarasan program antara BAZNAS dan UPZ.
Pembinaan UPZ Diperkuat melalui Pemaparan Materi dan Diskusi
Setelah sambutan Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi pembinaan. Materi pertama disampaikan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Sleman, dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., sedangkan materi kedua disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Sleman, Muhaimin, S.Ag., M.Pd.
Pemaparan materi dimoderatori oleh Wakil Ketua III BAZNAS Sleman, Nasirun, S.A.P., kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, dan berbagai hal terkait pelaksanaan tugas UPZ serta perencanaan program ke depan.
Melalui kegiatan pembinaan ini, BAZNAS Sleman mendorong seluruh UPZ agar semakin optimal dalam menjalankan fungsi penghimpunan, memperkuat tertib administrasi, serta menyusun rencana pemanfaatan dana secara terukur dan sesuai ketentuan.
Rapat koordinasi dan pembinaan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Sleman dengan UPZ OPD, instansi vertikal, kapanewon, dan BUMD.
Dengan sinergi yang berkelanjutan dan perencanaan RKAT 2027 yang selaras, BAZNAS Kabupaten Sleman berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung pengentasan kemiskinan, pemberdayaan mustahik, serta mewujudkan masyarakat Kabupaten Sleman yang lebih sejahtera.***
Berita Lainnya
BAZNAS RI Perkuat UPZ Kemenhut untuk Mudahkan ASN Tunaikan Zakat
BAZNAS Sleman Dukung Wisuda TBQ 600 Siswa SD Negeri, Wujudkan Generasi Qur’ani yang Unggul
Hari Kedua MANTAB di MI Bina Akhlaq Pakem, Siswa dan Guru Praktik Simulasi Gempa Bumi
Peringati Hari Santri 2026, BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan Rp165 Juta untuk 33 Pesantren
BAZNAS Sleman Apresiasi 182 KPM PKH Mlati yang Berhasil Graduasi
BAZNAS Sleman dan TP PKK Kolaborasi Siapkan Bantuan Sembako untuk Lansia Kurang Mampu
BAZNAS Kabupaten Sleman Perkuat Pembinaan UPZ Sekolah dan Madrasah, Tegaskan Batas Pengajuan Hak Akses 60 Persen
Penyintas Gempa NTT di Manggarai Timur Tempati Huntara BAZNAS, Ini Fasilitas yang Dibangun
BAZNAS RI Dirikan 16 Pos Layanan untuk Bantu Penyintas Gempa NTT
Hari Santri 2026 di Sleman, 1.000 Santri Dijadwalkan Ikuti Rangkaian Kegiatan
BAZNAS Sleman Terima Studi Tiru Komisi IV DPRD Gresik, Bahas Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Zakat
BAZNAS Sleman Siapkan Dukungan Rp80 Juta untuk Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) 2026
BAZNAS Tembus Pulau Palue, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT
Program Sleman Taqwa, BAZNAS Sleman Ajak 45 Mualaf Wisata Religi ke Bandung, Perkuat Akidah dan Keimanan
TP PKK Sleman Donasikan Rp10 Juta untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →