WhatsApp Icon
Rekor! Pengumpulan Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mencatat capaian bersejarah dalam pelaksanaan Zakat Istana 2026. Program bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia” ini berhasil menghimpun dana zakat tertinggi sepanjang penyelenggaraan sejak pertama kali digelar.

Kegiatan yang berlangsung di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026) tersebut mencatat penghimpunan zakat lebih dari Rp4,3 miliar dari 111 muzaki. Para muzaki terdiri dari pejabat negara, menteri kabinet, hingga unsur TNI.

Capaian ini melanjutkan tren peningkatan penghimpunan zakat di lingkungan pejabat negara dalam lima tahun terakhir. Pada 2022, zakat yang terkumpul sebesar Rp636,2 juta, kemudian meningkat menjadi Rp753,5 juta pada 2023. Tahun 2024 kembali naik menjadi Rp1,08 miliar, lalu melonjak ke Rp2,04 miliar pada 2025, hingga akhirnya mencapai Rp4,34 miliar pada 2026.

Sejumlah tokoh nasional turut berpartisipasi dalam Zakat Istana tahun ini, di antaranya Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, beberapa menteri kabinet juga menunaikan zakat melalui BAZNAS, seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Yusril Ihza Mahendra, serta Muhaimin Iskandar.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan apresiasi atas komitmen para pemimpin negara yang secara konsisten menunaikan zakat melalui BAZNAS.

Menurutnya, kontribusi para pejabat negara tidak hanya berdampak pada peningkatan penghimpunan zakat, tetapi juga memberikan dorongan moral yang kuat bagi masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.

“Keteladanan para pemimpin sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat secara terstruktur dan terpercaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tertinggi dalam sejarah Zakat Istana ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Lebih lanjut, Sodik menegaskan bahwa potensi zakat nasional di Indonesia sangat besar dan dapat menjadi instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Partisipasi aktif para pejabat negara dalam Zakat Istana juga mencerminkan dukungan nyata pemerintah terhadap gerakan zakat nasional. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa zakat semakin diakui sebagai bagian penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Indonesia.***

17/03/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Sleman Salurkan Rp955 Juta Program Ramadan, Fokus Zakat Tepat Sasaran

BAZNAS Kabupaten Sleman menyalurkan dana zakat sebesar Rp955 juta melalui berbagai program Ramadan 1447 Hijriah. Penyaluran tersebut disampaikan dalam kegiatan jumpa pers “Lebaran Nyaman di Sleman” yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman pada Selasa (10/3/2026) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Sleman menjadi salah satu narasumber yang memaparkan berbagai program zakat yang dijalankan selama Ramadan guna memastikan zakat tepat sasaran kepada para mustahik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, Budi Santosa, ST., M.Eng., menyampaikan bahwa kegiatan jumpa pers ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kesiapan Sleman menyambut Lebaran.

Sebanyak 50 perwakilan media diundang untuk mengikuti kegiatan tersebut sekaligus berdialog langsung dengan para narasumber dari berbagai instansi pemerintah.

Program Ramadan BAZNAS Sleman Capai Rp955 Juta

 

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhaimin, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa selama Ramadan tahun ini BAZNAS Sleman menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan dengan total penyaluran mencapai Rp955 juta.

 

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Sleman dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf).

 

Beberapa program utama yang dijalankan selama Ramadan antara lain:

 

1. Program Grebek Takjil untuk Pedagang Pasar

BAZNAS Sleman bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyalurkan paket sembako bagi pedagang pasar melalui program Grebek Takjil di lima pasar.
Sebanyak 30 pedagang di setiap pasar menerima bantuan tersebut.

 

2. Bantuan Masjid dalam Program Tarawih Keliling

Dalam kegiatan tarawih keliling bersama Pemerintah Kabupaten Sleman, BAZNAS Sleman memberikan bantuan sebesar Rp6 juta untuk setiap masjid serta paket sembako bagi masyarakat sekitar.

 

3. Tali Asih untuk Ribuan Rois di Sleman

BAZNAS Sleman juga menyalurkan tali asih bagi sekitar 2.960 rois yang tersebar di 86 kalurahan di Kabupaten Sleman.
Total dana yang disalurkan untuk program ini mencapai Rp463,5 juta.

 

4. Bingkisan Lebaran untuk Guru Ngaji

Sebanyak 1.000 guru ngaji TPA di 86 kalurahan menerima bingkisan Lebaran dengan total

 

5. Program Masjid Ramah Musafir

Untuk mendukung pelayanan bagi para pemudik, BAZNAS Sleman menyalurkan Rp44 juta kepada puluhan masjid melalui program Masjid Ramah Musafir di jalur mudik wilayah Sleman.

 

6. Santunan bagi Masyarakat Miskin

BAZNAS Sleman juga memberikan santunan bagi 1.000 masyarakat kurang mampu yang tersebar di 86 kalurahan dengan total bantuan Rp100 juta.

 

7. Dukungan Kegiatan Keagamaan Ramadan

Program keagamaan Ramadan juga mendapat dukungan melalui bantuan sebesar Rp50 juta bagi jamaah masjid di 17 kapanewon di Kabupaten Sleman.

 

8. Paket Sembako Ramadan untuk Warga Miskin

Melalui kerja sama dengan OPD dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), BAZNAS Sleman menyalurkan paket sembako Ramadan bagi 500 masyarakat miskin di 86 kalurahan dengan total bantuan Rp100 juta.

 

9. Penyaluran Fidyah untuk Masyarakat Kurang Mampu

BAZNAS Sleman juga menyalurkan fidyah sebesar Rp45 juta kepada 630 masyarakat kurang mampu yang berada di 14 kalurahan.

 

BAZNAS Sleman Tetap Jalankan Program Reguler Sepanjang Tahun

 

Selain program khusus Ramadan, BAZNAS Sleman juga terus menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat sepanjang tahun.

Program tersebut meliputi:

  • Sleman Sehat
  • Sleman Cerdas
  • Sleman Produktif
  • Sleman Peduli

 

Program-program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan kesehatan, pendidikan, ekonomi produktif, serta bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Sinergi Pemerintah dan Lembaga untuk Lebaran Nyaman di Sleman

 

Jumpa pers “Lebaran Nyaman di Sleman” juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, antara lain:

  • Kepala Dinas Kesehatan Sleman dr. Cahya Purnama, M.Kes.
  • Wakil Ketua II BAZNAS Sleman Muhaimin, S.Ag., M.Pd.
  • Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Sleman Dwi Wulandari, ST., M.Ec.Dev.
  • Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman Kus Endarto, SE., M.Ec.Dev.
  • Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman dr. Dedi Aprianto.

Melalui kolaborasi berbagai pihak tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap masyarakat dapat merasakan Lebaran yang nyaman, aman, dan penuh keberkahan, dengan dukungan layanan publik yang optimal serta pengelolaan zakat yang tepat sasaran.***

10/03/2026 | Kontributor: Ayw/BAZNAS Sleman
Klarifikasi Resmi BAZNAS RI Terkait Respons Publik atas Laporan Keuangan 2024

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyampaikan penjelasan resmi terkait beredarnya informasi di media sosial mengenai Laporan Keuangan BAZNAS Tahun 2024.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus komitmen terhadap transparansi pengelolaan dana zakat di Indonesia.

BAZNAS RI mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap tata kelola zakat nasional. Partisipasi publik dinilai sebagai bagian penting dalam menjaga akuntabilitas lembaga.

BAZNAS menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan zakat dilaksanakan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas, berlandaskan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI (3A).

Sistem Pengawasan dan Audit Berlapis

Dalam menjalankan tata kelola zakat, BAZNAS RI menerapkan sistem pengawasan berlapis yang melibatkan berbagai pihak independen dan internal.

Setiap tahun, laporan keuangan BAZNAS diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen untuk memastikan validitas dan kredibilitas data keuangan.

Selain itu, audit syariah dilakukan oleh auditor syariah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) guna menjamin seluruh aktivitas pengelolaan zakat sesuai prinsip syariah.

Pengawasan juga dilakukan secara berkala oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI. Secara internal, BAZNAS RI memiliki Direktorat Audit, Kepatuhan dan Manajemen Risiko serta Direktorat Pengendalian dan Evaluasi yang mengawasi seluruh proses bisnis lembaga secara menyeluruh.

Sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, laporan keuangan BAZNAS RI dapat diakses oleh masyarakat melalui situs resmi baznas.go.id untuk BAZNAS Kabupaten Sleman; kabsleman.baznas.go.id. Hal ini memungkinkan publik melakukan pengawasan sosial secara mandiri.

Penyaluran Zakat Sesuai Delapan Asnaf

Dalam penyaluran dana, BAZNAS RI memastikan bahwa zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam, yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fi sabilillah, dan ibnu sabil.

Khusus untuk asnaf amil, Kementerian Agama melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 606 Tahun 2020 menetapkan batas maksimal sebesar 12,5 persen atau 1/8 dari total dana zakat. Sementara itu, proporsi untuk asnaf lainnya ditentukan berdasarkan skala prioritas program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan, sejalan dengan amanat UU Nomor 23 Tahun 2011.

Porsi Terbesar untuk Asnaf Miskin

Sepanjang tahun 2024, BAZNAS RI menyalurkan porsi terbesar dana zakat kepada asnaf miskin, yakni sebesar 38,4 persen dari total dana yang disalurkan.

Secara syariah, asnaf miskin adalah mereka yang memiliki penghasilan atau harta, namun belum mencukupi kebutuhan dasar hidup sehari-hari, seperti pangan, sandang, dan papan bagi diri dan keluarganya.

Penyaluran kepada asnaf miskin tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.

Untuk wilayah perkotaan, BAZNAS RI mengembangkan program ekonomi produktif seperti Z-Mart, Z-Chicken, Z-Coffee, dan Z-Auto. Program ini bertujuan memberdayakan mustahik menjadi pelaku usaha mikro dengan pendampingan intensif.

Sementara di wilayah pedesaan, program yang dijalankan meliputi Balai Ternak, Lumbung Pangan, Zakat Community Development (ZCD), serta pembiayaan mikro syariah bagi petani, peternak, dan nelayan di berbagai daerah.

Seluruh program tersebut dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang dan membantu mustahik keluar dari garis kemiskinan.

Alokasi Fi Sabilillah dan Beasiswa

Dana zakat pada asnaf fi sabilillah sebagian besar dialokasikan untuk sektor pendidikan, di antaranya melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS dalam dan luar negeri, beasiswa santri, program Madrasah Layak Belajar, serta berbagai bantuan pendidikan berdasarkan permohonan masyarakat.

Selain itu, dana fi sabilillah juga disalurkan untuk mendukung para dai yang bertugas di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta di daerah minoritas Muslim yang membutuhkan penguatan dakwah.

Penjelasan Terkait Porsi Amil

Menanggapi sorotan terhadap porsi amil, BAZNAS RI menegaskan bahwa amil merupakan salah satu dari delapan asnaf yang disebutkan secara eksplisit dalam QS. At-Taubah ayat 60.

Dalam Laporan Keuangan BAZNAS RI Tahun 2024, realisasi dana amil tercatat sebesar 12,32 persen dari total dana zakat. Angka ini masih berada di bawah batas maksimal 12,5 persen (1/8) sebagaimana diatur dalam KMA Nomor 606 Tahun 2020.

Dana amil digunakan secara proporsional dan transparan untuk belanja pegawai, administrasi umum, operasional Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai kementerian, lembaga, BUMN, serta instansi vertikal di seluruh Indonesia, termasuk pengembangan teknologi informasi untuk mendukung pelayanan zakat yang lebih optimal.

Komitmen Menjaga Kepercayaan Publik

BAZNAS RI mengimbau masyarakat untuk merujuk pada sumber resmi BAZNAS setiap wilayah (Provinsi/Kota/Kabupaten) untuk BAZNAS Kabupaten Sleman melalui laman kabsleman.baznas.go.id dan media sosial resmi BAZNAS Kabupaten Sleman (@baznaskabsleman) guna memperoleh informasi yang akurat.

Kepercayaan publik merupakan amanah besar yang terus dijaga melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berintegritas. BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten berkomitmen meningkatkan kualitas layanan serta efektivitas penyaluran zakat demi mempercepat pengentasan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan umat di Indonesia.***

03/03/2026 | Kontributor: Humas
Kuota 1.545 Marbot BPJS Ketenagakerjaan di Sleman Belum Terpenuhi, Ini Hasil Evaluasinya

BAZNAS Kabupaten Sleman menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta Validasi Data Marbot Penerima BPJS Ketenagakerjaan pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sembada Lantai 1, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Sleman, Jalan Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman.

 

Rapat ini diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sleman sebagai tindak lanjut peluncuran program pembayaran BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.545 marbot se-Kabupaten Sleman oleh Bupati Sleman pada Senin (16/2/2026) di Pendopo Parasamya.

 

Agenda utama pertemuan meliputi monitoring dan evaluasi data marbot penerima BPJS Ketenagakerjaan, serta validasi dan akurasi data guna memastikan penerima manfaat sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

 

Dalam rapat tersebut, DMI Kabupaten Sleman menghadirkan sejumlah pihak terkait, antara lain Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sleman, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon melalui Panewu se-Kabupaten Sleman, Ketua Pengurus Cabang DMI Kapanewon se-Kabupaten Sleman, serta Pengurus Harian DMI Kabupaten Sleman.

 

BAZNAS Kabupaten Sleman diwakili oleh Pelaksana Bidang III, Warih Komarasari, S.E., dan Pelaksana Bidang IV, Lina Shofiyyah, S.I.P.

 

Hasil Monitoring dan Evaluasi

 

Dari hasil pertemuan tersebut, tercatat sebanyak 706 data marbot telah masuk ke sistem. Dari jumlah tersebut, 634 data dinyatakan valid dan berhak menerima kartu anggota BPJS Ketenagakerjaan.

 

Sementara itu, sebanyak 72 data dinyatakan tidak valid karena yang bersangkutan telah terdaftar sebagai peserta BPJS sebelumnya sehingga ditolak oleh sistem.

 

Meski demikian, jumlah tersebut masih belum memenuhi kuota yang ditargetkan, yakni sebanyak 1.545 marbot. Artinya, hingga saat ini baru sekitar separuh dari total kuota yang terpenuhi.

 

Untuk itu, DMI bersama jajaran kapanewon diminta segera melengkapi kekurangan data dengan mengingatkan para kamituwo di masing-masing kalurahan agar segera melakukan pendataan dan pengajuan marbot yang belum terdaftar.

 

Program ini diharapkan dapat memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para marbot di Kabupaten Sleman, sebagai bentuk perhatian terhadap peran penting mereka dalam memakmurkan masjid dan melayani umat.

Sebagai informasi, dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Sleman menjadi penanggung jawab pembiayaan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.212 marbot, sementara DMI Kabupaten Sleman menanggung pembiayaan untuk 333 marbot. Seluruh pembiayaan ini merupakan wujud kolaborasi antara lembaga zakat, organisasi kemasjidan, dan pemerintah daerah.

03/03/2026 | Kontributor: Humas
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Upaya ini dilakukan sebagai implementasi mandat Undang-Undang agar pengelolaan ZIS berlangsung sesuai koridor syariat dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menyatakan,  transparansi merupakan fondasi utama lembaga dalam menjalankan amanah umat. Ia menekankan, operasional BAZNAS tidak berjalan tanpa kontrol, melainkan diawasi oleh berbagai otoritas resmi.

 

“BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

 

Kiai Noor secara khusus memberikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Agama RI mengenai penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Menurutnya, hal ini sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah serta amanat konstitusi.

 

“Kita mengapresiasi pernyataan Pak Menag karena sesuai dengan harapan kami dan harapan dari daerah-daerah, bahkan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, yang menyebut bahwa Menteri melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan LAZ,” jelas Kiai Noor.

 

Ia menambahkan, inisiatif ini membuka peluang bagi penguatan struktur lembaga yang lebih komprehensif di masa depan.

 

“Dengan demikian, maka bisa jadi Pak Menteri merasa perlu membentuk lembaga baru di BAZNAS yaitu Dewan Pengawas seperti yang ada di Lembaga Amil Zakat (LAZ). Selama ini berdasar peraturan perundangan yang ada, BAZNAS baru diawasi oleh DPR, Itjen Kemenag, Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pengawasan internal. Dengan adanya masukan pemikiran dari Pak Menag, maka ke depan BAZNAS akan lebih kuat lagi dalam melaksanakan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI),” tegasnya.

 

Kiai Noor menegaskan, BAZNAS sangat terbuka terhadap segala bentuk penguatan pengawasan demi memastikan dana zakat benar-benar tersalurkan kepada mustahik secara tepat sasaran. Sejalan dengan semakin besarnya BAZNAS, maka pembentukan Dewan Pengawas sangat diperlukan.

 

“Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama BAZNAS dalam menjaga amanah umat. Kami terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional demi kemaslahatan bangsa,” ujarnya.***

27/02/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Latihan Dasar Kelompok bagi Z-Mart Binaan BAZNAS Sleman
Latihan Dasar Kelompok bagi Z-Mart Binaan BAZNAS Sleman
Sleman, 29 Oktober 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman memberikan latihan dasar kelompok mengelola warung kelontong secara profesional kepada 20 orang calon mustahik program Z-Mart dari BAZNAS RI. Pelatihan ini digelar di runag Praja - Komplek kantor Setfa Kabupaten Sleman. Acara ini dibuka oleh ketua BAZNAS Sleman Drs. Kriswanto, M.Sc bersama pendamping Program Z-Mart dari BAZNAS RI. Latihan Dasar Kelompok ( adalah salah satu tahapan kegiatan dengan tujuan agar peserta program memahami tentang BAZNAS, aturan program Zmart tugas dan tanggung jawabnya sebagai peserta program yang dijelaskan secara teknis. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk kelompok yang solid dan memiliki komitmen penuh dalam menjalankan program. Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk usaha ritel mikro dalam upaya meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. PembentukanZ-Mart BAZNAS Ini memiliki tujuan meningkatkan kapasitas usaha warung sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah pasar ritel modern, dan mengatasi kemiskinan khususnya di wilayah perkotaan. Dukungan BAZNAS dalam program Z-Mart ini melalui pemberian bantuan modal usaha, branding, jaringan rantai pasok barang, pendampingan, dan pemanfaatan teknologi. Diharapkan para mustahik penerima bantuan Z-Mart ini mampu mengembangkan warung kelontongnya menjadi lebih maju dan berkembang, sehingga para mustahik (penerima bantuan) ini mampu berubah menjadi Munfik bahkan menjadi Muzakki BAZNAS. <HMS> #DenganZakatSlemanSemakinKuat
BERITA29/10/2024 | AS
Rakorda BAZNAS se-DIY Rusmuskan Target ZIS 2025 Naik
Rakorda BAZNAS se-DIY Rusmuskan Target ZIS 2025 Naik
Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diselenggarakan pada hari Rabu, 20 Rabiul Akhir 1446 (23-24 Oktober 2024) di SM Tower, Malioboro. Rapat ini dibuka oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, bersama Pimpinan BAZNAS RI Bidang Distribusi, Hj. Saidah Sakwan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting di Yogyakarta, menunjukkan komitmen yang kuat dalam sinergi zakat dan pembangunan sosial di DIY. Dalam sambutannya, Mokhamad Mahdum menekankan pentingnya rapat koordinasi ini sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan program-program BAZNAS di seluruh wilayah DIY. “Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerjasama antar lembaga BAZNAS dalam mendistribusikan zakat secara optimal dan efektif. Dengan adanya sinergi, diharapkan distribusi zakat dapat lebih terfokus pada sasaran yang tepat, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Mahdum. Hj. Saidah Sakwan, yang membidangi Distribusi di BAZNAS RI, menambahkan bahwa keberhasilan program zakat tidak hanya terletak pada penghimpunan, tetapi juga pada efektivitas pendistribusiannya. “Distribusi zakat harus berlandaskan data yang akurat dan pendekatan yang terintegrasi agar manfaat zakat bisa dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya. Sambutan dari Pj. Walikota Yogyakarta dan Pemerintah DIY: Acara pembukaan Rakor juga dihadiri oleh Pejabat Walikota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A, yang memberikan sambutan hangat. Dalam pidatonya, Sugeng Purwanto menekankan bahwa BAZNAS memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah dalam mengatasi masalah sosial dan ekonomi, terutama di masa pascapandemi ini. “Kami berharap Rakor ini dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan yang solutif dan inovatif untuk membantu masyarakat Yogyakarta, khususnya dalam hal pemberdayaan ekonomi melalui zakat, infak, dan sedekah,” ungkapnya. Sementara itu, Gubernur DIY yang diwakili oleh pejabat fungsional dari Biro Bina Mental Pemda DIY, turut menyampaikan apresiasinya terhadap peran BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah. Dalam sambutannya, ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga zakat dalam menyelesaikan masalah kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dua Hari Rapat untuk Penguatan Program Zakat di DIY, Rakor ini bertujuan untuk saling berbagi pengalaman, strategi, dan solusi untuk mengoptimalkan program zakat di wilayah DIY. Selain mendiskusikan peningkatan kinerja dalam penghimpunan dan distribusi zakat, infak, dan sedekah, Rakor juga akan membahas beberapa program prioritas yang dapat diterapkan di seluruh DIY, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY ini diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi peningkatan kolaborasi dan koordinasi antar BAZNAS di DIY, sehingga program-program zakat dapat lebih tepat sasaran dan membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Dengan sinergi yang kuat, BAZNAS diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial di DIY. Secara Nasional BAZNAS Ri menargetkan Perolehan Target pengumpulan ZIS di tahun 2025 nanti sejumlah 50 Triliun. tentu ini akan menjadi rekor baru & tantangan dalam tata kelola BAZNAS kedepan. Lebih lanjut BAZNAS Sleman sebagai bagian dari BAZNAS ditargetkan dapat mengumpulkan ZIS sebesar 11,8 Milyar. Semoga melalui berbagai usaha dan ihtiar dari seluruh amil dan bantuan dari para agghniya/ masyarakat target ini dapat tercapai, sehingga semakin banyak warga kurang mampu yang menjadi sejahtera. <Humas> #Dengan Zakat Sleman menjadi Kuat
BERITA24/10/2024 | AS
Bantuan Air Bersih ke wilayah Sleman Barat
Bantuan Air Bersih ke wilayah Sleman Barat
BAZNAS Kabupaten Sleman bekerjasama dengan BPBD Sleman melakukan droping air bersih ke wilayah Sleman Barat tepatnya di Dusun Kliran, Sendangagung, Minggir. Menurut Laporan BPBD Sleman sejumlah wilayah di Kabupaten di Sleman mengalami bencana kekeringan diantaranya wilayah Mlati, Moyudan, dan Minggir. BAZNAS menerima permintaan untuk melakukan droping air bersih kepada masyarakat terdampak. BAZNAS Sleman menyalurkan sekitar 30 tangki air melalui tim BPBD, setiap tangki berisi sekitar 5.000 liter air untuk disalurkan langsung kepada masyarakat maupun ke sejumlah tampungan air bersama milik warga. Proses pendistribusian ini akan terus dilakukan sesuai permintaan dari warga yang membutuhkan. "Bantuan air bersih ini semoga dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan akan air bersih. BAZNAS Sleman akan siap mensupport BPBD Sleman dalam penanganan kekeringan di wilayah Sleman ini. Silahkan warga nanti yang membutuhkan untuk lapor ke Kalurahan atau langsung ke BPBD agar cepat direspon. Tim akan siap segera merespon laporan yang masuk" ujar ketua BAZNAS Sleman Drs. Kriswanto. <Humas>
BERITA22/10/2024 | AS
Rumah Layak Huni Baru Ibu Emy
Rumah Layak Huni Baru Ibu Emy
BAZNAS Sleman pada hari Selasa, 24 September 2024, bersama dengan komunitas relawan Satuan Tim Anti Kriminalitas (STAK) Yogyakarta meresmikan program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Biru, Trihanggo, Gamping. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Sleman, Bapak Muhaimin, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Sleman, Bapak Sigit, serta sejumlah pejabat terkait. Program RTLH ini bertujuan untuk memberikan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan. Salah satu penerima manfaat dari program ini adalah Ibu Emy Setyowati, yang rumahnya telah direnovasi menjadi lebih layak huni. Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Sleman, Bapak Muhaimin, S.Ag., M.Pd. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini. “Kami berharap dengan adanya program RTLH ini, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari zakat yang mereka salurkan. Ini adalah bentuk nyata dari kepedulian kita bersama untuk mewujudkan kesejahteraan sosial,” ujar Bapak Muhaimin. Kabag Kesra Kabupaten Sleman, Bapak Sigit Herutomo, SH, MAP, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Sleman dan relawan STAK atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam membantu masyarakat. “Program RTLH ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Semoga program ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ujar Bapak Sigit. Ibu Emy Setyowati, penerima manfaat dari program ini, mengungkapkan rasa bahagianya. “Alhamdulillah, rumah kami sekarang lebih layak dan nyaman untuk ditinggali. Terima kasih BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu,” kata Ibu Emy dengan mata berkaca-kaca. Peresmian RTLH di Biru Trihanggo ini melibatkan perbaikan atap, lantai, dan dinding rumah, serta penyediaan fasilitas MCK yang memadai. Kegiatan ini juga menunjukkan semangat gotong-royong dan kebersamaan antara BAZNAS, relawan STAK, dan masyarakat setempat. Dengan adanya program RTLH ini, BAZNAS Sleman berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. Program ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk turut serta dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Kami ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Sleman, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin #AmanahProfesionalTransparan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq #BaznasSleman ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Sleman, klik link: https://kabsleman.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.slemankab.go.id/
BERITA26/09/2024 | AS
Presiden Jokowi Membuka Rakornas BAZNAS 2024 di Ibu Kota Nusantara
Presiden Jokowi Membuka Rakornas BAZNAS 2024 di Ibu Kota Nusantara
BAZNAS Sleman Pada tanggal 25 September 2024, Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024. Acara ini diselenggarakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), dan dihadiri oleh sekitar 1.200 peserta. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengapresiasi BAZNAS yang telah memanfaatkan teknologi digital dalam penyelenggaraan acara besar, sehingga dapat berjalan dengan cepat dan sukses. “Saya senang beberapa kali saat BAZNAS mengadakan acara di istana, semuanya sudah dilakukan dalam bentuk digitalisasi, ini adalah bentuk kecepatan yang saya inginkan,” ujar Presiden Jokowi. Presiden Jokowi juga menyoroti pertumbuhan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia yang rata-rata naik 30 persen per tahun sejak dimulainya Gerakan Cinta Zakat pada 2021. “Ini angka pertumbuhan yang cukup besar. Untuk itu saya mengapresiasi dan menghargai kerja keras seluruh jajaran di BAZNAS sehingga pertumbuhan tersebut bisa terus dicapai,” tambahnya. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, potensi zakat di Indonesia masih sangat besar untuk dikelola dan digali dengan baik. Presiden Jokowi berharap BAZNAS dapat terus melakukan terobosan-terobosan melalui edukasi kepada masyarakat dan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk membangun tata kelola yang baik dan profesional. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa Rakornas BAZNAS 2024 yang digelar di IKN bukan hanya momen penting bagi BAZNAS, tetapi juga tonggak sejarah yang mengukuhkan komitmen BAZNAS untuk mendukung agenda pembangunan nasional. “Hari ini, tanggal 25 September 2024, adalah hari yang sangat istimewa dan membanggakan bagi kami semua. Kami bersyukur dapat melaksanakan Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2024 di Istana Negara Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur,” kata Kiai Noor. Kiai Noor juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memperkenankan BAZNAS untuk menyelenggarakan kegiatan pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara. “Kehormatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non-Struktural dengan tugas Pengelolaan Zakat dalam membangun Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan makmur melalui pengelolaan zakat yang semakin optimal,” tambahnya. kami ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Sleman, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin #AmanahProfesionalTransparan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq #BaznasSleman
BERITA25/09/2024 | AS
Solidaritas Peduli Palestina Bersama BAZNAS
Solidaritas Peduli Palestina Bersama BAZNAS
Duka mendalam saat ini masih dirasakan saudara kita di negara Palestin akibat mempertahankan tanah airnya. Setelah 11 bulan sejak oktober 2023- September 2024 peperangan masih berlangsung dengan jumlah korban tewas di Palestina telah mencapai lebih dari 40 ribu jiwa, termasuk 17.000 anak dan 2.100 bayi meninggal dunia, dengan lebih dari 95 ribu korban luka-luka. Situasi di Gaza memburuk dengan cepat, mayoritas wilayah tersebut menderita kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang habis diperparah blokade Israel yang kian ketat. Tragedi kemanusiaan terus terjadi di tanah Palestina yang penuh sejarah. Menyaksikan berbagai peristiwa kekerasan, pembunuhan, dan pengusiran yang dialami saudara-saudara kita di sana, adalah wujud kedzaliman yang harus kita lawan bersama. Mari terus suarakan dukungan terhadap Palestina melalui BAZNAS Dengan cinta dan kepedulian, mari bersama-sama mendukung Palestina melalui BAZNAS. Setiap sumbangan kita membawa harapan bagi saudara-saudara kita di sana. Salurkan bantuan Anda melalui: BSI 633.000.000.2 BRI 0247.01.001463.56.2 a.n. BAZNAS Kabupaten SLeman. ???? Konfirmasi donasi WA : 081132208000, atau klik link berikut ini https://kabsleman.baznas.go.id/bayarzakat #PeduliPalestina #SolidaritasPalestina #Palestina #BAZNAS #Sleman
BERITA06/09/2024 | AS
Audiensi BAZNAS Sleman Bersama Kapolresta Sleman
Audiensi BAZNAS Sleman Bersama Kapolresta Sleman
Sleman, 8 Agustus 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman melakukan audiensi dan silaturahmi ke UPZ Polresta Sleman. BAZNAS disambut hangat oleh Kombes Pol. Yuswanto Ardi, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Kapolresta Sleman ditemani Kabag SDM Kompol. Sumaryati, S.Psi, M.M., & Bendahara UPZ Aipda. Agus Wahyuno di ruang loby Polresta Sleman. 5 Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman membawa misi untuk mensinergikan program-program BAZNAS dengan Polres serta penguatan fungsi & peran UPZ (Unit Pengumpul zakat) Polresta Sleman. UPZ Polresta sleman telah secara rutin menyetorkan zakat dari para pegawainya kepada BAZNAS Sleman. Saat ini sudah ada 368 orang muzaki (24%) dari 1.500an personel muslim yang ada di Polresta Sleman. Alhamdulillah setiap bulannya terkumpul sekitar 49 juta dana zakat yang disetorkan Polresta Sleman ke BAZNAS. Dari dana tersebut kemudian 60% dikembalikan untuk ditasyarufan melalui personel Bhabinkamtibmas Polsek kepada masyarakat yang membutuhkan. Kedepan UPZ Polresta berharap akan semakin meningkat jumlah muzaki dari anggotanya, dengan berbagai upaya seperti sosialisasi ZIS maupun himbauan dari Pimpinan Polresta kepada para anggota. Kapolresta Sleman menuturkan bahwa saat ini sedang ada gejala perlambatan ekonomi di masyarakat dan memanasnya tensi mendekati Pilkada serentak yang akan digelar, termasuk di Sleman. Polda DIY saat ini sedang melakukan upaya calm down atas situasi pasca pemilu dan menuju pilkada dengan berbagai kegiatan sosial di masyarakat. Salah satunya dengan menggandeng BAZNAS melaksanakan kegiatan pembagian sembako bagi warga kurang mampu, sunatan masal, pemeriksaan kacamata, baksos rehab rumah, dll. Kerjasama Kapolres menghimbau warga untuk berhati-hati atas kejahatan penipuan dan judi online yang sedang merebak saat ini. “Kita harus hati-hati menjaga data privasi kita jangan sampai disalahgunakan, jangan terbujuk oleh iming-iming hadiah yang menggiurkan dari orang atau nomor tidak kenal yang sekarang marak terjadi melalui gadget. Begitu pun dengan judi online, mungkin awalnya hanya bermain game biasa, namun kemudian terlena mulai deposit sejumlah dana hingga tanpa sadar telah masuk pusaran judi online.Hati-hati” Terimakasih atas kerjasama dan bantuan dalam mensukseskan program-program sosial dari Polresta Sleman kepada masyarakat. Kedepan kami akan menghimbau anggota untuk menunaikan shodaqoh dan zakat ke BAZNAS, karena BAZNAS adalah lembaga yang terpercaya dan kredibel dalam mengelola ZIS. Pungkas Kapolresta Sleman.
BERITA11/08/2024 | AS6
Yatim Ceria BAZNAS
Yatim Ceria BAZNAS
Sleman, 31 Juli 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman menyelenggarakan Acara Yatim Ceria di Atrium Shinta GF Floor Mal Sleman City Hall. Acara ini dihadiri oleh sekitar 1.000 orang terdiri dari 473 Anak yatim, 450 orang orangtua pendamping, Bupati Sleman, Forkopimda Sleman dan tamu undangan perwakilan kepala OPD se-Kabupaten Sleman. Dalam Acara Santunan kepada Yatim ini menampilkan hiburan Tari Badui dari siswa binaan Dinas Kebudayaan dan juga Dongeng dari Kak Awe – pakar dongeng dari Sleman. Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan mulia (haram) dalam Islam. Pada tanggal 10 Muharram dikenal sebagai lebaran yatim, karena pada tanggal tersebut ada tradisi menyantuni anak yatim dan mengusap kepalanya, sehingga memberikan kebahagiaan yang luar biasa bagi para yatim seperti lebaran. Dalam ajaran agama Islam sangat menganjurkan umatnya untuk menyayangi dan menyantuni anak yatim. Memberikan santunan anak yatim merupakan tindakan yang mulia dan mendatangkan berbagai pahala. Anak yatim adalah anak yang belum memasuki usia baligh namun telah ditinggal mati oleh ayahnya. Tidak hanya kehilangan sosok ayah, banyak di antara mereka yang hidup kekurangan sehingga membutuhkan uluran tangan kita. “Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman pada kesempatan ini memberikan bantuan; santunan anak yatim kepada 473 anak (santunan per anak senilai Rp 250.000 + Tumbler minum) yang berasal dari 86 Kalurahan di seluruh Kabupaten Sleman. Kami bekerjasama dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) dari Dinas Sosial Sleman untuk melalkukan pendataan pendataan para yatim ini. Masing-masing Kalurahan kami berikan alokasi sekitar 5 orang anak untuk pemerataan. Nilai keseluruhan bantuan ini mencapai Rp 165.200.000,- . Momentum acara ini juga bertepatan dengan rangkaian kegiatan menyongsong peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 di Kabupaten Sleman.” Kata Drs. Kriswanto selaku Ketua BAZNAS Sleman. Dalam sambutannya Bupati Sleman (Dra. Kustini Sri Purnomo) mengapresiasi kegiatan BAZNAS Sleman untuk menyatuni anak yatim ini secara rutin setiap bulan Muharam amupun peringatan acara lain. Para anak ini membutuhkan dukungan dari kita para orangtua maupun masyarakat yang memang memiliki rezeki berlebih untuk membantu sesama kita yang kekurangan, khususnya para anak yatim ini. Mereka memiliki orangtua yang tidak lengkap bahkan ada yang kehilangan keduanya, maka kita perlu berperan menjadi orang tua bagi mereka. “Anak-anaku tetap semangat untuk terus belajar dan bersekolah untuk menggapai cita-cita tinggi kalian. Kami siap mendukung dan men-support penuh kalian, jangan takut bermimpi dan teruslah berkarya.” Semoga agenda santunan yatim ini terus diselenggarakan BAZNAS ke depan, dengan semakin banyak anak penerima manfaat yang akan ter-santuni dan terbantu. Acara Yatim ceria ini terselenggara atas dukungan dari Muzaki dan Donatur pendukung program ini, diantaranya ada Bank Sleman, Bank Sleman Syariah, Bank BTN Syariah Yogyakarta, Bu Henny Katering, Kantor Pertanahan Sleman, dan seluruh UPZ BAZNAS. Kami ucapkan terimakasih kepada para Muzaki dan Donatur yang telah mempercayakan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam pengelolaan ZIS dan mendukung terselenggaranya acara Yatim Ceria ini. Semoga penyaluran dana ZIS yang dilaksanakan ini dapat memberikan kemanfaatan dan mampu memberikan dukungan khususnya bagi para anak yatim ini untuk belajar maupun memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Jalan-jalan ke pulau Bali Pulangnya naik taksi Anak yatim harus kita sayangi Karena itu anjuran Nabi Dengan aturan marilah patuh Bawa kendaraan janganlah jatuh Masih banyak yang masih butuh Mari bersama kita sentuh
BERITA01/08/2024 | AS6
Pembinaan UPZ Sekolah dan Madrasah  Tahun 2024
Pembinaan UPZ Sekolah dan Madrasah Tahun 2024
Sleman - 25 Juli 2024, BAZNAS KAbupaten Sleman menyelenggarakan "Sosialisasi ZIS dan Pembinaan UPZ Sekolah Madrasah se-Kabupaten Sleman ” di Ruang Pangrepta, Kantor BAPPEDA Sleman. Acara ini dihadiri oleh sekitar 70 perwakilan Kepala Sekolah dan pengurus UPZ, terdiri dari 54 SMP negeri, 10 MTS Negeri dan 4 MAN yang ada di Kabupaten Sleman. Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pendidikan SLeman Drs. Ery Widaryana, M.M memberikan sambutan dan motivasi kepada para pengurus UPZ sekolah untuk mengoptimalkan pengumpulan ZIS melalui BAZNAS, karena dana yang masuk ke BAZNAS juga akan disalurkan kembali kepada para anak didik di masing-masing sekolah. Acara Sosialisasi & Pembinaan UPZ ini terselenggara atas bantuan dana hibah dari APBN melalui Kemenag Sleman. Penguatan Literasi tentang Zakat Infak dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat dengan tujuan agar masyarakat akan lebih sadar akan kewajiban dan manfaat ZIS, sehingga partisipasi dalam berzakat, berinfak, dan bersedekah akan meningkat, salah satunya kegiatannya adalah melalui pertemuan sosialisasi ini. Pembinaan UPZ merupakan salah satu upaya BAZNAS Kab. Sleman untuk mensinergikan program-program BAZNAS dengan mitra khususnya UPZ. UPZ adalah garda terdepan BAZNAS dalam mengumpulkan zakat dari para muzaki (ASN/pegawai/masyarakat umum). BAZNAS Kabupaten Sleman memiliki sekitar 70an UPZ sekolah/madrasah (dari total 145 UPZ Dinas) yang tersebar baik dari satuan kerja Dinas Pendidikan Sleman maupun Kemenag Sleman. Dalam rangka optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS, BAZNAS melaksanakan pembinaan UPZ secara rutin ini. Akhir-akhir ini ada UPZ yang terlihat mulai berkurang setoran ZIS-nya dan ada UPZ yang tidak aktif menyetorkan ZISnya ke BAZNAS. Oleh sebab itu, BAZNAS ingin memperkuat kembali peran UPZ sekolah ini untuk meningkatkan pengumpulan ZIS khususnya dari para muzaki ASN/guru/karyawan tersebut. Kami juga memberikan ruang bagi UPZ mengusulkan program untuk ditasyarufkan pada program beasiswa maupun kegiatan sekolah, tentunya mengikuti aturan yang ada. Pada tahun 2024 ini kami memiliki target Pengumpulaan ZIS dari BAZNAS RI sebesar Rp 13,1 Milyar setahun atau jika dibagi menjadi Rp 1,1 milyar perbulan namun baru terealisasi sekitar 900 juta/bulan, artinya masih ada gap yang harus kita capai. Oleh sebab itu kami mohon doa restu & dukungan dari seluruh pihak guna mensukseskan tercapainya target tersebut dan semakin banyak masyarakat yang terbantu. Kepala Kantor Kemenag Sleman H. SIdik Pramono, M.SI. selaku pemateri mengucapkan terimakasih kepada para guru yang sudah rela gajinya dipotong untuk zakat melalui BAZNAS. Karena Zakat ini memiliki dampak luar bisa bukan hanya bagi penerima tetapi juga bagi para muzaki, orang yang mengeluarkan zakat mendapatkan keberkahan dan kebaikan. Lebih Lanjut, Kakan mengungkapakan bahwa zakat ini sama pentingnya dengan solat, karena dalam Qur'an banyak ayat menyandingkan perintah sholat dengan berzakat. maka dosa meninggalkan zakat ini juga termasuk dosa besar seperti meninggalkan sholat. Oleh karena itu, peran UPZ ini perlu dioptimalakan untuk mengumpulkan zakat dari pegawai di lingkungan instansi sekolah masing-masing, utamanya Bendahara untuk mengambil atau memotong gaji para pegawai sesuai aturan dan syariat. BAZNAS sebagai lembaga remi pengelola Zakat berperan penting dalam ikut mewujudakan kesejahteraan sosial, setiap aktivitas BAZNAS ini dapat dipertanggung jawabkan. Maka jangan ragu untuk berzakat melalui BAZNAS.
BERITA26/07/2024 | AS6
Gebyar Mualaf
Gebyar Mualaf
Sleman, 14 Juli 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman menyelenggarakan Gebyar Mualaf & Pameran Produk UMKM Mualaf binaan BAZNAS. Hadir dalam acara ini, Ketua BAZNAS RI Prof. Noor Achmad, MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Ibu Saidah Sakwan, MA., Bupati Sleman Dra Kustini Sri Purnomo, dan perwakilan Kepala OPD se-Kabupaten Sleman serta para peserta dari 17 Kapanewon. Para Mualaf se-kabupaten Sleman hadir dalam acara Gebyar Mualaf mewakili 17 kecamatan dan satu peserta Yayasan Yaumu Sleman. Ketua Baznas RI menyerahkan piala kepada para pemenang lomba antar mualaf. Dalam kesempatan ini ketua BAZNAS RI menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Kabupaten Sleman telah sukses melakukan program pendampingan bagi para mualaf di Sleman. Gebyar Mualaf merupakan terobosan program advokasi bagi para mualaf yang dilakukan secara berkelanjutan bekerjasama dengan penyuluh dari KUA. “Semoga para mualaf terus semangat untuk memperkuat iman dan ibadahnya sehingga mampu menjadi muslim dan muslimah yang kafah.” Alhamdulillah, Pada tahun 2023 lalu BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan ZIS sebesar 11,3 milyar rupiah (102,5% dari target /11 M) dan pendistribusian 10,4 milyar rupiah serta pengumpulan dana Palestina sebesar 1,5 milyar rupiah. BAZNAS juga mendapatkan Hasil Audit syariah dengan nilai Indeks Kepatuhan Syariah 81,7 dengan predikat “Sangat baik” dan Indeks Transparansi 84.74 predikat “Tranparan” dari Irjen Kemenag RI. Kami juga menyampaikan terimakasih kepada Ketua BAZNAS RI yang telah memberikan Award kepada Bupati Sleman. Pada tahun 2024 ini BAZNAS telah berhasil mengumpulkan ZIS sebesar 5,6 Milyar dan pentasyarufan program sebesar 3,7 milyar. Dana Zakat ditasyarufkan kepada 8 asnaf mustahik (golongan berhak menerima zakat) sesuai ketentuan syariat, salah satunya Asnaf Mualaf. Asnaf Mualaf adalah golongan yang berhak menerima zakat dalam Islam. Mualaf merujuk kepada orang yang baru memeluk Islam dan dimungkinkan memiliki iman yang masih lemah. Pemberian zakat kepada para mualaf bertujuan untuk memantapkan hati mereka dan meneguhkan keimanannya. Dengan zakat, para mualaf percaya bahwa mereka telah menjadi bagian dari Islam dan bahwa Islam adalah agama yang indah, yang selalu saling menolong satu sama lain. Pada tanggal 7 Juli 2024 lalu BAZNAS Kabupaten Sleman menyelenggarakan Lomba Mualaf antar Kapanewon se-Kabupaten Sleman. Lomba Mualaf merupakan rangkaian kegiatan pembinaan akidah bagai para mualaf, sekaligus apresiasi untuk para mualaf yang berprestasi di masing-masing kapanewon. Ada 6 kategori yang diperlombakan, diantaranya Lomba Tartil Qur’an Putra dan Putri, Lomba Islamic Song solo Putra dan Putri, Lomba Azan, dan Lomba Islamic Song Grup Vocal. Seluruh lomba ini diselenggarakan bertempat di SMP N 3 Sleman. Lomba ini diikuti 6-15 orang perwakilan dari masing-masing Kapanewon, dengan total sekitar 110 orang peserta dan 17 pendamping PAIF. BAZNAS berkerja sama dengan Kantor Kemenag Sleman dalam hal ini PAIF (Penyuluh Agama Islam Fungsional) dari seluruh KUA di Sleman, selama ini telah melakukan pendampingan secara rutin kepada para mualaf. Saat ini sudah terbentuk Forum Komunikasi Mualaf Sembada (FKMS) sebagai wadah para mualaf di Sleman untuk saling berkomunikasi. Pada tahun 2023 lalu BAZNAS Sleman berhasil menggelar Wisuda Mualaf, maka pada tahun 2024 ini BAZNAS menyelenggarakan Gebyar dan perlombaan antar Mualaf. Dalam kegiatan Gebyar ini akan ditampilkan para pemenang lomba dan gelar stand usaha milik para mualaf yang merupakan UMKM/ mitra binaan dari BAZNAS. BAZNAS mengucapkan terimakasih kepada para Muzaki dan Donatur yang telah mempercayakan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam pengelolaan ZIS dan mendukung terselenggaranya acara Gebyar Mualaf tahun ini. Dalam sambutannya Bupati Sleman menyampaikan dukungan atas program-program yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Sleman selama ini, termasuk program Sleman Taqwa melalui pembinaan mualaf yang dilakukan secara berkelanjutan ini. Ibu Kustini juga menyampaikan terimakasih atas kedatangan Ketua BAZNAS RI di Kabupaten Sleman, “semoga dukungan BAZNAS pusat kepada daerah semakin bagus, syukur-syukur Sleman dapat diberikan bantuan lebih lanjut untuk penanganan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sleman. “
BERITA15/07/2024 | AS6
Lomba Mualaf  BAZNAS Sleman Tahun 2024
Lomba Mualaf BAZNAS Sleman Tahun 2024
Sleman, 7 Juli 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman menyelenggarakan Lomba Mualaf antar Kapanewon se-Kabupaten Sleman. Lomba Mualaf merupakan rangkaian kegiatan pembinaan akidah bagai para mualaf, sekaligus apresiasi untuk para mualaf yang berprestasi di masing-masing kapanewon. Ada 6 kategori yang diperlombakan, diantaranya Lomba Tartil Qur’an Putra, Lomba Tartil Qur’an Putri, Lomba Islamic Song Putra, Lomba Islamic Song Putri, Lomba Azan, dan Lomba Islamic Song Grup Vocal. Seluruh lomba ini diselenggarakan bertempat di SMP N 3 Sleman. Lomba ini diikuti 6-15 orang perwakilan dari masing-masing Kapanewon, dengan total sekitar 120 orang peserta dan 17 pendamping PAIF. Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman mengatakan “Kami berharap melalui penyelenggaraan lomba mualaf ini dapat meningkatkan semangat ibadah dan keimanan para mualaf. Para pemenang lomba nantinya akan mendapatkan piala untuk juara I,II & III serta uang pembinaan. Selamat berkompetisi dan semoga mendapatkan hasil terbaik.” BAZNAS bersama PAIF dari seluruh KUA kecamatan di Sleman telah melakukan pendampingan secara rutin kepada para mualaf. Jika pada tahun lalu telah digelar wisuda Mualaf, maka pada tahun 2024 ini BAZNAS menggelar perlombaan antar mualaf. Acara lomba dan kegiatan mualaf ini akan dilanjutkan dengan Gebyar Mualaf pada hari ahad pekan depan, 14 Juli 2024 di Pendopo Parasamya mengundang Ketua BAZNAS RI & Bupati Sleman berserta Forkopimda. Dalam kegiatan gebyar ini akan ditampilkan para pemenang lomba dan gelar stand usaha milik para mualaf UMKM mitra binaan dari BAZNAS. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memiliki komitmen untuk mendukung para mualaf dengan memberikan pembinaan dan pendampingan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Disamping Penguatan Akidah, BAZNAS juga memberdayakan para mualaf pemberian bantuan modal usaha bagi mualaf yang kurang mampu. BAZNAS berharap para pejuang mualaf dapat menjadi muslim dan muslimah yang kaffah.
BERITA08/07/2024 | AS6
Kurban Berkah BAZNAS Sleman Tahun 2024
Kurban Berkah BAZNAS Sleman Tahun 2024
BAZNAS Sleman sembelih 5 sapi di lima lokasi berbeda di Sleman Momentum perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 1445 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman memberikan bantuan 5 ekor sapi kurban di 5 Kapanewon & disalurkan di 5 pedukuhan terpilih. Nilai Bantuan sapi ini setiap tempatnya senilai Rp 25 juta unuk pembelian hewan dan biaya operasional sebesar 1 juta rupiah untuk kebutuhan pendukung acara. Nilai keseluruhan bantuan ini mencapai Rp 130.000.000,- (130 juta). BAZNAS tahun ini juga menerima 48 Domba, bantuan BAZNAS RI yang akan disembelih di RPH Kentungan untuk dibagikan kepada Muallaf dan warga kurang mampu di 17 Kapanewon pada hari kamis 20/6/2024. Kami ucapkan terimakasih kepada para Muzaki dan Donatur (Bank Sleman dan Bank Sleman Syariah) yang telah mempercayakan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam pengelolaan ZIS dan mendukung terselenggaranya acara Kurban tahun ini. Semoga penyaluran dana ZIS melalui Program Kurban Berkah BAZNAS yang dilaksanakan ini dapat memberikan kemanfaatan, peningkatan gizi masyarakat dan keberkahan bagi para penerima manfaat . aamiin..
BERITA21/06/2024 | AS6
Penyaluran Paket Makan Fidyah Tahun 2024
Penyaluran Paket Makan Fidyah Tahun 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman mendistribusikan fidyah kepada kelompok masyarakat rentan & dhuafa di sekitar wilayah Sleman. Pendistribusian fidyah berupa 2.165 paket makanan siap saji ZChicken tersebut dibagikan kepada kelompok masyarakat pekerja PHL Dinas PUPKP, PHL Dinas Perhubungan, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, serta Santri-santri disejumlah Pondok Pesantren & Yatim piatu pada tanggal 13 dan 29 Mei 2024. "Alhamdulillah, telah kami distribusikan fidyah untuk masyarakat rentan & dhuafa di Sleman. Semoga fidyah dalam paket makanan siap saji ini dapat membantu asupan makanan layak bagi kelompok masyarakat rentan & dhuafa. Dalam proses pengadaan paket makan fidyah ini kami bermitra dengan warung Z-Chicken yang didukung permodalan dari BAZNAS. Secara kumulatif nilai fidyah yang disalurkan total senilai 27,3 juta dan diberikan kepada sekitar 2.165 orang . Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh Munfik atau donatur yang telah meng-amanahkan dana fidyahnya & disalurkan melalui BAZNAS Sleman," kata Drs. Kriswanto selaku Ketua BAZNAS Sleman. Fidyah berasal dari kata 'fadaa', artinya mengganti atau menebus. Bagi beberapa orang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa dengan kriteria tertentu, diperbolehkan tidak berpuasa serta tidak harus menggantinya di lain waktu. Namun, sebagai gantinya diwajibkan untuk membayar fidyah. Ketentuan fidyah tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 184. Fidyah wajib dilakukan untuk mengganti ibadah puasa dengan membayar sesuai dengan jumlah hari puasa yang ditinggalkan untuk satu orang. Nantinya, makanan itu disumbangkan kepada orang miskin atau keluarga rentan. BAZNAS menyalurkan fidyah dalam bentuk makanan siap saji kepada para mustahik. Waktu menunaikan fidyah tidak dibatasi. Fidyah tidak mesti ditunaikan pada bulan Ramadhan, bisa juga ditunaikan setelahnya. Ayat yang mensyariatkan fidyah (QS. Al-Baqarah: 184) tidak menetapkan waktu tertentu sebagai batasan. Fidyah dapat ditunaikan sesuai dengan kelapangan.
BERITA31/05/2024 | AS6
Promo Program Kurban Berkah BAZNAS Sleman Tahun 2024
Promo Program Kurban Berkah BAZNAS Sleman Tahun 2024
Berkurban merupakan salah satu ibadah yang memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam. Kurban ini tidak hanya menjadi simbol ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT, tetapi juga menggambarkan keikhlasan, pengorbanan, dan rasa syukur. “Tidak ada satu amalan yang paling dicintai Allah dari bani Adam ketika hari raya Iedul Adha selain menyembelih hewan qurban. Sesungguhnya hewan qurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) qurban itu.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majjah dan Hakim) Ibadah kurban merupakan cara kita dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan juga sebagai bentuk ketaatan hamba kepada tuhannya, ibadah kurban juga dimaknai sebagai ajang berbagi kepada sesama. Melalui Kurban Berkah BAZNAS, Anda dapat berkurban secara Online sesuai dengan syariah, mulai dari pemotongan hingga pendistribusian daging bagi masyarakat di daerah kantong-kantong kemiskinan di wilayah Slemanm, serta memberdayakan peternak di desa. Mari berikan kurban terbaik Anda, untuk membantu memenuhi gizi masyarakat rentan dan bantu pemberdayaan peternak binaan di desa, melalui Kurban Berkah BAZNAS Sleman. Melalui Transfer Bank: BSI 633.000.000.2 BPD DIY Syariah 801.211.017.859 a.n. BAZNAS Kabupaten Sleman Atau melalui link: http://kabsleman.baznas.go.id/bayarzakat Layanan BAZNAS http://wa.me/6281132208000 Email: [email protected]
BERITA29/05/2024 | AS6
Halal Bi Halal dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-DIY Tahun 2024
Halal Bi Halal dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-DIY Tahun 2024
Bantul, 7 Mei 2024 BAZNAS se-DIY menggelar acara "Halal Bi Halal dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda)" di Joglo Yoso, Palbapang, Kabupaten Bantul. Hadir dalam acara Rakorda perwakilan Pimpinan dan Pelaksana BAZNAS Kabupaten Kota & dan Provinsi DIY. Turut Hadir dalam acara ini Bupati Bantul H Abdul Halim Mushlih sebagai keynote speaker yang memberikan arahan dan dukungannya kepada BAZNAS. Bupati Bantul menyampaikan Perlunya peran bersama Pemda & BAZNAS untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan di DIY melalui berbagai program inovatif. Selama ini program pemerintah belum efektif & banyak masih ‘gagal’ dalam upaya menurukna angka kemiskinan di daerah. Senada dengan arahan Ngarsa Dalem (Gubernur DIY) yang merasa sangat prihatin atas angka kemiskinan yang masih tinggi di DIY. Salah satu terobosan mungkin adalah melalui pemberian bantuan untuk pengusaha agar dapat memperkerjakan warga miskin, sehingga dapat membantu mereka mencukupi kebutuhannya. BAZNAS dalam mejalankan program pendistibusian paket konsumtif & program pemberdayaan secara berkelanjutan. Berbagai bantuan ini diharapkan menurunkan angka kemiskinan, walau memang sulit. Pedoman Syar’i menjadi acuan karena BAZNAS sebagai lembaga yang memiliki pedoman & aturan UU.
BERITA08/05/2024 | AS
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1445 H
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1445 H
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1445 H untuk wilayah Kabupaten Sleman ini dapat dijadikan pedoman bagi umat Islam untuk mengerjakan ibadah sholat dan puasa. Dengan mengetahui jadwal sholat subuh, zuhur, asar, maghrib, dan isya', seorang muslim dapat mengerjakan shalat awal waktu sesuai sunnah. Adanya jadwal imsak dan buka puasa Kab. Sleman juga dapat memudahkan umat Islam untuk menyempurnakan sunnah puasa. Sebelum berpuasa, seorang muslim dianjurkan untuk mengakhirkan sahur menjelang jadwal shalat subuh. Selain itu, ia juga diharapkan untuk menyegerakan berbuka begitu azan maghrib berkumandang. *Sumber: Bimas Kemenag RI Link Download Download Jadwal Imsakiyah PDF Download Jadwal Imsakiyah JPEG
BERITA14/03/2024 | AS
Bupati Sleman Raih Anugerah BAZNAS Awards 2024
Bupati Sleman Raih Anugerah BAZNAS Awards 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menggelar BAZNAS Awards 2024. BAZNAS Awards merupakan bentuk apresiasi kepada para penggerak zakat yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Acara ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS RI ke-23 di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis 29 Februari 2024. Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo menjadi salah satu kepala daerah dari 58 bupati se-Indonesia yang menerima penghargaan BAZNAS Awards dengan kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik. Apresiasi yang diberikan BAZNAS RI merupakan hasil dari upaya bersama yang dilakukan Pemkab Sleman bersama BAZNAS Kabupaten Sleman dalam pengelolaan zakat, infak dan sedekah (ZIS). Turut hadir Presiden Joko Widodo yang diwakili oleh Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA., Duta Besar Arab Mesir untuk Indonesia Yasser Hassan Farag Elshemy, Musytasyar Grand Syaikh Al-Azhar untuk Bayt Zakat Wa As Shadaqat Mesir Prof. Dr. Sahr Nasr, Menteri Pariwisata RI Sandiaga S Uno, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Anwar Iskandar, serta jajaran Pimpinan BAZNAS RI, perwakilan BAZNAS se-Indonesia, serta para penerima penghargaan. Dalam sambutan Presiden Joko Widodo yang disampaikan Menag Yaqut Cholil Qoumas, BAZNAS dan lembaga amil zakat yang lain, tidak lepas dari bukti nyata hadirnya pemerintah untuk mengawal tata kelola zakat di Indonesia. “Tiap tahun kita menyaksikan penganugerahan yang diberikan kepada insan-insan zakat. BAZNAS secara rutin menyelenggarakan award ini. Kami berharap acara ini dapat mendorong inovasi dan beragam kreativitas, memperluas dan memperkuat komitmen serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi bagi seluruh pihak yang terlibat, baik bagi penerima penghargaan, ataupun tidak.” “Penganugerahan BAZNAS Awards 2024 ini menjadi bentuk penghormatan bagi mereka yang berhasil mengembangkan inovasi, meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, serta memberikan dampak positif yang signifikan dalam upaya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penggunaaan dana zakat infak dan sodaqoh. Melalui zakat segala aspek kehidupan dapat dibangun mulai dari sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat” kata Presiden seperti yang disampaikan Menag Yaqut. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. menyampaikan, BAZNAS Awards merupakan agenda tahunan BAZNAS untuk memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah berperan dalam membangun tata kelola zakat di Indonesia. "Dari tahun ke tahun, ada lompatan-lompatan besar pengelolaan zakat di Indonesia. Tahun lalu di 2023, zakat di Indonesia mulai menjalankan peran penting yaitu menjalin aliansi strategis secara lintas negara dalam membela kemanusiaan di Gaza dan Palestina," kata Prof. Noor. Pada BAZNAS Awards 2024 ini, kata Prof. Noor, BAZNAS memberikan 395 penghargaan kepada Tokoh dan Lembaga, Kepala Daerah, Mitra dan Donatur, serta BAZNAS daerah dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang telah berperan aktif dalam membesarkan peran zakat di Indonesia dan konteks global. Kyai Noor berharap, dengan apresiasi dari BAZNAS Awards 2024 ini, tumbuh semangat dan peran yang lebih besar lagi dari berbagai pihak dalam mewujudkan zakat sebagai suatu maslahat bagi kaum muslimin, bangsa Indonesia, serta kemanusiaan di dunia. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Agama RI, yang memberikan kesempatan kepada BAZNAS untuk mengembangkan diri dan terus bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang lain. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada gubernur di seluruh Indonesia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam aktivitas zakat di Indonesia. Adapun beberapa kategori penghargaan yang disematkan dalam BAZNAS Awards 2024 antara lain kategori Kepala Daerah Pendukung Zakat, Kategori Muzaki Pendukung Zakat, Kategori Perusahaan Pendukung Zakat, kategori BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota, dan Kategori LAZ. Pemenang dipilih melalui proses seleksi ketat berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh panitia. Bupati Sleman menjadi salah satu kepala daerah menerima penghargaan BAZNAS Awards dengan kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik. Atas Anugerah BAZNAS Awards 2024, Bupati Sleman menyampaikan terima kasih kepada ASN & masyarakat yang telah secara rutin membayarkan zakat kepada BAZNAS Kabupaten Sleman. Ia juga mengapresiasi kepada para Pimpinan di BAZNAS Kabupaten Sleman yang telah mengelola dana zakat dengan baik. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Kriswanto juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah mendukung pengelolaan zakat sehingga pengumpulan zakat, Infak & sedekah (ZIS) di Kabupaten Sleman mengalami kenaikan yang signifikan. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkomitmen dalam memberikan layanan pembayaran dan pentasyarufan ZIS serta turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sleman kedepan. Sumber: diolah dari Humas BAZNAS RI, Tempo.co & Antaranews
BERITA01/03/2024 | AS6
BAZNAS KABUPATEN SLEMAN RAIH PERINGKAT II DONASI PALESTINA TERTINGGI SE-DIY
BAZNAS KABUPATEN SLEMAN RAIH PERINGKAT II DONASI PALESTINA TERTINGGI SE-DIY
BAZNAS KABUPATEN SLEMAN meraih penghargaan; 1. Peringkat 2 Prosentase Kenaikan Tertinggi Penerimaan Zakat, Infaq, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS DSKL) Kategori BAZNAS Tahun 2023 dibanding 2022 Tingkat Kabupaten/Kota, 2. Peringkat 2 Bantuan tertinggi untuk Palestina Tingkat Kabupaten/Kota se-DIY Tahun 2023, 3. Hasil Audit Syariah oleh Itjen Kemenag RI dengan predikat sangat baik dan transparan. Piagam penghargaan ini diserahakan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi dan Audit Syariah Lembaga Pengelola Zakat yang diadakan Bidang Penais Zawa KantorWilayah Kemenag DIY, pada hari Rabu (31/01/2024), di Ros-In Hotel Jl. Ringroad Selatan, Druwo, Sewon, Bantul. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Sleman Drs. Kriswanto, M.Sc, beliau menyampaikan terimakasih kepada Muzaki ASN, Siswa Pegawai Sekolah SD SMP se-Kabupaten Sleman yang telah mempercayakan donasi palestina untuk disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Sleman. Total engumpulan dana kemanusiaan Peduli Palestina yang digalang oleh BAZNAS Sleman mencapai Rp 1,5 milyar dan telah diserahkan ke BAZNAS RI untuk disalurkan ke Gaza-Palestina. Total donasi terkumpul ini berada dibawah raihan penggalangan dana Palestina LazisMu DIY. Secara umum pengumpulan dana ZIS BAZNAS Kabupaten Sleman senantiasa mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tahun 2023 BAZNAS KAbupaten Sleman berhasil menghimpun Dana ZIS sebesar Rp 11.282.081.569,- (11,3 milyar) naik 118 % dibandingkan tahun sebelumnya pada tahun 2022 sebesar Rp 9,6 Milyar. Salah satu pendongkrak utama adalah pengumpulan Dana Peduli Palestina terkumpul Rp 1,5 Milyar dari OPD & Masyarakat yang telah kami salurkan melalui BAZNAS RI ke Palestina. Pentasyarufan pada tahun 2023 lalu sejumlah Rp (10,4 Milyar) dengan jumlah penerima manfaat 31.164 orang. Pentasyarufan ini dilakukan dalam 5 Program Unggulan BAZNAS Kabupaten Sleman yaitu: Sleman Taqwa, Sleman Cerdas, Sleman Makmur, Sleman Sehat & Sleman Peduli. Dengan mayoritas penerima manfaat dari asnaf/golongan fakir dan miskin mencapai 70%. Capaian BAZNAS Kabupaten Sleman di tahun 2023 yang luar biasa ini tentunya merupakan kerja bersama semua stake holder dan mitra yang telah mendukung kinerja BAZNAS Sleman khususnya dukungan dari Pemerintah Daerah. “Kami ucapkan terimakasih kepada para Muzaki (baik dari Muzakki ASN maupun muzakki perorangan) yang telah mempercayakan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam pengelolaan ZIS. Semoga penyaluran dana ZIS yang dilaksanakan dapat memberikan kemanfaatan bagi seluruh warga masyarakat Kabupaten Sleman yang membutuhkan. “pungkas Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman. Tentunya capaian dan penghargaan ini akan menjadi pemacu semangat untuk menjadikan kinerja BAZNAS Kabupaten Sleman kedepan semakin professional, amanah, transparan dan terpercaya.
BERITA02/02/2024 | AS
Rakorda BAZNAS se-DIY & Puncak Milad ke-23
Rakorda BAZNAS se-DIY & Puncak Milad ke-23
Sleman- 30/01/2024 BAZNAS Kabupaten Sleman melaksanakan agenda Rakorda BAZNAS se-DIY. Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) antar BAZNAS se-DIY adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh semua BAZNAS di Daerah Istimewa Yogyakarta, dilaksanakan setahun 6 kali. Tepat pada hari ini Selasa 30 Januari 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman ditunjuk untuk menjadi tuan rumah dalam acara Rakorda, berkenaan dengan MILAD BANZAS ke-23. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Sleman, Kepala Biro Bina Mental dan Spritual Setda DIY, Kanwil Kemenag DIY, Pimpinan BAZNAS DIY, Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY, Kabag Kesra Kabupaten/Kota se-DIY dan 12 penerima manfaat program strategis BAZNAS. Dalam rangka MILAD BAZNAS Milad 23 Tahun BAZNAS dengan Tema “Nikmat Berzakat, Tentramnya Muzakki, Bahagianya Mustahik” -Nikmat Berzakat: Sebuah Panggilan untuk Berkongsi Kebaikan Perayaan Milad Baznas yang ke-23 mengingatkan kita pada nilai-nilai luhur dalam berzakat. Tentramnya Muzakki: Ketenangan Hati Melalui Kebaikan Sebagai muzakki (pemberi zakat), kita menemukan ketenangan hati melalui perbuatan baik kita. Bahagianya mustahik: Harapan dalam Setiap Bantuan Setiap bantuan zakat yang diterima oleh mustahik (penerima zakat) bukan hanya sekadar materi, tetapi juga harapan baru. Dalam rangakaian Milad ke-23 BAZNAS Kabupaten Sleman telah melaksanakan Khataman Al Qur’an & Tasyakuran pada tanggal 17 Januari 2024 lalu dengan mengundang hafidz dari Ponpes Zuhriyah. Momentum Rakorda kami selengggarakan dalam rangka tasyakuran Milad BAZNAS ke 23 se-DIY sekaligus silaturahmi & menguatkan sinergi antar BAZNAS dengan pemerintah daerah. Acara Rakorda dimulai dengan do’a khotmil Qur’an sebagai wujud tasyakuran Milad BAZNAS ke-23, acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan kepada penerima manfaat program strategis BAZNAS, dilanjutkan acara pemotongan tumpeng dan ditutup foto bersama. Lebih lanjut, dalam Laporannya Ketua BAZNAS Sleman (Drs. Kriswanto) menyampaikan capaian BAZNAS dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Khususnya Baznas Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan dana ZIS dan DSKL sejumlah Rp 11,3 miliar dengan rincian Rp1,5 miliar disalurkan untuk dana peduli Palestina, serta disalurkan kepada 31.164 penerima manfaat dengan total dana Rp10,4 miliar. Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyambut baik penyelenggaraan Rakorda Baznas se-DIY yang diselenggarakan di Kabupaten Sleman. Menurutnya, Rakorda ini menjadi momen untuk Baznas meramu visi, program dan kegiatan ke depan untuk mentransformasi mindset masyarakat agar zakat tidak semata-mata dipandang sebagai “kewajiban" melainkan panggilan untuk menciptaan dunia yang lebih adil. "Zakat bukan sekedar (pengeluaran) tetapi investasi kita dalam perubahan positif. Zakat bukan sekedar (distribusi harta) melainkan penyeimbang yang mampu merajut kembali dan mempererat tali silaturahmi," katanya. Pada kesempatan tersebut Kustini menyampaikan dukungan sepenuhnya agar Rakorda BAZNAS DIY dapat menjadikan zakat sebagai kekuatan yang memacarkan kebaikan ke seluruh penjuru DIY, pelosok negeri bahkan ke seluruh dunia.
BERITA31/01/2024 | AS
Rapat Koordinasi  UPZ  OPD se-Kabupaten Sleman  Tahun 2024
Rapat Koordinasi UPZ OPD se-Kabupaten Sleman Tahun 2024
Sleman, 25/01/24 Mengawali kegiatan di awal tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman menggelar Rapat Koordinasi UPZ dengan tema “Evaluasi Kinerja & Rencana Kerja BAZNAS Kabupaten Sleman Tahun 2024” bertempat di Rung Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Waka III Bapak Muhyi Darmaji menyampaikan Laporan Pengolaan ZIS tahun 2023 dan tujuan penyelenggaraan kegiatan Rapat koordinasi UPZ pada kesempatan ini. Kemudian dilanjutkan sambutan Bupati Sleman yang dibacakan oleh Kabag Kesra Kabupaten Sleman Bapak Sigit Herutomo, M.A.P. Dalam Sambutannya Bupati mengucapkan selamad Milad BAZNAS ke 23 dan terimakasih atas peran serta BAZNAS dalam mendukung program-program Pemerintah Daerah khusunya dibidang penanganan masyarakat miskin & pemberdayaan usaha. Bupati juga mendukung penyelengaraan evaluasi kerja dan rencana kerja BAZNAS Sleman tahun 2024 sehingga dapat mencapai target yang telah dicanangkan. Dalam rakor ini turut diserakan Piagam Penghargaan Donasi Palestina kepada UPZ: Dinas pendidikan [mewakili sekolah], Dinas Kesehatan, Kantor Pertanahan-BPN Sleman, & Kalurahan Maguwoharjo. Tahun 2023 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil menghimpun Dana ZIS sebesar Rp 11.282.081.569,- (11,3 milyar) naik 118 % dibandingkan tahun sebelumnya pada tahun 2022 sebesar Rp 9,6 Milyar. Salah satu pendongkrak utama adalah pengumpulan Dana Peduli Palestina terkumpul Rp 1,5 Milyar dari OPD & Masyarakat yang telah kami salurkan melalui BAZNAS RI ke Palestina. Pentasyarufan pada tahun 2023 lalu sejumlah Rp (10,4 Milyar) dengan jumlah penerima manfaat 31.164 orang. Pentasyarufan ini dilakukan dalam 5 Program Unggulan BAZNAS Kabupaten Sleman yaitu: Sleman Taqwa, Sleman Cerdas, Sleman Makmur, Sleman Sehat & Sleman Peduli. Dengan mayoritas penerima manfaat dari asnaf/golongan fakir dan miskin mencapai 70%. Pada tahun 2024 ini kami memiliki target Pengumpulaan ZIS sebesar Rp 13,135 Milyar setahun atau jika dibagi menjadi sekitar Rp 1,1 Milyar perbulan, oleh sebab itu kami mohon doa restu & dukungan dari seluruh pihak guna mensukseskan tercapainya target terebut dan semakin banyak masyarakat yang terbantu. BAZNAS mengajak para pengurus UPZ untuk mensosialisasikan & terus mengingatkan kewajiban zakat kepada para pegawai di satker masing-masing. Kami berharap seluruh penghasilan para ASN baik itu gaji rutin, TPP atau Tukin maupun penghasilan lain pegawai untuk dapat ditunaikan zakatnya, syukur bisa diserahkan BAZNAS semua. Pada kesempatan ini kami mengajak Bapak/Ibu untuk bersama menyusun dan mensinergikan RKAT dari masing-masing UPZ/OPD dengan RKAT BAZNAS Sleman Tahun 2024, mengacu formulir yang telah kami bagikan. Kami memberikan ruang bagi UPZ mengusulkan program untuk ditasyarufkan sesuai asnaf penerima zakat, di lingkungan kantor/UPZ masing-masing maupun masyarakat Sleman secara luas mengikuti aturan yang ada. Penggunaan dana zakat harus seuai asnaf penerima mengacu pada aturan yang ada, maka harus hati-hati dan dapat dipertanggung jawabkan. BAZNAS telah mengikuti audit oleh KAP dengan hasil wajar tanpa pengecualian dan Audit syariah dari Irjen Kemenag RI dengan hasil sangat baik pada tahun 2023 lalu. Kami ucapkan terimakasih kepada para Muzaki (baik dari Muzakki ASN maupun muzakki perorangan) yang telah mempercayakan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam pengelolaan ZIS. Semoga penyaluran dana ZIS yang dilaksanakan dapat memberikan kemanfaatan bagi seluruh warga masyarakat Kabupaten Sleman yang membutuhkan.
BERITA31/01/2024 | AS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →