WhatsApp Icon
Rekor! Pengumpulan Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mencatat capaian bersejarah dalam pelaksanaan Zakat Istana 2026. Program bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia” ini berhasil menghimpun dana zakat tertinggi sepanjang penyelenggaraan sejak pertama kali digelar.

Kegiatan yang berlangsung di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026) tersebut mencatat penghimpunan zakat lebih dari Rp4,3 miliar dari 111 muzaki. Para muzaki terdiri dari pejabat negara, menteri kabinet, hingga unsur TNI.

Capaian ini melanjutkan tren peningkatan penghimpunan zakat di lingkungan pejabat negara dalam lima tahun terakhir. Pada 2022, zakat yang terkumpul sebesar Rp636,2 juta, kemudian meningkat menjadi Rp753,5 juta pada 2023. Tahun 2024 kembali naik menjadi Rp1,08 miliar, lalu melonjak ke Rp2,04 miliar pada 2025, hingga akhirnya mencapai Rp4,34 miliar pada 2026.

Sejumlah tokoh nasional turut berpartisipasi dalam Zakat Istana tahun ini, di antaranya Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, beberapa menteri kabinet juga menunaikan zakat melalui BAZNAS, seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Yusril Ihza Mahendra, serta Muhaimin Iskandar.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan apresiasi atas komitmen para pemimpin negara yang secara konsisten menunaikan zakat melalui BAZNAS.

Menurutnya, kontribusi para pejabat negara tidak hanya berdampak pada peningkatan penghimpunan zakat, tetapi juga memberikan dorongan moral yang kuat bagi masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.

“Keteladanan para pemimpin sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat secara terstruktur dan terpercaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tertinggi dalam sejarah Zakat Istana ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Lebih lanjut, Sodik menegaskan bahwa potensi zakat nasional di Indonesia sangat besar dan dapat menjadi instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Partisipasi aktif para pejabat negara dalam Zakat Istana juga mencerminkan dukungan nyata pemerintah terhadap gerakan zakat nasional. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa zakat semakin diakui sebagai bagian penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Indonesia.***

17/03/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Sleman Salurkan Rp955 Juta Program Ramadan, Fokus Zakat Tepat Sasaran

BAZNAS Kabupaten Sleman menyalurkan dana zakat sebesar Rp955 juta melalui berbagai program Ramadan 1447 Hijriah. Penyaluran tersebut disampaikan dalam kegiatan jumpa pers “Lebaran Nyaman di Sleman” yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman pada Selasa (10/3/2026) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Sleman menjadi salah satu narasumber yang memaparkan berbagai program zakat yang dijalankan selama Ramadan guna memastikan zakat tepat sasaran kepada para mustahik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, Budi Santosa, ST., M.Eng., menyampaikan bahwa kegiatan jumpa pers ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kesiapan Sleman menyambut Lebaran.

Sebanyak 50 perwakilan media diundang untuk mengikuti kegiatan tersebut sekaligus berdialog langsung dengan para narasumber dari berbagai instansi pemerintah.

Program Ramadan BAZNAS Sleman Capai Rp955 Juta

 

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhaimin, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa selama Ramadan tahun ini BAZNAS Sleman menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan dengan total penyaluran mencapai Rp955 juta.

 

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Sleman dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf).

 

Beberapa program utama yang dijalankan selama Ramadan antara lain:

 

1. Program Grebek Takjil untuk Pedagang Pasar

BAZNAS Sleman bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyalurkan paket sembako bagi pedagang pasar melalui program Grebek Takjil di lima pasar.
Sebanyak 30 pedagang di setiap pasar menerima bantuan tersebut.

 

2. Bantuan Masjid dalam Program Tarawih Keliling

Dalam kegiatan tarawih keliling bersama Pemerintah Kabupaten Sleman, BAZNAS Sleman memberikan bantuan sebesar Rp6 juta untuk setiap masjid serta paket sembako bagi masyarakat sekitar.

 

3. Tali Asih untuk Ribuan Rois di Sleman

BAZNAS Sleman juga menyalurkan tali asih bagi sekitar 2.960 rois yang tersebar di 86 kalurahan di Kabupaten Sleman.
Total dana yang disalurkan untuk program ini mencapai Rp463,5 juta.

 

4. Bingkisan Lebaran untuk Guru Ngaji

Sebanyak 1.000 guru ngaji TPA di 86 kalurahan menerima bingkisan Lebaran dengan total

 

5. Program Masjid Ramah Musafir

Untuk mendukung pelayanan bagi para pemudik, BAZNAS Sleman menyalurkan Rp44 juta kepada puluhan masjid melalui program Masjid Ramah Musafir di jalur mudik wilayah Sleman.

 

6. Santunan bagi Masyarakat Miskin

BAZNAS Sleman juga memberikan santunan bagi 1.000 masyarakat kurang mampu yang tersebar di 86 kalurahan dengan total bantuan Rp100 juta.

 

7. Dukungan Kegiatan Keagamaan Ramadan

Program keagamaan Ramadan juga mendapat dukungan melalui bantuan sebesar Rp50 juta bagi jamaah masjid di 17 kapanewon di Kabupaten Sleman.

 

8. Paket Sembako Ramadan untuk Warga Miskin

Melalui kerja sama dengan OPD dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), BAZNAS Sleman menyalurkan paket sembako Ramadan bagi 500 masyarakat miskin di 86 kalurahan dengan total bantuan Rp100 juta.

 

9. Penyaluran Fidyah untuk Masyarakat Kurang Mampu

BAZNAS Sleman juga menyalurkan fidyah sebesar Rp45 juta kepada 630 masyarakat kurang mampu yang berada di 14 kalurahan.

 

BAZNAS Sleman Tetap Jalankan Program Reguler Sepanjang Tahun

 

Selain program khusus Ramadan, BAZNAS Sleman juga terus menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat sepanjang tahun.

Program tersebut meliputi:

  • Sleman Sehat
  • Sleman Cerdas
  • Sleman Produktif
  • Sleman Peduli

 

Program-program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan kesehatan, pendidikan, ekonomi produktif, serta bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Sinergi Pemerintah dan Lembaga untuk Lebaran Nyaman di Sleman

 

Jumpa pers “Lebaran Nyaman di Sleman” juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, antara lain:

  • Kepala Dinas Kesehatan Sleman dr. Cahya Purnama, M.Kes.
  • Wakil Ketua II BAZNAS Sleman Muhaimin, S.Ag., M.Pd.
  • Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Sleman Dwi Wulandari, ST., M.Ec.Dev.
  • Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman Kus Endarto, SE., M.Ec.Dev.
  • Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman dr. Dedi Aprianto.

Melalui kolaborasi berbagai pihak tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap masyarakat dapat merasakan Lebaran yang nyaman, aman, dan penuh keberkahan, dengan dukungan layanan publik yang optimal serta pengelolaan zakat yang tepat sasaran.***

10/03/2026 | Kontributor: Ayw/BAZNAS Sleman
Klarifikasi Resmi BAZNAS RI Terkait Respons Publik atas Laporan Keuangan 2024

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyampaikan penjelasan resmi terkait beredarnya informasi di media sosial mengenai Laporan Keuangan BAZNAS Tahun 2024.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus komitmen terhadap transparansi pengelolaan dana zakat di Indonesia.

BAZNAS RI mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap tata kelola zakat nasional. Partisipasi publik dinilai sebagai bagian penting dalam menjaga akuntabilitas lembaga.

BAZNAS menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan zakat dilaksanakan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas, berlandaskan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI (3A).

Sistem Pengawasan dan Audit Berlapis

Dalam menjalankan tata kelola zakat, BAZNAS RI menerapkan sistem pengawasan berlapis yang melibatkan berbagai pihak independen dan internal.

Setiap tahun, laporan keuangan BAZNAS diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen untuk memastikan validitas dan kredibilitas data keuangan.

Selain itu, audit syariah dilakukan oleh auditor syariah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) guna menjamin seluruh aktivitas pengelolaan zakat sesuai prinsip syariah.

Pengawasan juga dilakukan secara berkala oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI. Secara internal, BAZNAS RI memiliki Direktorat Audit, Kepatuhan dan Manajemen Risiko serta Direktorat Pengendalian dan Evaluasi yang mengawasi seluruh proses bisnis lembaga secara menyeluruh.

Sebagai bentuk keterbukaan informasi publik, laporan keuangan BAZNAS RI dapat diakses oleh masyarakat melalui situs resmi baznas.go.id untuk BAZNAS Kabupaten Sleman; kabsleman.baznas.go.id. Hal ini memungkinkan publik melakukan pengawasan sosial secara mandiri.

Penyaluran Zakat Sesuai Delapan Asnaf

Dalam penyaluran dana, BAZNAS RI memastikan bahwa zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam, yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fi sabilillah, dan ibnu sabil.

Khusus untuk asnaf amil, Kementerian Agama melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 606 Tahun 2020 menetapkan batas maksimal sebesar 12,5 persen atau 1/8 dari total dana zakat. Sementara itu, proporsi untuk asnaf lainnya ditentukan berdasarkan skala prioritas program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan, sejalan dengan amanat UU Nomor 23 Tahun 2011.

Porsi Terbesar untuk Asnaf Miskin

Sepanjang tahun 2024, BAZNAS RI menyalurkan porsi terbesar dana zakat kepada asnaf miskin, yakni sebesar 38,4 persen dari total dana yang disalurkan.

Secara syariah, asnaf miskin adalah mereka yang memiliki penghasilan atau harta, namun belum mencukupi kebutuhan dasar hidup sehari-hari, seperti pangan, sandang, dan papan bagi diri dan keluarganya.

Penyaluran kepada asnaf miskin tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan pada program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.

Untuk wilayah perkotaan, BAZNAS RI mengembangkan program ekonomi produktif seperti Z-Mart, Z-Chicken, Z-Coffee, dan Z-Auto. Program ini bertujuan memberdayakan mustahik menjadi pelaku usaha mikro dengan pendampingan intensif.

Sementara di wilayah pedesaan, program yang dijalankan meliputi Balai Ternak, Lumbung Pangan, Zakat Community Development (ZCD), serta pembiayaan mikro syariah bagi petani, peternak, dan nelayan di berbagai daerah.

Seluruh program tersebut dirancang untuk menciptakan dampak jangka panjang dan membantu mustahik keluar dari garis kemiskinan.

Alokasi Fi Sabilillah dan Beasiswa

Dana zakat pada asnaf fi sabilillah sebagian besar dialokasikan untuk sektor pendidikan, di antaranya melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS dalam dan luar negeri, beasiswa santri, program Madrasah Layak Belajar, serta berbagai bantuan pendidikan berdasarkan permohonan masyarakat.

Selain itu, dana fi sabilillah juga disalurkan untuk mendukung para dai yang bertugas di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta di daerah minoritas Muslim yang membutuhkan penguatan dakwah.

Penjelasan Terkait Porsi Amil

Menanggapi sorotan terhadap porsi amil, BAZNAS RI menegaskan bahwa amil merupakan salah satu dari delapan asnaf yang disebutkan secara eksplisit dalam QS. At-Taubah ayat 60.

Dalam Laporan Keuangan BAZNAS RI Tahun 2024, realisasi dana amil tercatat sebesar 12,32 persen dari total dana zakat. Angka ini masih berada di bawah batas maksimal 12,5 persen (1/8) sebagaimana diatur dalam KMA Nomor 606 Tahun 2020.

Dana amil digunakan secara proporsional dan transparan untuk belanja pegawai, administrasi umum, operasional Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai kementerian, lembaga, BUMN, serta instansi vertikal di seluruh Indonesia, termasuk pengembangan teknologi informasi untuk mendukung pelayanan zakat yang lebih optimal.

Komitmen Menjaga Kepercayaan Publik

BAZNAS RI mengimbau masyarakat untuk merujuk pada sumber resmi BAZNAS setiap wilayah (Provinsi/Kota/Kabupaten) untuk BAZNAS Kabupaten Sleman melalui laman kabsleman.baznas.go.id dan media sosial resmi BAZNAS Kabupaten Sleman (@baznaskabsleman) guna memperoleh informasi yang akurat.

Kepercayaan publik merupakan amanah besar yang terus dijaga melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berintegritas. BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi/Kota/Kabupaten berkomitmen meningkatkan kualitas layanan serta efektivitas penyaluran zakat demi mempercepat pengentasan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan umat di Indonesia.***

03/03/2026 | Kontributor: Humas
Kuota 1.545 Marbot BPJS Ketenagakerjaan di Sleman Belum Terpenuhi, Ini Hasil Evaluasinya

BAZNAS Kabupaten Sleman menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta Validasi Data Marbot Penerima BPJS Ketenagakerjaan pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sembada Lantai 1, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Sleman, Jalan Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman.

 

Rapat ini diselenggarakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sleman sebagai tindak lanjut peluncuran program pembayaran BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.545 marbot se-Kabupaten Sleman oleh Bupati Sleman pada Senin (16/2/2026) di Pendopo Parasamya.

 

Agenda utama pertemuan meliputi monitoring dan evaluasi data marbot penerima BPJS Ketenagakerjaan, serta validasi dan akurasi data guna memastikan penerima manfaat sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

 

Dalam rapat tersebut, DMI Kabupaten Sleman menghadirkan sejumlah pihak terkait, antara lain Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sleman, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon melalui Panewu se-Kabupaten Sleman, Ketua Pengurus Cabang DMI Kapanewon se-Kabupaten Sleman, serta Pengurus Harian DMI Kabupaten Sleman.

 

BAZNAS Kabupaten Sleman diwakili oleh Pelaksana Bidang III, Warih Komarasari, S.E., dan Pelaksana Bidang IV, Lina Shofiyyah, S.I.P.

 

Hasil Monitoring dan Evaluasi

 

Dari hasil pertemuan tersebut, tercatat sebanyak 706 data marbot telah masuk ke sistem. Dari jumlah tersebut, 634 data dinyatakan valid dan berhak menerima kartu anggota BPJS Ketenagakerjaan.

 

Sementara itu, sebanyak 72 data dinyatakan tidak valid karena yang bersangkutan telah terdaftar sebagai peserta BPJS sebelumnya sehingga ditolak oleh sistem.

 

Meski demikian, jumlah tersebut masih belum memenuhi kuota yang ditargetkan, yakni sebanyak 1.545 marbot. Artinya, hingga saat ini baru sekitar separuh dari total kuota yang terpenuhi.

 

Untuk itu, DMI bersama jajaran kapanewon diminta segera melengkapi kekurangan data dengan mengingatkan para kamituwo di masing-masing kalurahan agar segera melakukan pendataan dan pengajuan marbot yang belum terdaftar.

 

Program ini diharapkan dapat memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para marbot di Kabupaten Sleman, sebagai bentuk perhatian terhadap peran penting mereka dalam memakmurkan masjid dan melayani umat.

Sebagai informasi, dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Sleman menjadi penanggung jawab pembiayaan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.212 marbot, sementara DMI Kabupaten Sleman menanggung pembiayaan untuk 333 marbot. Seluruh pembiayaan ini merupakan wujud kolaborasi antara lembaga zakat, organisasi kemasjidan, dan pemerintah daerah.

03/03/2026 | Kontributor: Humas
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Upaya ini dilakukan sebagai implementasi mandat Undang-Undang agar pengelolaan ZIS berlangsung sesuai koridor syariat dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menyatakan,  transparansi merupakan fondasi utama lembaga dalam menjalankan amanah umat. Ia menekankan, operasional BAZNAS tidak berjalan tanpa kontrol, melainkan diawasi oleh berbagai otoritas resmi.

 

“BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

 

Kiai Noor secara khusus memberikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Agama RI mengenai penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Menurutnya, hal ini sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah serta amanat konstitusi.

 

“Kita mengapresiasi pernyataan Pak Menag karena sesuai dengan harapan kami dan harapan dari daerah-daerah, bahkan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, yang menyebut bahwa Menteri melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan LAZ,” jelas Kiai Noor.

 

Ia menambahkan, inisiatif ini membuka peluang bagi penguatan struktur lembaga yang lebih komprehensif di masa depan.

 

“Dengan demikian, maka bisa jadi Pak Menteri merasa perlu membentuk lembaga baru di BAZNAS yaitu Dewan Pengawas seperti yang ada di Lembaga Amil Zakat (LAZ). Selama ini berdasar peraturan perundangan yang ada, BAZNAS baru diawasi oleh DPR, Itjen Kemenag, Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pengawasan internal. Dengan adanya masukan pemikiran dari Pak Menag, maka ke depan BAZNAS akan lebih kuat lagi dalam melaksanakan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI),” tegasnya.

 

Kiai Noor menegaskan, BAZNAS sangat terbuka terhadap segala bentuk penguatan pengawasan demi memastikan dana zakat benar-benar tersalurkan kepada mustahik secara tepat sasaran. Sejalan dengan semakin besarnya BAZNAS, maka pembentukan Dewan Pengawas sangat diperlukan.

 

“Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama BAZNAS dalam menjaga amanah umat. Kami terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional demi kemaslahatan bangsa,” ujarnya.***

