BAZNAS Kabupaten Sleman Perkuat Pembinaan UPZ Sekolah dan Madrasah, Tegaskan Batas Pengajuan Hak Akses 60 Persen
21/10/2026 | Penulis: ayw/HumasBAZNASSleman
Dokumentasi: ayw/BAZNAS Kabupaten Sleman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekolah/Madrasah se-Kabupaten Sleman di Ruang Rapat Lantai 3 Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sleman, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), meningkatkan kinerja UPZ, serta mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan pendidikan di Kabupaten Sleman.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., serta perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman yang diwakili Analis Kelembagaan pada Seksi Kelembagaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat, H. Suherman Soleh, S.Pd. Hadir pula para kepala sekolah, pengurus dan bendahara UPZ SMP Negeri, MTs Negeri, MAN, serta perwakilan UPZ SD dan TK di Kabupaten Sleman.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus UPZ sekolah dan madrasah atas komitmen mereka dalam menghimpun ZIS serta mendukung penggalangan donasi kebencanaan.
Muhyi memaparkan, sepanjang 2025 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil menghimpun dana sebesar Rp13,4 miliar dengan penyaluran atau pentasharufan mencapai Rp12,1 miliar. Sementara itu, selama Januari–September 2026, penghimpunan mencapai Rp12,1 miliar dan penyaluran sebesar Rp9,5 miliar, termasuk dana Peduli Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp365 juta.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi UPZ sekolah dan madrasah sebagai mitra strategis dalam memperkuat gerakan zakat di Kabupaten Sleman.
“Capaian ini tidak lepas dari kontribusi UPZ sekolah yang menjadi mitra strategis dalam gerakan zakat di Kabupaten Sleman,” ujar Muhyi.
Ia menekankan pentingnya optimalisasi kinerja UPZ sesuai dengan potensi masing-masing satuan pendidikan. Selain itu, kedisiplinan dalam penyetoran dana ZIS melalui sistem pemindahbukuan perbankan perlu terus ditingkatkan agar pengelolaan dana berlangsung tertib, transparan, dan akuntabel.
Muhyi juga mendorong peningkatan literasi zakat di lingkungan sekolah agar guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik semakin memahami pentingnya zakat serta manfaatnya bagi kesejahteraan umat.
BAZNAS Sleman Ingatkan Pengajuan Hak Akses 60 Persen Dana ZIS
Dalam forum tersebut, Muhyi kembali mengingatkan bahwa UPZ sekolah dan madrasah memiliki hak akses sebesar 60 persen dari dana ZIS yang dihimpun untuk mendukung program kemaslahatan, khususnya Program Sleman Cerdas.
Ia mengimbau seluruh UPZ agar segera menyusun dan mengajukan proposal pemanfaatan hak akses tersebut paling lambat 30 Oktober 2026.
“Seluruh UPZ sekolah kami imbau segera menyusun dan mengajukan proposal hak akses 60 persen paling lambat 30 Oktober 2026. Proposal yang masuk setelah tanggal tersebut tidak dapat diproses dalam tahun anggaran berjalan,” tegasnya.
Pengajuan proposal tepat waktu diharapkan dapat membantu sekolah dan madrasah merencanakan program kemaslahatan secara lebih terarah, sekaligus memastikan pemanfaatan dana ZIS berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan penerima manfaat.
Dinas Pendidikan Dorong Penguatan Karakter dan Kesadaran Berzakat
Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, H. Suherman Saleh, S.Pd., menyampaikan pentingnya membangun kesadaran berzakat sebagai bagian dari penguatan karakter dan tanggung jawab sosial di lingkungan pendidikan.
Ia mengajak para pengelola pendidikan untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun generasi yang memiliki ketakwaan, kepedulian sosial, dan karakter yang baik.
Menurutnya, pendidikan perlu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kepedulian terhadap sesama.
“Anak-anak kita ingin menjadi generasi yang sukses. Karena itu, ilmu dan takwa harus berjalan beriringan. Kita ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas otaknya, tetapi juga hatinya,” pesannya.
Ia juga mengajak para pengurus UPZ untuk terus memperkuat semangat berbagi dan menumbuhkan kesadaran bahwa harta yang dimiliki mengandung tanggung jawab sosial. Melalui pengelolaan zakat yang baik, lingkungan pendidikan diharapkan dapat turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kemenag Sleman Tekankan Sinergi untuk Mewujudkan Sleman Religius
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., menegaskan bahwa pengelolaan zakat di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) dan satuan pendidikan merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Kabupaten Sleman yang agamis.
Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang religius. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, Kemenag, BAZNAS, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pengelolaan zakat merupakan tugas yang mulia dan penting. Kita perlu memastikan pengelolaan zakat di lingkungan masing-masing berjalan dengan baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan,” ungkap Nadhif.
Ia juga mengajak para ASN Muslim untuk meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, termasuk dengan menyisihkan penghasilan sesuai ketentuan syariat dan peraturan yang berlaku.
Nadhif menilai, penguatan zakat, pendidikan keagamaan, dan pembiasaan membaca Al-Qur’an bagi peserta didik perlu berjalan beriringan untuk mendukung visi Kabupaten Sleman sebagai daerah yang religius.
Pembinaan UPZ dan Pemanfaatan Hak Akses Menjadi Materi Utama
Setelah sesi sambutan dan arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sleman dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., menyampaikan materi tentang Pembinaan UPZ dan Pembaruan Data UPZ.
Materi tersebut menekankan pentingnya penguatan kelembagaan, pembaruan data, serta peningkatan tertib administrasi agar UPZ dapat menjalankan fungsi penghimpunan zakat secara optimal.
Selanjutnya, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sleman Muhaimin, S.Ag., M.Pd., menyampaikan materi mengenai Pentasharufan Program UPZ: Hak Akses 60 Persen. Materi ini membahas pemanfaatan dana ZIS untuk mendukung program kemaslahatan, terutama Program Sleman Cerdas, melalui mekanisme pengajuan proposal yang sesuai dengan ketentuan.
Sesi pemaparan materi dimoderatori oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sleman Nasirun, S.A.P., kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama para peserta.
Melalui kegiatan Rakor dan Pembinaan UPZ Sekolah/Madrasah ini, BAZNAS Kabupaten Sleman berharap koordinasi antarlembaga semakin kuat, tata kelola ZIS semakin tertib dan akuntabel, serta pemanfaatan dana zakat dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi dunia pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sleman.
BAZNAS Kabupaten Sleman mengajak seluruh UPZ sekolah dan madrasah untuk terus meningkatkan kinerja penghimpunan, menjaga amanah pengelolaan dana umat, serta memanfaatkan hak akses sesuai ketentuan demi mendukung terwujudnya Sleman yang cerdas, sejahtera, dan berkeadilan.***
Berita Lainnya
BAZNAS RI Perkuat UPZ Kemenhut untuk Mudahkan ASN Tunaikan Zakat
Hari Kedua MANTAB di MI Bina Akhlaq Pakem, Siswa dan Guru Praktik Simulasi Gempa Bumi
Talkshow Pasar Bela Negara Dorong UMKM Sleman Semakin Produktif dan Mandiri
Peringati Hari Santri 2026, BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan Rp165 Juta untuk 33 Pesantren
Klub Padel Galang Donasi Rp5,6 Juta untuk Korban Bencana NTT melalui BAZNAS Sleman
Hari Santri 2026 di Sleman, 1.000 Santri Dijadwalkan Ikuti Rangkaian Kegiatan
BAZNAS Sleman Siapkan Dukungan Rp80 Juta untuk Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) 2026
Program Sleman Taqwa, BAZNAS Sleman Ajak 45 Mualaf Wisata Religi ke Bandung, Perkuat Akidah dan Keimanan
TP PKK Sleman Donasikan Rp10 Juta untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS
BAZNAS Sleman Apresiasi 182 KPM PKH Mlati yang Berhasil Graduasi
BAZNAS Tembus Pulau Palue, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT
Dukung Festival Kaligrafi Ke-13 se-Jawa, BAZNAS Sleman Apresiasi Karya Salah Satu Peserta
Program MANTAB BAZNAS Sleman Dimulai di MI Bina Akhlaq Pakem untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
BAZNAS Sleman dan TP PKK Kolaborasi Siapkan Bantuan Sembako untuk Lansia Kurang Mampu
Penyintas Gempa NTT di Manggarai Timur Tempati Huntara BAZNAS, Ini Fasilitas yang Dibangun

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →