Berita Terbaru
Sinergi Zakat Pendidikan: BAZNAS Sleman Perkuat Komitmen ASN Korwil Prambanan
Sleman - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman terus memperkuat edukasi dan sinergi dalam pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui kegiatan Sosialisasi ZIS bagi ASN Korwil Prambanan, yang digelar pada Rabu, 23 Juli 2025, bertempat di SD Madusari 1 Prambanan.
Kegiatan ini diikuti oleh 28 kepala sekolah dan perwakilan guru dari SD se-Kapanewon Prambanan, menunjukkan antusiasme tinggi para pendidik terhadap gerakan zakat yang terorganisir dan berdampak.
Hadir sebagai narasumber dari pihak BAZNAS Sleman adalah Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.
Apresiasi untuk Muzaki ASN dan Penguatan Regulasi Zakat
Dalam sambutannya, Muhyi Darmaji menyampaikan apresiasi kepada para muzaki (pembayar zakat), khususnya ASN dari lingkungan Korwil Prambanan, yang telah menunjukkan komitmen dalam menunaikan zakat melalui jalur resmi.
Ia juga menekankan bahwa zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi memiliki dampak sosial luas jika dikelola melalui lembaga resmi seperti BAZNAS.
Ia menggarisbawahi bahwa saat ini sudah ada Instruksi Bupati Sleman dan Surat Edaran terkait kewajiban berzakat bagi ASN Muslim, sebagai bentuk penguatan regulasi untuk mendorong optimalisasi pengumpulan zakat.
Imbauan Pengisian Formulir Kesanggupan Zakat
Untuk mempermudah proses penghimpunan, Muhyi juga menghimbau kepada para peserta sosialisasi agar bersedia mengisi formulir kesanggupan berzakat, yang nantinya akan digunakan sebagai dasar pemotongan zakat secara otomatis oleh bendahara masing-masing instansi.
“Dengan pengisian formulir ini, pemotongan zakat bisa dilakukan secara konsisten dan amanah oleh bendahara, serta memastikan setiap zakat tersalurkan sesuai ketentuan syariah,” ungkap Muhyi.
Lima Program Unggulan dan Hak Akses Sekolah
Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan lima program unggulan BAZNAS Sleman, yaitu:
Sleman Cerdas (pendidikan),
Sleman Sehat (kesehatan),
Sleman Peduli (kebencanaan dan sosial),
Sleman Makmur (ekonomi dan UMKM),
Sleman Taqwa (dakwah dan keagamaan).
Muhyi menjelaskan bahwa sekolah-sekolah yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS dapat mengakses program Sleman Cerdas, di mana 60% dari total setoran zakat masing-masing sekolah dapat kembali dalam bentuk beasiswa siswa dan bantuan insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT).
Antusiasme dan Komitmen Para Guru
Para peserta sosialisasi menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Sleman atas berbagai bantuan yang telah diterima oleh sekolah-sekolah selama ini. Tidak sedikit guru yang menyatakan kesediaannya untuk mengisi formulir kesanggupan, sebagai bentuk dukungan terhadap optimalisasi zakat ASN.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran zakat di kalangan pendidik, serta memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Sleman dan institusi pendidikan dalam membangun masyarakat yang lebih berdaya.
Salurkan zakat, infak, sedekah Anda dengan mengakses link berikut:
https://kabsleman.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA24/07/2025 | AYW./
Lebaran Yatim Bahagia 2025: BAZNAS Sleman Hadirkan Keceriaan untuk 445 Anak Yatim
Sleman – Ahad, 20 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Lebaran Yatim Bahagia 2025 di Hall Garden, Sleman City Hall.
Sebanyak 445 anak yatim dari seluruh penjuru Kabupaten Sleman hadir dan menikmati serangkaian kegiatan santunan dan rekreasi yang dirancang khusus untuk membangkitkan semangat dan keceriaan mereka.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman Wiyato Widodo, S.Sos., M.AP., serta Perwakilan kemenag Sleman, Perwakilan Dinas Sosial Sleman, Perwakilan Dinas Pendidikan Sleman, dan Pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial Kabupaten Sleman.
Turut hadir Ketua BAZNAS Sleman Drs. Kriswanto, M.Sc., Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Muhaimin, S.Ag., M.Pd., dan Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.
Menghadirkan Senyum dan Harapan Baru
Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., menyampaikan bahwa “Lebaran Yatim Bahagia” bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang berakar dari nilai zakat, infak, dan sedekah. Menurut beliau, nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi peradaban Islam yang berkeadilan.
“Hari ini kita berikhtiar menghadirkan senyum bahagia bagi 445 anak yatim. Santunan dan rekreasi ini kami niatkan untuk membangun rasa percaya diri, harapan, dan semangat baru bagi mereka,” ungkapnya.
BAZNAS Sleman memberikan santunan kepada 430 anak yatim dari 86 Kalurahan dan 15 anak dari Pondok Diponegoro Sleman. Setiap anak menerima bantuan senilai Rp 250.000, tumbler, dan tiket wahana bermain di Mall Sleman City Hall. Total nilai bantuan mencapai Rp 250.000.000.
Pendataan anak-anak dilakukan melalui kerja sama dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial Sleman.
Sekda Sleman: Doakan Kami Agar Terus Bisa Berbagi
Dalam sambutannya, Sekda Sleman Drs. Susmiarto, M.M. mengapresiasi kegiatan ini dan mengajak anak-anak untuk tetap semangat belajar. Ia juga mengaitkan momen ini dengan kontribusi para ASN yang telah menunaikan zakat dan infak melalui BAZNAS.
“Zakat dari para ASN ini disalurkan kepada adik-adik semua. Doakan kami agar sehat dan selamat dalam bekerja, supaya bisa terus berbagi,” katanya.
Di sela-sela sambutan, Susmiarto juga menyapa dan menguji pengetahuan anak-anak seputar Kabupaten Sleman dan BAZNAS. Ia memberikan uang saku bagi anak-anak yang berani maju dan menjawab pertanyaan seperti: “Apa kepanjangan dari BAZNAS?” dan “Sebutkan ada berapa Kapanewon di Sleman!”.
Selain itu, beliau berharap anak-anak bisa terus bersekolah, meraih prestasi, dan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga kelak kalian semua bisa sekolah, berprestasi, ketika dewasa kelak, bekerja, dan menjadi generasi yang membawa manfaat. Aamiin,” harapnya.
Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat
BAZNAS Sleman menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati dan seluruh jajaran Pemkab Sleman, para ASN muzakki, serta seluruh mitra dari instansi pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, dan media massa.
“Kepercayaan para muzakki, khususnya ASN, adalah bahan bakar utama gerakan kebaikan ini. Mari terus bangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berdampak,” imbuh Ketua BAZNAS Sleman.
Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan mengajak anak-anak bermain di wahana bermain Happytopia dan Boulder Trampolin Park. Anak-anak nampak antusias, bahagia, untuk menikmati seluruh permainan yang ada.
Seperti yang diungkapkan beberapa peserta Lebaran Yatim Bahagia, Raina, Atika, dan Agung yang kali pertama bermain di wahana bermain yang ada di Sleman City Hall.
“Senang banget, seru, baru pertama kali main di playground. Hampir semua permainan dicobain,” kata Rania, siswi kelas 6 SD Muhammdiyah Girikerto, Turi.
“Seru, kalau diajak main lagi mau banget,” ujar Atika, siswi kelas 5 SD Ibnu Abbas 2, Pakem.
“Senang, baru pertama kali,” ungkap Agung, murid TK di Wukir Sari, Cangkringan, Sleman.***
BERITA21/07/2025 | AYW./
BAZNAS Sleman Apresiasi UPZ Sekolah Berprestasi pada Sosialisasi ZIS 2025
Sleman – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman memberikan penghargaan kepada tiga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah berprestasi di Kabupaten Sleman.
Apresiasi tersebut diberikan di sela-sela acara Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta pembinaan UPZ sekolah/madrasah di Aula Pangripta Bappeda Sleman, Rabu (16/7/2025).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi UPZ sekolah dalam mendukung pengelolaan ZIS di Sleman.
Penghargaan diberikan kepada UPZ MAN 3 Sleman, UPZ SMPN 1 Ngemplak, dan UPZ TK & SD Model Sleman. Ketiga sekolah tersebut dinilai unggul dalam kategori penghimpunan terbanyak, pengajuan program terbaik, serta pelaporan data dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dana yang transparan.
Acara ini diikuti oleh 66 perwakilan sekolah/madrasah negeri di Kabupaten Sleman. Sosialisasi dan pembinaan ini merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan oleh BAZNAS Sleman untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan gerakan zakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan BAZNAS Sleman, yaitu Wakil Ketua 1 Bidang Penghimpunan dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Muhaimin, S.Ag., M.Pd., dan Wakil Ketua 3 Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.
Hadir pula Kepala Seksi PAIS dan PLT ZAWA Kemenag Sleman Ali Afandi, S.Ag., serta PLT Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Mustadi, S.Sos., M.M.
Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., dalam sambutan yang disampaikan oleh Muhyi Darmaji menyampaikan apresiasi kepada seluruh UPZ sekolah di Sleman. Ia menekankan bahwa UPZ sekolah memiliki peran penting dalam mengoptimalkan pengumpulan ZIS.
“Alhamdulillah, capaian penghimpunan ZIS oleh BAZNAS Kabupaten Sleman pada Semester I tahun 2025 telah mencapai Rp6 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp4,5 miliar telah disalurkan kepada lebih dari 27.000 mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial. UPZ sekolah berkontribusi signifikan, yaitu sebesar 34% dari total penghimpunan ZIS tahun lalu,” ujarnya.
Sementara itu, PLT Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Mustadi, S.Sos., M.M., mengajak seluruh warga sekolah untuk terus berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah. Ia juga menyoroti pentingnya pendataan penerima manfaat agar penyaluran zakat tepat sasaran, khususnya bagi guru tidak tetap (GTT), pegawai tidak tetap (PTT), dan siswa yang membutuhkan.
“Kerelaan kita menyisihkan sebagian harta untuk zakat, infak, dan sedekah sangat membantu anak-anak kita serta tenaga pendidik di Sleman. Peran UPZ sekolah sangat strategis dalam membangun kepedulian sosial di lingkungan pendidikan,” tuturnya.
Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh UPZ sekolah untuk terus meningkatkan kontribusi mereka dalam mendukung pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan profesional.
BERITA18/07/2025 | AYW./
Optimalisasi Zakat di Dunia Pendidikan, BAZNAS Sleman Adakan Pembinaan UPZ Sekolah 2025
Sleman – BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menggelar agenda tahunan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bagi sekolah dan madrasah di wilayah Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Pangripta Bappeda Sleman pada Rabu, 16 Juli 2025 dan diikuti oleh 66 perwakilan sekolah/madrasah negeri se-Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis BAZNAS Sleman dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS serta membangun kesadaran zakat di dunia pendidikan untuk memberdayakan masyarakat dan memperkuat ekonomi umat.
Hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan BAZNAS Sleman, di antaranya Wakil Ketua 1 Bidang Penghimpunan dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Muhaimin, S.Ag., M.Pd., dan Wakil Ketua 3 Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.
Selain itu, turut hadir Kepala Seksi PAIS dan PLT ZAWA Kemenag Sleman Ali Afandi, S.Ag., serta PLT Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Mustadi, S.Sos., M.M.
Sinergi Dunia Pendidikan dan Gerakan Zakat
Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., dalam sambutannya yang disampaikan oleh Muhyi Darmaji, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan gerakan zakat.
“Institusi pendidikan adalah pilar penting dalam membentuk generasi yang peduli sosial dan memiliki kontribusi nyata melalui ZIS. Kami mengajak sekolah untuk lebih aktif dalam peran UPZ sebagai motor penggerak penghimpunan zakat di lingkungan pendidikan,” ujarnya.
Muhyi menambahkan, penghimpunan ZIS oleh BAZNAS Sleman pada Semester I tahun 2025 telah mencapai Rp6 miliar, dengan penyaluran sebesar Rp4,5 miliar yang memberi manfaat bagi sekitar 27.000 mustahik melalui berbagai program pemberdayaan dan sosial. Dari total penghimpunan tersebut, kontribusi UPZ sekolah mencapai 34%, menunjukkan potensi strategis sekolah dalam menggerakkan ekonomi umat.
Apresiasi untuk UPZ Berprestasi
Dalam acara tersebut, BAZNAS Sleman juga memberikan penghargaan kepada UPZ sekolah dengan kontribusi terbaik dalam penghimpun ZIS terbanyak, aktif dalam pelaporan data serta penggunaan dana yang transparan, yaitu MAN 3 Sleman,, SMPN 1 Ngemplak, dan TK & SD Model Sleman.
Wakil Ketua 1, dr. Andung, menekankan pentingnya pengelolaan dana ZIS secara amanah dan akuntabel. “Dana zakat yang dihimpun adalah amanah umat. Semua harus dikelola sesuai syariat dan dipertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat,” tegasnya.
Dorongan Peran Aktif Guru dan Siswa
Kepala Seksi PAIS Kemenag Sleman, Ali Afandi, S.Ag., berharap sekolah dapat menjadi pelopor gerakan zakat seperti halnya program manasik haji yang sudah berjalan baik. “Kami berharap zakat dapat menjadi bagian dari budaya sekolah sehingga seluruh warga sekolah mulai dari siswa, guru, hingga staf termotivasi untuk menunaikan ZIS,” katanya.
Sementara itu, PLT Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Mustadi, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam memberdayakan UPZ sekolah. Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi seluruh sekolah untuk meningkatkan kepedulian sosial dan menjadi bagian dari gerakan zakat di Sleman.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang pelaporan ZIS, strategi penguatan UPZ sekolah/madrasah, dan program pendistribusian BAZNAS Sleman. Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab yang antusias diikuti para peserta.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan UPZ sekolah di Kabupaten Sleman semakin optimal dalam mengelola dan menghimpun ZIS untuk mewujudkan kesejahteraan umat dan pemerataan ekonomi di masyarakat.***
BERITA17/07/2025 | AYW./
BAZNAS Sleman Hadiri Rakorda BAZNAS se-DIY untuk Tingkatkan Sinergi Pengelolaan Zakat
Sleman – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan BAZNAS Sleman dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-DIY, yang digelar pada Selasa, 15 Juli 2025 di Pusat Desain Industri Nasional Yogyakarta.
Rakorda ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Provinsi DIY serta seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY, termasuk Direktur Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta dan perwakilan staf pelaksana dari masing-masing lembaga.
Dari BAZNAS Sleman, hadir Ketua Drs. Kriswanto, M.Sc., Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Muhaimin, S.Ag., M.Pd., Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., serta Kepala Pelaksana Arif Hidayat, S.Kom.
Sinergi Program Zakat untuk Sleman dan DIY
Kegiatan Rakorda ini bertujuan memperkuat koordinasi dan memastikan implementasi pengelolaan zakat berjalan lebih optimal dan akuntabel. Salah satu agenda utama adalah evaluasi kinerja pengelolaan zakat tahun 2025 serta penyusunan dokumen perencanaan untuk tahun 2026.
Rakorda juga membahas penggunaan sistem aplikasi baru berbasis integrasi untuk Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kaji Dampak Zakat (KDZ) yang akan mulai diimplementasikan tahun 2026. Sistem ini diharapkan mampu mempermudah pelaporan dan memastikan distribusi zakat, infak, dan sedekah yang lebih merata kepada masyarakat yang berhak menerima.
Dalam sesi sharing, BAZNAS Sleman, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., memaparkan sejumlah koordinasi strategis yang telah dijalankan, di antaranya:? Kerja sama penyaluran zakat dengan pihak ketiga seperti POLDA DIY.? Program pembinaan bersama Lapas Sleman melalui Madrasah Al-Qur’an, yang juga menggandeng Kemenag dan POLDA.? Penyusunan rencana anggaran yang sesuai dengan prosedur pelaporan nasional, termasuk pengisian data melalui Sistem Manajemen BAZNAS (SIMBA).
Komitmen BAZNAS Sleman untuk Mustahik
Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., menyampaikan bahwa Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan misi antara BAZNAS Provinsi DIY dan BAZNAS Kabupaten/Kota.
“Melalui Rakorda, kita bisa menyinkronkan langkah-langkah strategis agar penghimpunan dan pendistribusian zakat semakin optimal. Dengan sinergi yang kuat, manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh mustahik di Sleman maupun DIY secara keseluruhan,” ujarnya.
Selain membahas rencana kerja dan anggaran, Rakorda juga menjadi wadah untuk berbagi praktik terbaik (best practices) dalam program pemberdayaan ekonomi umat, distribusi zakat, dan inovasi layanan berbasis teknologi digital.
Optimalisasi Program Zakat di Era Digital
Ke depan, BAZNAS Sleman berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan, tidak hanya dalam penghimpunan tetapi juga pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, diharapkan proses penyaluran zakat semakin transparan, cepat, dan tepat sasaran.
“Kolaborasi ini menjadi kunci agar masyarakat semakin percaya untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Dukungan seluruh pihak sangat kami harapkan agar program-program zakat di Sleman bisa terus memberi dampak nyata bagi kesejahteraan umat,” tambah Kriswanto.
Rakorda BAZNAS se-DIY ini diakhiri dengan penyusunan rekomendasi bersama untuk penguatan peran BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia. Harapannya, keberadaan BAZNAS mampu membantu mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.***
Bayar zakat, infaq, sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Sleman, klik link:
https://kabsleman.baznas.go.id/bayarzakat
BERITA16/07/2025 | AYW./
Fidyah Ramadan 2025: BAZNAS Sleman Salurkan 981 Paket Makanan ke PHL melalui Tiga Dinas
Sleman – BAZNAS Kabupaten Sleman menyalurkan fidyah sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman. Penyaluran fidyah ini dilakukan melalui tiga dinas, yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP).
Kegiatan pendistribusian ini berlangsung pada Jumat, 11 Juli 2025, mulai pukul 07.00 WIB. Total sebanyak 981 paket makanan dibagikan langsung kepada para pekerja lapangan di tiga instansi tersebut. Rinciannya, 364 paket disalurkan untuk tenaga PHL DLH Sleman, 68 paket untuk pegawai lapangan Dishub Sleman, dan 549 paket untuk pegawai lapangan PUPKP Sleman.
Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., turut hadir langsung dalam penyerahan fidyah di DLH Sleman. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari program Peduli BAZNAS Sleman untuk memastikan fidyah yang dititipkan masyarakat dapat tersalurkan tepat sasaran.
“Fidyah yang kami distribusikan ini merupakan amanah dari masyarakat yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadan karena kondisi tertentu. Kami ingin memastikan bahwa amanah ini sampai kepada mereka yang berhak,” ungkap Kriswanto.
Sementara itu, penyerahan fidyah di Dishub Sleman diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., bersama Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Muhaimin, S.Ag., M.Pd. Sedangkan di PUPKP Sleman, pendistribusian fidyah dilakukan oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.
Pada tahap pertama penyaluran ini, BAZNAS Sleman menyalurkan fidyah dengan total nilai Rp17.820.000. Setiap paket makanan berisi nasi, bistik galantin (2 pcs), balado kentang, sayur kalasan, dan air mineral kemasan gelas.
Apa Itu Fidyah?
Fidyah adalah denda yang wajib dibayarkan oleh seorang Muslim yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa Ramadan karena alasan tertentu, seperti sakit parah, usia lanjut, ibu hamil atau menyusui yang khawatir dengan kondisi dirinya atau bayinya, serta orang dalam perjalanan jauh. Fidyah dibayarkan dalam bentuk memberikan makanan kepada fakir miskin, sebagai ganti hari-hari puasa yang ditinggalkan.
Dengan menyalurkan fidyah melalui BAZNAS Sleman, masyarakat dapat memastikan bahwa fidyah yang dibayarkan tersampaikan secara tepat kepada mereka yang membutuhkan.
“InsyaAllah fidyah yang ditunaikan menjadi berkah bagi yang memberi dan bermanfaat bagi yang menerima,” tutup Kriswanto.***
BERITA11/07/2025 | AYW./
Rihlah Yatim Bahagia: BAZNAS Sleman Ajak 30 Anak Yatim Liburan Sambut 10 Muharram 1447 H
Sleman – Senyum ceria terpancar di wajah 30 anak yatim saat mereka diajak menikmati wisata edukasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman pada Sabtu, 5 Juli 2025. Kegiatan bertajuk “Rihlah Yatim Bahagia” ini diadakan sebagai bentuk syukur dalam menyambut 10 Muharram 1447 H, yang juga dikenal sebagai Lebaran Anak Yatim.
Anak-anak yatim dari dua panti asuhan dan pondok pesantren di Sleman dibawa untuk menjelajahi keindahan Lawu Park, Karanganyar, serta berkunjung ke Masjid Raya Sheikh Zayed di Solo, Surakarta, Jawa Tengah.
Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., mengatakan, agenda ini merupakan bagian dari program Sleman Peduli BAZNAS Sleman, sekaligus hasil kolaborasi bersama BAZNAS DIY, Bantul, dan Gunungkidul dalam pentasyarufan bersama.
“Program ini menjadi upaya kami menghadirkan kebahagiaan untuk anak-anak yatim. Kami ingin mereka merasakan liburan yang berkesan, meskipun selama ini mungkin belum pernah mendapat kesempatan seperti ini,” katanya.
Rihlah Anak Yatim : Liburan yang Penuh Makna
Sebanyak 15 anak berasal dari Panti Asuhan Muhammadiyah Ukhuwwatul Aitam, Berbah, dan 15 lainnya dari Panti Asuhan serta Pondok Pesantren Zuhriyah, Ngaglik. Mereka terlihat begitu antusias saat menikmati berbagai wahana di Lawu Park yang penuh dengan nuansa alam dan edukasi.
Pendamping dari PAPP Zuhriyah, Muhammad Wildan Firdaus, mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, anak-anak sangat senang. Ini tidak hanya jadi ajang liburan, tetapi juga meningkatkan kekompakan mereka setelah penatnya ujian dan kegiatan di pondok,” katanya.
Ahmad, salah satu anak dari PAPP Zuhriyah, mengaku acara ini sangat berkesan. “Bagi kami, jalan-jalan seperti ini adalah hal yang mustahil karena kondisi ekonomi keluarga. Terima kasih kepada BAZNAS Sleman. Semoga program seperti ini terus berlanjut untuk anak-anak seperti kami,” ungkapnya.
Kebahagiaan yang Menular
Sementara itu, pendamping dari PAPP Ukhuwwatul Aitam, H. Khasmino Anwar, juga turut menyampaikan apresiasinya.
“Alhamdulillah anak-anak terlihat sangat gembira. Terima kasih kepada BAZNAS Sleman yang sudah memberikan kebahagiaan ini. Semoga ke depan program seperti ini terus ada dan bergilir untuk anak-anak lainnya,” ujarnya penuh syukur.
Hafiz Dwi Nur Aditya (12), santri dari PAPP Ukhuwwatul Aitam, tak kuasa menyembunyikan rasa senangnya.
“Seru sekali, saya belum pernah jalan-jalan sejauh ini. Ini pertama kalinya saya ke Lawu Park. Semoga tahun depan ada lagi,” katanya penuh semangat.
Komitmen untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Kegiatan Rihlah Yatim Bahagia menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Sleman dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada mereka yang membutuhkan. Program ini tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga mendorong anak-anak yatim untuk terus semangat meraih cita-cita.
“Semoga sinergi yang terjalin antara BAZNAS Sleman, DIY, Bantul, dan Gunungkidul ini bisa menghadirkan lebih banyak manfaat dan menjangkau lebih banyak anak yatim di masa mendatang,” tutup Kriswanto.***
BERITA07/07/2025 | AYW./
Program Sleman Cerdas: BAZNAS Sleman Bagikan 1000 Tas dan Peralatan Sekolah ke 1000 Siswa SD
Sleman – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program Sleman Cerdas.
Pada tahun 2025 ini, BAZNAS Sleman melaksanakan kegiatan bertajuk “Program Pembagian 1000 Tas dan Peralatan Sekolah” yang ditujukan bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD) tidak mampu di seluruh wilayah Kabupaten Sleman.
Program yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menyasar 1000 siswa dari keluarga prasejahtera yang tersebar di 17 kapanewon (kecamatan) di Sleman. Pembagian bantuan dilakukan secara bertahap mulai bulan Juni hingga Juli 2025 oleh masing-masing koordinator wilayah pendidikan di setiap kecamatan.
Ketua BAZNAS Sleman Drs. Kriswanto, M.Sc., menyampaikan, program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu sekaligus mendukung semangat belajar para siswa.
“Setiap anak yang menerima bantuan mendapatkan paket berupa tas sekolah lengkap dengan peralatan tulis-menulis. Harapannya, program ini bisa memotivasi mereka agar lebih semangat menempuh pendidikan,” ujarnya.
Total dana yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp200 juta. Bantuan disalurkan ke hampir 500 sekolah dasar di Kabupaten Sleman, dengan setiap sekolah menerima 1 hingga 4 paket bantuan. Jumlah paket yang diterima setiap sekolah disesuaikan dengan laporan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari sekolah masing-masing.
Dengan adanya program Sleman Cerdas, BAZNAS Sleman berharap dapat mendukung terwujudnya generasi penerus yang lebih cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.
Selain itu, program ini juga menjadi salah satu bentuk penyaluran dana zakat yang tepat sasaran dan transparan, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga melalui program ini, anak-anak di Sleman semakin semangat belajar dan bisa meraih cita-cita mereka tanpa terkendala kebutuhan dasar pendidikan,” pungkas Kriswanto.***
BERITA04/07/2025 | AYW./
Peresmian Rumah Baru Ibu Fajarwati oleh BAZNAS Sleman bersama Sekda Sleman & STAK Yogyakarta
Sabtu 21 Juni 2025, BAZNAS Kabupaten Sleman bersama, Sekda Sleman, Polresta Sleman, Stak Yogyakarta dan Jajaran Pemda Kabupaten Sleman meresmikan Bantuan Bedah Rumah - Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Fajarwati di Pedukuhan Biru, Trihanggo, Gamping Sleman.
Bantuan ini disalurkan melalui Program Bedah Rumah (Sleman Peduli) BAZNAS Kabupaten Sleman senilai Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah). Proses bedah rumah ini dimulai pada bulan Januari 2025 dan memakan waktu kurang lebih 6 bulan. Proses pembangunan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat setempat secara gotong royong. Namun lebih dari sekadar nilai material, yang membuat program ini istimewa adalah semangat kebersamaan dan gotong royong yang menyertainya. Rumah ini tak akan berdiri kokoh tanpa dukungan luar biasa dari masyarakat sekitar, para relawan STAK, aparat Kepolisian/TNI, serta para mitra donator/ Muzaki yang tergerak untuk memberikan bantuan dalam berbagai bentuk—tenaga, waktu, dan sumber daya.
Ini adalah bukti nyata bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya ketika dilakukan bersama. Rumah yang kita resmikan hari ini bukan hanya bangunan fisik semata, melainkan juga simbol harapan, kepedulian, dan kebangkitan. Semoga rumah baru ini memberikan kenyamanan, keamanan, dan keberkahan bagi Ibu Fajarwati dan keluarga, serta menjadi awal dari kehidupan yang lebih baik.
BAZNAS ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI/Polri, Relawan dan masyarakat semua pihak yang telah terlibat. Semoga Allah SWT membalas amal ibadah dan kebaikan Bapak/Ibu semua dengan pahala yang berlipat ganda.
Pada Tahun 2025 Ini BAZNAS berencana melaksanakan Program Bedah Rumah sejumlah 50 unit se-Kabupaten Sleman, Alokasi untuk kurang lebih 3 rumah per Kapanewon. Mohon doanya semoga target Pengumpulan ZIS BAZNAS Sleman tahun 2025 dapat tercapai , sehingga semakin banyak warga kurang mampu di Sleman yang terbantu melalui program-program BAZNAS Sleman, seperti Ibu Fajarwati ini.
BERITA23/06/2025 | AS6
BAZNAS Sleman Laksanakan Pemotongan 25 Ekor Domba Kurban dari BAZNAS RI
Sleman, 9 Juni 2025 – Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha sekaligus memperkuat program pemberdayaan peternak lokal, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melaksanakan pemotongan hewan kurban berupa 25 ekor domba. Hewan kurban ini merupakan bantuan dari sohibul melalui BAZNAS RI, dengan seluruh domba berasal dari Balai Ternak Merdikorejo, Sleman sebagai bagian dari program pemberdayaan peternak lokal yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.
Proses pemotongan hewan kurban dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) Kentungan, Condongcatur, dengan memastikan seluruh tahapan penyembelihan dilakukan sesuai standar kesehatan dan kaidah syariat Islam. Tim dari BAZNAS Sleman bersama petugas RPH mengawasi setiap tahapan penyembelihan guna memastikan kualitas daging kurban tetap terjaga.
Setelah proses pemotongan, daging kurban segera dikemas dan didistribusikan kepada 25 panti asuhan dan pondok pesantren yang telah megajukan proposal dan ditentukan sebelumnya. Pendataan penerima manfaat dilakukan secara sistematis agar distribusi daging dapat tepat sasaran dan diterima oleh pihak yang benar-benar membutuhkan. Para penerima manfaat menyambut dengan penuh rasa syukur, karena daging kurban menjadi sumber makanan bernutrisi bagi anak-anak yatim dan para santri.
Keberhasilan program kurban tahun ini tak lepas dari peran Balai Ternak Merdikorejo, Sleman, yang berkontribusi dalam menyediakan domba kurban. Program ini merupakan bagian dari pemberdayaan peternak lokal, di mana BAZNAS secara aktif membina peternak kecil agar mampu menghasilkan ternak berkualitas yang layak dijadikan kurban.
Selain itu, program ini juga mendorong praktik peternakan berkelanjutan dengan memastikan kesehatan dan kesejahteraan hewan yang dipelihara. Melalui program ini, peternak lokal memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik, serta semakin memahami standar kesejahteraan hewan dan manajemen peternakan yang optimal.
BAZNAS Sleman mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program kurban tahun ini, terutama kepada sohibul kurban, para donatur, serta tim pelaksana di lapangan. Tanpa dukungan mereka, program ini tidak akan berjalan dengan baik.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mudhohi di seluruh Indonesia yang telah mempercayakan kurbannya melalui BAZNAS Republik Indonesia. Demikian juga khususnya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah mempercayakan juga penyerahan hewan kurbannya melalui BAZNAS Republik Indonesia.
Selain sebagai bentuk ibadah, program kurban ini juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan mempererat silaturahmi antara masyarakat, pemerintah, dan para donatur. Dengan adanya kolaborasi yang baik, diharapkan program serupa dapat terus berkembang dan memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
Ke depan, BAZNAS berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemberdayaan peternak lokal agar lebih banyak peternak kecil yang dapat terlibat dalam ekosistem ini. Dengan begitu, kurban tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan bagi peternak dan masyarakat yang membutuhkan.
Semoga semangat berbagi terus tumbuh, mempererat tali persaudaraan, serta mengokohkan nilai-nilai kebajikan di lingkungan kita.
BERITA09/06/2025 | AS6
Kurban Berkah BAZNAS Sleman 2025: Cahaya bagi Mudhohi dan Mustahik
Sleman, 7 Juni 2025 – Suasana penuh kebahagiaan dan keberkahan menyelimuti dua lokasi penyelenggaraan Kurban Berkah BAZNAS Sleman (KBB) di Kalurahan Margoagung-Seyegan dan Mororejo-Tempel. Acara yang berlangsung pada hari Sabtu 7 Juni 2025 menjadi bukti nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi yang terus tumbuh di tengah masyarakat. BAZNAS menyembelih 2 ekor sapi di lokasi Kurban tersebut.
Acara kurban ini berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., yang mewakili Bupati Sleman, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap program kemanusiaan yang memiliki dampak besar bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
Tidak hanya menjadi ajang ibadah, program Kurban Berkah BAZNAS Sleman juga memperlihatkan kuatnya solidaritas sosial melalui partisipasi berbagai lembaga dan individu. Berkat kontribusi dari Bank Sleman Syariah, Bank Sleman, Sohibul Perorangan, serta para Munfik BAZNAS Sleman, program ini mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Daging kurban yang telah disembelih kemudian didistribusikan kepada masyarakat Margoagung dan Mororejo. Dengan harapan, keberkahan kurban ini tidak hanya sebatas perayaan tahunan, tetapi juga mampu menjadi penguat bagi semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Kurban bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga wujud nyata dari rasa syukur serta kepedulian terhadap sesama. Program ini semakin membuktikan bahwa dengan kebersamaan dan semangat berbagi, kesejahteraan dapat terwujud bagi lebih banyak orang.
BAZNAS Sleman berharap agar keberkahan ini terus mengalir dan semakin membawa manfaat bagi masyarakat. Semoga semangat berbagi terus tumbuh, mempererat tali persaudaraan, serta mengokohkan nilai-nilai kebajikan di lingkungan kita.
BERITA07/06/2025 | AS6
Peringati Hari Jadi Sleman ke 109 BAZNAS Salurkan Sejumlah Bantuan ke 86 Kalurahan
Pada peringatan Hari Jadi 109 ini BAZNAS Sleman menyalurkan sejumlah Bantuan diantaranya Paket Sembako dan santunan Anak yatim di 86 Kalurahan, Bantuan RTLH di 17 Kapanewon, Sunatan massal di Puskesmas Pembantu Berbah, dan Operasi Katarak di RSUD Sleman. Dengan total penerima Manfaat sebanyak 2.600 orang warga yang membutuhkan dan warga kurang mampu.
Selamat Hari Jadi Kabupaten Sleman yang ke-109.
Mari bersama-sama meraih kejayaan untuk mencapai semua harapan yang sesungguhnya."Gumolong Hanggayuh Mukti"Dirgahayu Kabupaten Sleman#HUTSleman#HUT109Sleman#HariJadiSleman
BERITA15/05/2025 | AH
BAZNAS DIY dan Sleman Gelar Rapat Assessment Pendirian Kampung Berkah di Kalurahan Mororejo Tempel
Sleman, 7 Mei 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama BAZNAS Sleman mengadakan rapat koordinasi dan assessment untuk pendirian Kampung Berkah di Kalurahan Mororejo, Tempel. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan potensi dan kebutuhan masyarakat Mororejo agar program Kampung Berkah dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi warga.
Rapat ini melibatkan berbagai pihak terkait yang berperan penting dalam keberhasilan program, di antaranya pamong kalurahan, Kantor Urusan Agama (KUA), Kementerian Agama (Kemnag), Pemerintah Daerah (Pemda) Sleman, serta Dinas Pertanian. Dengan keterlibatan banyak stakeholder, diharapkan Kampung Berkah tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi, pertanian, dan kesejahteraan sosial di Mororejo.
Menurut Ketua BAZNAS DIY, program Kampung Berkah merupakan upaya strategis dalam memberdayakan masyarakat berbasis zakat dan wakaf. "Kami ingin memastikan bahwa Mororejo dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan dana zakat untuk kesejahteraan masyarakat. Assessment yang kami lakukan hari ini menjadi langkah awal dalam menyusun strategi terbaik bagi program ini," ujarnya.
Selama rapat berlangsung, berbagai aspek dipertimbangkan dalam pemetaan Kampung Berkah. Tim dari BAZNAS bersama stakeholder terkait mengidentifikasi potensi ekonomi yang bisa dikembangkan, termasuk sektor pertanian dan usaha mikro yang dapat diberdayakan melalui dana zakat dan program pembinaan.
Selain itu, faktor sosial dan pendidikan juga menjadi perhatian utama. Dinas Pertanian, misalnya, menyampaikan program pelatihan bagi masyarakat agar mereka mampu mengelola lahan secara produktif. Sementara Kementerian Agama menekankan pentingnya pembinaan keagamaan untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual warga.
Pamong Kalurahan Mororejo menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program Kampung Berkah. "Kami sangat berterima kasih atas perhatian BAZNAS terhadap Mororejo. Kami berharap program ini dapat membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga," ujar salah satu pamong kalurahan.
Assessment ini menandai tahap awal dari implementasi Kampung Berkah. Setelah pemetaan selesai, BAZNAS DIY dan Sleman akan menyusun rencana kerja yang mencakup pelatihan keterampilan, bantuan ekonomi, dan penguatan komunitas berbasis zakat.
Dengan adanya program Kampung Berkah, diharapkan Kalurahan Mororejo dapat berkembang sebagai contoh kawasan pemberdayaan berbasis zakat yang berkelanjutan dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Para pihak yang terlibat optimis bahwa dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, program ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Mororejo.
BERITA07/05/2025 | AH
Peringatan Hari Jadi Sleman ke-109 BAZNAS dan Pemda Sleman Berikan Bantuan Sosial di 17 Kapanewon
Sleman, — Memperingati hari jadi ke-109, Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar rangkaian kegiatan sosial yang langsung menyasar kebutuhan warga. Kegiatan bakti sosial ini terlaksana atas kerja sama antara Pemkab Sleman dan BAZNAS Sleman, dan mencakup 17 kapanewon di Kabupaten Sleman.
Salah satu bentuk penyaluran bantuan berlangsung di Balai Kalurahan Wukirharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, pada Senin (5/5/2025) berupa penyerahan 1 RTLH, 225 paket sembako, dan santunan untuk lima orang anak yatim.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, menekankan bahwa kegiatan ini sebagai pengejawantahan dari semangat tema HUT ke-109 Kabupaten Sleman yakni Gumolong Hanggayuh Mukti yang berarti bersatu meraih kejayaan.
“Kita dorong semangat guyub, rukun, dan bersatu kembali. Pemerintah tidak bisa sendiri, butuh dukungan masyarakat. Kemiskinan harus kita entaskan bersama-sama. Anak-anak kita harus punya semangat belajar, agar kemiskinan tidak menjadi warisan,” kata Susmiarto.
Pada perayaan HUT ke-109 ini, Pemkab Sleman menyalurkan bantuan stimulan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di 17 kapanewon, mendistribusikan 2.750 paket sembako untuk warga kurang mampu, dan menyerahkan 430 santunan untuk anak yatim.
Selain itu, para petugas kebersihan dan tenaga keamanan di lingkungan perangkat daerah juga mendapat bingkisan sebanyak 641 paket sebagai bentuk apresiasi atas kerja mereka.
Tak hanya itu, Pemkab Sleman juga menggelar layanan kesehatan gratis berupa sunatan massal bagi 109 anak yang akan dilaksanakan pada 9 Mei 2025, serta operasi katarak gratis untuk 30 pasien yang akan dilaksanakan pada 11 Mei 2025 di RSUD Sleman.
“Selain bantuan sosial, Pemkab juga menggandeng perguruan tinggi untuk membuka akses pendidikan lebih luas bagi warga yang berpotensi, sebagai bagian dari upaya jangka panjang mengangkat taraf hidup masyarakat Sleman,” pungkas Susmiarto.
Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempererat solidaritas antarwarga. Pemkab Sleman berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta meringankan beban mereka yang membutuhkan.
"Secara rutin BAZNAS Sleman memberikan bantuan Paket sembako, santunan anak yatim, bantuan bedah rumah RTLH, dan sunatan massal dalam rangka Hari Jadi Sleman, yang diselenggarakan di bulan Mei setiap tahunnya. Dana Bantuan ini bersumber dana zakat yang diberikan kaepada khusunya warga kurang mampu sesuai asnaf yang memang berhak menerima zakat. Semoga Kabupaten Sleman semakin maju dan berkembang ke depan" ujar Muhyi Darmaji selaku Wakil ketua III BAZNAS Kab. Sleman.
BERITA07/05/2025 | AH
BAZNAS Se-DIY Gelar Rapat Koordinasi Daerah di Nglanggeran, Usung Tema “Kembali Suci, Merajut Silaturahmi”
Gunungkidul, Selasa 29 April 2025 — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang digelar di kawasan wisata TTP Embung, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Mengangkat tema “Kembali Suci, Merajut Silaturahmi”, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan dan pelaksana BAZNAS kabupaten/kota se-DIY, serta pejabat dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul.
Rapat ini menjadi momentum strategis untuk mempererat sinergi antar BAZNAS di wilayah DIY sekaligus memperkuat koordinasi pasca-Ramadhan dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara optimal. Dalam suasana pasca-Idulfitri, seluruh peserta sepakat bahwa semangat silaturahmi dan kembali suci harus tercermin dalam semangat pelayanan yang lebih baik kepada mustahik.
Materi utama dalam rapat ini adalah penyampaian hasil Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat (KDZ) BAZNAS daerah. Pemaparan ini menjadi evaluasi bersama untuk menilai efektivitas pengelolaan zakat serta dampak nyata dari program-program pemberdayaan yang telah dilaksanakan. Dengan data dan hasil kajian tersebut, BAZNAS se-DIY diharapkan dapat menyusun strategi yang lebih terarah dan berdampak di masa mendatang.
Selain membahas evaluasi program kerja, kegiatan ini juga menjadi ajang tukar gagasan dan penyelarasan arah strategis BAZNAS se-DIY dalam menghadapi tantangan sosial-ekonomi masyarakat ke depan.
Rakor ini diharapkan mampu mendorong kolaborasi yang lebih erat antar lembaga dan pemerintah daerah, guna memperkuat peran BAZNAS sebagai pilar penting dalam penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
BERITA30/04/2025 | AH
BAZNAS Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini 2025 di Sleman
BAZNAS Sleman Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini di Kepuharjo
Sleman, 24 April 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman turut berpartisipasi dalam acara puncak peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan di Aula Kalurahan Kepuharjo, Cangkringan. Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momen penting untuk memperingati perjuangan dan kontribusi perempuan dalam pembangunan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Sleman memberikan bantuan berupa modal usaha kepada satu kelompok penerima manfaat yang merupakan binaan Dinas DPAP2KB Sleman, Serta 10 Paket sembako konsumtif. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kelompok tersebut untuk mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Sleman, Jajaran pimpinan OPD Kabupaten Sleman dan berbagai pihak terkait, acara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga pemerintah, masyarakat, dan organisasi lainnya dalam mendukung pemberdayaan perempuan. Semangat Hari Kartini yang mengusung nilai-nilai perjuangan dan kemandirian perempuan menjadi inspirasi bagi semua pihak yang hadir.
Dengan adanya bantuan dari BAZNAS Sleman, diharapkan kelompok penerima manfaat dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan kepedulian bersama dapat membawa perubahan yang berarti.
BERITA24/04/2025 | AH
Syawalan dan Pertemuan Rutin LAZ se-Sleman
Sleman, 23 April 2025 – BAZNAS Sleman kembali menyelenggarakan acara Syawalan dan pertemuan rutin triwulanan bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kabupaten Sleman. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BAZNAS Sleman pada hari Rabu, dengan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai LAZ seperti LAZIS MU Sleman, LAZIS NU Sleman, LAZ LZI, LAZ Rumah Yatim, Lazis Qu, dan lainnya.
Sebagai agenda rutin yang diadakan setiap tiga bulan sekali secara bergantian, pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi antar lembaga zakat di Sleman. Para peserta berbagi pengalaman, berdiskusi mengenai perkembangan terkini dalam pengelolaan lembaga zakat, dan membahas isu-isu dakwah zakat yang relevan.
Acara ini tidak hanya mempererat hubungan antar lembaga zakat, tetapi juga mendorong terciptanya optimalisasi pengelolaan zakat di wilayah Sleman. Dengan saling berbagi pengalaman dan strategi, para peserta berharap dapat meningkatkan efisiensi serta efektivitas dalam menjalankan tugas dakwah dan pengelolaan zakat.
BAZNAS Sleman terus berkomitmen menjadi fasilitator dan penggerak utama dalam membangun sinergi di antara lembaga zakat di Sleman, demi kesejahteraan umat dan masyarakat secara luas. Pertemuan berikutnya dijadwalkan akan berlangsung di lokasi yang berbeda, sebagai bentuk kebersamaan dan rotasi dalam pelaksanaan agenda triwulanan ini.
BERITA23/04/2025 | AH
Ketua BAZNAS RI Resmikan Balai Ternak Domba bersama Wakil Bupati Sleman
Badan Amil Zakat (BAZNAS) Republik Indonesia (RI) meresmikan Balai Ternak “Lumbung Berkah” di Kalurahan Merdikorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Senin (10/3/2023). Hadir dalam peresmian ini Ketua BAZNAS RI Prof. Noor Achmad, MA., Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, S.E., Pimpinan BAZNAS RI bidang pendistribusian & pemberdayaan Ibu Saidah Sakwan, MA., Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Drs. Kriswanto, M.Sc., dan Kepala BBPPM Yogyakarta.
Peluncuran program balai ternak merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik dalam sektor peternakan dengan memberikan hewan domba. Pada program ini, BAZNAS tidak hanya memberikan modal, namun juga pendampingan secara berkala agar menjamin kualitas ternak yang dihasilkan. Balai Ternak BAZNAS adalah program yang bertujuan untuk memberdayakan peternak melalui pendampingan intensif dan sistematis.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menyampaikan, Program Balai Ternak merupakan langkah nyata BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. “Program ini bertujuan untuk membekali para mustahik dengan keterampilan beternak yang baik dan berkelanjutan, sehingga mereka dapat mandiri secara ekonomi. Kami berharap dengan adanya Balai Ternak ini, para penerima manfaat tidak hanya memiliki sumber penghasilan yang lebih stabil, tetapi juga dapat berkembang menjadi muzaki di masa depan,” ujar Kiai Noor.
"Program balai ternak secara nasional sudah ada 58 dan mayoritas mampu berkembang baik. Tidak ada balai ternak yang kami bantu yang rugi. Rata-rata berkembang dengan baik bahkan kami di sini juga berharap nanti bisa berkembang dengan baik. Dan tentu saja yang utama adalah bagaimana para mustahik di sini terus mempertahankan kepercayaan." Kata Kiai Noor.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE, menyampaikan apresiasinya terhadap BAZNAS atas pembangunan balai ternak ini. Ia berharap keberadaan balai ternak dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan para peternak.
“Kehadiran Balai Ternak Lumbung Berkah ini menjadi harapan baru dalam pemberdayaan peternak. Dengan adanya stimulan berupa 190 ekor domba, serta pengelolaan mandiri yang didukung oleh pendampingan BAZNAS, saya optimis bahwa balai ternak ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor peternakan berbasis masyarakat,” ujar Danang.
Program Balai Ternak Lumbung Berkah Tempel ini dibangun atas inisiasi BAZNAS Kabupaten Sleman bekerja sama dengan BAZNAS RI. Sumber Dana Pembangunan Balai Ternak Lumbung Berkah ini berasal dari BAZNAS RI sebesar Rp 400 juta dan BAZNAS Kabupaten Sleman Rp 200 juta. Dengan Jumlah hewan ternak sebanyak 190 ekor domba. Balai Ternak ini sudah dibangun sejak Desember (akhir tahun 2024) lalu dan mulai diisi ternak pada pertengahan Februari 2025.
Jumlah warga Penerima Manfaat Program Balai ternak sejumlah adalah 20 orang peternak yang berasal dari masyarakat Tempel. Balai Ternak ini merupakan balai ternak yang berfokus pada program penggemukan dan pembibitan (breeding) domba, targetnya nanti dapat memenuhi kebutuhan domba/kambing untuk kurban maupun konsumsi. Fasilitas dukungan tambahan dari BAZNAS berupa Rumah kompos dan mesin pencacah rumput (chopper). Pengelola Balai ternak ini dikelola langsung oleh para anggota kelompok (peternak) dan 1 orang pendamping Program dari BAZNAS RI.
Dengan adanya Balai Ternak, peternak dapat mengelola usaha ternak secara mandiri dan berkelanjutan, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan seperti kondisi geografis, aksesibilitas lokasi, cuaca, dan fluktuasi harga pakan. Selain itu, program ini juga memberikan dampak positif bagi komunitas sekitar, seperti peningkatan pembelian pakan dari pemasok lokal, penggunaan jasa transportasi, dan penyediaan lapangan kerja. Program Balai Ternak ini membantu peternak binaan untuk meningkatkan taraf hidup mereka, sehingga mereka dapat bertransformasi dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat).
Ketua BAZNAS Kab Sleman menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS RI, karena telah memilih BAZNAS Kabupaten Sleman untuk dapat berkolaborasi menjalankan program Balai Ternak BAZNAS di Kabupaten SLeman. "Program balai ternak ini memang merupakan program kolaborasi bersama BAZNAS RI untuk membantu para peternak yang berjumlah 20 orang mustahik. Kami berharap, melalui program balai ternak di Kabupaten Sleman ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi para peternak dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.” Ujar Drs Kriswanto, M.Sc.
BERITA11/03/2025 | AH
Ketua BAZNAS RI Bertemu Bupati Sleman untuk Sinergi Program
Ketua BAZNAS RI Prof. Noor Achmad, MA. bersama Pimpinan BAZNAS RI bidang Pendistribusian & Pendayagunaan Ibu Saidah Sakwan bersilaturahmi ke Bupati Sleman Bapak Harda Kiswaya bertempat di kantor Bupati Sleman pada hari senin sore tanggal 10 maret 2025 .
Hadir turut mendampingi Pimpinan BAZNAS RI dari BAZNAS Kabupaten Sleman Bapak Kriswanto, dan Bapak Muhyi Darmaji, serta pimpinan BAZNAS kota Yogyakarta.
Acara silaturahmi dan audiensi ini berjalan lancar dan penuh kehangatan.
Kiai Noor mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak Harda Kiswaya sebagai Bupati Sleman periode 2025-2029, semoga amanah dan mampu m Melalui silaturahmi ini BAZNAS berharap mendapatkan dukungan atas Program-program BAZNAS baik pengumpulan dan pendistribusian BAZNAS. Melalui cahaya zakat berharap dapat memberikan keajaiban bagi muzaki dan mustahik. Dana zakat dapat mendukung para mustahik menjadi lebih sejahtera, ter-entaskan dari kemiskinan, berdaya dengan usaha, bahkan mampu naik kelas dari mustahik menjadi muzaki.
Bupati Sleman menyambut baik atas kedatangan Ketua BAZNAS RI ke Sleman. Bupati berterimakasih atas bantuan dari BAZNAS RI ke Sleman seperti program Z-Mart dan yang kan diresmikan Balai ternak di Tempel. Ke depan Bupati berharap kolaborasi BAZNAS dan Pemda Sleman terus ditingkatkan untuk membantu mensejahterakan masyarakat Sleman melalui dana zakat yang dikumpulkan.
Dalam pertemuan ini BAZNAS Kabupaten Sleman juga mengajukan program Z-Mart tambahan untuk tahun 2025 dan program pertanian terpadu ke BAZNAS ZI.
BERITA10/03/2025 | AH
Besaran Fidyah Tahun 1446 H/ 2025 BAZNAS Sleman
Fidyah diambil dari kata “fadaa” artinya mengganti atau menebus. Bagi beberapa orang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa dengan kriteria tertentu, diperbolehkan tidak berpuasa serta tidak harus menggantinya di lain waktu. Namun, sebagai gantinya diwajibkan untuk membayar fidyah.
Ada ketentuan tentang siapa saja yang boleh tidak berpuasa. Hal ini tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 184.
”(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Q.S. Al Baqarah: 184)
Adapun kriteria orang yang bisa membayar fidyah di antaranya:
1. Orang tua renta yang tidak memungkinkannya untuk berpuasa
2. Orang sakit parah yang kecil kemungkinan sembuh
3. Ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter).
Fidyah wajib dilakukan untuk mengganti ibadah puasa dengan membayar sesuai jumlah haripuasa yang ditinggalkan untuk satu orang. Nantinya, makanan itu disumbangkan kepada orang miskin.
Menurut Imam Malik, Imam As-Syafi'I, fidyah yang harus dibayarkan sebesar 1 mud gandum (kira-kira 6 ons = 675 gram = 0,7 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdoa).
Cara membayar fidyah ibu hamil bisa berupa makanan pokok. Misal, ia tidak puasa 30 hari, maka ia harus menyediakan fidyah 30 takar di mana masing-masing 1,5 kg. Fidyah boleh dibayarkan kepada 30 orang fakir miskin atau beberapa orang saja (misal 2 orang, berarti masing-masing dapat 15 takar).
Menurut kalangan Hanafiyah, fidyah boleh dibayarkan dalam bentuk uang sesuai dengan takaran yang berlaku seperti 1,5 kilogram makanan pokok per hari dikonversi menjadi rupiah.
Cara membayar fidyah puasa dengan uang versi Hanafiyah adalah memberikan nominal uang yang sebanding dengan harga kurma atau anggur seberat 3,25 kilogram untuk per hari puasa yang ditinggalkan, selebihnya mengikuti kelipatan puasanya.
Berdasarkan SK Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman No. 09 Tahun 2025 tentang Penetapa Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah tahun 1446 H, ditetapkan bahwa nilai fidyah adalah 0,7 kg beras (makanan pokok), atau dapat dikonversikan dalam bentuk uang sebesar Rp 10.500,-/hari/jiwa.
Tunaikan fidyah anda ke BAZNAS dengan cara klik di sini:
https://kabsleman.baznas.go.id/sedekah
BERITA25/02/2025 | AH

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