27/02/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berupa Paket Makanan dan Selimut Tiba di Gaza
Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berupa Paket Makanan dan Selimut Tiba di Gaza
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berasal dari masyarakat Indonesia telah diterima oleh masyarakat Gaza, Palestina. Bekerja sama dengan mitra lembaga kemanusiaan Mesir Sunnah Al Hayyah, BAZNAS mendistribusikan 12.000 paket makanan dan 12.000 selimut. Adapun bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok sehari-hari, seperti tepung terigu, mi, susu kotak, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, hingga air mineral. Selain itu BAZNAS juga mendistribusikan selimut untuk membantu warga Palestina menghadapi musim dingin. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian rakyat Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina. Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berkontribusi dalam penggalangan infak kemanusiaan ini. "Alhamdulillah bantuan masyarakat Indonesia yang kami salurkan melalui salah satu mitra lembaga kemanusiaan di Mesir Sunnah Al Hayyah telah sampai di tangan saudara-saudara kita yang membutuhkan di Gaza melalui perjungan yang luar biasa,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/2/2025). Menurutnya, ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang peduli terhadap saudara-saudara di Palestina. BAZNAS berusaha sebaik mungkin untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan mereka secara cepat dan tepat sasaran. Kiai Noor menjelaskan, bantuan ini dikirim secara bertahap dan diawasi langsung oleh mitra di Gaza agar sampai ke tangan penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan, termasuk untuk anak-anak, perempuan, dan lansia. Kiai Noor juga menyampaikan, BAZNAS terus berupaya mengirimkan bantuan dalam berbagai bentuk agar dapat meringankan beban masyarakat Gaza. "Masyarakat Palestina sedang menghadapi tantangan yang luar biasa berat, maka dari itu, di masa gencatan senjata ini BAZNAS terus berupaya maksimal untuk mengirimkan bantuan bagi masyarakat Palestina,” ucapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS juga berencana untuk terus mengirimkan bantuan tahap berikutnya guna memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi warga Palestina. Kiai Noor menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai lembaga kemanusiaan internasional akan terus diperkuat agar bantuan dapat tersalurkan dengan lebih efektif. "Kami ingin memastikan bahwa bantuan dari Indonesia ini dapat terus mengalir. BAZNAS berkomitmen untuk tetap menjadi bagian dari solusi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak konflik di Palestina," ungkap Kiai Noor. "Kami juga tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melihat kemungkinan pengiriman bantuan diberbagai aspek kebutuhan masyarakat Palestina," ujarnya. Kiai Noor juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan dan mendukung rakyat Palestina, baik dalam bentuk donasi maupun doa, agar mereka tetap kuat dalam menghadapi ujian berat ini. Dukungan dari masyarakat Indonesia sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Palestina. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan dan memberikan perlindungan bagi mereka yang sedang dalam kesulitan. <Humas BAZNAS RI>
BERITA12/02/2025 | HBRI
Penyaluran 439 Paket Makan Fidyah BAZNAS Sleman
Penyaluran 439 Paket Makan Fidyah BAZNAS Sleman
Sleman, 7 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Sleman Kembali menyalurkan 439 paket makan (fidyah) kepada kelompok masyarakat rentan & dhuafa di sekitar wilayah Sleman. Para penerima manfaat ini diantaranya dari Tenaga Harian Lepas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan Sleman. Pendistribusian paket makan (fidyah) berupa 439 paket makanan siap saji produk Z-Chicken tersebut dibagikan kepada kelompok masyarakat pekerja PHL Dinas Perhubungan, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup. Dalam aksi sosial ini, sebanyak 368 paket makan diberikan kepada PHL mitra dari Dinas Lingkungan HIdup Sleman, sementara 71 paket makan lainnya disalurkan kepada PHL mitra Dinas Perhubungan Sleman. "Alhamdulillah, telah kami distribusikan fidyah untuk masyarakat rentan & dhuafa di Sleman. Semoga fidyah dalam paket makanan siap saji ini dapat membantu asupan makanan layak bagi kelompok masyarakat rentan & dhuafa. Dalam proses pengadaan paket makan fidyah ini kami bermitra dengan warung Z-Chicken yang didukung permodalan dari BAZNAS. Secara kumulatif nilai fidyah yang disalurkan total senilai 4,8 juta dan diberikan kepada sekitar 439 orang . Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh Munfik atau donatur yang telah meng-amanahkan dana fidyahnya & disalurkan melalui BAZNAS Sleman," kata Drs. Kriswanto selaku Ketua BAZNAS Sleman. Program yang mulia ini didanai oleh Fidyah (Infak Sedekah terikat) dari para munfik dan donatur BAZNAS Sleman . Semoga paket makanan ini bisa meringankan beban para pekerja dan membantu memenuhi kebutuhan makan mereka hari ini. Ketua BAZNAS Sleman menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program ini. "Solidaritas dan kepedulian sosial seperti inilah yang membuat Sleman menjadi tempat yang lebih baik bagi semua. Mari kita teruskan semangat berbagi dan peduli ini," ujarnya. Dengan harapan besar, mari kita bergandengan tangan untuk menciptakan masyarakat Sleman yang lebih kuat dan saling mendukung. Mari raih keberkahan Cahaya Zakat bersama BAZNAS Sleman.
BERITA07/02/2025 | AH
Inovasi dan Harapan Baru di Rapat Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025
Inovasi dan Harapan Baru di Rapat Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025
Sleman, 4 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Sleman menyelenggarakan Rapat Kerja Tahun 2025 bertempat di RM Puri Mataram Sleman. Raker ini merupakan agenda rutin BAZNAS yang membahas mengenai evaluasi dan perencanaan strategis untuk tahun 2025. Seluruh jajaran Pimpinan dan Staf BAZNAS Sleman hadir dalam acara yang berlangsung selama satu hari . Topik utama yang dibahas dalam rapat meliputi: 1. Evaluasi capaian kinerja BAZNAS Sleman tahun 2024, dan 2. Rencana dan Program Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025. Dengan target pengumpulan dana sebesar 11,8 milyar dan pentasyarufan sebesar 10,3 milyar, BAZNAS Sleman optimis dapat mencapai target tersebut dengan upaya bersama dan kerja keras. Ketua BAZNAS Sleman menekankan pentingnya komitmen dan sinergi dalam mencapai tujuan ini. "Kami percaya dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, BAZNAS Sleman akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya. Selain itu, rapat juga membahas agenda besar BAZNAS Sleman di tahun 2025, diantaranya: ? Peresmian Balai Ternak bersama BAZNAS RI, ? Program Ramadhan, ? Program Hari Jadi Sleman, ? Program Kurban, ? Program Z-Mart dan Tajir BAZNAS ? Program Yatim Ceria, dan ? Program strategis lainnya yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Rapat ini juga menjadi ajang untuk berbagi inovasi dan ide-ide baru yang dapat meningkatkan kinerja dan efektivitas program-program sosial BAZNAS Sleman. Tahun 2025 sesuai arahan dari BAZNAS RI tentang pentasyarufan dana ZIS dibagi dalam 2 program utama yaitu Pendistribusian dan pendayagunaan yang proporsinya mencapai 50:50, hal ini cukup menantang mengingat sebelumnya BAZNAS lebih banyak program Pendistribusian saja, sehingga tahun ini program pendayagunaan dinaikan cukup signifikan. Harapannya para mustahik penerima manfaat ini dapat terbantu dan berdaya, kemudian mampu naik kelas menjadi munfik bahkan menjadi muzakki baru. Semoga dengan evaluasi yang cermat dan perencanaan yang matang, BAZNAS Sleman dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan mencapai target yang telah ditetapkan. Mari kita dukung bersama agar BAZNAS Sleman terus melangkah maju dengan semangat inovasi dan kebersamaan.<hum> Gapai Cahaya Zakat bersama BAZNAS Sleman.
BERITA05/02/2025 | AH
BAZNAS Sleman Sosialisasikan Zakat Profesi dan Bentuk UPZ di BBPPM Yogykarta
BAZNAS Sleman Sosialisasikan Zakat Profesi dan Bentuk UPZ di BBPPM Yogykarta
Sleman, 31 Januari 2025 - Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (BBPPM) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dan Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di aula BBPPM pada Jumat, 31 Januari 2025. Acara ini dihadiri oleh sekitar 90 orang peserta, yang terdiri dari pegawai, Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai PPPK, serta sejumlah mahasiswa magang dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kegiatan dibuka oleh Kepala BBPPM Yogyakarta, Tunggak Santoso, S.H.,M.H, yang memberikan sambutan dan arahan mengenai pembentukan UPZ. UPZ dibentuk sebagai upaya BBPPM Yogyakarta dalam memfasilitasi karyawan untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). "Menunaikan zakat adalah bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat solidaritas, membantu golongan yang tidak mampu, serta mewujudkan kesejahteraan sosial," ujar Tunggak. Sosialisasi menghadirkan dua narasumber utama dari BAZNAS Sleman, yaitu Wakil Ketua I, dr. Andung Prihadi S, M.Kes., dan Wakil Ketua II, Muhaimin, M.Pd. Keduanya memaparkan materi tentang pentingnya ZIS dan memperkenalkan UPZ yang akan membantu pengumpulan ZIS di lingkungan kerja BBPPM Yogyakarta. Para pegawai diberikan pemahaman tentang kewajiban zakat penghasilan atau profesi bagi ASN dan pegawai yang telah mencapai nisab. Acara yang berlangsung selama dua jam ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta menyambut baik materi yang disampaikan dan menunjukkan minat yang tinggi terhadap program-program BAZNAS Sleman. Melalui zakat profesi, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mustahik, mengurangi kesenjangan sosial, mendukung program pemberdayaan masyarakat, serta mensucikan harta yang telah dizakati. "Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan karyawan BBPPM dapat lebih memahami pentingnya zakat dan berpartisipasi aktif dalam program ZIS yang dikelola oleh BAZNAS," ujar Teguh Santoso dalam penutupannya. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran dan partisipasi karyawan BBPPM dalam menunaikan ZIS, serta mempererat kerjasama antara BBPPM Yogyakarta dan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Sleman.
BERITA31/01/2025 | AH
BAZNAS Tinjau Fasilitas Peternakan Ayam Milik BBPPM Yogyakarta
BAZNAS Tinjau Fasilitas Peternakan Ayam Milik BBPPM Yogyakarta
Sleman, 22 Januari 2025 - BAZNAS Sleman melakukan peninjauan fasilitas kandang Ayam Petelur milik BBPPM di Cangkringan, Sleman. Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman, Bapak Eka Budhi Sulistyo selaku Direktur Pemberdayaan dan Layanan UPZ CSR BAZNAS RI, serta jajaran pimpinan BBPPM Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 22 Januari 2025 ini merupakan bentuk kerjasama antara BAZNAS dan BBPPM Yogyakarta dalam menindaklanjuti tawaran fasilitas yang diberikan BBPPM kepada BAZNAS. Kegiatan ini juga menjadi awal kolaborasi program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas ke depannya. Dalam acara tersebut, para pimpinan dari kedua lembaga melakukan survei menyeluruh terhadap fasilitas yang tersedia, menilai kelayakan dan potensi kandang ayam petelur untuk menjadi lokasi peternakan yang produktif. Langkah ini diharapkan dapat mendukung program pemberdayaan masyarakat dengan menciptakan peluang usaha dan peningkatan ekonomi di wilayah Sleman. Kerjasama ini mencerminkan komitmen kedua pihak untuk bersama-sama membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera melalui program-program yang berbasis pada potensi lokal. Kepala BBPPM Yogyakarta, Bapak Tunggak Santosa, S.H, M.H, menyampaikan bahwa fasilitas kandang ayam petelur yang dimiliki BBPPM di Cangkringan siap dimanfaatkan untuk mendukung program pemberdayaan yang diinisiasi oleh BAZNAS. Dengan sinergi dan kolaborasi yang terjalin, diharapkan dapat tercipta dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Ini juga menjadi langkah awal yang baik dalam menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.
BERITA22/01/2025 | AH
BAZNAS Sleman Kunjungi BBPPM Yogyakarta Sosialisasi  Pembentukan UPZ
BAZNAS Sleman Kunjungi BBPPM Yogyakarta Sosialisasi Pembentukan UPZ
Sleman, 17 Januari 2025 - Dalam rangka meningkatkan sinergi dan transparansi, Pimpinan BAZNAS Sleman mengadakan audiensi di kantor BBPPM Yogyakarta untuk sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kedatangan pimpinan BAZNAS Sleman disambut hangat oleh Ketua BBPPM Yogyakarta, Bapak Tunggak Santosa, S.H, M.H, beserta jajaran di ruang rapat BBPPM. Audiensi diawali dengan peninjauan sejumlah fasilitas pelatihan BBPPM yang memiliki area pertanian dan peternakan luas di belakang kantor, meliputi peternakan puyuh, ayam, sapi, pertanian hidroponik, dll. BBPPM berfungsi sebagai pusat pelayanan pelatihan, fasilitasi pendampingan, dan penerapan model pemberdayaan masyarakat. BBPPM berada di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Dalam acara yang berlangsung semi-informal ini, Pimpinan BAZNAS Sleman memaparkan peran penting UPZ sebagai representatif amil yang akan mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dari pegawai BBPPM Yogyakarta. Dana ZIS yang terkumpul nantinya akan mendukung lima program prioritas BAZNAS Sleman, yakni Sleman Peduli, Sleman Takwa, Sleman Cerdas, Sleman Sehat, dan Sleman Produktif. Menariknya, Kepala BBPPM juga mengungkapkan bahwa ada fasilitas kandang ayam petelur di Cangkringan yang dimiliki BBPPM saat ini sedang kosong dan dapat dimanfaatkan oleh BAZNAS Sleman untuk program pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan pengelolaan dana zakat semakin efektif dan transparan.
BERITA18/01/2025 | AH
Tasyakuran Milad BAZNAS ke 24 di Sleman
Tasyakuran Milad BAZNAS ke 24 di Sleman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 BAZNAS dengan tema “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik”. Tema ini diusungoleh BAZNAS RI sebagai wujud syukur atas peran besar zakat dalam membawa manfaat dan keajaiban bagi para muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat). Acara tasyakuran Milad BAZNAS ini diawali dengan pembacaan doa Khataman Qur`an HUT ke-24 BAZNAS. Acara ini turut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT Prof. Nadratuzaman Husein, M.Sc. yang tengah berkegiatan di Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut sebelumya seluruh Pimpinan dan staff BAZNAS kabupaten Sleman telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an, kegiatan ini juga dilakukan serentak oleh BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota dan amilin se-Indonesia, sebagai salah satu bentuk syukur atas pencapaian selama 24 tahun terakhir. Tema Milad “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik” bertujuan agar masyarakat merasakan dan menyadari cahaya zakat yang menyinari kehidupan umat. Zakat adalah cahaya yang menyinari kehidupan umat. Cahaya ini melebihi dari cahaya yang ada di dunia, karena cahaya zakat adalah cahaya di mana ada nur Allah subhanahu wa ta'ala. Bagi muzaki, zakat adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah dan membersihkan harta. Sementara bagi mustahik, zakat adalah harapan yang mengubah kehidupan menuju kesejahteraan. Keberhasilan BAZNAS dalam mengelola zakat selama ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang terus mempercayai BAZNAS sebagai lembaga zakat resmi negara. Kepercayaan muzaki adalah modal utama BAZNAS. Dengan dukungan masyarakat, BAZNAS dapat terus menyalurkan cahaya zakat kepada mereka yang membutuhkan, sehingga tercipta keajaiban yang nyata dalam kehidupan mustahik. Melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, negara telah hadir dalam pengelolaan zakat. Kehadiran negara ini kemudian diserahkan kepada BAZNAS dalam konteks pengelolaan zakat, mulai dari perencanaan, pengumpulan, pendistribusian, pemberdayaan, pengendalian, dan pelaporan. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 menjadi undang-undang pokok dari kegiatan BAZNAS karena BAZNAS adalah pengelola zakat secara nasional. Dalam undang-undang tersebut, BAZNAS diberi kepercayaan oleh bangsa Indonesia untuk melakukan pengelolaan zakat.BAZNAS tidak akan bergeser dari ketentuan undang-undang yang berlaku dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pengelola zakat. Semoga kedepan BAZNAS semakin amanah, tranparan dan profesional dalam tata kelola sebagai Lembaga Zakat sehingga mampu mengurangi kesenjangan sosial dan mewujudkan kesejahhteraan bagi masyarakat.
BERITA17/01/2025 | AH
Infografis Laporan Keuangan 2024 BAZNAS Sleman
Infografis Laporan Keuangan 2024 BAZNAS Sleman
Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh muzaki, munfik dan donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dana ZIS & DSKLnya kepada BAZNAS Kabupaten Sleman. Sepanjang tahun 2024 ini alhamdulillah BAZNAS telah bertumbuh menjadi semakin baik ditengah kondisi perekonomian yang masih lesu dan situasi pilkada serentak yang terjadi. Berikut kami sampaikan ringkasan pengelolaan ZIS di BAZNAS Kabupaten Sleman tahun 2024 lalu. Pada tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan ZIS sebesar 11,4 Milyar (Rp 11.415.605.658,-) dengan proporsi 4 % berasal kat (10,8 M) dan 6 % merupkan dana infak dan DSKL sebesar 271 juta serta hasil penggalangan dana Peduli Palestina sebesar 363 juta rupiah. Tahun ini menjadi cukup berat karena target yag harus dicapai sebesar 13,1 M dari target yang ditetapkan BAZNAS RI dan alhamdulillah tercapai 87 % sampai 31 Desember 2024 lalu. Namun demikian secara YoY pengumpulan ZIS BAZNAS Kab. Sleman tetap tumbuh dan naik sebesar 2,8 % dibandingkan pengumpulan ZIS tahun 2023 (11,2 M). Pada bidang pendistribusian BAZNAS Kabupaten Sleman telah menyalurkan dana sebesar 10,3 milyar (Rp 10.302.720.300,-) dalam 5 program utama BAZNAS Sleman. Penyaluran BAZNAS Sleman tertinggi diberikan untuk Program Sleman Peduli sebesar 3,8 M (45 %), kemudian Sleman Takwa sebesar 2,2 M (21%), Program Sleman Cerdas sebesar 1,5 M (14%), program Sleman Sehat sebesar 1,2 M (14%), dan Sleman Produktif sebesar 1,26 Milyar (12%). Sepanjang tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 41.320 orang mustahik sesuai ketentuan 8 asnaf yang berhak menerima dana zakat. Berdasarkan Asnaf bantuan paling besar diberikan kepada asnaf miskin sebesar 65%, , asnaf fisabilillah 16%, asnaf fakir 4%, asnaf mualaf 3%, dan amil sebesar 12%. Semoga kedepan BAZNAS Kab. Sleman menjadi lembaga yang semakin amanah, tranparan dan profesional dalam mengelola dana ZIS maupun DSKL untuk mewujudkan kesejahteraan sosial khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.
BERITA16/01/2025 | AH
Hasil Audit KAP atas LK BAZNAS Sleman Tahun 2024
Hasil Audit KAP atas LK BAZNAS Sleman Tahun 2024
Alhamdulillah, Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Sleman Tahun 2024 kembali meraih hasil Audit dengan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Terimakasih atas kepercayaan Bapak/Ibu Muzaki yang telah mengamanahkan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan DSKL melalui BAZNAS Kabupaten Sleman. Seperti pada tahun 2023 lalu, pada tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman kembali bekerja sama dengan kantor akuntan Publik (KAP) Dian Utami untuk memeriksa Laporan keuangan BAZNAS Kab. Sleman tahun 2024. Pada tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan ZIS sebesar 11,4 Milyar (Rp 11.415.605.658,-) dengan proporsi 4 % berasal kat (10,8 M) dan 6 % merupkan dana infak dan DSKL sebesar 271 juta serta hasil penggalangan dana Peduli Palestina sebesar 363 juta rupiah. Tahun ini menjadi cukup berat karena target yag harus dicapai sebesar 13,1 M dari target yang ditetapkan BAZNAS RI dan alhamdulillah tercapai 87 % sampai 31 Desember 2024 lalu. Namun demikian secara YoY pengumpulan ZIS BAZNAS Kab. Sleman tetap tumbuh dan naik sebesar 2,8 % dibandingkan pengumpulan ZIS tahun 2023 (11,2 M). Pada tahun 2024 ini mayoritas merupakan dana zakat berasal dari para ASN Pemkab Sleman dan masyarakat umum. Penerimaan Dana peduli Palestina tahun 2024 ini sebesar 363 juta tidak sebanyak tahun 2023 yang mencapai 1,5 M dan telah disalurkan secara bertahap ke Gaza-Palestina melalui BAZNAS RI dan Kemenlu RI. Pada bidang pendistribusian BAZNAS Kabupaten Sleman telah menyalurkan dana sebesar 10,3 milyar (Rp 10.302.720.300,-) dalam 5 program utama BAZNAS Sleman. Penyaluran BAZNAS Sleman tertinggi diberikan untuk Program Sleman Peduli sebesar 3,8 M (45 %), kemudian Sleman Takwa sebesar 2,2 M (21%), Program Sleman Cerdas sebesar 1,5 M (14%), program Sleman Sehat sebesar 1,2 M (14%), dan Sleman Produktif sebesar 1,26 Milyar (12%). Sepanjang tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 41.320 orang mustahik sesuai ketentuan 8 asnaf yang berhak menerima dana zakat. Berdasarkan Asnaf bantuan paling besar diberikan kepada asnaf miskin sebesar 65%, , asnaf fisabilillah 16%, asnaf fakir 4%, asnaf mualaf 3%, dan amil sebesar 12%. Dalam mendukung operasional Kantor dan belanja pegawai BAZNAS Kab. Sleman mengelola dana hak amil sebesar 1,4 Milyar dan tambahan bantuan hibah dari Pemkab Sleman sebesar 373 juta. Kami berharap semoga kedepan BAZNAS Kab. Sleman menjadi lembaga yang semakin amanah, tranparan dan profesional dalam mengelola dana ZIS maupun DSKL untuk mewujudkan kesejahteraan sosial khususnya di wilayah Kabupaten Sleman. Cahaya Zakat : Keajaiban bagi muzaki dan mustahik #BAZNAS #Zakat #wtp #wajartanpapengecualian
BERITA15/01/2025 | AS6
BAZNAS Sleman Gelar Pentasyarufan  Akhir Tahun 2024
BAZNAS Sleman Gelar Pentasyarufan Akhir Tahun 2024
Sleman, 18 Desember 2024 – BAZNAS Kabupaten Sleman menggelar acara Pentasyarufan Akhir Tahun 2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Acara ini dihadiri oleh Bupati Sleman, Dandim 0732 Sleman, Ketua PA Sleman, sejumlah anggota Forkopimda, perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan para mustahik penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati Sleman mengapresiasi upaya BAZNAS dalam menyalurkan zakat secara transparan dan tepat sasaran. "Acara ini merupakan bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Sleman," ujarnya. Acara ini juga dihadiri oleh 10 orang perwakilan yang menerima bantuan dari lima program unggulan BAZNAS Sleman. Kelima program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan dakwah. Perwakilan UPZ yang hadir turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sleman. Alhamdulillah, Pada tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman diproyeksikan dapat mengumpulkan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) sebesar Rp 11,4 Miliar dari masyarakat. Dari dana ZIS tersebut BAZNAS melakukan program Pendistribusian dan pemberdayaan dengan target sebesar 10.5 milyar sampai dengan akhir tahun 2024. Dana Zakat tersebut ditasyarufkan kepada 8 asnaf mustahik (golongan berhak menerima zakat) sesuai ketentuan syariat. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Sleman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga zakat dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Berbagai program bantuan yang diberikan dalam acara ini meliputi: Bantuan Bedah Rumah Layak Huni sebesar Rp 20.000.000,- Bantuan tangki hydrant umum (HU) Senilai Rp 9.000.000 Bantuan Rumah Kompos untuk kelompok tani sebesar Rp 30.000.000,- Bantuan santripreneur untuk 30 Ponpes , sebesar Rp 150.000.000,- Program Z-Mart dari PT Alfamidi senilai Rp 150.000.000,- Program Masjid Microfinance (BMM) sebesar Rp 100.000.000,- Bantuan beasiswa pendidikan dan Santunan GTT PTT sejumlah Rp 599.450.000,- Bantuan Kesehatan umum Bantuan Pembangunan masjid, dll. Acara Pentasyarufan Akhit Tahun 2024 ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menguatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antara semua pihak yang terlibat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program BAZNAS Sleman, masyarakat dapat mengunjungi situs web resmi BAZNAS Kabupaten Sleman (kabsleman.baznas.go.id) atau menghubungi kantor BAZNAS (081132207000 / 0274 – 868405).
BERITA18/12/2024 | AS6
BAZNAS Tanggap Bencana Sleman Ikuti Apel Siaga BTB di Semarang
BAZNAS Tanggap Bencana Sleman Ikuti Apel Siaga BTB di Semarang
Semarang, 13 Desember 2024 Sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Jum'at (13/12) untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan bencana di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS dari wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, termasuk BAZNAS Kabupaten Sleman yang mengirimkan 40 peserta, terdiri dari pelaksana BAZNAS dan relawan Tanggap Bencana di Sleman. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam membangun kesiapsiagaan yang tangguh. “Kesiapan dan kolaborasi adalah kunci untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa ketika bencana datang. BAZNAS hadir bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ujar Noor Achmad. Acara ini juga menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming. Dalam arahannya, Gibran menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam tanggap bencana. “Keterlibatan BAZNAS dalam berbagai situasi bencana menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan. Ini adalah bentuk nyata keterpihakan kepada masyarakat,” ungkapnya. Peran Strategis BAZNAS Tanggap Bencana Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran tanggap darurat, Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 menjadi momentum untuk mempertemukan seluruh elemen BAZNAS, relawan, dan mitra terkait. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan koordinasi, memperbarui pemahaman teknis terkait penanganan bencana, serta membangun solidaritas di antara para peserta. Menyatukan Langkah untuk Indonesia Dengan tema Siaga Bencana, Selamatkan Bangsa, acara ini memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Selain apel, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi penanganan darurat, pembekalan materi kebencanaan, dan pameran peralatan tanggap bencana dari berbagai daerah. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memanfaatkan sumber daya ini untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS melalui BTB telah terlibat dalam berbagai aksi tanggap darurat, seperti penyediaan bantuan logistik, pembangunan hunian sementara, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana. Kegiatan apel ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian dan kemampuan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mengukuhkan komitmen para peserta untuk terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit akibat bencana.
BERITA16/12/2024 | AH
Wapres RI Hadiri Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana
Wapres RI Hadiri Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas peran dan kontribusinya yang luar biasa dalam membantu penanganan dan penanggulangan bencana di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menjadi pembina dalam Apel Kesiapsiagaan sekaligus Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024). Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). "Saya ingin mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi aktif BAZNAS selama ini. Menghimpun, serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk bagi penanganan dan pencegahan bencana," ujar Wapres Gibran. "Saya sangat mengapresiasi peran aktif BAZNAS, para relawan, serta mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan bencana nasional. Mulai dari tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pasca bencana, hingga upaya pengurangan risiko bencana, seperti program kampung tanggap bencana dan masyarakat bangkit sejahtera," lanjutnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan seperti BAZNAS, serta masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi bencana. Gibran berharap ke depan, BAZNAS dapat semakin memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat. "Beberapa langkah yang diharapkan antara lain pemberian pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat untuk anak-anak korban bencana, serta pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan akibat bencana," tambahnya. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi juga menjadi prioritas. Wapres Gibran menekankan, perlunya pembuatan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di lokasi relokasi korban bencana, serta penyaluran bantuan produktif untuk membantu korban bencana memperoleh kemandirian ekonomi. "Melalui program-program tersebut, kita tidak hanya meringankan beban masyarakat korban bencana, namun juga memberi mereka harapan baru untuk memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik," ujarnya. Wapres Gibran agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. “Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” katanya. [Humas BAZNAS RI]
BERITA13/12/2024 | AH
BAZNAS Sleman Buka Layanan  di Mal-MPP Sleman
BAZNAS Sleman Buka Layanan di Mal-MPP Sleman
Bupati Sleman melakukan pembukaan (Launching) gedung baru MPP Sleman yang berlangsung hari ini tanggal 12 Desember 2024.BAZNAS melakukan penandatanganan/ MOU bersama DMPTSP Sleman untuk membuka layanan di MPP Sleman. BAZNAS Kabupaten Sleman menempatkan Layanan Pembayaran dan konsultasi ZIS di Lantai 2 Mal Pelayanan Publik Sleman. Keberadaan Mal Pelayanan Publik ini sangat membantu Masyarakat disebabkan adanya penyatuan berbagai instansi perangkat daerah dalam satu gedung yang memudahkan publik menyelesaikan segala keperluannya di satu tempat. Lokasi dari Mal Pelayanan Publik itu sendiri yang mudah dijangkau, di tepi Jalan Magelang dan Jalan Parasamya, Sleman. Lokasi MPP berada di sebelah gedung DMPTPS Lama dan menghadap Jalan Parasamya. Untuk ruang Parkir pegawai dan tamu ada di Basement gedung MPP. Sedangkan Pelayanan da di Lantai 1 dan 2. Di Lantai 1 MPP ada gerai layanan Perijinan, Dinnas Dukcapil, Samsat, Jasaraharja, Perbankan, dll. Di Lantai 2 ada gerai ada Pelayanan dari Kemenag Sleman, Kejari Sleman, BPN, Dinkes, BAZNAS, dll. Setiap lantai disediakan cafetaria dan pojok UMKM, ruang bermain/playground anak juga ada di lantai 2. Pada salah satu corner dipajang beragam hasil olahan dari UMKM Sleman meliputi kain batik dan tas batik. Selain itu Mal Pelayanan Publik ini juga dilengkapi fasilitas umum seperti toilet, musholla, dan ruang bermain anak. Untuk menunjang kinerja para pegawai, diselipkan pula kotak saran agar pengunjung dapat memberikan masukan ataupun kritik terhadap Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sleman.
BERITA12/12/2024 | AS6
Kunjungan Pemda Kabupaten Pasuruan ke BAZNAS Sleman
Kunjungan Pemda Kabupaten Pasuruan ke BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman Menerima kunjungan Bagian Kesra Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan-Jawa Timur. Rombongan tamu dipimpin oleh Kabag Kesra Pemda Pasuruan sebelumnya telah melaksanakan pertemuan bersama dengan Kesra Pemda Sleman sebelumnya di Kantor Setda. Pemda Pasuruan memandang regulasi yang telah ada di Sleman cukup efektif untuk mengumpulkan zakat dari para ASN, sehingga cukup menarik untuk diterapkan disana. Dalam pertemuan lanjutan ini Kesra Pasuruan bermaksud belajar, melihat dukungan yang diberikan oleh Pemda Sleman kepada BAZNAS Sleman. Rombongan berjumlah 14 orang diterima di ruang lantai 3 Menara Masjid Agung Sleman. Pertemuan studi tiru ini berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Drs Kriswanto selaku ketua BAZNAS menyambut baik kedatangan Kesra Pemda Pasuruan, BAZNAS dapat berbagi program kerja yang mungkin dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja lembaga. BAZNAS Sleman selama ini mendapat dukungan penuh dariPemda Sleman baik dari sisi regulasi (Instruksi Bupati dan Surat Edaran) maupun kebijakan. saat ini mayoritas muzaki BAZNAS Sleman Adalah ASN Pemda Kabupaten Sleman.
BERITA10/12/2024 | AS
Pelatihan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS di Sleman
Pelatihan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS di Sleman
Sleman, 29 November 2024 – BAZNAS Kabupaten Sleman bersama tim IT BAZNAS RI sukses menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan Aplikasi Menara Masjid. Acara yang bertempat di Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman ini dihadiri oleh 59 perwakilan takmir masjid dari berbagai kategori, termasuk UPZ Masjid BAZNAS, anggota DMI, serta masjid umum. Sosialisasi ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, Prof. Nadratuzaman Husen, MSc., Sekda Kabupaten Sleman, jajaran Direksi Harian Kedaulatan Rakyat, Pimpinan BAZNAS DIY, Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY, serta pendiri aplikasi Menara Masjid, M. Romadhona Kusuma. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi Menara Masjid yang dirancang guna memudahkan pengelolaan masjid dan mendukung kegiatan dakwah Islam secara digital. Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., membuka acara dengan menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan masjid. Beliau juga menyampaikan bahwa BAZNAS Sleman telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 10,4 Miliar pada tahun 2024, yang telah didistribusikan kepada 31.204 penerima manfaat senilai Rp. 7,4 Miliar. Dalam sambutannya, Sekda Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., menggarisbawahi bahwa peningkatan kesadaran ZIS di kalangan ASN dan masyarakat sangat mendukung berbagai program seperti safari Ramadhan, pemberdayaan dhuafa, dan penanggulangan bencana. Prof. Nadratuzzaman Husein, M.Sc., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, menjelaskan fitur unggulan dalam aplikasi Menara Masjid. “Aplikasi ini menyediakan informasi lengkap tentang masjid terdekat, majelis taklim, video kajian, serta berbagai fitur bermanfaat lainnya bagi umat,” ujarnya. Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SK Harian Kedaulatan Rakyat oleh H. Idham Samawi dan BAZNAS Kabupaten Sleman. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan sosialisasi dan publikasi kegiatan masjid di media massa. Sesi pertama sosialisasi berfokus pada evaluasi kinerja dan pelaporan pengelolaan zakat tahun 2023 dan semester pertama tahun 2024. Sementara itu, pada sesi kedua, peserta diajak langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi Menara Masjid. M. Romadhona Kusuma, M.Kom, pendiri aplikasi dan anggota tim IT BAZNAS RI, memberikan pelatihan langsung kepada para takmir masjid. “Kami ingin memastikan bahwa para pengurus masjid dapat menggunakan aplikasi ini dengan baik dan memanfaatkan semua fitur yang ada,” ungkap Romadhona. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan takmir masjid dalam memanfaatkan teknologi untuk pengelolaan masjid. Langkah ini merupakan awal dari upaya mendorong pengurus masjid di seluruh Indonesia untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi, sehingga masjid dapat berfungsi lebih optimal sebagai pusat kegiatan umat Islam di setiap daerah. <Hum> Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pendaftaran Akun Masjid dan Pengajuan SK UPZ Masjid dapat menghubungi WA BAZNAS di 081132208000, Pengurus Takmir Masjid/ DKM dapat menghubungi kantor BAZNAS Sleman atau mengunjungi situs web resmi BAZNAS Kab. Sleman.
BERITA29/11/2024 | AH
Penandatangan MOU Harian KR dengan BAZNAS Sleman
Penandatangan MOU Harian KR dengan BAZNAS Sleman
Sleman, 29 November 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman melakukan penadatangan perjanjian kerjasama dengan Harian Kedaulatan Rakyat kerjasama ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan publikasi kegiatan kepada masyarakat luas. Acara ini digelar bersamaan dengan Sosilisasi Aplikasi Menara Masjid BAZNAS. Hadir dalam acara ini 59 takmir masjid dari berbagai penjuru Kabupaten Sleman bertempat di R. Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman untuk mengikuti sosialisasi aplikasi Menara Masjid yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Sleman. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan masjid serta mendukung kegiatan dakwah Islam secara digital. Sosialisasi ini dibuka dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., yang menyampaikan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan masjid. Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., yang mewakili Bupati Sleman dalam sambutannya menyampaikan “tuntutan informasi publik untuk penyelenggara negara dan publik menghadapi tantangan teknologi informasi dan bersyukur bahwa Baznas Sleman kesadaran ZIS ASN dan masyarakat semakin meningkat, hal ini bisa untuk dalam bentuk safari Ramadhan, pemberdayaan dhuafa, kebencanaan serta bisa saling sinergi dengan Pemkab Sleman”. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SK Harian Kedaulatan Rakyat oleh H. Idham Samawi sebagai Dirut BP KR dan Drs. Kriswanto, M.Sc. selaku ketua BAZNAS Kabupaten Sleman terkait kerjasama publikasi dan media. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi dan publikasi kegiatan masjid di media massa. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, Prof. Nadratuzzaman Husein, M.Sc. Ph.D. Beliau menjelaskan berbagai fitur unggulan yang terdapat dalam aplikasi Menara Masjid. “Aplikasi ini tidak hanya sekadar untuk pengelolaan dana, tetapi juga menyediakan informasi tentang masjid terdekat, majelis taklim, video kajian, dan banyak fitur lainnya yang bermanfaat bagi umat,”
BERITA29/11/2024 | AH
Program Visitasi & Monitoring UKM Binaan BAZNAS Sleman
Program Visitasi & Monitoring UKM Binaan BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman melakukan kunjungan dan pembinaan ke delapan kelompok UMKM binaan BAZNAS. Tim BAZNAS melakukan monitoring kepada 8 kelompok sampling dari wilayah kapanewon Depok, Seyegan, Ngagli, Moyudan dan Godean. Program ini bertujuan untuk mendukung Usaha Kecil dan Menengah (UKM) binaan BAZNAS dalam mencapai kelas yang lebih tinggi. Program ini merupakan bagian dari Sleman Produktif sebagai upaya BAZNAS Sleman dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UKM lokal. Program visitasi ini melibatkan serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memberikan pendampingan dan bimbingan kepada pelaku UKM. Kegiatan ini meliputi pelatihan manajemen usaha, akses permodalan, hingga pemasaran produk. Selain itu, BAZNAS Sleman juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah dan lembaga keuangan, untuk memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi para pelaku UKM. Selama 2 hari BAZNAS melakukan visitasi di lapangan dengan meninjau usaha para mustahik. Usaha yang dijalankan mereka bervariasi seperti berjualan di warung kelontong, laundry, jajan pasar (tenongan), jualan gado-gado, Jasa jahit, jualan bakso cilok, kerajinan hingga berdagang sayur dipasar, dsb. Para mustahik mengungkapkan bahwa alhamdulillah usaha yang telah dijalanankan mampu berkembang, salah satunya berkat bantuan dukungan dana hidah dari BAZNAS. Para penerima manfaat berharap kedepan BAZNAS dapat memberikan bantuan modal usaha tambahan, alat produksi, maupun gerobak untuk berjualan. Ketua BAZNAS Sleman dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada para mustahik penerima bantuan modal usaha yang mampu mengembangkan usahanya, "Kami berharap program visitasi ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku UKM di Sleman. Dengan pendampingan yang tepat, kami yakin UKM-UKM ini dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas," ujar Ketua BAZNAS Sleman, [Drs.Kriswanto, M.Sc]. Kelompok yang secara rutin melaporkan perkembangan usaha kepada pendamping dapat mengajukan bantuan tahap 2 dan 3 kepada BAZNAS. Semoga para mustahik ini kedepan dapat menjadi munfik atau bahkan menjadi muzaki, sehingga masyarakat menjadi lebih sejahtera. Salah satu peserta program, [Ibu Siti], mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Sleman atas kesempatan yang diberikan. "Program ini benar-benar membantu kami dalam mengembangkan usaha. Kami mendapatkan banyak ilmu dan wawasan baru yang sangat berguna," ujarnya. BAZNAS Sleman berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai inisiatif yang inovatif dan berkelanjutan. Untuk informasi lebih lanjut tentang program Selam Produktif ini, masyarakat dapat menghubungi kantor BAZNAS Sleman di Menara Masjid Agung Sleman atau mengunjungi situs web resmi BAZNAS Sleman. #BerkahZakat #BerbagiKebaikan #UMKMNaikKelas #SlemanProduktif
BERITA26/11/2024 | AH
Penyerahan Zakat Kejari Sleman tahun 2024
Penyerahan Zakat Kejari Sleman tahun 2024
Kepala Kejaksaan negeri Sleman Bpk Bambang Yunianto, M.H. menyerahkan Zakat dari karyawan Kejari kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Drs. Kriswanto Msc.. Zakat ini diharapkan dapat untuk disalurkan kepada yg berhak, khususnya warga miskin di Sleman yg ada sekitar 11% dari jumlah total penduduk yang ada di Sleman saat ini. Kepala Kejari Sleman berharap zakat ini dapat segera disalurkan dan tidak hanya menjadi penambah saldo saja, tetapi segara sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam sambutannya ketua BAZNAS Sleman menyampaikan Apresiasinya kepada Kejari Sleman yang telah menjadi UPZ dengan menyetorkan zakat pegawainya kepada BAZNAS. Dengan hal ini berarti Kejari Sleman telah turut berpartisipasi dalam upaya membantu warga sleman yang membuthkan khususnya para fakir miskin.. BAZNAS Sleman berkomitmen untuk menjadi lembaga yang profesional, amanah & akuntabel dalam mengelola zakat dari para muzaki untuk disalurkan kepada para mustahik.
BERITA21/11/2024 | AS
Monitoring Penerima Bantuan Modal Usaha BAZNAS & Pengisisan KDZ 2024
Monitoring Penerima Bantuan Modal Usaha BAZNAS & Pengisisan KDZ 2024
Sleman, 20/11/2024 BAZNAS Sleman menggelar Monitoring dan pengisian KDZ oleh para penerima maanfaat program Sleman Produkti BAZNAS tahun 2024. Pengisian KDZ bertujuan untuk mengukur sejauh mana dampak dana bantuan dari BAZNAS kepada para mustahik/ penerima manfaat yakni kondisi sebelum dan sesudah mnerima Bantuan. harapannya melalui bantuan yg diberikan BAZNAS dari dana zakat ini mampu meningkatkan pendapatan keluarga disamping meningkatkan ketaqwaannya. BAZNAS berharap usaha para peserta ini dapat berkembang lebih baik, jika sebelumnya hanya sebagai mustahik nantinya akan menjadi munfik atau bahkan Muzaki. Disamping itu juga dilakukan monitoring usaha dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi & UKM Sleman yaitu Ibu Sri Wahyuni Budiningsih, M.SI. selaku kepala bidang usaha mikro. Beliau menyampaikan bahwa jumlah UKM di Sleman saaat ini ada sekitar 109ribu pelaku usaha dan banyak yang belum tersentuh oleh Dinas. Oleh karena itu beliau berharap para pelaku umkm ini dapat datang ke Dinkop Sleman, mereka ini nanti dapat berkonsultasi, mendapat pendampingan bahkan modal untuk peningkatan usaha masing-masing. Hadir dalam acara ini 76 peserta perwakilan kelompok penerima bantuan modal usaha dari BAZNAS Sleman tahun 2024.
BERITA20/11/2024 | AS
Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kab. Garut di Sleman
Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kab. Garut di Sleman
Jum'at 15 November 2024, BAZNAS menerima Kunjungan Pemda Kabupaten Garut & BAZNAS Kabupaten Garut di Ruang Praja I kantor Setda Kabupaten Sleman. Hadir dalam acara ini Sekda Kabupaten Sleman & Kabag Kesra Setda Sleman, sementar dari pihak tamu diwakili oleh Kepala BKAD Kab. Garut & Pimpinan BAZNAS Garut.
BERITA15/11/2024 | AS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →