WhatsApp Icon
Rakor BAZNAS Sleman Siapkan Bantuan Sembako dan Santunan Yatim untuk Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka persiapan penyaluran bantuan sembako dan santunan yatim untuk memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman. Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari 17 kapanewon se-Kabupaten Sleman.

Rakor dilaksanakan pada Kamis (30/4/2026) di Ruang Rapat Praja I, Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Jalan Parasamya Beran.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan penyaluran bantuan berjalan efektif, tepat sasaran, dan merata di seluruh wilayah kapanewon.

Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., bersama Wakil Ketua II, Muhaimin, S.Ag., M.Pd., memaparkan secara rinci skema teknis serta alur distribusi bantuan kepada para peserta rakor.

Penjelasan ini mencakup mekanisme penyaluran, koordinasi dengan pihak kapanewon, hingga upaya memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses distribusi.

“Rakor ini menjadi bagian penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antara BAZNAS Sleman dan seluruh kapanewon, sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar Ketua BAZNAS Sleman dalam pemaparannya.

Dalam program ini, total bantuan yang akan disalurkan mencapai Rp313.900.000, dengan rincian bantuan sembako sebesar Rp206.400.000 dan santunan yatim sebesar Rp107.500.000.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam momentum peringatan hari jadi Kabupaten Sleman.

Selain pemaparan teknis, rakor juga diisi dengan pembagian alokasi bantuan untuk masing-masing kapanewon.

Hal ini dilakukan agar setiap wilayah dapat segera melakukan persiapan teknis lanjutan dan pendataan penerima manfaat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Sleman menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Momentum Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.***

05/05/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
Peresmian Bedah Rumah RTLH BAZNAS Sleman, Kolaborasi Gotong Royong di Kalasan

BAZNAS Kabupaten Sleman meresmikan Program Sleman Peduli melalui Bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Heri Cahyana di wilayah Margorejo, Kalasan, Rabu (29/4/2026).

Program ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sleman.

Rumah Heri Cahyana yang beralamat di Karangmojo RT 02/RW 01, Purwomartani, Kalasan, sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni. Dinding rumah masih terbuat dari anyaman bambu, lantai berupa tanah, serta kondisi lingkungan dalam rumah yang kurang tertata.

Melalui program ini, BAZNAS Sleman memberikan bantuan sebesar Rp20 juta untuk mendukung proses pembangunan rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman.

Peresmian ini dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman yang mewakili Bupati Sleman, Panewu Kalasan Samino, S.IP., M.Ec.Dev., perwakilan DPMPTSP dan DPUPKP Kabupaten Sleman, jajaran TNI/Polri, Relawan STAK se-DIY, KUA Kalasan, pemerintah kalurahan, Kapolsek dan Koramil Kalasan, serta tokoh masyarakat setempat. Selain itu, turut hadir Wakil Ketua I BAZNAS Sleman dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., beserta staf pelaksana.

Ketua Satuan Team Anti Kriminalitas (STAK) Yogyakarta, Sigit Susanto atau yang akrab disapa Cemo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan rumah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa proses pembangunan dimulai sejak Oktober tahun lalu dan melibatkan gotong royong relawan serta masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, dalam waktu kurang lebih tiga bulan, rumah ini bisa berdiri dengan baik. Ini semua berkat dukungan berbagai pihak, baik tenaga maupun materi,” ungkapnya.

Panewu Kalasan, Samino, menegaskan bahwa kolaborasi antara BAZNAS Sleman dan Relawan STAK merupakan contoh nyata sinergi antara lembaga dan masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan.

“Walaupun belum sepenuhnya ideal, rumah ini sudah menjadi tempat tinggal yang sehat dan nyaman. Ini patut kita syukuri sebagai wujud kepedulian bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah melalui program Sleman Peduli. Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Sleman yang berhalangan hadir.

“Bantuan ini tidak hanya bernilai material, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Rumah ini adalah simbol harapan dan kebangkitan bagi keluarga penerima manfaat,” jelas Kriswanto.

Selain peresmian rumah, BAZNAS Sleman juga menyalurkan 20 paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada lima perwakilan penerima manfaat.

Heri Cahyana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, sehingga kini keluarganya dapat tinggal di rumah yang lebih layak.

“Kami sangat berterima kasih mendapat bantuan dari BAZNAS dan relawan semuanya, sudah mewujudkan rumah sebagai tempat tinggal yang layak, kami sangat bersyukur sekali. Terima kasih muzaki dan donator, semoga berkah selalu,” tuturnya.

Acara peresmian ditutup dengan kegiatan berkeliling rumah serta syukuran bersama warga sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan rumah tersebut.

29/04/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
Konsolidasi BTB DIY di Dlingo Perkuat Sinergi Relawan, Bahas SDM dan Publikasi Digital

Kegiatan konsolidasi Badan Tanggap Bencana (BTB) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang digelar di Dlingo, Bantul, pada Sabtu (25/4/2026) menegaskan pentingnya penguatan sinergi antaranggota guna menjaga soliditas organisasi.

 

Acara ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah relawan kebencanaan di bawah naungan BAZNAS se-DIY.

 

Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bantul menekankan bahwa konsolidasi menjadi kunci agar BTB tidak terpecah maupun mengalami penurunan kapasitas.

 

Ia juga mendorong agar peringatan satu dekade BTB dapat dilaksanakan pada bulan September mendatang dengan Kabupaten Gunungkidul sebagai tuan rumah.

 

Selain itu, aspek publikasi turut menjadi perhatian utama. Pemanfaatan media sosial dinilai penting untuk meningkatkan eksposur kegiatan BTB kepada masyarakat.

 

Kolaborasi publikasi melalui akun BTB DIY serta akun resmi BAZNAS di masing-masing kabupaten/kota diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan kepercayaan publik.

 

Sementara itu, Supriyanto selaku perwakilan BTB Bantul mengungkapkan bahwa kebutuhan personel, khususnya di bidang evakuasi kebencanaan, masih sangat minim.

 

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan anggota BTB di lapangan.

 

Dari sisi kehumasan, seluruh kegiatan BTB diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik dan dipublikasikan secara konsisten agar semakin dikenal masyarakat luas.

 

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Sleman turut berpartisipasi dengan mengirimkan tiga personel BTB, yaitu Diyas Nugroho, Kukuh Santoso, dan Rofiq Wicaksono.

 

Kehadiran tim dari Sleman menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat koordinasi lintas wilayah dalam upaya penanggulangan bencana.

 

Melalui konsolidasi ini, diharapkan BTB DIY semakin solid, profesional, dan responsif dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sekaligus mampu meningkatkan peran strategisnya di tengah masyarakat.***

26/04/2026 | Kontributor: Humas
Sambut HUT ke-110 Sleman, Pimpinan dan Staf BAZNAS Ikut Donor Darah di Pendopo Parasamya

BAZNAS Sleman ikut donor darah di Pendopo Parasamya dalam rangka HUT ke-110 Sleman bersama PMI dan pegawai Pemkab Sleman.

BAZNAS Sleman Ambil Bagian dalam Aksi Donor Darah

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-110 Kabupaten Sleman, pimpinan dan staf BAZNAS Kabupaten Sleman turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang digelar di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Selasa (21/04/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Sleman sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap sesama.

Didukung PMI, Puluhan Pendonor Lolos Skrining

Kegiatan donor darah ini didukung oleh PMI Kabupaten Sleman dengan total pendaftar mencapai 110 orang.

Sebelum melakukan donor, seluruh peserta menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, seperti tes tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), serta pengecekan golongan darah.

Dari hasil skrining tersebut, sekitar 70 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya.

Pimpinan dan Staf BAZNAS Turut Berpartisipasi

Adapun pimpinan dan staf BAZNAS Sleman yang ikut dalam kegiatan donor darah ini antara lain:

Wakil Ketua I dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes.

Wakil Ketua III Muhaimin, S.Ag., M.Pd.

Staf Pelaksana Warih Komarasari, S.E.

Pendamping UMKM Joko Yugiyanto, S.Psi.

Serta UMKM dampingan BAZNAS Sleman

Partisipasi ini menunjukkan komitmen BAZNAS Sleman tidak hanya dalam pengelolaan zakat, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Semangat Kepedulian dari Pegawai Sleman

Mayoritas peserta donor darah berasal dari pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antar instansi dalam meningkatkan kepedulian sosial serta membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan donor darah ini, BAZNAS Sleman berharap dapat terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, sekaligus mendukung program kemanusiaan yang bermanfaat luas.

23/04/2026 | Kontributor: Humas
Ketua BAZNAS Sleman Paparkan Program dan Permodalan di Bimtek UMKM Pakem

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Keuangan dan Akses Pemodalan Usaha (POKIR) di Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sub kegiatan Pemberdayaan Kelembagaan Potensi dan Pengembangan Usaha Mikro Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman selama empat hari, mulai 20 hingga 23 April 2026.

Pada sesi yang berlangsung Selasa (21/4/2026), Kriswanto menyampaikan materi di Heha Forest yang berlokasi di Jalan Kaliurang Km 22, Banteng, Hargobinangun, Pakem, dengan dihadiri 14 perwakilan UMKM Kapanewon Pakem.

Dalam paparannya, ia menjelaskan mengenai lima program unggulan BAZNAS serta berbagai skema akses permodalan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro.

Materi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peserta dalam mengelola keuangan usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.

Kriswanto juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga zakat dan pelaku UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi umat. Menurutnya, dukungan pembiayaan yang tepat sasaran dapat membantu usaha kecil berkembang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh pelaku usaha mikro di wilayah Kapanewon Pakem yang mendapatkan pembekalan terkait manajemen keuangan, penguatan kelembagaan, serta strategi mengakses permodalan usaha.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan berdaya saing.***

21/04/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Tinjau Fasilitas Peternakan Ayam Milik BBPPM Yogyakarta
BAZNAS Tinjau Fasilitas Peternakan Ayam Milik BBPPM Yogyakarta
Sleman, 22 Januari 2025 - BAZNAS Sleman melakukan peninjauan fasilitas kandang Ayam Petelur milik BBPPM di Cangkringan, Sleman. Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman, Bapak Eka Budhi Sulistyo selaku Direktur Pemberdayaan dan Layanan UPZ CSR BAZNAS RI, serta jajaran pimpinan BBPPM Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 22 Januari 2025 ini merupakan bentuk kerjasama antara BAZNAS dan BBPPM Yogyakarta dalam menindaklanjuti tawaran fasilitas yang diberikan BBPPM kepada BAZNAS. Kegiatan ini juga menjadi awal kolaborasi program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas ke depannya. Dalam acara tersebut, para pimpinan dari kedua lembaga melakukan survei menyeluruh terhadap fasilitas yang tersedia, menilai kelayakan dan potensi kandang ayam petelur untuk menjadi lokasi peternakan yang produktif. Langkah ini diharapkan dapat mendukung program pemberdayaan masyarakat dengan menciptakan peluang usaha dan peningkatan ekonomi di wilayah Sleman. Kerjasama ini mencerminkan komitmen kedua pihak untuk bersama-sama membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera melalui program-program yang berbasis pada potensi lokal. Kepala BBPPM Yogyakarta, Bapak Tunggak Santosa, S.H, M.H, menyampaikan bahwa fasilitas kandang ayam petelur yang dimiliki BBPPM di Cangkringan siap dimanfaatkan untuk mendukung program pemberdayaan yang diinisiasi oleh BAZNAS. Dengan sinergi dan kolaborasi yang terjalin, diharapkan dapat tercipta dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Ini juga menjadi langkah awal yang baik dalam menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.
BERITA22/01/2025 | AH
BAZNAS Sleman Kunjungi BBPPM Yogyakarta Sosialisasi  Pembentukan UPZ
BAZNAS Sleman Kunjungi BBPPM Yogyakarta Sosialisasi Pembentukan UPZ
Sleman, 17 Januari 2025 - Dalam rangka meningkatkan sinergi dan transparansi, Pimpinan BAZNAS Sleman mengadakan audiensi di kantor BBPPM Yogyakarta untuk sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kedatangan pimpinan BAZNAS Sleman disambut hangat oleh Ketua BBPPM Yogyakarta, Bapak Tunggak Santosa, S.H, M.H, beserta jajaran di ruang rapat BBPPM. Audiensi diawali dengan peninjauan sejumlah fasilitas pelatihan BBPPM yang memiliki area pertanian dan peternakan luas di belakang kantor, meliputi peternakan puyuh, ayam, sapi, pertanian hidroponik, dll. BBPPM berfungsi sebagai pusat pelayanan pelatihan, fasilitasi pendampingan, dan penerapan model pemberdayaan masyarakat. BBPPM berada di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Dalam acara yang berlangsung semi-informal ini, Pimpinan BAZNAS Sleman memaparkan peran penting UPZ sebagai representatif amil yang akan mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dari pegawai BBPPM Yogyakarta. Dana ZIS yang terkumpul nantinya akan mendukung lima program prioritas BAZNAS Sleman, yakni Sleman Peduli, Sleman Takwa, Sleman Cerdas, Sleman Sehat, dan Sleman Produktif. Menariknya, Kepala BBPPM juga mengungkapkan bahwa ada fasilitas kandang ayam petelur di Cangkringan yang dimiliki BBPPM saat ini sedang kosong dan dapat dimanfaatkan oleh BAZNAS Sleman untuk program pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan pengelolaan dana zakat semakin efektif dan transparan.
BERITA18/01/2025 | AH
Tasyakuran Milad BAZNAS ke 24 di Sleman
Tasyakuran Milad BAZNAS ke 24 di Sleman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 BAZNAS dengan tema “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik”. Tema ini diusungoleh BAZNAS RI sebagai wujud syukur atas peran besar zakat dalam membawa manfaat dan keajaiban bagi para muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat). Acara tasyakuran Milad BAZNAS ini diawali dengan pembacaan doa Khataman Qur`an HUT ke-24 BAZNAS. Acara ini turut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT Prof. Nadratuzaman Husein, M.Sc. yang tengah berkegiatan di Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut sebelumya seluruh Pimpinan dan staff BAZNAS kabupaten Sleman telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an, kegiatan ini juga dilakukan serentak oleh BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota dan amilin se-Indonesia, sebagai salah satu bentuk syukur atas pencapaian selama 24 tahun terakhir. Tema Milad “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik” bertujuan agar masyarakat merasakan dan menyadari cahaya zakat yang menyinari kehidupan umat. Zakat adalah cahaya yang menyinari kehidupan umat. Cahaya ini melebihi dari cahaya yang ada di dunia, karena cahaya zakat adalah cahaya di mana ada nur Allah subhanahu wa ta'ala. Bagi muzaki, zakat adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah dan membersihkan harta. Sementara bagi mustahik, zakat adalah harapan yang mengubah kehidupan menuju kesejahteraan. Keberhasilan BAZNAS dalam mengelola zakat selama ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang terus mempercayai BAZNAS sebagai lembaga zakat resmi negara. Kepercayaan muzaki adalah modal utama BAZNAS. Dengan dukungan masyarakat, BAZNAS dapat terus menyalurkan cahaya zakat kepada mereka yang membutuhkan, sehingga tercipta keajaiban yang nyata dalam kehidupan mustahik. Melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, negara telah hadir dalam pengelolaan zakat. Kehadiran negara ini kemudian diserahkan kepada BAZNAS dalam konteks pengelolaan zakat, mulai dari perencanaan, pengumpulan, pendistribusian, pemberdayaan, pengendalian, dan pelaporan. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 menjadi undang-undang pokok dari kegiatan BAZNAS karena BAZNAS adalah pengelola zakat secara nasional. Dalam undang-undang tersebut, BAZNAS diberi kepercayaan oleh bangsa Indonesia untuk melakukan pengelolaan zakat.BAZNAS tidak akan bergeser dari ketentuan undang-undang yang berlaku dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pengelola zakat. Semoga kedepan BAZNAS semakin amanah, tranparan dan profesional dalam tata kelola sebagai Lembaga Zakat sehingga mampu mengurangi kesenjangan sosial dan mewujudkan kesejahhteraan bagi masyarakat.
BERITA17/01/2025 | AH
Infografis Laporan Keuangan 2024 BAZNAS Sleman
Infografis Laporan Keuangan 2024 BAZNAS Sleman
Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh muzaki, munfik dan donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dana ZIS & DSKLnya kepada BAZNAS Kabupaten Sleman. Sepanjang tahun 2024 ini alhamdulillah BAZNAS telah bertumbuh menjadi semakin baik ditengah kondisi perekonomian yang masih lesu dan situasi pilkada serentak yang terjadi. Berikut kami sampaikan ringkasan pengelolaan ZIS di BAZNAS Kabupaten Sleman tahun 2024 lalu. Pada tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan ZIS sebesar 11,4 Milyar (Rp 11.415.605.658,-) dengan proporsi 4 % berasal kat (10,8 M) dan 6 % merupkan dana infak dan DSKL sebesar 271 juta serta hasil penggalangan dana Peduli Palestina sebesar 363 juta rupiah. Tahun ini menjadi cukup berat karena target yag harus dicapai sebesar 13,1 M dari target yang ditetapkan BAZNAS RI dan alhamdulillah tercapai 87 % sampai 31 Desember 2024 lalu. Namun demikian secara YoY pengumpulan ZIS BAZNAS Kab. Sleman tetap tumbuh dan naik sebesar 2,8 % dibandingkan pengumpulan ZIS tahun 2023 (11,2 M). Pada bidang pendistribusian BAZNAS Kabupaten Sleman telah menyalurkan dana sebesar 10,3 milyar (Rp 10.302.720.300,-) dalam 5 program utama BAZNAS Sleman. Penyaluran BAZNAS Sleman tertinggi diberikan untuk Program Sleman Peduli sebesar 3,8 M (45 %), kemudian Sleman Takwa sebesar 2,2 M (21%), Program Sleman Cerdas sebesar 1,5 M (14%), program Sleman Sehat sebesar 1,2 M (14%), dan Sleman Produktif sebesar 1,26 Milyar (12%). Sepanjang tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 41.320 orang mustahik sesuai ketentuan 8 asnaf yang berhak menerima dana zakat. Berdasarkan Asnaf bantuan paling besar diberikan kepada asnaf miskin sebesar 65%, , asnaf fisabilillah 16%, asnaf fakir 4%, asnaf mualaf 3%, dan amil sebesar 12%. Semoga kedepan BAZNAS Kab. Sleman menjadi lembaga yang semakin amanah, tranparan dan profesional dalam mengelola dana ZIS maupun DSKL untuk mewujudkan kesejahteraan sosial khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.
BERITA16/01/2025 | AH
Hasil Audit KAP atas LK BAZNAS Sleman Tahun 2024
Hasil Audit KAP atas LK BAZNAS Sleman Tahun 2024
Alhamdulillah, Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Sleman Tahun 2024 kembali meraih hasil Audit dengan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Terimakasih atas kepercayaan Bapak/Ibu Muzaki yang telah mengamanahkan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan DSKL melalui BAZNAS Kabupaten Sleman. Seperti pada tahun 2023 lalu, pada tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman kembali bekerja sama dengan kantor akuntan Publik (KAP) Dian Utami untuk memeriksa Laporan keuangan BAZNAS Kab. Sleman tahun 2024. Pada tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan ZIS sebesar 11,4 Milyar (Rp 11.415.605.658,-) dengan proporsi 4 % berasal kat (10,8 M) dan 6 % merupkan dana infak dan DSKL sebesar 271 juta serta hasil penggalangan dana Peduli Palestina sebesar 363 juta rupiah. Tahun ini menjadi cukup berat karena target yag harus dicapai sebesar 13,1 M dari target yang ditetapkan BAZNAS RI dan alhamdulillah tercapai 87 % sampai 31 Desember 2024 lalu. Namun demikian secara YoY pengumpulan ZIS BAZNAS Kab. Sleman tetap tumbuh dan naik sebesar 2,8 % dibandingkan pengumpulan ZIS tahun 2023 (11,2 M). Pada tahun 2024 ini mayoritas merupakan dana zakat berasal dari para ASN Pemkab Sleman dan masyarakat umum. Penerimaan Dana peduli Palestina tahun 2024 ini sebesar 363 juta tidak sebanyak tahun 2023 yang mencapai 1,5 M dan telah disalurkan secara bertahap ke Gaza-Palestina melalui BAZNAS RI dan Kemenlu RI. Pada bidang pendistribusian BAZNAS Kabupaten Sleman telah menyalurkan dana sebesar 10,3 milyar (Rp 10.302.720.300,-) dalam 5 program utama BAZNAS Sleman. Penyaluran BAZNAS Sleman tertinggi diberikan untuk Program Sleman Peduli sebesar 3,8 M (45 %), kemudian Sleman Takwa sebesar 2,2 M (21%), Program Sleman Cerdas sebesar 1,5 M (14%), program Sleman Sehat sebesar 1,2 M (14%), dan Sleman Produktif sebesar 1,26 Milyar (12%). Sepanjang tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 41.320 orang mustahik sesuai ketentuan 8 asnaf yang berhak menerima dana zakat. Berdasarkan Asnaf bantuan paling besar diberikan kepada asnaf miskin sebesar 65%, , asnaf fisabilillah 16%, asnaf fakir 4%, asnaf mualaf 3%, dan amil sebesar 12%. Dalam mendukung operasional Kantor dan belanja pegawai BAZNAS Kab. Sleman mengelola dana hak amil sebesar 1,4 Milyar dan tambahan bantuan hibah dari Pemkab Sleman sebesar 373 juta. Kami berharap semoga kedepan BAZNAS Kab. Sleman menjadi lembaga yang semakin amanah, tranparan dan profesional dalam mengelola dana ZIS maupun DSKL untuk mewujudkan kesejahteraan sosial khususnya di wilayah Kabupaten Sleman. Cahaya Zakat : Keajaiban bagi muzaki dan mustahik #BAZNAS #Zakat #wtp #wajartanpapengecualian
BERITA15/01/2025 | AS6
BAZNAS Sleman Gelar Pentasyarufan  Akhir Tahun 2024
BAZNAS Sleman Gelar Pentasyarufan Akhir Tahun 2024
Sleman, 18 Desember 2024 – BAZNAS Kabupaten Sleman menggelar acara Pentasyarufan Akhir Tahun 2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Acara ini dihadiri oleh Bupati Sleman, Dandim 0732 Sleman, Ketua PA Sleman, sejumlah anggota Forkopimda, perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan para mustahik penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati Sleman mengapresiasi upaya BAZNAS dalam menyalurkan zakat secara transparan dan tepat sasaran. "Acara ini merupakan bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Sleman," ujarnya. Acara ini juga dihadiri oleh 10 orang perwakilan yang menerima bantuan dari lima program unggulan BAZNAS Sleman. Kelima program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan dakwah. Perwakilan UPZ yang hadir turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sleman. Alhamdulillah, Pada tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman diproyeksikan dapat mengumpulkan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) sebesar Rp 11,4 Miliar dari masyarakat. Dari dana ZIS tersebut BAZNAS melakukan program Pendistribusian dan pemberdayaan dengan target sebesar 10.5 milyar sampai dengan akhir tahun 2024. Dana Zakat tersebut ditasyarufkan kepada 8 asnaf mustahik (golongan berhak menerima zakat) sesuai ketentuan syariat. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Sleman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga zakat dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Berbagai program bantuan yang diberikan dalam acara ini meliputi: Bantuan Bedah Rumah Layak Huni sebesar Rp 20.000.000,- Bantuan tangki hydrant umum (HU) Senilai Rp 9.000.000 Bantuan Rumah Kompos untuk kelompok tani sebesar Rp 30.000.000,- Bantuan santripreneur untuk 30 Ponpes , sebesar Rp 150.000.000,- Program Z-Mart dari PT Alfamidi senilai Rp 150.000.000,- Program Masjid Microfinance (BMM) sebesar Rp 100.000.000,- Bantuan beasiswa pendidikan dan Santunan GTT PTT sejumlah Rp 599.450.000,- Bantuan Kesehatan umum Bantuan Pembangunan masjid, dll. Acara Pentasyarufan Akhit Tahun 2024 ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menguatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antara semua pihak yang terlibat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program BAZNAS Sleman, masyarakat dapat mengunjungi situs web resmi BAZNAS Kabupaten Sleman (kabsleman.baznas.go.id) atau menghubungi kantor BAZNAS (081132207000 / 0274 – 868405).
BERITA18/12/2024 | AS6
BAZNAS Tanggap Bencana Sleman Ikuti Apel Siaga BTB di Semarang
BAZNAS Tanggap Bencana Sleman Ikuti Apel Siaga BTB di Semarang
Semarang, 13 Desember 2024 Sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Jum'at (13/12) untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan bencana di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS dari wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, termasuk BAZNAS Kabupaten Sleman yang mengirimkan 40 peserta, terdiri dari pelaksana BAZNAS dan relawan Tanggap Bencana di Sleman. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam membangun kesiapsiagaan yang tangguh. “Kesiapan dan kolaborasi adalah kunci untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa ketika bencana datang. BAZNAS hadir bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ujar Noor Achmad. Acara ini juga menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming. Dalam arahannya, Gibran menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam tanggap bencana. “Keterlibatan BAZNAS dalam berbagai situasi bencana menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan. Ini adalah bentuk nyata keterpihakan kepada masyarakat,” ungkapnya. Peran Strategis BAZNAS Tanggap Bencana Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran tanggap darurat, Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 menjadi momentum untuk mempertemukan seluruh elemen BAZNAS, relawan, dan mitra terkait. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan koordinasi, memperbarui pemahaman teknis terkait penanganan bencana, serta membangun solidaritas di antara para peserta. Menyatukan Langkah untuk Indonesia Dengan tema Siaga Bencana, Selamatkan Bangsa, acara ini memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Selain apel, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi penanganan darurat, pembekalan materi kebencanaan, dan pameran peralatan tanggap bencana dari berbagai daerah. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memanfaatkan sumber daya ini untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS melalui BTB telah terlibat dalam berbagai aksi tanggap darurat, seperti penyediaan bantuan logistik, pembangunan hunian sementara, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana. Kegiatan apel ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian dan kemampuan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mengukuhkan komitmen para peserta untuk terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit akibat bencana.
BERITA16/12/2024 | AH
Wapres RI Hadiri Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana
Wapres RI Hadiri Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas peran dan kontribusinya yang luar biasa dalam membantu penanganan dan penanggulangan bencana di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menjadi pembina dalam Apel Kesiapsiagaan sekaligus Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024). Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). "Saya ingin mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi aktif BAZNAS selama ini. Menghimpun, serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk bagi penanganan dan pencegahan bencana," ujar Wapres Gibran. "Saya sangat mengapresiasi peran aktif BAZNAS, para relawan, serta mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan bencana nasional. Mulai dari tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pasca bencana, hingga upaya pengurangan risiko bencana, seperti program kampung tanggap bencana dan masyarakat bangkit sejahtera," lanjutnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan seperti BAZNAS, serta masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi bencana. Gibran berharap ke depan, BAZNAS dapat semakin memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat. "Beberapa langkah yang diharapkan antara lain pemberian pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat untuk anak-anak korban bencana, serta pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan akibat bencana," tambahnya. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi juga menjadi prioritas. Wapres Gibran menekankan, perlunya pembuatan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di lokasi relokasi korban bencana, serta penyaluran bantuan produktif untuk membantu korban bencana memperoleh kemandirian ekonomi. "Melalui program-program tersebut, kita tidak hanya meringankan beban masyarakat korban bencana, namun juga memberi mereka harapan baru untuk memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik," ujarnya. Wapres Gibran agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. “Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” katanya. [Humas BAZNAS RI]
BERITA13/12/2024 | AH
BAZNAS Sleman Buka Layanan  di Mal-MPP Sleman
BAZNAS Sleman Buka Layanan di Mal-MPP Sleman
Bupati Sleman melakukan pembukaan (Launching) gedung baru MPP Sleman yang berlangsung hari ini tanggal 12 Desember 2024.BAZNAS melakukan penandatanganan/ MOU bersama DMPTSP Sleman untuk membuka layanan di MPP Sleman. BAZNAS Kabupaten Sleman menempatkan Layanan Pembayaran dan konsultasi ZIS di Lantai 2 Mal Pelayanan Publik Sleman. Keberadaan Mal Pelayanan Publik ini sangat membantu Masyarakat disebabkan adanya penyatuan berbagai instansi perangkat daerah dalam satu gedung yang memudahkan publik menyelesaikan segala keperluannya di satu tempat. Lokasi dari Mal Pelayanan Publik itu sendiri yang mudah dijangkau, di tepi Jalan Magelang dan Jalan Parasamya, Sleman. Lokasi MPP berada di sebelah gedung DMPTPS Lama dan menghadap Jalan Parasamya. Untuk ruang Parkir pegawai dan tamu ada di Basement gedung MPP. Sedangkan Pelayanan da di Lantai 1 dan 2. Di Lantai 1 MPP ada gerai layanan Perijinan, Dinnas Dukcapil, Samsat, Jasaraharja, Perbankan, dll. Di Lantai 2 ada gerai ada Pelayanan dari Kemenag Sleman, Kejari Sleman, BPN, Dinkes, BAZNAS, dll. Setiap lantai disediakan cafetaria dan pojok UMKM, ruang bermain/playground anak juga ada di lantai 2. Pada salah satu corner dipajang beragam hasil olahan dari UMKM Sleman meliputi kain batik dan tas batik. Selain itu Mal Pelayanan Publik ini juga dilengkapi fasilitas umum seperti toilet, musholla, dan ruang bermain anak. Untuk menunjang kinerja para pegawai, diselipkan pula kotak saran agar pengunjung dapat memberikan masukan ataupun kritik terhadap Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sleman.
BERITA12/12/2024 | AS6
Kunjungan Pemda Kabupaten Pasuruan ke BAZNAS Sleman
Kunjungan Pemda Kabupaten Pasuruan ke BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman Menerima kunjungan Bagian Kesra Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan-Jawa Timur. Rombongan tamu dipimpin oleh Kabag Kesra Pemda Pasuruan sebelumnya telah melaksanakan pertemuan bersama dengan Kesra Pemda Sleman sebelumnya di Kantor Setda. Pemda Pasuruan memandang regulasi yang telah ada di Sleman cukup efektif untuk mengumpulkan zakat dari para ASN, sehingga cukup menarik untuk diterapkan disana. Dalam pertemuan lanjutan ini Kesra Pasuruan bermaksud belajar, melihat dukungan yang diberikan oleh Pemda Sleman kepada BAZNAS Sleman. Rombongan berjumlah 14 orang diterima di ruang lantai 3 Menara Masjid Agung Sleman. Pertemuan studi tiru ini berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Drs Kriswanto selaku ketua BAZNAS menyambut baik kedatangan Kesra Pemda Pasuruan, BAZNAS dapat berbagi program kerja yang mungkin dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja lembaga. BAZNAS Sleman selama ini mendapat dukungan penuh dariPemda Sleman baik dari sisi regulasi (Instruksi Bupati dan Surat Edaran) maupun kebijakan. saat ini mayoritas muzaki BAZNAS Sleman Adalah ASN Pemda Kabupaten Sleman.
BERITA10/12/2024 | AS
Pelatihan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS di Sleman
Pelatihan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS di Sleman
Sleman, 29 November 2024 – BAZNAS Kabupaten Sleman bersama tim IT BAZNAS RI sukses menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan Aplikasi Menara Masjid. Acara yang bertempat di Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman ini dihadiri oleh 59 perwakilan takmir masjid dari berbagai kategori, termasuk UPZ Masjid BAZNAS, anggota DMI, serta masjid umum. Sosialisasi ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, Prof. Nadratuzaman Husen, MSc., Sekda Kabupaten Sleman, jajaran Direksi Harian Kedaulatan Rakyat, Pimpinan BAZNAS DIY, Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY, serta pendiri aplikasi Menara Masjid, M. Romadhona Kusuma. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi Menara Masjid yang dirancang guna memudahkan pengelolaan masjid dan mendukung kegiatan dakwah Islam secara digital. Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., membuka acara dengan menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan masjid. Beliau juga menyampaikan bahwa BAZNAS Sleman telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 10,4 Miliar pada tahun 2024, yang telah didistribusikan kepada 31.204 penerima manfaat senilai Rp. 7,4 Miliar. Dalam sambutannya, Sekda Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., menggarisbawahi bahwa peningkatan kesadaran ZIS di kalangan ASN dan masyarakat sangat mendukung berbagai program seperti safari Ramadhan, pemberdayaan dhuafa, dan penanggulangan bencana. Prof. Nadratuzzaman Husein, M.Sc., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, menjelaskan fitur unggulan dalam aplikasi Menara Masjid. “Aplikasi ini menyediakan informasi lengkap tentang masjid terdekat, majelis taklim, video kajian, serta berbagai fitur bermanfaat lainnya bagi umat,” ujarnya. Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SK Harian Kedaulatan Rakyat oleh H. Idham Samawi dan BAZNAS Kabupaten Sleman. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan sosialisasi dan publikasi kegiatan masjid di media massa. Sesi pertama sosialisasi berfokus pada evaluasi kinerja dan pelaporan pengelolaan zakat tahun 2023 dan semester pertama tahun 2024. Sementara itu, pada sesi kedua, peserta diajak langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi Menara Masjid. M. Romadhona Kusuma, M.Kom, pendiri aplikasi dan anggota tim IT BAZNAS RI, memberikan pelatihan langsung kepada para takmir masjid. “Kami ingin memastikan bahwa para pengurus masjid dapat menggunakan aplikasi ini dengan baik dan memanfaatkan semua fitur yang ada,” ungkap Romadhona. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan takmir masjid dalam memanfaatkan teknologi untuk pengelolaan masjid. Langkah ini merupakan awal dari upaya mendorong pengurus masjid di seluruh Indonesia untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi, sehingga masjid dapat berfungsi lebih optimal sebagai pusat kegiatan umat Islam di setiap daerah. <Hum> Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pendaftaran Akun Masjid dan Pengajuan SK UPZ Masjid dapat menghubungi WA BAZNAS di 081132208000, Pengurus Takmir Masjid/ DKM dapat menghubungi kantor BAZNAS Sleman atau mengunjungi situs web resmi BAZNAS Kab. Sleman.
BERITA29/11/2024 | AH
Penandatangan MOU Harian KR dengan BAZNAS Sleman
Penandatangan MOU Harian KR dengan BAZNAS Sleman
Sleman, 29 November 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman melakukan penadatangan perjanjian kerjasama dengan Harian Kedaulatan Rakyat kerjasama ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan publikasi kegiatan kepada masyarakat luas. Acara ini digelar bersamaan dengan Sosilisasi Aplikasi Menara Masjid BAZNAS. Hadir dalam acara ini 59 takmir masjid dari berbagai penjuru Kabupaten Sleman bertempat di R. Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman untuk mengikuti sosialisasi aplikasi Menara Masjid yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Sleman. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan masjid serta mendukung kegiatan dakwah Islam secara digital. Sosialisasi ini dibuka dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., yang menyampaikan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan masjid. Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., yang mewakili Bupati Sleman dalam sambutannya menyampaikan “tuntutan informasi publik untuk penyelenggara negara dan publik menghadapi tantangan teknologi informasi dan bersyukur bahwa Baznas Sleman kesadaran ZIS ASN dan masyarakat semakin meningkat, hal ini bisa untuk dalam bentuk safari Ramadhan, pemberdayaan dhuafa, kebencanaan serta bisa saling sinergi dengan Pemkab Sleman”. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SK Harian Kedaulatan Rakyat oleh H. Idham Samawi sebagai Dirut BP KR dan Drs. Kriswanto, M.Sc. selaku ketua BAZNAS Kabupaten Sleman terkait kerjasama publikasi dan media. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi dan publikasi kegiatan masjid di media massa. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, Prof. Nadratuzzaman Husein, M.Sc. Ph.D. Beliau menjelaskan berbagai fitur unggulan yang terdapat dalam aplikasi Menara Masjid. “Aplikasi ini tidak hanya sekadar untuk pengelolaan dana, tetapi juga menyediakan informasi tentang masjid terdekat, majelis taklim, video kajian, dan banyak fitur lainnya yang bermanfaat bagi umat,”
BERITA29/11/2024 | AH
Program Visitasi & Monitoring UKM Binaan BAZNAS Sleman
Program Visitasi & Monitoring UKM Binaan BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman melakukan kunjungan dan pembinaan ke delapan kelompok UMKM binaan BAZNAS. Tim BAZNAS melakukan monitoring kepada 8 kelompok sampling dari wilayah kapanewon Depok, Seyegan, Ngagli, Moyudan dan Godean. Program ini bertujuan untuk mendukung Usaha Kecil dan Menengah (UKM) binaan BAZNAS dalam mencapai kelas yang lebih tinggi. Program ini merupakan bagian dari Sleman Produktif sebagai upaya BAZNAS Sleman dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UKM lokal. Program visitasi ini melibatkan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memberikan pendampingan dan bimbingan kepada pelaku UKM. Kegiatan ini meliputi pelatihan manajemen usaha, akses permodalan, hingga pemasaran produk. Selain itu, BAZNAS Sleman juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah dan lembaga keuangan, untuk memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi para pelaku UKM. Selama 2 hari BAZNAS melakukan visitasi di lapangan dengan meninjau usaha para mustahik. Usaha yang dijalankan mereka bervariasi seperti berjualan di warung kelontong, laundry, jajan pasar (tenongan), jualan gado-gado, Jasa jahit, jualan bakso cilok, kerajinan hingga berdagang sayur dipasar, dsb. Para mustahik mengungkapkan bahwa alhamdulillah usaha yang telah dijalanankan mampu berkembang, salah satunya berkat bantuan dukungan dana hidah dari BAZNAS. Para penerima manfaat berharap kedepan BAZNAS dapat memberikan bantuan modal usaha tambahan, alat produksi, maupun gerobak untuk berjualan. Ketua BAZNAS Sleman dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada para mustahik penerima bantuan modal usaha yang mampu mengembangkan usahanya, "Kami berharap program visitasi ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku UKM di Sleman. Dengan pendampingan yang tepat, kami yakin UKM-UKM ini dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas," ujar Ketua BAZNAS Sleman, [Drs.Kriswanto, M.Sc]. Kelompok yang secara rutin melaporkan perkembangan usaha kepada pendamping dapat mengajukan bantuan tahap 2 dan 3 kepada BAZNAS. Semoga para mustahik ini kedepan dapat menjadi munfik atau bahkan menjadi muzaki, sehingga masyarakat menjadi lebih sejahtera. Salah satu peserta program, [Ibu Siti], mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Sleman atas kesempatan yang diberikan. "Program ini benar-benar membantu kami dalam mengembangkan usaha. Kami mendapatkan banyak ilmu dan wawasan baru yang sangat berguna," ujarnya. BAZNAS Sleman berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai inisiatif yang inovatif dan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut tentang program Selam Produktif ini, masyarakat dapat menghubungi kantor BAZNAS Sleman di Menara Masjid Agung Sleman atau mengunjungi situs web resmi BAZNAS Sleman. #BerkahZakat #BerbagiKebaikan #UMKMNaikKelas #SlemanProduktif
BERITA26/11/2024 | AH
Penyerahan Zakat Kejari Sleman tahun 2024
Penyerahan Zakat Kejari Sleman tahun 2024
Kepala Kejaksaan negeri Sleman Bpk Bambang Yunianto, M.H. menyerahkan Zakat dari karyawan Kejari kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Drs. Kriswanto Msc.. Zakat ini diharapkan dapat untuk disalurkan kepada yg berhak, khususnya warga miskin di Sleman yg ada sekitar 11% dari jumlah total penduduk yang ada di Sleman saat ini. Kepala Kejari Sleman berharap zakat ini dapat segera disalurkan dan tidak hanya menjadi penambah saldo saja, tetapi segara sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya ketua BAZNAS Sleman menyampaikan Apresiasinya kepada Kejari Sleman yang telah menjadi UPZ dengan menyetorkan zakat pegawainya kepada BAZNAS. Dengan hal ini berarti Kejari Sleman telah turut berpartisipasi dalam upaya membantu warga sleman yang membuthkan khususnya para fakir miskin.. BAZNAS Sleman berkomitmen untuk menjadi lembaga yang profesional, amanah & akuntabel dalam mengelola zakat dari para muzaki untuk disalurkan kepada para mustahik.
BERITA21/11/2024 | AS
Monitoring Penerima Bantuan Modal Usaha BAZNAS & Pengisisan KDZ 2024
Monitoring Penerima Bantuan Modal Usaha BAZNAS & Pengisisan KDZ 2024
Sleman, 20/11/2024 BAZNAS Sleman menggelar Monitoring dan pengisian KDZ oleh para penerima maanfaat program Sleman Produkti BAZNAS tahun 2024. Pengisian KDZ bertujuan untuk mengukur sejauh mana dampak dana bantuan dari BAZNAS kepada para mustahik/ penerima manfaat yakni kondisi sebelum dan sesudah mnerima Bantuan. harapannya melalui bantuan yg diberikan BAZNAS dari dana zakat ini mampu meningkatkan pendapatan keluarga disamping meningkatkan ketaqwaannya. BAZNAS berharap usaha para peserta ini dapat berkembang lebih baik, jika sebelumnya hanya sebagai mustahik nantinya akan menjadi munfik atau bahkan Muzaki. Disamping itu juga dilakukan monitoring usaha dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi & UKM Sleman yaitu Ibu Sri Wahyuni Budiningsih, M.SI. selaku kepala bidang usaha mikro. Beliau menyampaikan bahwa jumlah UKM di Sleman saaat ini ada sekitar 109ribu pelaku usaha dan banyak yang belum tersentuh oleh Dinas. Oleh karena itu beliau berharap para pelaku umkm ini dapat datang ke Dinkop Sleman, mereka ini nanti dapat berkonsultasi, mendapat pendampingan bahkan modal untuk peningkatan usaha masing-masing. Hadir dalam acara ini 76 peserta perwakilan kelompok penerima bantuan modal usaha dari BAZNAS Sleman tahun 2024.
BERITA20/11/2024 | AS
Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kab. Garut di Sleman
Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kab. Garut di Sleman
Jum'at 15 November 2024, BAZNAS menerima Kunjungan Pemda Kabupaten Garut & BAZNAS Kabupaten Garut di Ruang Praja I kantor Setda Kabupaten Sleman. Hadir dalam acara ini Sekda Kabupaten Sleman & Kabag Kesra Setda Sleman, sementar dari pihak tamu diwakili oleh Kepala BKAD Kab. Garut & Pimpinan BAZNAS Garut.
BERITA15/11/2024 | AS
Latihan Dasar Kelompok bagi Z-Mart Binaan BAZNAS Sleman
Latihan Dasar Kelompok bagi Z-Mart Binaan BAZNAS Sleman
Sleman, 29 Oktober 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman memberikan latihan dasar kelompok mengelola warung kelontong secara profesional kepada 20 orang calon mustahik program Z-Mart dari BAZNAS RI. Pelatihan ini digelar di runag Praja - Komplek kantor Setfa Kabupaten Sleman. Acara ini dibuka oleh ketua BAZNAS Sleman Drs. Kriswanto, M.Sc bersama pendamping Program Z-Mart dari BAZNAS RI. Latihan Dasar Kelompok ( adalah salah satu tahapan kegiatan dengan tujuan agar peserta program memahami tentang BAZNAS, aturan program Zmart tugas dan tanggung jawabnya sebagai peserta program yang dijelaskan secara teknis. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk kelompok yang solid dan memiliki komitmen penuh dalam menjalankan program. Zmart adalah program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk usaha ritel mikro dalam upaya meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. PembentukanZ-Mart BAZNAS Ini memiliki tujuan meningkatkan kapasitas usaha warung sehingga dapat tumbuh dan berkembang di tengah pasar ritel modern, dan mengatasi kemiskinan khususnya di wilayah perkotaan. Dukungan BAZNAS dalam program Z-Mart ini melalui pemberian bantuan modal usaha, branding, jaringan rantai pasok barang, pendampingan, dan pemanfaatan teknologi. Diharapkan para mustahik penerima bantuan Z-Mart ini mampu mengembangkan warung kelontongnya menjadi lebih maju dan berkembang, sehingga para mustahik (penerima bantuan) ini mampu berubah menjadi Munfik bahkan menjadi Muzakki BAZNAS. <HMS> #DenganZakatSlemanSemakinKuat
BERITA29/10/2024 | AS
Rakorda BAZNAS se-DIY Rusmuskan Target ZIS 2025 Naik
Rakorda BAZNAS se-DIY Rusmuskan Target ZIS 2025 Naik
Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diselenggarakan pada hari Rabu, 20 Rabiul Akhir 1446 (23-24 Oktober 2024) di SM Tower, Malioboro. Rapat ini dibuka oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, bersama Pimpinan BAZNAS RI Bidang Distribusi, Hj. Saidah Sakwan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting di Yogyakarta, menunjukkan komitmen yang kuat dalam sinergi zakat dan pembangunan sosial di DIY. Dalam sambutannya, Mokhamad Mahdum menekankan pentingnya rapat koordinasi ini sebagai langkah strategis untuk menyelaraskan program-program BAZNAS di seluruh wilayah DIY. “Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerjasama antar lembaga BAZNAS dalam mendistribusikan zakat secara optimal dan efektif. Dengan adanya sinergi, diharapkan distribusi zakat dapat lebih terfokus pada sasaran yang tepat, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Mahdum. Hj. Saidah Sakwan, yang membidangi Distribusi di BAZNAS RI, menambahkan bahwa keberhasilan program zakat tidak hanya terletak pada penghimpunan, tetapi juga pada efektivitas pendistribusiannya. “Distribusi zakat harus berlandaskan data yang akurat dan pendekatan yang terintegrasi agar manfaat zakat bisa dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya. Sambutan dari Pj. Walikota Yogyakarta dan Pemerintah DIY: Acara pembukaan Rakor juga dihadiri oleh Pejabat Walikota Yogyakarta, Ir. Sugeng Purwanto, M.M.A, yang memberikan sambutan hangat. Dalam pidatonya, Sugeng Purwanto menekankan bahwa BAZNAS memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah dalam mengatasi masalah sosial dan ekonomi, terutama di masa pascapandemi ini. “Kami berharap Rakor ini dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan yang solutif dan inovatif untuk membantu masyarakat Yogyakarta, khususnya dalam hal pemberdayaan ekonomi melalui zakat, infak, dan sedekah,” ungkapnya. Sementara itu, Gubernur DIY yang diwakili oleh pejabat fungsional dari Biro Bina Mental Pemda DIY, turut menyampaikan apresiasinya terhadap peran BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah. Dalam sambutannya, ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga zakat dalam menyelesaikan masalah kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dua Hari Rapat untuk Penguatan Program Zakat di DIY, Rakor ini bertujuan untuk saling berbagi pengalaman, strategi, dan solusi untuk mengoptimalkan program zakat di wilayah DIY. Selain mendiskusikan peningkatan kinerja dalam penghimpunan dan distribusi zakat, infak, dan sedekah, Rakor juga akan membahas beberapa program prioritas yang dapat diterapkan di seluruh DIY, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan, dan kesehatan masyarakat. Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY ini diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi peningkatan kolaborasi dan koordinasi antar BAZNAS di DIY, sehingga program-program zakat dapat lebih tepat sasaran dan membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Dengan sinergi yang kuat, BAZNAS diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial di DIY. Secara Nasional BAZNAS Ri menargetkan Perolehan Target pengumpulan ZIS di tahun 2025 nanti sejumlah 50 Triliun. tentu ini akan menjadi rekor baru & tantangan dalam tata kelola BAZNAS kedepan. Lebih lanjut BAZNAS Sleman sebagai bagian dari BAZNAS ditargetkan dapat mengumpulkan ZIS sebesar 11,8 Milyar. Semoga melalui berbagai usaha dan ihtiar dari seluruh amil dan bantuan dari para agghniya/ masyarakat target ini dapat tercapai, sehingga semakin banyak warga kurang mampu yang menjadi sejahtera. <Humas> #Dengan Zakat Sleman menjadi Kuat
BERITA24/10/2024 | AS
Bantuan Air Bersih ke wilayah Sleman Barat
Bantuan Air Bersih ke wilayah Sleman Barat
BAZNAS Kabupaten Sleman bekerjasama dengan BPBD Sleman melakukan droping air bersih ke wilayah Sleman Barat tepatnya di Dusun Kliran, Sendangagung, Minggir. Menurut Laporan BPBD Sleman sejumlah wilayah di Kabupaten di Sleman mengalami bencana kekeringan diantaranya wilayah Mlati, Moyudan, dan Minggir. BAZNAS menerima permintaan untuk melakukan droping air bersih kepada masyarakat terdampak. BAZNAS Sleman menyalurkan sekitar 30 tangki air melalui tim BPBD, setiap tangki berisi sekitar 5.000 liter air untuk disalurkan langsung kepada masyarakat maupun ke sejumlah tampungan air bersama milik warga. Proses pendistribusian ini akan terus dilakukan sesuai permintaan dari warga yang membutuhkan. "Bantuan air bersih ini semoga dapat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan akan air bersih. BAZNAS Sleman akan siap mensupport BPBD Sleman dalam penanganan kekeringan di wilayah Sleman ini. Silahkan warga nanti yang membutuhkan untuk lapor ke Kalurahan atau langsung ke BPBD agar cepat direspon. Tim akan siap segera merespon laporan yang masuk" ujar ketua BAZNAS Sleman Drs. Kriswanto. <Humas>
BERITA22/10/2024 | AS
Rumah Layak Huni Baru Ibu Emy
Rumah Layak Huni Baru Ibu Emy
BAZNAS Sleman pada hari Selasa, 24 September 2024, bersama dengan komunitas relawan Satuan Tim Anti Kriminalitas (STAK) Yogyakarta meresmikan program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Biru, Trihanggo, Gamping. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Sleman, Bapak Muhaimin, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Sleman, Bapak Sigit, serta sejumlah pejabat terkait. Program RTLH ini bertujuan untuk memberikan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan. Salah satu penerima manfaat dari program ini adalah Ibu Emy Setyowati, yang rumahnya telah direnovasi menjadi lebih layak huni. Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian BAZNAS Sleman, Bapak Muhaimin, S.Ag., M.Pd. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini. “Kami berharap dengan adanya program RTLH ini, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari zakat yang mereka salurkan. Ini adalah bentuk nyata dari kepedulian kita bersama untuk mewujudkan kesejahteraan sosial,” ujar Bapak Muhaimin. Kabag Kesra Kabupaten Sleman, Bapak Sigit Herutomo, SH, MAP, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Sleman dan relawan STAK atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam membantu masyarakat. “Program RTLH ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Semoga program ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ujar Bapak Sigit. Ibu Emy Setyowati, penerima manfaat dari program ini, mengungkapkan rasa bahagianya. “Alhamdulillah, rumah kami sekarang lebih layak dan nyaman untuk ditinggali. Terima kasih BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu,” kata Ibu Emy dengan mata berkaca-kaca. Peresmian RTLH di Biru Trihanggo ini melibatkan perbaikan atap, lantai, dan dinding rumah, serta penyediaan fasilitas MCK yang memadai. Kegiatan ini juga menunjukkan semangat gotong-royong dan kebersamaan antara BAZNAS, relawan STAK, dan masyarakat setempat. Dengan adanya program RTLH ini, BAZNAS Sleman berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. Program ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk turut serta dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Kami ucapan terima kasih telah menunaikan zakat, infaq, sedekah di BAZNAS Sleman, teriring doa semoga harta berkah, keluarga sakinah mawaddah warohmah. Aamiin #AmanahProfesionalTransparan #TentramnyaMuzakiBahagianyaMustahiq #TerimakasihMuzakiDanMustahiq #BaznasSleman ====================== *Tunaikan zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Sleman, klik link: https://kabsleman.baznas.go.id/bayarzakat *Kunjungi: website:https://baznas.slemankab.go.id/
BERITA26/09/2024 | AS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →