Berita Terbaru
Peresmian Rumah Baru Ibu Fajarwati oleh BAZNAS Sleman bersama Sekda Sleman & STAK Yogyakarta
Sabtu 21 Juni 2025, BAZNAS Kabupaten Sleman bersama, Sekda Sleman, Polresta Sleman, Stak Yogyakarta dan Jajaran Pemda Kabupaten Sleman meresmikan Bantuan Bedah Rumah - Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Fajarwati di Pedukuhan Biru, Trihanggo, Gamping Sleman.
Bantuan ini disalurkan melalui Program Bedah Rumah (Sleman Peduli) BAZNAS Kabupaten Sleman senilai Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah). Proses bedah rumah ini dimulai pada bulan Januari 2025 dan memakan waktu kurang lebih 6 bulan. Proses pembangunan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat setempat secara gotong royong. Namun lebih dari sekadar nilai material, yang membuat program ini istimewa adalah semangat kebersamaan dan gotong royong yang menyertainya. Rumah ini tak akan berdiri kokoh tanpa dukungan luar biasa dari masyarakat sekitar, para relawan STAK, aparat Kepolisian/TNI, serta para mitra donator/ Muzaki yang tergerak untuk memberikan bantuan dalam berbagai bentuk—tenaga, waktu, dan sumber daya.
Ini adalah bukti nyata bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya ketika dilakukan bersama. Rumah yang kita resmikan hari ini bukan hanya bangunan fisik semata, melainkan juga simbol harapan, kepedulian, dan kebangkitan. Semoga rumah baru ini memberikan kenyamanan, keamanan, dan keberkahan bagi Ibu Fajarwati dan keluarga, serta menjadi awal dari kehidupan yang lebih baik.
BAZNAS ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI/Polri, Relawan dan masyarakat semua pihak yang telah terlibat. Semoga Allah SWT membalas amal ibadah dan kebaikan Bapak/Ibu semua dengan pahala yang berlipat ganda.
Pada Tahun 2025 Ini BAZNAS berencana melaksanakan Program Bedah Rumah sejumlah 50 unit se-Kabupaten Sleman, Alokasi untuk kurang lebih 3 rumah per Kapanewon. Mohon doanya semoga target Pengumpulan ZIS BAZNAS Sleman tahun 2025 dapat tercapai , sehingga semakin banyak warga kurang mampu di Sleman yang terbantu melalui program-program BAZNAS Sleman, seperti Ibu Fajarwati ini.
BERITA23/06/2025 | AS6
BAZNAS Sleman Laksanakan Pemotongan 25 Ekor Domba Kurban dari BAZNAS RI
Sleman, 9 Juni 2025 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha sekaligus memperkuat program pemberdayaan peternak lokal, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melaksanakan pemotongan hewan kurban berupa 25 ekor domba. Hewan kurban ini merupakan bantuan dari sohibul melalui BAZNAS RI, dengan seluruh domba berasal dari Balai Ternak Merdikorejo, Sleman sebagai bagian dari program pemberdayaan peternak lokal yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.
Proses pemotongan hewan kurban dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kentungan, Condongcatur, dengan memastikan seluruh tahapan penyembelihan dilakukan sesuai standar kesehatan dan kaidah syariat Islam. Tim dari BAZNAS Sleman bersama petugas RPH mengawasi setiap tahapan penyembelihan guna memastikan kualitas daging kurban tetap terjaga.
Setelah proses pemotongan, daging kurban segera dikemas dan didistribusikan kepada 25 panti asuhan dan pondok pesantren yang telah megajukan proposal dan ditentukan sebelumnya. Pendataan penerima manfaat dilakukan secara sistematis agar distribusi daging dapat tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang benar-benar membutuhkan. Para penerima manfaat menyambut dengan penuh rasa syukur, karena daging kurban menjadi sumber makanan bernutrisi bagi anak-anak yatim dan para santri.
Keberhasilan program kurban tahun ini tak lepas dari peran Balai Ternak Merdikorejo, Sleman, yang berkontribusi dalam menyediakan domba kurban. Program ini merupakan bagian dari pemberdayaan peternak lokal, di mana BAZNAS secara aktif membina peternak kecil agar mampu menghasilkan ternak berkualitas yang layak dijadikan kurban.
Selain itu, program ini juga mendorong praktik peternakan berkelanjutan dengan memastikan kesehatan dan kesejahteraan hewan yang dipelihara. Melalui program ini, peternak lokal memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik, serta semakin memahami standar kesejahteraan hewan dan manajemen peternakan yang optimal.
BAZNAS Sleman mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program kurban tahun ini, terutama kepada sohibul kurban, para donatur, serta tim pelaksana di lapangan. Tanpa dukungan mereka, program ini tidak akan berjalan dengan baik.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mudhohi di seluruh Indonesia yang telah mempercayakan kurbannya melalui BAZNAS Republik Indonesia. Demikian juga khususnya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah mempercayakan juga penyerahan hewan kurbannya melalui BAZNAS Republik Indonesia.
Selain sebagai bentuk ibadah, program kurban ini juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan mempererat silaturahmi antara masyarakat, pemerintah, dan para donatur. Dengan adanya kolaborasi yang baik, diharapkan program serupa dapat terus berkembang dan memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemberdayaan peternak lokal agar lebih banyak peternak kecil yang dapat terlibat dalam ekosistem ini. Dengan begitu, kurban tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan bagi peternak dan masyarakat yang membutuhkan.
Semoga semangat berbagi terus tumbuh, mempererat tali persaudaraan, serta mengokohkan nilai-nilai kebajikan di lingkungan kita.
BERITA09/06/2025 | AS6
Kurban Berkah BAZNAS Sleman 2025: Cahaya bagi Mudhohi dan Mustahik
Sleman, 7 Juni 2025 – Suasana penuh kebahagiaan dan keberkahan menyelimuti dua lokasi penyelenggaraan Kurban Berkah BAZNAS Sleman (KBB) di Kalurahan Margoagung-Seyegan dan Mororejo-Tempel. Acara yang berlangsung pada hari Sabtu 7 Juni 2025 menjadi bukti nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi yang terus tumbuh di tengah masyarakat. BAZNAS menyembelih 2 ekor sapi di lokasi Kurban tersebut.
Acara kurban ini berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., yang mewakili Bupati Sleman, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap program kemanusiaan yang memiliki dampak besar bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
Tidak hanya menjadi ajang ibadah, program Kurban Berkah BAZNAS Sleman juga memperlihatkan kuatnya solidaritas sosial melalui partisipasi berbagai lembaga dan individu. Berkat kontribusi dari Bank Sleman Syariah, Bank Sleman, Sohibul Perorangan, serta para Munfik BAZNAS Sleman, program ini mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Daging kurban yang telah disembelih kemudian didistribusikan kepada masyarakat Margoagung dan Mororejo. Dengan harapan, keberkahan kurban ini tidak hanya sebatas perayaan tahunan, tetapi juga mampu menjadi penguat bagi semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Kurban bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga wujud nyata dari rasa syukur serta kepedulian terhadap sesama. Program ini semakin membuktikan bahwa dengan kebersamaan dan semangat berbagi, kesejahteraan dapat terwujud bagi lebih banyak orang.
BAZNAS Sleman berharap agar keberkahan ini terus mengalir dan semakin membawa manfaat bagi masyarakat. Semoga semangat berbagi terus tumbuh, mempererat tali persaudaraan, serta mengokohkan nilai-nilai kebajikan di lingkungan kita.
BERITA07/06/2025 | AS6
Peringati Hari Jadi Sleman ke 109 BAZNAS Salurkan Sejumlah Bantuan ke 86 Kalurahan
Pada peringatan Hari Jadi 109 ini BAZNAS Sleman menyalurkan sejumlah Bantuan diantaranya Paket Sembako dan santunan Anak yatim di 86 Kalurahan, Bantuan RTLH di 17 Kapanewon, Sunatan massal di Puskesmas Pembantu Berbah, dan Operasi Katarak di RSUD Sleman. Dengan total penerima Manfaat sebanyak 2.600 orang warga yang membutuhkan dan warga kurang mampu.
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sleman yang ke-109.
Mari bersama-sama meraih kejayaan untuk mencapai semua harapan yang sesungguhnya."Gumolong Hanggayuh Mukti"Dirgahayu Kabupaten Sleman#HUTSleman#HUT109Sleman#HariJadiSleman
BERITA15/05/2025 | AH
BAZNAS DIY dan Sleman Gelar Rapat Assessment Pendirian Kampung Berkah di Kalurahan Mororejo Tempel
Sleman, 7 Mei 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama BAZNAS Sleman mengadakan rapat koordinasi dan assessment untuk pendirian Kampung Berkah di Kalurahan Mororejo, Tempel. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan potensi dan kebutuhan masyarakat Mororejo agar program Kampung Berkah dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi warga.
Rapat ini melibatkan berbagai pihak terkait yang berperan penting dalam keberhasilan program, di antaranya pamong kalurahan, Kantor Urusan Agama (KUA), Kementerian Agama (Kemnag), Pemerintah Daerah (Pemda) Sleman, serta Dinas Pertanian. Dengan keterlibatan banyak stakeholder, diharapkan Kampung Berkah tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi, pertanian, dan kesejahteraan sosial di Mororejo.
Menurut Ketua BAZNAS DIY, program Kampung Berkah merupakan upaya strategis dalam memberdayakan masyarakat berbasis zakat dan wakaf. "Kami ingin memastikan bahwa Mororejo dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan dana zakat untuk kesejahteraan masyarakat. Assessment yang kami lakukan hari ini menjadi langkah awal dalam menyusun strategi terbaik bagi program ini," ujarnya.
Selama rapat berlangsung, berbagai aspek dipertimbangkan dalam pemetaan Kampung Berkah. Tim dari BAZNAS bersama stakeholder terkait mengidentifikasi potensi ekonomi yang bisa dikembangkan, termasuk sektor pertanian dan usaha mikro yang dapat diberdayakan melalui dana zakat dan program pembinaan.
Selain itu, faktor sosial dan pendidikan juga menjadi perhatian utama. Dinas Pertanian, misalnya, menyampaikan program pelatihan bagi masyarakat agar mereka mampu mengelola lahan secara produktif. Sementara Kementerian Agama menekankan pentingnya pembinaan keagamaan untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual warga.
Pamong Kalurahan Mororejo menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program Kampung Berkah. "Kami sangat berterima kasih atas perhatian BAZNAS terhadap Mororejo. Kami berharap program ini dapat membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga," ujar salah satu pamong kalurahan.
Assessment ini menandai tahap awal dari implementasi Kampung Berkah. Setelah pemetaan selesai, BAZNAS DIY dan Sleman akan menyusun rencana kerja yang mencakup pelatihan keterampilan, bantuan ekonomi, dan penguatan komunitas berbasis zakat.
Dengan adanya program Kampung Berkah, diharapkan Kalurahan Mororejo dapat berkembang sebagai contoh kawasan pemberdayaan berbasis zakat yang berkelanjutan dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Para pihak yang terlibat optimis bahwa dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, program ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Mororejo.
BERITA07/05/2025 | AH
Peringatan Hari Jadi Sleman ke-109 BAZNAS dan Pemda Sleman Berikan Bantuan Sosial di 17 Kapanewon
Sleman, — Memperingati hari jadi ke-109, Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar rangkaian kegiatan sosial yang langsung menyasar kebutuhan warga. Kegiatan bakti sosial ini terlaksana atas kerja sama antara Pemkab Sleman dan BAZNAS Sleman, dan mencakup 17 kapanewon di Kabupaten Sleman.
Salah satu bentuk penyaluran bantuan berlangsung di Balai Kalurahan Wukirharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, pada Senin (5/5/2025) berupa penyerahan 1 RTLH, 225 paket sembako, dan santunan untuk lima orang anak yatim.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, menekankan bahwa kegiatan ini sebagai pengejawantahan dari semangat tema HUT ke-109 Kabupaten Sleman yakni Gumolong Hanggayuh Mukti yang berarti bersatu meraih kejayaan.
“Kita dorong semangat guyub, rukun, dan bersatu kembali. Pemerintah tidak bisa sendiri, butuh dukungan masyarakat. Kemiskinan harus kita entaskan bersama-sama. Anak-anak kita harus punya semangat belajar, agar kemiskinan tidak menjadi warisan,” kata Susmiarto.
Pada perayaan HUT ke-109 ini, Pemkab Sleman menyalurkan bantuan stimulan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 17 kapanewon, mendistribusikan 2.750 paket sembako untuk warga kurang mampu, dan menyerahkan 430 santunan untuk anak yatim.
Selain itu, para petugas kebersihan dan tenaga keamanan di lingkungan perangkat daerah juga mendapat bingkisan sebanyak 641 paket sebagai bentuk apresiasi atas kerja mereka.
Tak hanya itu, Pemkab Sleman juga menggelar layanan kesehatan gratis berupa sunatan massal bagi 109 anak yang akan dilaksanakan pada 9 Mei 2025, serta operasi katarak gratis untuk 30 pasien yang akan dilaksanakan pada 11 Mei 2025 di RSUD Sleman.
“Selain bantuan sosial, Pemkab juga menggandeng perguruan tinggi untuk membuka akses pendidikan lebih luas bagi warga yang berpotensi, sebagai bagian dari upaya jangka panjang mengangkat taraf hidup masyarakat Sleman,” pungkas Susmiarto.
Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempererat solidaritas antarwarga. Pemkab Sleman berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta meringankan beban mereka yang membutuhkan.
"Secara rutin BAZNAS Sleman memberikan bantuan Paket sembako, santunan anak yatim, bantuan bedah rumah RTLH, dan sunatan massal dalam rangka Hari Jadi Sleman, yang diselenggarakan di bulan Mei setiap tahunnya. Dana Bantuan ini bersumber dana zakat yang diberikan kaepada khusunya warga kurang mampu sesuai asnaf yang memang berhak menerima zakat. Semoga Kabupaten Sleman semakin maju dan berkembang ke depan" ujar Muhyi Darmaji selaku Wakil ketua III BAZNAS Kab. Sleman.
BERITA07/05/2025 | AH
BAZNAS Se-DIY Gelar Rapat Koordinasi Daerah di Nglanggeran, Usung Tema “Kembali Suci, Merajut Silaturahmi”
Gunungkidul, Selasa 29 April 2025 — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang digelar di kawasan wisata TTP Embung, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Mengangkat tema “Kembali Suci, Merajut Silaturahmi”, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan pelaksana BAZNAS kabupaten/kota se-DIY, serta pejabat dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul.
Rapat ini menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antar BAZNAS di wilayah DIY sekaligus memperkuat koordinasi pasca-Ramadhan dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara optimal. Dalam suasana pasca-Idulfitri, seluruh peserta sepakat bahwa semangat silaturahmi dan kembali suci harus tercermin dalam semangat pelayanan yang lebih baik kepada mustahik.
Materi utama dalam rapat ini adalah penyampaian hasil Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat (KDZ) BAZNAS daerah. Pemaparan ini menjadi evaluasi bersama untuk menilai efektivitas pengelolaan zakat serta dampak nyata dari program-program pemberdayaan yang telah dilaksanakan. Dengan data dan hasil kajian tersebut, BAZNAS se-DIY diharapkan dapat menyusun strategi yang lebih terarah dan berdampak di masa mendatang.
Selain membahas evaluasi program kerja, kegiatan ini juga menjadi ajang tukar gagasan dan penyelarasan arah strategis BAZNAS se-DIY dalam menghadapi tantangan sosial-ekonomi masyarakat ke depan.
Rakor ini diharapkan mampu mendorong kolaborasi yang lebih erat antar lembaga dan pemerintah daerah, guna memperkuat peran BAZNAS sebagai pilar penting dalam penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
BERITA30/04/2025 | AH
BAZNAS Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini 2025 di Sleman
BAZNAS Sleman Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini di Kepuharjo
Sleman, 24 April 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman turut berpartisipasi dalam acara puncak peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan di Aula Kalurahan Kepuharjo, Cangkringan. Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momen penting untuk memperingati perjuangan dan kontribusi perempuan dalam pembangunan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Sleman memberikan bantuan berupa modal usaha kepada satu kelompok penerima manfaat yang merupakan binaan Dinas DPAP2KB Sleman, Serta 10 Paket sembako konsumtif. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kelompok tersebut untuk mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Sleman, Jajaran pimpinan OPD Kabupaten Sleman dan berbagai pihak terkait, acara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga pemerintah, masyarakat, dan organisasi lainnya dalam mendukung pemberdayaan perempuan. Semangat Hari Kartini yang mengusung nilai-nilai perjuangan dan kemandirian perempuan menjadi inspirasi bagi semua pihak yang hadir.
Dengan adanya bantuan dari BAZNAS Sleman, diharapkan kelompok penerima manfaat dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan kepedulian bersama dapat membawa perubahan yang berarti.
BERITA24/04/2025 | AH
Syawalan dan Pertemuan Rutin LAZ se-Sleman
Sleman, 23 April 2025 – BAZNAS Sleman kembali menyelenggarakan acara Syawalan dan pertemuan rutin triwulanan bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kabupaten Sleman. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Sleman pada hari Rabu, dengan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai LAZ seperti LAZIS MU Sleman, LAZIS NU Sleman, LAZ LZI, LAZ Rumah Yatim, Lazis Qu, dan lainnya.
Sebagai agenda rutin yang diadakan setiap tiga bulan sekali secara bergantian, pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi antar lembaga zakat di Sleman. Para peserta berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai perkembangan terkini dalam pengelolaan lembaga zakat, dan membahas isu-isu dakwah zakat yang relevan.
Acara ini tidak hanya mempererat hubungan antar lembaga zakat, tetapi juga mendorong terciptanya optimalisasi pengelolaan zakat di wilayah Sleman. Dengan saling berbagi pengalaman dan strategi, para peserta berharap dapat meningkatkan efisiensi serta efektivitas dalam menjalankan tugas dakwah dan pengelolaan zakat.
BAZNAS Sleman terus berkomitmen menjadi fasilitator dan penggerak utama dalam membangun sinergi di antara lembaga zakat di Sleman, demi kesejahteraan umat dan masyarakat secara luas. Pertemuan berikutnya dijadwalkan akan berlangsung di lokasi yang berbeda, sebagai bentuk kebersamaan dan rotasi dalam pelaksanaan agenda triwulanan ini.
BERITA23/04/2025 | AH
Ketua BAZNAS RI Resmikan Balai Ternak Domba bersama Wakil Bupati Sleman
Badan Amil Zakat (BAZNAS) Republik Indonesia (RI) meresmikan Balai Ternak “Lumbung Berkah” di Kalurahan Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Senin (10/3/2023). Hadir dalam peresmian ini Ketua BAZNAS RI Prof. Noor Achmad, MA., Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, S.E., Pimpinan BAZNAS RI bidang pendistribusian & pemberdayaan Ibu Saidah Sakwan, MA., Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Drs. Kriswanto, M.Sc., dan Kepala BBPPM Yogyakarta.
Peluncuran program balai ternak merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik dalam sektor peternakan dengan memberikan hewan domba. Pada program ini, BAZNAS tidak hanya memberikan modal, namun juga pendampingan secara berkala agar menjamin kualitas ternak yang dihasilkan. Balai Ternak BAZNAS adalah program yang bertujuan untuk memberdayakan peternak melalui pendampingan intensif dan sistematis.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menyampaikan, Program Balai Ternak merupakan langkah nyata BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. “Program ini bertujuan untuk membekali para mustahik dengan keterampilan beternak yang baik dan berkelanjutan, sehingga mereka dapat mandiri secara ekonomi. Kami berharap dengan adanya Balai Ternak ini, para penerima manfaat tidak hanya memiliki sumber penghasilan yang lebih stabil, tetapi juga dapat berkembang menjadi muzaki di masa depan,” ujar Kiai Noor.
"Program balai ternak secara nasional sudah ada 58 dan mayoritas mampu berkembang baik. Tidak ada balai ternak yang kami bantu yang rugi. Rata-rata berkembang dengan baik bahkan kami di sini juga berharap nanti bisa berkembang dengan baik. Dan tentu saja yang utama adalah bagaimana para mustahik di sini terus mempertahankan kepercayaan." Kata Kiai Noor.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE, menyampaikan apresiasinya terhadap BAZNAS atas pembangunan balai ternak ini. Ia berharap keberadaan balai ternak dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan para peternak.
“Kehadiran Balai Ternak Lumbung Berkah ini menjadi harapan baru dalam pemberdayaan peternak. Dengan adanya stimulan berupa 190 ekor domba, serta pengelolaan mandiri yang didukung oleh pendampingan BAZNAS, saya optimis bahwa balai ternak ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor peternakan berbasis masyarakat,” ujar Danang.
Program Balai Ternak Lumbung Berkah Tempel ini dibangun atas inisiasi BAZNAS Kabupaten Sleman bekerja sama dengan BAZNAS RI. Sumber Dana Pembangunan Balai Ternak Lumbung Berkah ini berasal dari BAZNAS RI sebesar Rp 400 juta dan BAZNAS Kabupaten Sleman Rp 200 juta. Dengan Jumlah hewan ternak sebanyak 190 ekor domba. Balai Ternak ini sudah dibangun sejak Desember (akhir tahun 2024) lalu dan mulai diisi ternak pada pertengahan Februari 2025.
Jumlah warga Penerima Manfaat Program Balai ternak sejumlah adalah 20 orang peternak yang berasal dari masyarakat Tempel. Balai Ternak ini merupakan balai ternak yang berfokus pada program penggemukan dan pembibitan (breeding) domba, targetnya nanti dapat memenuhi kebutuhan domba/kambing untuk kurban maupun konsumsi. Fasilitas dukungan tambahan dari BAZNAS berupa Rumah kompos dan mesin pencacah rumput (chopper). Pengelola Balai ternak ini dikelola langsung oleh para anggota kelompok (peternak) dan 1 orang pendamping Program dari BAZNAS RI.
Dengan adanya Balai Ternak, peternak dapat mengelola usaha ternak secara mandiri dan berkelanjutan, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan seperti kondisi geografis, aksesibilitas lokasi, cuaca, dan fluktuasi harga pakan. Selain itu, program ini juga memberikan dampak positif bagi komunitas sekitar, seperti peningkatan pembelian pakan dari pemasok lokal, penggunaan jasa transportasi, dan penyediaan lapangan kerja. Program Balai Ternak ini membantu peternak binaan untuk meningkatkan taraf hidup mereka, sehingga mereka dapat bertransformasi dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat).
Ketua BAZNAS Kab Sleman menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS RI, karena telah memilih BAZNAS Kabupaten Sleman untuk dapat berkolaborasi menjalankan program Balai Ternak BAZNAS di Kabupaten SLeman. "Program balai ternak ini memang merupakan program kolaborasi bersama BAZNAS RI untuk membantu para peternak yang berjumlah 20 orang mustahik. Kami berharap, melalui program balai ternak di Kabupaten Sleman ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi para peternak dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.” Ujar Drs Kriswanto, M.Sc.
BERITA11/03/2025 | AH
Ketua BAZNAS RI Bertemu Bupati Sleman untuk Sinergi Program
Ketua BAZNAS RI Prof. Noor Achmad, MA. bersama Pimpinan BAZNAS RI bidang Pendistribusian & Pendayagunaan Ibu Saidah Sakwan bersilaturahmi ke Bupati Sleman Bapak Harda Kiswaya bertempat di kantor Bupati Sleman pada hari senin sore tanggal 10 maret 2025 .
Hadir turut mendampingi Pimpinan BAZNAS RI dari BAZNAS Kabupaten Sleman Bapak Kriswanto, dan Bapak Muhyi Darmaji, serta pimpinan BAZNAS kota Yogyakarta.
Acara silaturahmi dan audiensi ini berjalan lancar dan penuh kehangatan.
Kiai Noor mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak Harda Kiswaya sebagai Bupati Sleman periode 2025-2029, semoga amanah dan mampu m Melalui silaturahmi ini BAZNAS berharap mendapatkan dukungan atas Program-program BAZNAS baik pengumpulan dan pendistribusian BAZNAS. Melalui cahaya zakat berharap dapat memberikan keajaiban bagi muzaki dan mustahik. Dana zakat dapat mendukung para mustahik menjadi lebih sejahtera, ter-entaskan dari kemiskinan, berdaya dengan usaha, bahkan mampu naik kelas dari mustahik menjadi muzaki.
Bupati Sleman menyambut baik atas kedatangan Ketua BAZNAS RI ke Sleman. Bupati berterimakasih atas bantuan dari BAZNAS RI ke Sleman seperti program Z-Mart dan yang kan diresmikan Balai ternak di Tempel. Ke depan Bupati berharap kolaborasi BAZNAS dan Pemda Sleman terus ditingkatkan untuk membantu mensejahterakan masyarakat Sleman melalui dana zakat yang dikumpulkan.
Dalam pertemuan ini BAZNAS Kabupaten Sleman juga mengajukan program Z-Mart tambahan untuk tahun 2025 dan program pertanian terpadu ke BAZNAS ZI.
BERITA10/03/2025 | AH
Besaran Fidyah Tahun 1446 H/ 2025 BAZNAS Sleman
Fidyah diambil dari kata “fadaa” artinya mengganti atau menebus. Bagi beberapa orang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa dengan kriteria tertentu, diperbolehkan tidak berpuasa serta tidak harus menggantinya di lain waktu. Namun, sebagai gantinya diwajibkan untuk membayar fidyah.
Ada ketentuan tentang siapa saja yang boleh tidak berpuasa. Hal ini tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 184.
”(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Q.S. Al Baqarah: 184)
Adapun kriteria orang yang bisa membayar fidyah di antaranya:
1. Orang tua renta yang tidak memungkinkannya untuk berpuasa
2. Orang sakit parah yang kecil kemungkinan sembuh
3. Ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter).
Fidyah wajib dilakukan untuk mengganti ibadah puasa dengan membayar sesuai jumlah haripuasa yang ditinggalkan untuk satu orang. Nantinya, makanan itu disumbangkan kepada orang miskin.
Menurut Imam Malik, Imam As-Syafi'I, fidyah yang harus dibayarkan sebesar 1 mud gandum (kira-kira 6 ons = 675 gram = 0,7 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdoa).
Cara membayar fidyah ibu hamil bisa berupa makanan pokok. Misal, ia tidak puasa 30 hari, maka ia harus menyediakan fidyah 30 takar di mana masing-masing 1,5 kg. Fidyah boleh dibayarkan kepada 30 orang fakir miskin atau beberapa orang saja (misal 2 orang, berarti masing-masing dapat 15 takar).
Menurut kalangan Hanafiyah, fidyah boleh dibayarkan dalam bentuk uang sesuai dengan takaran yang berlaku seperti 1,5 kilogram makanan pokok per hari dikonversi menjadi rupiah.
Cara membayar fidyah puasa dengan uang versi Hanafiyah adalah memberikan nominal uang yang sebanding dengan harga kurma atau anggur seberat 3,25 kilogram untuk per hari puasa yang ditinggalkan, selebihnya mengikuti kelipatan puasanya.
Berdasarkan SK Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman No. 09 Tahun 2025 tentang Penetapa Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah tahun 1446 H, ditetapkan bahwa nilai fidyah adalah 0,7 kg beras (makanan pokok), atau dapat dikonversikan dalam bentuk uang sebesar Rp 10.500,-/hari/jiwa.
Tunaikan fidyah anda ke BAZNAS dengan cara klik di sini:
https://kabsleman.baznas.go.id/sedekah
BERITA25/02/2025 | AH
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1446 H BAZNAS Sleman
Jadwal Imsakiyah Tahun 2025 / 1446 H untuk wilayah Sleman, DIY dan sekitarnya.
Jadwal imsakiyah berfungsi sebagai panduan waktu untuk memulai puasa dan salat selama bulan Ramadan. Jadwal ini berisi informasi waktu imsak, waktu salat lima waktu, dan waktu berbuka puasa.
Semoga bermanfaat.
Sumber: Bidang BIMAS Kemenag RI - https://bimasislam.kemenag.go.id/jadwalimsakiyah
Link Download PDF:
Link Download file pdf
https://drive.google.com/file/d/1hWTdtOa7Z0z-yBb12n85yxQW7xwZFz5j/view?usp=sharing
BERITA25/02/2025 | AH
Hasil Penetapan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2025/1446H BAZNAS Sleman
Sleman, 2025 – BAZNAS Sleman nenyelenggarakan Rapat penetapan besaran Zakat Fitrah dan Fidyah untuk tahun 2025/1446 H di RM Pringsewu, Sleman. Acara yang berlangsung pada hari Kamis tanggal 20 Februari tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua MUI Sleman bersama anggota komisi fatwa, perwakilan dari PD Muhammadiyah Sleman, PCNU Sleman, Disperindag Sleman, DMI Sleman, Bagian Kesra Setda Sleman, Pimpinan BAZNAS Sleman dan Kemenag Sleman.
Acara dibuka dengan sambutan ketua BAZNAS Sleman, kemudian dilanjutkan diskusi yang dipimpin oleh Ketua MUI Sleman, KH Ahmad Fatah. Diskusi ini diawali dengan pemaparan perspektif fiqh dan ketetapan fatwa dari MUI terkait hukum Zakat Fitr dan Fidyah. Selanjutnya, diberikan kesempatan bagi perwakilan lembaga Islam menyampaikan pendapat dan pandangan terkait besaran fidyah dan zakat fitr pada masing-masing lembaga. Acara diskusi ini berjalan lancar.
Secara umum zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok yang keseharian dikonsumsi, dengan takaran yang disepakati dengan takaran 2,5 kg beras/jiwa. Sedangkan untuk Fidyah nilai besaran yang disepakati adalah 0,7 kg beras/hari/ jiwa. Menurut ketua MUI Sleman untuk zakat fitr dan fidyah ini utamanya ditunaikan dalam bentuk beras (makanan pokok) yang biasa dikonsumsi, sedangkan untuk konversi dalam bentuk uang merupakan bentuk kemudahan. Konversi dalam nominal uang menyesuaikan harga pasar dan wilayah. Untuk hal terkait teknis pengumpulan dan distribusi zakat Fitrah dan fidyah ini menyesuaikan dengan aturan yang sudah ada, seperti dari BAZNAS atau kebijakan lembaga/ UPZ/ panitia zakat masing-masing.
Pada akhir rapat, BAZNAS menetapkan nilai Zakat Fitrah sebesar 2,5 kilogram beras/jiwa atau dapat dikonversi menjadi uang sejumlah Rp 37.500 per jiwa. Selain itu, besaran Fidyah ditetapkan sebesar 0,7 kilogram beras/ jiwa / hari. Hasil ketetapan ini mengacu hasil kesepakatan dari musyawarah seluruh peserta rapat. Nilai konversi uang diatas menyesuaikan perkiraan harga pasar untuk beras medium di wilayah Sleman sekitar Rp 15.000,-/kg yang kemudian dikalikan dengan takaran zakat fitrah dan fidyah yang akan dibayarkan.
Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan kajian mendalam dan pertimbangan berbagai aspek fiqh, hukum, ekonomi dan sosial. "Kami berharap hasil rapat ini dapat menjadi pedoman bagi seluruh panitia zakat di masjid-masjid se-Sleman dan memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban Zakat Fitrah mereka di bulan Ramadhan 1446 H ini," ujar Ketua BAZNAS Sleman.
Hasil sidang ini akan segera disosialisasikan kepada masyarakat Sleman melalui berbagai media, dengan harapan dapat memberikan kejelasan, kemudahan dan rujukan dalam pelaksanaan pengumpulan dan distribusi zakat fitrah dan fidyah di tahun 2025.
BERITA21/02/2025 | AS6
Selamat & Sukses Pelantikan Bupati Sleman 2025-2025
Selamat dan Sukses atas dilantiknya Bpk Harda Kiswaya sebagai Bupati Sleman dan Bpk Danang Maharsa sebagai Wakil Bupati Sleman untuk periode 2025-2030."Semoga dapat mengemban amanah dengan baik dan menjalankan tugas baru dengan penuh tanggung jawab."#slemansembada
BERITA21/02/2025 | AH
Peresmian UPZ Masjid – Baitul Maal Al Jihad Dayu Permai
Rabu 12 Feb 2025, BAZNAS menghadiri undangan grandlaunching Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid AL Jihad di Perumahan Dayu Permai – Ngaglik Sleman. Hadir dalam acara ini jajaran muspika Kapanewon Ngaglik, pengurus Yayasan Masjid Al Jihad dan jamaah masjid. Ketua BAZNAS Sleman – Drs. Kriswanto, M.Sc hadir memberikan sambutan sekaligus meresmikan Baitul Maal Masjid Al Jihad. UPZ Masjid Dayu permai ini diketuai oleh Bapak Eka Yus Kurniawan dan dibantu oleh anggota pengurus lain.
Tujuan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid ini adalah untuk memperkuat peran masjid dalam pengumpulan zakat, serta memastikan pemenuhan aspek legalitas masjid sebagai pengumpul zakat. Hal ini sangat penting agar pengelolaan zakat dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Selain itu, optimalisasi pengelolaan zakat berbasis masjid juga menjadi fokus utama BAZNAS. UPZ merupakan kepanjangan tangan dari BAZNAS yang menjalakan pengumpulan zakat. Dengan adanya UPZ Masjid, diharapkan proses pengumpulan, pendistribusian, dan pelaporan zakat dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien salah satunya melalui Menara Masjid dari BAZNAS. Penggunaan teknologi dalam pengelolaan zakat ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di masjid dapat terus meningkat.
Kolaborasi antara program BAZNAS dan masjid juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan zakat ke depan. Dengan adanya kerjasama yang baik antara BAZNAS dan masjid, berbagai program yang bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat dapat lebih mudah diimplementasikan dan memberikan dampak yang positif. Salah satunya penanganan kemiskinan ekstrim dan kesenjangan sosial yang ada diwilayah sekitar.
“Harapannya dengan berdirinya UPZ Masjid ini adalah agar masyarakat Perum Dayu Permai dapat merasakan manfaat yang lebih besar dari pengelolaan zakat yang dilakukan. Semoga dengan adanya UPZ Masjid ini, kesejahteraan masyarakat dapat semakin meningkat dan kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Semoga dengan hadirnya UPZ Masjid ini mampu memancarkan Cahaya Zakat yang memberikan Keajaiban bagi Mustahik dari Muzaki.” ujar Ketua BAZNAS Sleman.
Kedepan BAZNAS menfasilitasi pengesahan UPZ Masjid, syaratnya mudah tinggal mengajukan permohonan pembentukan UPZ Masjid dilampiri dengan susunan pengurus Masjid yang diajukan. BAZNAS nanti akan menverifikasi dan kemudian menerbitkan SK Pengurus UPZ Masjid sebagai legalitas penguat bagi UPZ/ Panitia zakat masjid. Info lebih lanjut dapat menghubungi WA BAZNAS Sleman 081132208000 atau datang langsung ke Kantor BAZNAS Sleman.
BERITA13/02/2025 | AH
Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berupa Paket Makanan dan Selimut Tiba di Gaza
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berasal dari masyarakat Indonesia telah diterima oleh masyarakat Gaza, Palestina. Bekerja sama dengan mitra lembaga kemanusiaan Mesir Sunnah Al Hayyah, BAZNAS mendistribusikan 12.000 paket makanan dan 12.000 selimut.
Adapun bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok sehari-hari, seperti tepung terigu, mi, susu kotak, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, hingga air mineral. Selain itu BAZNAS juga mendistribusikan selimut untuk membantu warga Palestina menghadapi musim dingin.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian rakyat Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina. Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berkontribusi dalam penggalangan infak kemanusiaan ini.
"Alhamdulillah bantuan masyarakat Indonesia yang kami salurkan melalui salah satu mitra lembaga kemanusiaan di Mesir Sunnah Al Hayyah telah sampai di tangan saudara-saudara kita yang membutuhkan di Gaza melalui perjungan yang luar biasa,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Menurutnya, ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang peduli terhadap saudara-saudara di Palestina. BAZNAS berusaha sebaik mungkin untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan mereka secara cepat dan tepat sasaran.
Kiai Noor menjelaskan, bantuan ini dikirim secara bertahap dan diawasi langsung oleh mitra di Gaza agar sampai ke tangan penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan, termasuk untuk anak-anak, perempuan, dan lansia.
Kiai Noor juga menyampaikan, BAZNAS terus berupaya mengirimkan bantuan dalam berbagai bentuk agar dapat meringankan beban masyarakat Gaza.
"Masyarakat Palestina sedang menghadapi tantangan yang luar biasa berat, maka dari itu, di masa gencatan senjata ini BAZNAS terus berupaya maksimal untuk mengirimkan bantuan bagi masyarakat Palestina,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS juga berencana untuk terus mengirimkan bantuan tahap berikutnya guna memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi warga Palestina. Kiai Noor menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai lembaga kemanusiaan internasional akan terus diperkuat agar bantuan dapat tersalurkan dengan lebih efektif.
"Kami ingin memastikan bahwa bantuan dari Indonesia ini dapat terus mengalir. BAZNAS berkomitmen untuk tetap menjadi bagian dari solusi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak konflik di Palestina," ungkap Kiai Noor.
"Kami juga tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melihat kemungkinan pengiriman bantuan diberbagai aspek kebutuhan masyarakat Palestina," ujarnya.
Kiai Noor juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan dan mendukung rakyat Palestina, baik dalam bentuk donasi maupun doa, agar mereka tetap kuat dalam menghadapi ujian berat ini.
Dukungan dari masyarakat Indonesia sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Palestina. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan dan memberikan perlindungan bagi mereka yang sedang dalam kesulitan. <Humas BAZNAS RI>
BERITA12/02/2025 | HBRI
Penyaluran 439 Paket Makan Fidyah BAZNAS Sleman
Sleman, 7 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Sleman Kembali menyalurkan 439 paket makan (fidyah) kepada kelompok masyarakat rentan & dhuafa di sekitar wilayah Sleman. Para penerima manfaat ini diantaranya dari Tenaga Harian Lepas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan Sleman.
Pendistribusian paket makan (fidyah) berupa 439 paket makanan siap saji produk Z-Chicken tersebut dibagikan kepada kelompok masyarakat pekerja PHL Dinas Perhubungan, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup. Dalam aksi sosial ini, sebanyak 368 paket makan diberikan kepada PHL mitra dari Dinas Lingkungan HIdup Sleman, sementara 71 paket makan lainnya disalurkan kepada PHL mitra Dinas Perhubungan Sleman.
"Alhamdulillah, telah kami distribusikan fidyah untuk masyarakat rentan & dhuafa di Sleman. Semoga fidyah dalam paket makanan siap saji ini dapat membantu asupan makanan layak bagi kelompok masyarakat rentan & dhuafa. Dalam proses pengadaan paket makan fidyah ini kami bermitra dengan warung Z-Chicken yang didukung permodalan dari BAZNAS. Secara kumulatif nilai fidyah yang disalurkan total senilai 4,8 juta dan diberikan kepada sekitar 439 orang . Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh Munfik atau donatur yang telah meng-amanahkan dana fidyahnya & disalurkan melalui BAZNAS Sleman," kata Drs. Kriswanto selaku Ketua BAZNAS Sleman.
Program yang mulia ini didanai oleh Fidyah (Infak Sedekah terikat) dari para munfik dan donatur BAZNAS Sleman . Semoga paket makanan ini bisa meringankan beban para pekerja dan membantu memenuhi kebutuhan makan mereka hari ini. Ketua BAZNAS Sleman menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program ini. "Solidaritas dan kepedulian sosial seperti inilah yang membuat Sleman menjadi tempat yang lebih baik bagi semua. Mari kita teruskan semangat berbagi dan peduli ini," ujarnya.
Dengan harapan besar, mari kita bergandengan tangan untuk menciptakan masyarakat Sleman yang lebih kuat dan saling mendukung.
Mari raih keberkahan Cahaya Zakat bersama BAZNAS Sleman.
BERITA07/02/2025 | AH
Inovasi dan Harapan Baru di Rapat Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025
Sleman, 4 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Sleman menyelenggarakan Rapat Kerja Tahun 2025 bertempat di RM Puri Mataram Sleman. Raker ini merupakan agenda rutin BAZNAS yang membahas mengenai evaluasi dan perencanaan strategis untuk tahun 2025. Seluruh jajaran Pimpinan dan Staf BAZNAS Sleman hadir dalam acara yang berlangsung selama satu hari .
Topik utama yang dibahas dalam rapat meliputi:
1. Evaluasi capaian kinerja BAZNAS Sleman tahun 2024, dan
2. Rencana dan Program Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025.
Dengan target pengumpulan dana sebesar 11,8 milyar dan pentasyarufan sebesar 10,3 milyar, BAZNAS Sleman optimis dapat mencapai target tersebut dengan upaya bersama dan kerja keras. Ketua BAZNAS Sleman menekankan pentingnya komitmen dan sinergi dalam mencapai tujuan ini. "Kami percaya dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, BAZNAS Sleman akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Selain itu, rapat juga membahas agenda besar BAZNAS Sleman di tahun 2025, diantaranya:
? Peresmian Balai Ternak bersama BAZNAS RI,
? Program Ramadhan,
? Program Hari Jadi Sleman,
? Program Kurban,
? Program Z-Mart dan Tajir BAZNAS
? Program Yatim Ceria, dan
? Program strategis lainnya yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Rapat ini juga menjadi ajang untuk berbagi inovasi dan ide-ide baru yang dapat meningkatkan kinerja dan efektivitas program-program sosial BAZNAS Sleman. Tahun 2025 sesuai arahan dari BAZNAS RI tentang pentasyarufan dana ZIS dibagi dalam 2 program utama yaitu Pendistribusian dan pendayagunaan yang proporsinya mencapai 50:50, hal ini cukup menantang mengingat sebelumnya BAZNAS lebih banyak program Pendistribusian saja, sehingga tahun ini program pendayagunaan dinaikan cukup signifikan. Harapannya para mustahik penerima manfaat ini dapat terbantu dan berdaya, kemudian mampu naik kelas menjadi munfik bahkan menjadi muzakki baru.
Semoga dengan evaluasi yang cermat dan perencanaan yang matang, BAZNAS Sleman dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan mencapai target yang telah ditetapkan. Mari kita dukung bersama agar BAZNAS Sleman terus melangkah maju dengan semangat inovasi dan kebersamaan.<hum>
Gapai Cahaya Zakat bersama BAZNAS Sleman.
BERITA05/02/2025 | AH
BAZNAS Sleman Sosialisasikan Zakat Profesi dan Bentuk UPZ di BBPPM Yogykarta
Sleman, 31 Januari 2025 - Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (BBPPM) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dan Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di aula BBPPM pada Jumat, 31 Januari 2025. Acara ini dihadiri oleh sekitar 90 orang peserta, yang terdiri dari pegawai, Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai PPPK, serta sejumlah mahasiswa magang dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Kegiatan dibuka oleh Kepala BBPPM Yogyakarta, Tunggak Santoso, S.H.,M.H, yang memberikan sambutan dan arahan mengenai pembentukan UPZ. UPZ dibentuk sebagai upaya BBPPM Yogyakarta dalam memfasilitasi karyawan untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). "Menunaikan zakat adalah bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat solidaritas, membantu golongan yang tidak mampu, serta mewujudkan kesejahteraan sosial," ujar Tunggak.
Sosialisasi menghadirkan dua narasumber utama dari BAZNAS Sleman, yaitu Wakil Ketua I, dr. Andung Prihadi S, M.Kes., dan Wakil Ketua II, Muhaimin, M.Pd. Keduanya memaparkan materi tentang pentingnya ZIS dan memperkenalkan UPZ yang akan membantu pengumpulan ZIS di lingkungan kerja BBPPM Yogyakarta. Para pegawai diberikan pemahaman tentang kewajiban zakat penghasilan atau profesi bagi ASN dan pegawai yang telah mencapai nisab.
Acara yang berlangsung selama dua jam ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta menyambut baik materi yang disampaikan dan menunjukkan minat yang tinggi terhadap program-program BAZNAS Sleman. Melalui zakat profesi, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mustahik, mengurangi kesenjangan sosial, mendukung program pemberdayaan masyarakat, serta mensucikan harta yang telah dizakati.
"Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan karyawan BBPPM dapat lebih memahami pentingnya zakat dan berpartisipasi aktif dalam program ZIS yang dikelola oleh BAZNAS," ujar Teguh Santoso dalam penutupannya.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran dan partisipasi karyawan BBPPM dalam menunaikan ZIS, serta mempererat kerjasama antara BBPPM Yogyakarta dan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Sleman.
BERITA31/01/2025 | AH

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →