WhatsApp Icon
BAZNAS Sleman Sukseskan GEMPAR dengan Belanja di Pasar Prambanan

BAZNAS Kabupaten Sleman turut menyukseskan Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR) dengan berbelanja langsung di Pasar Prambanan, Kabupaten Sleman, pada Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan BAZNAS Sleman terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pedagang pasar rakyat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Jajaran pimpinan dan staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Sleman hadir dan berbelanja berbagai kebutuhan di Pasar Prambanan. Turut serta dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., Wakil Ketua I dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., Wakil Ketua III Nasirun, S.A.P., Sekretaris Arif Hidayat, S.Kom., Koordinator Pelaksana Diyas Nugroho, S.T., M.A., Bendahara Warih Komarasari, S.E., serta Humas Titis Ayu W., S.I.Kom.

Beragam kebutuhan dibeli oleh jajaran BAZNAS Sleman, mulai dari sayuran, buah-buahan, bumbu masak, camilan keripik, jajanan pasar hingga jamu tradisional.

Ketua BAZNAS Sleman, Muhyi Darmaji, turut membeli sejumlah kebutuhan rumah tangga seperti tempe, bawang merah, mentimun, keripik, tape, dan berbagai kebutuhan lainnya.

“Ya ini ada tempe, bawang merah, timun, keripik, tape, dan lainnya ini nanti untuk oleh-oleh istri di rumah,” ujarnya.

Tidak hanya pimpinan, para staf pelaksana BAZNAS Sleman juga ikut meramaikan kegiatan dengan berbelanja buah-buahan, aneka camilan, serta jamu tradisional yang dijual oleh para pedagang di Pasar Prambanan.

Dukung Perputaran Ekonomi Pasar Rakyat

Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam GEMPAR merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan belanja di pasar rakyat sekaligus mendorong perputaran ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sleman.

GEMPAR digagas oleh Pemerintah Kabupaten Sleman dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus mendukung optimalisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Gerakan ini juga diarahkan untuk mendukung kemajuan UMKM, khususnya para pedagang pasar rakyat atau pasar tradisional di wilayah Kabupaten Sleman.

Melalui GEMPAR, masyarakat diajak untuk menjadikan pasar rakyat sebagai pilihan tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari. Aktivitas belanja secara langsung diharapkan dapat meningkatkan transaksi dan memberikan dampak positif bagi pendapatan para pedagang.

Kegiatan GEMPAR dilaksanakan pada 7–14 Agustus 2026, mulai pukul 07.30 hingga 10.00 WIB. Gerakan ini tidak hanya melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN, tetapi juga organisasi profesi serta organisasi kemasyarakatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

 

Masyarakat, jajaran organisasi, keluarga, dan berbagai elemen lainnya juga diajak untuk ikut berbelanja dan meramaikan pasar rakyat atau pasar tradisional.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat juga diimbau membawa tas belanja sendiri sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sleman, partisipasi dalam GEMPAR menjadi langkah sederhana namun nyata untuk ikut mendukung pedagang lokal sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di pasar rakyat.

Dengan berbelanja langsung di Pasar Prambanan, BAZNAS Sleman turut mengajak masyarakat untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga ikut memberikan kontribusi bagi keberlangsungan usaha para pedagang dan penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sleman.***

 

#GEMPARSleman #HUTRI81 #BAZNASSleman #PasarTradisional

07/08/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
BAZNAS Sleman Siapkan Program MANTAB di MI Bina Akhlaq Pakem, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Madrasah

BAZNAS Kabupaten Sleman melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) terus memperkuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin koordinasi dan silaturahmi dengan sekolah calon sasaran Program Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB) di MI Bina Akhlaq, Kalurahan Pakembinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula MI Bina Akhlaq pukul 09.00–11.00 WIB tersebut menjadi tahap awal dalam mempersiapkan implementasi Program MANTAB. Agenda utama berupa brainstorming dan koordinasi pelaksanaan program bersama pihak sekolah guna menyamakan persepsi serta menyusun langkah-langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan madrasah.

Tim BTB BAZNAS Kabupaten Sleman dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Muhaimin, S.Ag., M.Pd. Turut hadir dalam kegiatan tersebut personel BTB BAZNAS Sleman, yakni Arif Hidayat, S.Kom., Diyas Nugroho, S.T., M.A., dan Kukuh Santoso, S.Pd., M.A.

Silaturahmi disambut baik oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bina Akhlaq Indana Zulfa, S.PdSi., dan beberapa guru. Dilanjutkan dengan diskusi yang berlangsung secara interaktif, kedua belah pihak membahas kebutuhan sekolah, potensi risiko bencana di lingkungan sekitar, serta rencana pelaksanaan Program MANTAB agar dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat jangka panjang.

Program Madrasah Tanggap Bencana (MANTAB) merupakan salah satu inisiatif BAZNAS dalam meningkatkan kapasitas warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana. Program ini diharapkan mampu membangun kesiapsiagaan sejak dini melalui penguatan pengetahuan, penyusunan prosedur tanggap darurat, hingga pembentukan budaya aman di lingkungan madrasah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan bagian penting dari upaya melindungi generasi muda, khususnya di wilayah yang memiliki potensi risiko bencana seperti Kabupaten Sleman.

”Melalui Program MANTAB, kami ingin menghadirkan madrasah yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki kemampuan menghadapi situasi darurat. Sinergi dengan pihak sekolah menjadi kunci agar program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Koordinasi ini menjadi langkah awal sebelum pelaksanaan rangkaian kegiatan Program MANTAB di MI Bina Akhlaq. BAZNAS Kabupaten Sleman berharap kolaborasi bersama pihak sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana.

Melalui BAZNAS Tanggap Bencana, BAZNAS Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus memperluas edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi bencana sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih tangguh dan berdaya.***

06/08/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
BAZNAS Kabupaten Sleman Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Jombang, Pelajari Manajemen SDM dan Inovasi Program ZIS

BAZNAS Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan studi tiru ke BAZNAS Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Rabu (29/7/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan melalui pembelajaran mengenai tata kelola sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan program inovatif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Rombongan BAZNAS Kabupaten Sleman berjumlah 12 orang yang terdiri atas empat pimpinan dan delapan staf pelaksana. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.

Ketua BAZNAS Kabupaten Jombang, Veri Rifdian Virdani, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh jajaran BAZNAS Kabupaten Sleman. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi awal terjalinnya kolaborasi yang semakin erat antarlembaga.

”Mudah-mudahan kehadiran ini menjadi pertukaran ilmu yang baik ke depannya. Insyaallah kami juga dapat bersilaturahmi ke Sleman untuk saling berbagi pengalaman. Kami juga merupakan kepengurusan yang relatif baru setelah dilantik pada Oktober 2025 lalu,” ujar Veri.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Jombang. Menurutnya, suasana kekeluargaan yang dirasakan selama kunjungan menjadi modal penting dalam membangun sinergi antarlembaga.

Muhyi menjelaskan bahwa pemilihan BAZNAS Kabupaten Jombang sebagai lokasi studi tiru dilakukan melalui proses diskusi dan pemetaan kebutuhan internal. Hasilnya, BAZNAS Jombang dinilai memiliki keunggulan yang relevan dengan arah pengembangan BAZNAS Sleman.

”Sebelum menentukan tujuan studi tiru, kami melakukan polling dan berdiskusi mengenai keilmuan apa yang ingin dipelajari untuk perbaikan BAZNAS Sleman. Ada dua alasan utama kami memilih BAZNAS Jombang, yaitu keunggulan dalam manajemen SDM dan inovasi program. Semoga berbagai praktik baik yang kami pelajari di sini dapat kami terapkan untuk kemajuan BAZNAS Sleman,” kata Muhyi.

Ia juga memperkenalkan jajaran pimpinan dan staf pelaksana BAZNAS Kabupaten Sleman, termasuk kepengurusan terbaru yang telah dikukuhkan, sebagai bagian dari penguatan sinergi dan silaturahmi antar-BAZNAS.

Pada sesi pemaparan, Ketua BAZNAS Kabupaten Jombang menyampaikan profil kelembagaan serta struktur organisasi BAZNAS Jombang. Materi kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua II, As'ad, Ph.D., yang memaparkan berbagai program unggulan yang dikembangkan selama delapan bulan terakhir.

Beberapa program prioritas yang menjadi fokus BAZNAS Jombang meliputi bidang pendidikan, kontribusi bagi marbot melalui skema filantropi perlindungan sosial, BAZNAS Run sebagai inovasi filantropi dan fundraising publik, serta Program Orang Tua Asuh yang menghubungkan satu donatur dengan satu anak untuk mendapatkan pendampingan pendidikan selama 12 bulan.

”Setiap bulan kami juga mengadakan program pembinaan bersama Polres Jombang, dan lembaga yang lain secara bergantian. Anak-anak tidak hanya menerima bantuan pendidikan, tetapi juga mendapatkan pendidikan inspiratif agar memiliki gambaran profesi dan bekal masa depan,” jelas As'ad.

Selanjutnya, Lukman Hakim dari Bidang Pengumpulan memaparkan strategi penghimpunan dana ZIS, baik secara manual maupun digital. Materi kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua IV yang menjelaskan tata kelola SDM di lingkungan BAZNAS Jombang.

Dalam paparannya dijelaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Jombang memiliki lima pimpinan dan 14 amil pelaksana yang direkrut melalui seleksi terbuka. Mayoritas amil memiliki pengalaman sebagai aktivis organisasi kemahasiswaan dan secara berkelanjutan mendapatkan pelatihan, termasuk pendampingan pengelolaan media sosial selama satu tahun oleh tenaga profesional untuk mendukung publikasi serta penghimpunan dana.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan kedua belah pihak untuk saling berbagi pengalaman mengenai pengelolaan organisasi, penghimpunan dana, inovasi program, hingga strategi pelayanan kepada muzaki dan mustahik.

Acara kemudian ditutup dengan makan bersama, pertukaran cendera mata, serta foto bersama sebagai simbol terjalinnya hubungan yang semakin erat antara BAZNAS Kabupaten Sleman dan BAZNAS Kabupaten Jombang.

Menutup kegiatan tersebut, Muhyi Darmaji berharap hasil studi tiru tidak berhenti sebagai kunjungan seremonial, tetapi menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas tata kelola lembaga serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

”Semoga silaturahmi melalui studi tiru ini membawa keberkahan, memberikan ilmu dan pengalaman baru, serta dapat kami implementasikan di BAZNAS Kabupaten Sleman untuk mewujudkan pelayanan zakat yang semakin profesional, amanah, dan memberikan kemaslahatan umat yang lebih besar,” pungkasnya.***

03/08/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
Bupati Sleman Kukuhkan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman Periode 2026–2027

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, secara resmi mengukuhkan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman periode 2026–2027 di Pendopo Parasamya, Kamis (23/7/2026) malam. Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola zakat, infak, sedekah (ZIS), dan dana sosial keagamaan lainnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sleman.

Pengukuhan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 54.3/Kep.KDH/A/2026 yang ditetapkan pada 2 Juli 2026.

Susunan pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman yang dikukuhkan terdiri atas Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I. sebagai Ketua, dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes. sebagai Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Muhaimin, S.Ag., M.Pd.I. sebagai Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, serta Nasirun sebagai Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, Pelaporan, SDM, Administrasi, dan Umum.

Dalam sambutannya, Bupati Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman sebelumnya, Drs. Kriswanto, M.Sc., yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Ia mendoakan agar Kriswanto senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan atas dedikasi yang telah diberikan selama memimpin BAZNAS Kabupaten Sleman.

”Terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasa beliau dalam membangun BAZNAS Kabupaten Sleman. Semoga selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan keberkahan,” ungkap Harda.

Bupati juga mengucapkan selamat kepada jajaran pimpinan yang baru dikukuhkan. Menurutnya, amanah sebagai pimpinan BAZNAS bukanlah tugas yang ringan karena berkaitan langsung dengan pengelolaan dana umat yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT.

”Menjalankan amanah mengelola zakat adalah tugas yang sangat mulia sekaligus berat. Pertanggungjawabannya bukan hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT,” tegasnya.

Selain itu, Harda mendorong BAZNAS Kabupaten Sleman untuk terus mengoptimalkan penghimpunan zakat, termasuk melalui penguatan budaya berzakat di lingkungan internal maupun aparatur pemerintah, sehingga potensi zakat dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan baru akan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat inovasi, transparansi, dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman serta berbagai pemangku kepentingan.

“Kami siap mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Bersama seluruh jajaran, kami akan terus meningkatkan pelayanan kepada muzaki, memperkuat tata kelola yang akuntabel, serta memastikan zakat memberikan manfaat yang semakin luas bagi mustahik di Kabupaten Sleman,” ujar Muhyi.

Dengan pengukuhan ini, BAZNAS Kabupaten Sleman diharapkan semakin optimal dalam menghimpun dan mendayagunakan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sleman.***

28/07/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
BAZNAS Kabupaten Sleman Terima Studi Tiru BAZNAS Kota Surakarta, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat dan Program Pemberdayaan

BAZNAS Kabupaten Sleman menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kota Surakarta dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan, mempererat ukhuwah, serta berbagi pengalaman mengenai pengelolaan zakat, infak, sedekah (ZIS), dan dana sosial keagamaan lainnya. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sembada, Pemerintah Kabupaten Sleman, Kamis (23/7/2026).

Audiensi dan silaturahmi ini merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja BAZNAS Kota Surakarta yang secara rutin melakukan studi tiru ke berbagai daerah guna memperoleh wawasan baru dalam pengelolaan zakat.

Sebanyak 18 peserta hadir dalam kegiatan tersebut yang terdiri dari pimpinan dan staf BAZNAS Kota Surakarta, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Surakarta, serta Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta.

Turut hadir dalam rombongan, Kepala Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Surakarta Hj. Purwanti, S.K.M., M.Kes., Kabag Kesra Setda Kota Surakarta Hj. Endang Sabar Widiasih, S.Sos., M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta KH Ulin Nur Hafsun, S.Th.I., M.Pd.I., serta Ketua BAZNAS Kota Surakarta H.M. Qoyim, S.Sos., M.Si.

Acara dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat dan Kepala BKPP Kabupaten Sleman, Wildan Solichin, S.I.P., M.T. Pada sambutannya beliau menyampaikan terkait regulasi dan kolaborasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman dengan BAZNAS Sleman.

“Pemerintah Kabupaten Sleman sangat mendukung program-program BAZNAS Kabupaten Sleman, terutama dalam hal pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sleman,” ungkap Wildan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan. Menurutnya, kegiatan studi tiru tidak hanya menjadi kesempatan bagi BAZNAS Kota Surakarta untuk belajar, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman bagi kedua belah pihak.

”Nanti tidak hanya dari BAZNAS Kota Surakarta yang ngangsu kaweruh kepada kami. Namun kami juga bisa banyak belajar dari BAZNAS Kota Surakarta. Nanti kita saling sharing saja,” ujar Muhyi.

Muhyi menambahkan bahwa kolaborasi antarlembaga BAZNAS menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola zakat, memperkuat inovasi program, serta memperluas manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Surakarta, H.M. Qoyim, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa studi tiru merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan untuk memperoleh inspirasi dan praktik terbaik dari BAZNAS di berbagai daerah.

Ia juga menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Kota Surakarta terhadap pengelolaan zakat sangat baik, termasuk melalui kebijakan yang mendorong optimalisasi penghimpunan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

”Kami bersyukur karena gaji ASN sudah bersih berkat adanya Surat Edaran Wali Kota. Kami ngangsu kaweruh semoga mendapat ilmu yang banyak. Terima kasih telah menerima kami dengan sangat hangat. Semoga BAZNAS Kabupaten Sleman semakin tumbuh dan semakin maju,” ungkap Qoyim.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhaimin, S.Ag., M.Pd., memaparkan profil kelembagaan BAZNAS Kabupaten Sleman beserta berbagai program unggulan yang telah dijalankan. Materi yang disampaikan meliputi strategi manajemen organisasi, penghimpunan zakat, pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS, hingga program-program pemberdayaan masyarakat yang menjadi unggulan BAZNAS Kabupaten Sleman.

Sesi pemaparan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta saling bertukar pengalaman mengenai strategi pengelolaan zakat, inovasi layanan kepada muzaki dan mustahik, serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol persahabatan antarlembaga, dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk komitmen untuk terus mempererat kerja sama dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat demi kemaslahatan umat.***

27/07/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman

Berita Terbaru

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1446 H BAZNAS Sleman
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1446 H BAZNAS Sleman
Jadwal Imsakiyah Tahun 2025 / 1446 H untuk wilayah Sleman, DIY dan sekitarnya. Jadwal imsakiyah berfungsi sebagai panduan waktu untuk memulai puasa dan salat selama bulan Ramadan. Jadwal ini berisi informasi waktu imsak, waktu salat lima waktu, dan waktu berbuka puasa. Semoga bermanfaat. Sumber: Bidang BIMAS Kemenag RI - https://bimasislam.kemenag.go.id/jadwalimsakiyah Link Download PDF: Link Download file pdf https://drive.google.com/file/d/1hWTdtOa7Z0z-yBb12n85yxQW7xwZFz5j/view?usp=sharing
BERITA25/02/2025 | AH
Hasil Penetapan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2025/1446H BAZNAS Sleman
Hasil Penetapan Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2025/1446H BAZNAS Sleman
Sleman, 2025 – BAZNAS Sleman nenyelenggarakan Rapat penetapan besaran Zakat Fitrah dan Fidyah untuk tahun 2025/1446 H di RM Pringsewu, Sleman. Acara yang berlangsung pada hari Kamis tanggal 20 Februari tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua MUI Sleman bersama anggota komisi fatwa, perwakilan dari PD Muhammadiyah Sleman, PCNU Sleman, Disperindag Sleman, DMI Sleman, Bagian Kesra Setda Sleman, Pimpinan BAZNAS Sleman dan Kemenag Sleman. Acara dibuka dengan sambutan ketua BAZNAS Sleman, kemudian dilanjutkan diskusi yang dipimpin oleh Ketua MUI Sleman, KH Ahmad Fatah. Diskusi ini diawali dengan pemaparan perspektif fiqh dan ketetapan fatwa dari MUI terkait hukum Zakat Fitr dan Fidyah. Selanjutnya, diberikan kesempatan bagi perwakilan lembaga Islam menyampaikan pendapat dan pandangan terkait besaran fidyah dan zakat fitr pada masing-masing lembaga. Acara diskusi ini berjalan lancar. Secara umum zakat fitrah dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok yang keseharian dikonsumsi, dengan takaran yang disepakati dengan takaran 2,5 kg beras/jiwa. Sedangkan untuk Fidyah nilai besaran yang disepakati adalah 0,7 kg beras/hari/ jiwa. Menurut ketua MUI Sleman untuk zakat fitr dan fidyah ini utamanya ditunaikan dalam bentuk beras (makanan pokok) yang biasa dikonsumsi, sedangkan untuk konversi dalam bentuk uang merupakan bentuk kemudahan. Konversi dalam nominal uang menyesuaikan harga pasar dan wilayah. Untuk hal terkait teknis pengumpulan dan distribusi zakat Fitrah dan fidyah ini menyesuaikan dengan aturan yang sudah ada, seperti dari BAZNAS atau kebijakan lembaga/ UPZ/ panitia zakat masing-masing. Pada akhir rapat, BAZNAS menetapkan nilai Zakat Fitrah sebesar 2,5 kilogram beras/jiwa atau dapat dikonversi menjadi uang sejumlah Rp 37.500 per jiwa. Selain itu, besaran Fidyah ditetapkan sebesar 0,7 kilogram beras/ jiwa / hari. Hasil ketetapan ini mengacu hasil kesepakatan dari musyawarah seluruh peserta rapat. Nilai konversi uang diatas menyesuaikan perkiraan harga pasar untuk beras medium di wilayah Sleman sekitar Rp 15.000,-/kg yang kemudian dikalikan dengan takaran zakat fitrah dan fidyah yang akan dibayarkan. Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan kajian mendalam dan pertimbangan berbagai aspek fiqh, hukum, ekonomi dan sosial. "Kami berharap hasil rapat ini dapat menjadi pedoman bagi seluruh panitia zakat di masjid-masjid se-Sleman dan memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban Zakat Fitrah mereka di bulan Ramadhan 1446 H ini," ujar Ketua BAZNAS Sleman. Hasil sidang ini akan segera disosialisasikan kepada masyarakat Sleman melalui berbagai media, dengan harapan dapat memberikan kejelasan, kemudahan dan rujukan dalam pelaksanaan pengumpulan dan distribusi zakat fitrah dan fidyah di tahun 2025.
BERITA21/02/2025 | AS6
Selamat & Sukses Pelantikan Bupati Sleman 2025-2025
Selamat & Sukses Pelantikan Bupati Sleman 2025-2025
Selamat dan Sukses atas dilantiknya Bpk Harda Kiswaya sebagai Bupati Sleman dan Bpk Danang Maharsa sebagai Wakil Bupati Sleman untuk periode 2025-2030."Semoga dapat mengemban amanah dengan baik dan menjalankan tugas baru dengan penuh tanggung jawab."#slemansembada
BERITA21/02/2025 | AH
Peresmian UPZ Masjid – Baitul Maal Al Jihad Dayu Permai
Peresmian UPZ Masjid – Baitul Maal Al Jihad Dayu Permai
Rabu 12 Feb 2025, BAZNAS menghadiri undangan grandlaunching Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid AL Jihad di Perumahan Dayu Permai – Ngaglik Sleman. Hadir dalam acara ini jajaran muspika Kapanewon Ngaglik, pengurus Yayasan Masjid Al Jihad dan jamaah masjid. Ketua BAZNAS Sleman – Drs. Kriswanto, M.Sc hadir memberikan sambutan sekaligus meresmikan Baitul Maal Masjid Al Jihad. UPZ Masjid Dayu permai ini diketuai oleh Bapak Eka Yus Kurniawan dan dibantu oleh anggota pengurus lain. Tujuan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid ini adalah untuk memperkuat peran masjid dalam pengumpulan zakat, serta memastikan pemenuhan aspek legalitas masjid sebagai pengumpul zakat. Hal ini sangat penting agar pengelolaan zakat dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, optimalisasi pengelolaan zakat berbasis masjid juga menjadi fokus utama BAZNAS. UPZ merupakan kepanjangan tangan dari BAZNAS yang menjalakan pengumpulan zakat. Dengan adanya UPZ Masjid, diharapkan proses pengumpulan, pendistribusian, dan pelaporan zakat dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien salah satunya melalui Menara Masjid dari BAZNAS. Penggunaan teknologi dalam pengelolaan zakat ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di masjid dapat terus meningkat. Kolaborasi antara program BAZNAS dan masjid juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan zakat ke depan. Dengan adanya kerjasama yang baik antara BAZNAS dan masjid, berbagai program yang bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat dapat lebih mudah diimplementasikan dan memberikan dampak yang positif. Salah satunya penanganan kemiskinan ekstrim dan kesenjangan sosial yang ada diwilayah sekitar. “Harapannya dengan berdirinya UPZ Masjid ini adalah agar masyarakat Perum Dayu Permai dapat merasakan manfaat yang lebih besar dari pengelolaan zakat yang dilakukan. Semoga dengan adanya UPZ Masjid ini, kesejahteraan masyarakat dapat semakin meningkat dan kita semua dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Semoga dengan hadirnya UPZ Masjid ini mampu memancarkan Cahaya Zakat yang memberikan Keajaiban bagi Mustahik dari Muzaki.” ujar Ketua BAZNAS Sleman. Kedepan BAZNAS menfasilitasi pengesahan UPZ Masjid, syaratnya mudah tinggal mengajukan permohonan pembentukan UPZ Masjid dilampiri dengan susunan pengurus Masjid yang diajukan. BAZNAS nanti akan menverifikasi dan kemudian menerbitkan SK Pengurus UPZ Masjid sebagai legalitas penguat bagi UPZ/ Panitia zakat masjid. Info lebih lanjut dapat menghubungi WA BAZNAS Sleman 081132208000 atau datang langsung ke Kantor BAZNAS Sleman.
BERITA13/02/2025 | AH
Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berupa Paket Makanan dan Selimut Tiba di Gaza
Bantuan Kemanusiaan BAZNAS Berupa Paket Makanan dan Selimut Tiba di Gaza
Bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berasal dari masyarakat Indonesia telah diterima oleh masyarakat Gaza, Palestina. Bekerja sama dengan mitra lembaga kemanusiaan Mesir Sunnah Al Hayyah, BAZNAS mendistribusikan 12.000 paket makanan dan 12.000 selimut. Adapun bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok sehari-hari, seperti tepung terigu, mi, susu kotak, kacang, keju, tuna kaleng, biskuit, jus kotak, hingga air mineral. Selain itu BAZNAS juga mendistribusikan selimut untuk membantu warga Palestina menghadapi musim dingin. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian rakyat Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina. Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berkontribusi dalam penggalangan infak kemanusiaan ini. "Alhamdulillah bantuan masyarakat Indonesia yang kami salurkan melalui salah satu mitra lembaga kemanusiaan di Mesir Sunnah Al Hayyah telah sampai di tangan saudara-saudara kita yang membutuhkan di Gaza melalui perjungan yang luar biasa,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/2/2025). Menurutnya, ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang peduli terhadap saudara-saudara di Palestina. BAZNAS berusaha sebaik mungkin untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan mereka secara cepat dan tepat sasaran. Kiai Noor menjelaskan, bantuan ini dikirim secara bertahap dan diawasi langsung oleh mitra di Gaza agar sampai ke tangan penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan, termasuk untuk anak-anak, perempuan, dan lansia. Kiai Noor juga menyampaikan, BAZNAS terus berupaya mengirimkan bantuan dalam berbagai bentuk agar dapat meringankan beban masyarakat Gaza. "Masyarakat Palestina sedang menghadapi tantangan yang luar biasa berat, maka dari itu, di masa gencatan senjata ini BAZNAS terus berupaya maksimal untuk mengirimkan bantuan bagi masyarakat Palestina,” ucapnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan, BAZNAS juga berencana untuk terus mengirimkan bantuan tahap berikutnya guna memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi warga Palestina. Kiai Noor menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai lembaga kemanusiaan internasional akan terus diperkuat agar bantuan dapat tersalurkan dengan lebih efektif. "Kami ingin memastikan bahwa bantuan dari Indonesia ini dapat terus mengalir. BAZNAS berkomitmen untuk tetap menjadi bagian dari solusi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak konflik di Palestina," ungkap Kiai Noor. "Kami juga tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melihat kemungkinan pengiriman bantuan diberbagai aspek kebutuhan masyarakat Palestina," ujarnya. Kiai Noor juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan dan mendukung rakyat Palestina, baik dalam bentuk donasi maupun doa, agar mereka tetap kuat dalam menghadapi ujian berat ini. Dukungan dari masyarakat Indonesia sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Palestina. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan dan memberikan perlindungan bagi mereka yang sedang dalam kesulitan. <Humas BAZNAS RI>
BERITA12/02/2025 | HBRI
Penyaluran 439 Paket Makan Fidyah BAZNAS Sleman
Penyaluran 439 Paket Makan Fidyah BAZNAS Sleman
Sleman, 7 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Sleman Kembali menyalurkan 439 paket makan (fidyah) kepada kelompok masyarakat rentan & dhuafa di sekitar wilayah Sleman. Para penerima manfaat ini diantaranya dari Tenaga Harian Lepas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan Sleman. Pendistribusian paket makan (fidyah) berupa 439 paket makanan siap saji produk Z-Chicken tersebut dibagikan kepada kelompok masyarakat pekerja PHL Dinas Perhubungan, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup. Dalam aksi sosial ini, sebanyak 368 paket makan diberikan kepada PHL mitra dari Dinas Lingkungan HIdup Sleman, sementara 71 paket makan lainnya disalurkan kepada PHL mitra Dinas Perhubungan Sleman. "Alhamdulillah, telah kami distribusikan fidyah untuk masyarakat rentan & dhuafa di Sleman. Semoga fidyah dalam paket makanan siap saji ini dapat membantu asupan makanan layak bagi kelompok masyarakat rentan & dhuafa. Dalam proses pengadaan paket makan fidyah ini kami bermitra dengan warung Z-Chicken yang didukung permodalan dari BAZNAS. Secara kumulatif nilai fidyah yang disalurkan total senilai 4,8 juta dan diberikan kepada sekitar 439 orang . Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh Munfik atau donatur yang telah meng-amanahkan dana fidyahnya & disalurkan melalui BAZNAS Sleman," kata Drs. Kriswanto selaku Ketua BAZNAS Sleman. Program yang mulia ini didanai oleh Fidyah (Infak Sedekah terikat) dari para munfik dan donatur BAZNAS Sleman . Semoga paket makanan ini bisa meringankan beban para pekerja dan membantu memenuhi kebutuhan makan mereka hari ini. Ketua BAZNAS Sleman menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program ini. "Solidaritas dan kepedulian sosial seperti inilah yang membuat Sleman menjadi tempat yang lebih baik bagi semua. Mari kita teruskan semangat berbagi dan peduli ini," ujarnya. Dengan harapan besar, mari kita bergandengan tangan untuk menciptakan masyarakat Sleman yang lebih kuat dan saling mendukung. Mari raih keberkahan Cahaya Zakat bersama BAZNAS Sleman.
BERITA07/02/2025 | AH
Inovasi dan Harapan Baru di Rapat Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025
Inovasi dan Harapan Baru di Rapat Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025
Sleman, 4 Februari 2025 – BAZNAS Kabupaten Sleman menyelenggarakan Rapat Kerja Tahun 2025 bertempat di RM Puri Mataram Sleman. Raker ini merupakan agenda rutin BAZNAS yang membahas mengenai evaluasi dan perencanaan strategis untuk tahun 2025. Seluruh jajaran Pimpinan dan Staf BAZNAS Sleman hadir dalam acara yang berlangsung selama satu hari . Topik utama yang dibahas dalam rapat meliputi: 1. Evaluasi capaian kinerja BAZNAS Sleman tahun 2024, dan 2. Rencana dan Program Kerja BAZNAS Sleman Tahun 2025. Dengan target pengumpulan dana sebesar 11,8 milyar dan pentasyarufan sebesar 10,3 milyar, BAZNAS Sleman optimis dapat mencapai target tersebut dengan upaya bersama dan kerja keras. Ketua BAZNAS Sleman menekankan pentingnya komitmen dan sinergi dalam mencapai tujuan ini. "Kami percaya dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, BAZNAS Sleman akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya. Selain itu, rapat juga membahas agenda besar BAZNAS Sleman di tahun 2025, diantaranya: ? Peresmian Balai Ternak bersama BAZNAS RI, ? Program Ramadhan, ? Program Hari Jadi Sleman, ? Program Kurban, ? Program Z-Mart dan Tajir BAZNAS ? Program Yatim Ceria, dan ? Program strategis lainnya yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Rapat ini juga menjadi ajang untuk berbagi inovasi dan ide-ide baru yang dapat meningkatkan kinerja dan efektivitas program-program sosial BAZNAS Sleman. Tahun 2025 sesuai arahan dari BAZNAS RI tentang pentasyarufan dana ZIS dibagi dalam 2 program utama yaitu Pendistribusian dan pendayagunaan yang proporsinya mencapai 50:50, hal ini cukup menantang mengingat sebelumnya BAZNAS lebih banyak program Pendistribusian saja, sehingga tahun ini program pendayagunaan dinaikan cukup signifikan. Harapannya para mustahik penerima manfaat ini dapat terbantu dan berdaya, kemudian mampu naik kelas menjadi munfik bahkan menjadi muzakki baru. Semoga dengan evaluasi yang cermat dan perencanaan yang matang, BAZNAS Sleman dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan mencapai target yang telah ditetapkan. Mari kita dukung bersama agar BAZNAS Sleman terus melangkah maju dengan semangat inovasi dan kebersamaan.<hum> Gapai Cahaya Zakat bersama BAZNAS Sleman.
BERITA05/02/2025 | AH
BAZNAS Sleman Sosialisasikan Zakat Profesi dan Bentuk UPZ di BBPPM Yogykarta
BAZNAS Sleman Sosialisasikan Zakat Profesi dan Bentuk UPZ di BBPPM Yogykarta
Sleman, 31 Januari 2025 - Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (BBPPM) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dan Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di aula BBPPM pada Jumat, 31 Januari 2025. Acara ini dihadiri oleh sekitar 90 orang peserta, yang terdiri dari pegawai, Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai PPPK, serta sejumlah mahasiswa magang dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kegiatan dibuka oleh Kepala BBPPM Yogyakarta, Tunggak Santoso, S.H.,M.H, yang memberikan sambutan dan arahan mengenai pembentukan UPZ. UPZ dibentuk sebagai upaya BBPPM Yogyakarta dalam memfasilitasi karyawan untuk menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). "Menunaikan zakat adalah bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat solidaritas, membantu golongan yang tidak mampu, serta mewujudkan kesejahteraan sosial," ujar Tunggak. Sosialisasi menghadirkan dua narasumber utama dari BAZNAS Sleman, yaitu Wakil Ketua I, dr. Andung Prihadi S, M.Kes., dan Wakil Ketua II, Muhaimin, M.Pd. Keduanya memaparkan materi tentang pentingnya ZIS dan memperkenalkan UPZ yang akan membantu pengumpulan ZIS di lingkungan kerja BBPPM Yogyakarta. Para pegawai diberikan pemahaman tentang kewajiban zakat penghasilan atau profesi bagi ASN dan pegawai yang telah mencapai nisab. Acara yang berlangsung selama dua jam ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta menyambut baik materi yang disampaikan dan menunjukkan minat yang tinggi terhadap program-program BAZNAS Sleman. Melalui zakat profesi, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mustahik, mengurangi kesenjangan sosial, mendukung program pemberdayaan masyarakat, serta mensucikan harta yang telah dizakati. "Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan karyawan BBPPM dapat lebih memahami pentingnya zakat dan berpartisipasi aktif dalam program ZIS yang dikelola oleh BAZNAS," ujar Teguh Santoso dalam penutupannya. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran dan partisipasi karyawan BBPPM dalam menunaikan ZIS, serta mempererat kerjasama antara BBPPM Yogyakarta dan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Sleman.
BERITA31/01/2025 | AH
BAZNAS Tinjau Fasilitas Peternakan Ayam Milik BBPPM Yogyakarta
BAZNAS Tinjau Fasilitas Peternakan Ayam Milik BBPPM Yogyakarta
Sleman, 22 Januari 2025 - BAZNAS Sleman melakukan peninjauan fasilitas kandang Ayam Petelur milik BBPPM di Cangkringan, Sleman. Hadir dalam kegiatan ini Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman, Bapak Eka Budhi Sulistyo selaku Direktur Pemberdayaan dan Layanan UPZ CSR BAZNAS RI, serta jajaran pimpinan BBPPM Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 22 Januari 2025 ini merupakan bentuk kerjasama antara BAZNAS dan BBPPM Yogyakarta dalam menindaklanjuti tawaran fasilitas yang diberikan BBPPM kepada BAZNAS. Kegiatan ini juga menjadi awal kolaborasi program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas ke depannya. Dalam acara tersebut, para pimpinan dari kedua lembaga melakukan survei menyeluruh terhadap fasilitas yang tersedia, menilai kelayakan dan potensi kandang ayam petelur untuk menjadi lokasi peternakan yang produktif. Langkah ini diharapkan dapat mendukung program pemberdayaan masyarakat dengan menciptakan peluang usaha dan peningkatan ekonomi di wilayah Sleman. Kerjasama ini mencerminkan komitmen kedua pihak untuk bersama-sama membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera melalui program-program yang berbasis pada potensi lokal. Kepala BBPPM Yogyakarta, Bapak Tunggak Santosa, S.H, M.H, menyampaikan bahwa fasilitas kandang ayam petelur yang dimiliki BBPPM di Cangkringan siap dimanfaatkan untuk mendukung program pemberdayaan yang diinisiasi oleh BAZNAS. Dengan sinergi dan kolaborasi yang terjalin, diharapkan dapat tercipta dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Ini juga menjadi langkah awal yang baik dalam menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.
BERITA22/01/2025 | AH
BAZNAS Sleman Kunjungi BBPPM Yogyakarta Sosialisasi  Pembentukan UPZ
BAZNAS Sleman Kunjungi BBPPM Yogyakarta Sosialisasi Pembentukan UPZ
Sleman, 17 Januari 2025 - Dalam rangka meningkatkan sinergi dan transparansi, Pimpinan BAZNAS Sleman mengadakan audiensi di kantor BBPPM Yogyakarta untuk sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kedatangan pimpinan BAZNAS Sleman disambut hangat oleh Ketua BBPPM Yogyakarta, Bapak Tunggak Santosa, S.H, M.H, beserta jajaran di ruang rapat BBPPM. Audiensi diawali dengan peninjauan sejumlah fasilitas pelatihan BBPPM yang memiliki area pertanian dan peternakan luas di belakang kantor, meliputi peternakan puyuh, ayam, sapi, pertanian hidroponik, dll. BBPPM berfungsi sebagai pusat pelayanan pelatihan, fasilitasi pendampingan, dan penerapan model pemberdayaan masyarakat. BBPPM berada di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Dalam acara yang berlangsung semi-informal ini, Pimpinan BAZNAS Sleman memaparkan peran penting UPZ sebagai representatif amil yang akan mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah dari pegawai BBPPM Yogyakarta. Dana ZIS yang terkumpul nantinya akan mendukung lima program prioritas BAZNAS Sleman, yakni Sleman Peduli, Sleman Takwa, Sleman Cerdas, Sleman Sehat, dan Sleman Produktif. Menariknya, Kepala BBPPM juga mengungkapkan bahwa ada fasilitas kandang ayam petelur di Cangkringan yang dimiliki BBPPM saat ini sedang kosong dan dapat dimanfaatkan oleh BAZNAS Sleman untuk program pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan pengelolaan dana zakat semakin efektif dan transparan.
BERITA18/01/2025 | AH
Tasyakuran Milad BAZNAS ke 24 di Sleman
Tasyakuran Milad BAZNAS ke 24 di Sleman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 BAZNAS dengan tema “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik”. Tema ini diusungoleh BAZNAS RI sebagai wujud syukur atas peran besar zakat dalam membawa manfaat dan keajaiban bagi para muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat). Acara tasyakuran Milad BAZNAS ini diawali dengan pembacaan doa Khataman Qur`an HUT ke-24 BAZNAS. Acara ini turut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT Prof. Nadratuzaman Husein, M.Sc. yang tengah berkegiatan di Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut sebelumya seluruh Pimpinan dan staff BAZNAS kabupaten Sleman telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an, kegiatan ini juga dilakukan serentak oleh BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota dan amilin se-Indonesia, sebagai salah satu bentuk syukur atas pencapaian selama 24 tahun terakhir. Tema Milad “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik” bertujuan agar masyarakat merasakan dan menyadari cahaya zakat yang menyinari kehidupan umat. Zakat adalah cahaya yang menyinari kehidupan umat. Cahaya ini melebihi dari cahaya yang ada di dunia, karena cahaya zakat adalah cahaya di mana ada nur Allah subhanahu wa ta'ala. Bagi muzaki, zakat adalah sarana mendekatkan diri kepada Allah dan membersihkan harta. Sementara bagi mustahik, zakat adalah harapan yang mengubah kehidupan menuju kesejahteraan. Keberhasilan BAZNAS dalam mengelola zakat selama ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang terus mempercayai BAZNAS sebagai lembaga zakat resmi negara. Kepercayaan muzaki adalah modal utama BAZNAS. Dengan dukungan masyarakat, BAZNAS dapat terus menyalurkan cahaya zakat kepada mereka yang membutuhkan, sehingga tercipta keajaiban yang nyata dalam kehidupan mustahik. Melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, negara telah hadir dalam pengelolaan zakat. Kehadiran negara ini kemudian diserahkan kepada BAZNAS dalam konteks pengelolaan zakat, mulai dari perencanaan, pengumpulan, pendistribusian, pemberdayaan, pengendalian, dan pelaporan. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 menjadi undang-undang pokok dari kegiatan BAZNAS karena BAZNAS adalah pengelola zakat secara nasional. Dalam undang-undang tersebut, BAZNAS diberi kepercayaan oleh bangsa Indonesia untuk melakukan pengelolaan zakat.BAZNAS tidak akan bergeser dari ketentuan undang-undang yang berlaku dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pengelola zakat. Semoga kedepan BAZNAS semakin amanah, tranparan dan profesional dalam tata kelola sebagai Lembaga Zakat sehingga mampu mengurangi kesenjangan sosial dan mewujudkan kesejahhteraan bagi masyarakat.
BERITA17/01/2025 | AH
Infografis Laporan Keuangan 2024 BAZNAS Sleman
Infografis Laporan Keuangan 2024 BAZNAS Sleman
Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh muzaki, munfik dan donatur yang telah mempercayakan pengelolaan dana ZIS & DSKLnya kepada BAZNAS Kabupaten Sleman. Sepanjang tahun 2024 ini alhamdulillah BAZNAS telah bertumbuh menjadi semakin baik ditengah kondisi perekonomian yang masih lesu dan situasi pilkada serentak yang terjadi. Berikut kami sampaikan ringkasan pengelolaan ZIS di BAZNAS Kabupaten Sleman tahun 2024 lalu. Pada tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan ZIS sebesar 11,4 Milyar (Rp 11.415.605.658,-) dengan proporsi 4 % berasal kat (10,8 M) dan 6 % merupkan dana infak dan DSKL sebesar 271 juta serta hasil penggalangan dana Peduli Palestina sebesar 363 juta rupiah. Tahun ini menjadi cukup berat karena target yag harus dicapai sebesar 13,1 M dari target yang ditetapkan BAZNAS RI dan alhamdulillah tercapai 87 % sampai 31 Desember 2024 lalu. Namun demikian secara YoY pengumpulan ZIS BAZNAS Kab. Sleman tetap tumbuh dan naik sebesar 2,8 % dibandingkan pengumpulan ZIS tahun 2023 (11,2 M). Pada bidang pendistribusian BAZNAS Kabupaten Sleman telah menyalurkan dana sebesar 10,3 milyar (Rp 10.302.720.300,-) dalam 5 program utama BAZNAS Sleman. Penyaluran BAZNAS Sleman tertinggi diberikan untuk Program Sleman Peduli sebesar 3,8 M (45 %), kemudian Sleman Takwa sebesar 2,2 M (21%), Program Sleman Cerdas sebesar 1,5 M (14%), program Sleman Sehat sebesar 1,2 M (14%), dan Sleman Produktif sebesar 1,26 Milyar (12%). Sepanjang tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 41.320 orang mustahik sesuai ketentuan 8 asnaf yang berhak menerima dana zakat. Berdasarkan Asnaf bantuan paling besar diberikan kepada asnaf miskin sebesar 65%, , asnaf fisabilillah 16%, asnaf fakir 4%, asnaf mualaf 3%, dan amil sebesar 12%. Semoga kedepan BAZNAS Kab. Sleman menjadi lembaga yang semakin amanah, tranparan dan profesional dalam mengelola dana ZIS maupun DSKL untuk mewujudkan kesejahteraan sosial khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.
BERITA16/01/2025 | AH
Hasil Audit KAP atas LK BAZNAS Sleman Tahun 2024
Hasil Audit KAP atas LK BAZNAS Sleman Tahun 2024
Alhamdulillah, Laporan Keuangan BAZNAS Kabupaten Sleman Tahun 2024 kembali meraih hasil Audit dengan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Terimakasih atas kepercayaan Bapak/Ibu Muzaki yang telah mengamanahkan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan DSKL melalui BAZNAS Kabupaten Sleman. Seperti pada tahun 2023 lalu, pada tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman kembali bekerja sama dengan kantor akuntan Publik (KAP) Dian Utami untuk memeriksa Laporan keuangan BAZNAS Kab. Sleman tahun 2024. Pada tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan ZIS sebesar 11,4 Milyar (Rp 11.415.605.658,-) dengan proporsi 4 % berasal kat (10,8 M) dan 6 % merupkan dana infak dan DSKL sebesar 271 juta serta hasil penggalangan dana Peduli Palestina sebesar 363 juta rupiah. Tahun ini menjadi cukup berat karena target yag harus dicapai sebesar 13,1 M dari target yang ditetapkan BAZNAS RI dan alhamdulillah tercapai 87 % sampai 31 Desember 2024 lalu. Namun demikian secara YoY pengumpulan ZIS BAZNAS Kab. Sleman tetap tumbuh dan naik sebesar 2,8 % dibandingkan pengumpulan ZIS tahun 2023 (11,2 M). Pada tahun 2024 ini mayoritas merupakan dana zakat berasal dari para ASN Pemkab Sleman dan masyarakat umum. Penerimaan Dana peduli Palestina tahun 2024 ini sebesar 363 juta tidak sebanyak tahun 2023 yang mencapai 1,5 M dan telah disalurkan secara bertahap ke Gaza-Palestina melalui BAZNAS RI dan Kemenlu RI. Pada bidang pendistribusian BAZNAS Kabupaten Sleman telah menyalurkan dana sebesar 10,3 milyar (Rp 10.302.720.300,-) dalam 5 program utama BAZNAS Sleman. Penyaluran BAZNAS Sleman tertinggi diberikan untuk Program Sleman Peduli sebesar 3,8 M (45 %), kemudian Sleman Takwa sebesar 2,2 M (21%), Program Sleman Cerdas sebesar 1,5 M (14%), program Sleman Sehat sebesar 1,2 M (14%), dan Sleman Produktif sebesar 1,26 Milyar (12%). Sepanjang tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman telah menyalurkan bantuan kepada sekitar 41.320 orang mustahik sesuai ketentuan 8 asnaf yang berhak menerima dana zakat. Berdasarkan Asnaf bantuan paling besar diberikan kepada asnaf miskin sebesar 65%, , asnaf fisabilillah 16%, asnaf fakir 4%, asnaf mualaf 3%, dan amil sebesar 12%. Dalam mendukung operasional Kantor dan belanja pegawai BAZNAS Kab. Sleman mengelola dana hak amil sebesar 1,4 Milyar dan tambahan bantuan hibah dari Pemkab Sleman sebesar 373 juta. Kami berharap semoga kedepan BAZNAS Kab. Sleman menjadi lembaga yang semakin amanah, tranparan dan profesional dalam mengelola dana ZIS maupun DSKL untuk mewujudkan kesejahteraan sosial khususnya di wilayah Kabupaten Sleman. Cahaya Zakat : Keajaiban bagi muzaki dan mustahik #BAZNAS #Zakat #wtp #wajartanpapengecualian
BERITA15/01/2025 | AS6
BAZNAS Sleman Gelar Pentasyarufan  Akhir Tahun 2024
BAZNAS Sleman Gelar Pentasyarufan Akhir Tahun 2024
Sleman, 18 Desember 2024 – BAZNAS Kabupaten Sleman menggelar acara Pentasyarufan Akhir Tahun 2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Acara ini dihadiri oleh Bupati Sleman, Dandim 0732 Sleman, Ketua PA Sleman, sejumlah anggota Forkopimda, perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan para mustahik penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati Sleman mengapresiasi upaya BAZNAS dalam menyalurkan zakat secara transparan dan tepat sasaran. "Acara ini merupakan bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Sleman," ujarnya. Acara ini juga dihadiri oleh 10 orang perwakilan yang menerima bantuan dari lima program unggulan BAZNAS Sleman. Kelima program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan dakwah. Perwakilan UPZ yang hadir turut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sleman. Alhamdulillah, Pada tahun 2024 ini BAZNAS Kab. Sleman diproyeksikan dapat mengumpulkan dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) sebesar Rp 11,4 Miliar dari masyarakat. Dari dana ZIS tersebut BAZNAS melakukan program Pendistribusian dan pemberdayaan dengan target sebesar 10.5 milyar sampai dengan akhir tahun 2024. Dana Zakat tersebut ditasyarufkan kepada 8 asnaf mustahik (golongan berhak menerima zakat) sesuai ketentuan syariat. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Sleman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga zakat dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat. Berbagai program bantuan yang diberikan dalam acara ini meliputi: Bantuan Bedah Rumah Layak Huni sebesar Rp 20.000.000,- Bantuan tangki hydrant umum (HU) Senilai Rp 9.000.000 Bantuan Rumah Kompos untuk kelompok tani sebesar Rp 30.000.000,- Bantuan santripreneur untuk 30 Ponpes , sebesar Rp 150.000.000,- Program Z-Mart dari PT Alfamidi senilai Rp 150.000.000,- Program Masjid Microfinance (BMM) sebesar Rp 100.000.000,- Bantuan beasiswa pendidikan dan Santunan GTT PTT sejumlah Rp 599.450.000,- Bantuan Kesehatan umum Bantuan Pembangunan masjid, dll. Acara Pentasyarufan Akhit Tahun 2024 ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menguatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antara semua pihak yang terlibat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program BAZNAS Sleman, masyarakat dapat mengunjungi situs web resmi BAZNAS Kabupaten Sleman (kabsleman.baznas.go.id) atau menghubungi kantor BAZNAS (081132207000 / 0274 – 868405).
BERITA18/12/2024 | AS6
BAZNAS Tanggap Bencana Sleman Ikuti Apel Siaga BTB di Semarang
BAZNAS Tanggap Bencana Sleman Ikuti Apel Siaga BTB di Semarang
Semarang, 13 Desember 2024 Sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah memadati Lapangan Simpang Lima, Semarang, pada Jum'at (13/12) untuk mengikuti Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dalam memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan bencana di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS dari wilayah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, termasuk BAZNAS Kabupaten Sleman yang mengirimkan 40 peserta, terdiri dari pelaksana BAZNAS dan relawan Tanggap Bencana di Sleman. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas daerah dalam membangun kesiapsiagaan yang tangguh. “Kesiapan dan kolaborasi adalah kunci untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa ketika bencana datang. BAZNAS hadir bukan hanya sebagai pengelola zakat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ujar Noor Achmad. Acara ini juga menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming. Dalam arahannya, Gibran menyampaikan apresiasi atas peran aktif BAZNAS dalam tanggap bencana. “Keterlibatan BAZNAS dalam berbagai situasi bencana menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan. Ini adalah bentuk nyata keterpihakan kepada masyarakat,” ungkapnya. Peran Strategis BAZNAS Tanggap Bencana Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran tanggap darurat, Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 menjadi momentum untuk mempertemukan seluruh elemen BAZNAS, relawan, dan mitra terkait. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan koordinasi, memperbarui pemahaman teknis terkait penanganan bencana, serta membangun solidaritas di antara para peserta. Menyatukan Langkah untuk Indonesia Dengan tema Siaga Bencana, Selamatkan Bangsa, acara ini memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Selain apel, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi penanganan darurat, pembekalan materi kebencanaan, dan pameran peralatan tanggap bencana dari berbagai daerah. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memanfaatkan sumber daya ini untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, termasuk penanganan bencana. Dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS melalui BTB telah terlibat dalam berbagai aksi tanggap darurat, seperti penyediaan bantuan logistik, pembangunan hunian sementara, hingga dukungan psikososial bagi korban bencana. Kegiatan apel ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian dan kemampuan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. Apel Kesiapsiagaan Bencana 2024 ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mengukuhkan komitmen para peserta untuk terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat, khususnya dalam masa-masa sulit akibat bencana.
BERITA16/12/2024 | AH
Wapres RI Hadiri Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana
Wapres RI Hadiri Apel Kesiapsiagaan BAZNAS Tanggap Bencana
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas peran dan kontribusinya yang luar biasa dalam membantu penanganan dan penanggulangan bencana di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menjadi pembina dalam Apel Kesiapsiagaan sekaligus Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) 2024 yang dilaksanakan di Semarang, Jumat (13/12/2024). Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, jajaran pimpinan BAZNAS se-Indonesia, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, S.Si., Apt., M.Kes., Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Perwakilan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Inviturlia Andalasiana, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ). "Saya ingin mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi aktif BAZNAS selama ini. Menghimpun, serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk bagi penanganan dan pencegahan bencana," ujar Wapres Gibran. "Saya sangat mengapresiasi peran aktif BAZNAS, para relawan, serta mitra BAZNAS yang telah bersinergi membantu pemerintah dalam penanganan bencana nasional. Mulai dari tahap tanggap darurat bencana, pemulihan pasca bencana, hingga upaya pengurangan risiko bencana, seperti program kampung tanggap bencana dan masyarakat bangkit sejahtera," lanjutnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan seperti BAZNAS, serta masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi bencana. Gibran berharap ke depan, BAZNAS dapat semakin memperkuat perannya dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat. "Beberapa langkah yang diharapkan antara lain pemberian pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, pembangunan sekolah darurat untuk anak-anak korban bencana, serta pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan akses pendidikan akibat bencana," tambahnya. Selain itu, program pemberdayaan ekonomi juga menjadi prioritas. Wapres Gibran menekankan, perlunya pembuatan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di lokasi relokasi korban bencana, serta penyaluran bantuan produktif untuk membantu korban bencana memperoleh kemandirian ekonomi. "Melalui program-program tersebut, kita tidak hanya meringankan beban masyarakat korban bencana, namun juga memberi mereka harapan baru untuk memulai kembali kehidupan mereka dengan lebih baik," ujarnya. Wapres Gibran agar BAZNAS menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. “Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” katanya. [Humas BAZNAS RI]
BERITA13/12/2024 | AH
BAZNAS Sleman Buka Layanan  di Mal-MPP Sleman
BAZNAS Sleman Buka Layanan di Mal-MPP Sleman
Bupati Sleman melakukan pembukaan (Launching) gedung baru MPP Sleman yang berlangsung hari ini tanggal 12 Desember 2024.BAZNAS melakukan penandatanganan/ MOU bersama DMPTSP Sleman untuk membuka layanan di MPP Sleman. BAZNAS Kabupaten Sleman menempatkan Layanan Pembayaran dan konsultasi ZIS di Lantai 2 Mal Pelayanan Publik Sleman. Keberadaan Mal Pelayanan Publik ini sangat membantu Masyarakat disebabkan adanya penyatuan berbagai instansi perangkat daerah dalam satu gedung yang memudahkan publik menyelesaikan segala keperluannya di satu tempat. Lokasi dari Mal Pelayanan Publik itu sendiri yang mudah dijangkau, di tepi Jalan Magelang dan Jalan Parasamya, Sleman. Lokasi MPP berada di sebelah gedung DMPTPS Lama dan menghadap Jalan Parasamya. Untuk ruang Parkir pegawai dan tamu ada di Basement gedung MPP. Sedangkan Pelayanan da di Lantai 1 dan 2. Di Lantai 1 MPP ada gerai layanan Perijinan, Dinnas Dukcapil, Samsat, Jasaraharja, Perbankan, dll. Di Lantai 2 ada gerai ada Pelayanan dari Kemenag Sleman, Kejari Sleman, BPN, Dinkes, BAZNAS, dll. Setiap lantai disediakan cafetaria dan pojok UMKM, ruang bermain/playground anak juga ada di lantai 2. Pada salah satu corner dipajang beragam hasil olahan dari UMKM Sleman meliputi kain batik dan tas batik. Selain itu Mal Pelayanan Publik ini juga dilengkapi fasilitas umum seperti toilet, musholla, dan ruang bermain anak. Untuk menunjang kinerja para pegawai, diselipkan pula kotak saran agar pengunjung dapat memberikan masukan ataupun kritik terhadap Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sleman.
BERITA12/12/2024 | AS6
Kunjungan Pemda Kabupaten Pasuruan ke BAZNAS Sleman
Kunjungan Pemda Kabupaten Pasuruan ke BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman Menerima kunjungan Bagian Kesra Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan-Jawa Timur. Rombongan tamu dipimpin oleh Kabag Kesra Pemda Pasuruan sebelumnya telah melaksanakan pertemuan bersama dengan Kesra Pemda Sleman sebelumnya di Kantor Setda. Pemda Pasuruan memandang regulasi yang telah ada di Sleman cukup efektif untuk mengumpulkan zakat dari para ASN, sehingga cukup menarik untuk diterapkan disana. Dalam pertemuan lanjutan ini Kesra Pasuruan bermaksud belajar, melihat dukungan yang diberikan oleh Pemda Sleman kepada BAZNAS Sleman. Rombongan berjumlah 14 orang diterima di ruang lantai 3 Menara Masjid Agung Sleman. Pertemuan studi tiru ini berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Drs Kriswanto selaku ketua BAZNAS menyambut baik kedatangan Kesra Pemda Pasuruan, BAZNAS dapat berbagi program kerja yang mungkin dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja lembaga. BAZNAS Sleman selama ini mendapat dukungan penuh dariPemda Sleman baik dari sisi regulasi (Instruksi Bupati dan Surat Edaran) maupun kebijakan. saat ini mayoritas muzaki BAZNAS Sleman Adalah ASN Pemda Kabupaten Sleman.
BERITA10/12/2024 | AS
Pelatihan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS di Sleman
Pelatihan Aplikasi Menara Masjid BAZNAS di Sleman
Sleman, 29 November 2024 – BAZNAS Kabupaten Sleman bersama tim IT BAZNAS RI sukses menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan Aplikasi Menara Masjid. Acara yang bertempat di Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman ini dihadiri oleh 59 perwakilan takmir masjid dari berbagai kategori, termasuk UPZ Masjid BAZNAS, anggota DMI, serta masjid umum. Sosialisasi ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, Prof. Nadratuzaman Husen, MSc., Sekda Kabupaten Sleman, jajaran Direksi Harian Kedaulatan Rakyat, Pimpinan BAZNAS DIY, Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY, serta pendiri aplikasi Menara Masjid, M. Romadhona Kusuma. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi Menara Masjid yang dirancang guna memudahkan pengelolaan masjid dan mendukung kegiatan dakwah Islam secara digital. Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., membuka acara dengan menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan masjid. Beliau juga menyampaikan bahwa BAZNAS Sleman telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 10,4 Miliar pada tahun 2024, yang telah didistribusikan kepada 31.204 penerima manfaat senilai Rp. 7,4 Miliar. Dalam sambutannya, Sekda Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., menggarisbawahi bahwa peningkatan kesadaran ZIS di kalangan ASN dan masyarakat sangat mendukung berbagai program seperti safari Ramadhan, pemberdayaan dhuafa, dan penanggulangan bencana. Prof. Nadratuzzaman Husein, M.Sc., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, menjelaskan fitur unggulan dalam aplikasi Menara Masjid. “Aplikasi ini menyediakan informasi lengkap tentang masjid terdekat, majelis taklim, video kajian, serta berbagai fitur bermanfaat lainnya bagi umat,” ujarnya. Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SK Harian Kedaulatan Rakyat oleh H. Idham Samawi dan BAZNAS Kabupaten Sleman. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan sosialisasi dan publikasi kegiatan masjid di media massa. Sesi pertama sosialisasi berfokus pada evaluasi kinerja dan pelaporan pengelolaan zakat tahun 2023 dan semester pertama tahun 2024. Sementara itu, pada sesi kedua, peserta diajak langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi Menara Masjid. M. Romadhona Kusuma, M.Kom, pendiri aplikasi dan anggota tim IT BAZNAS RI, memberikan pelatihan langsung kepada para takmir masjid. “Kami ingin memastikan bahwa para pengurus masjid dapat menggunakan aplikasi ini dengan baik dan memanfaatkan semua fitur yang ada,” ungkap Romadhona. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan takmir masjid dalam memanfaatkan teknologi untuk pengelolaan masjid. Langkah ini merupakan awal dari upaya mendorong pengurus masjid di seluruh Indonesia untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi, sehingga masjid dapat berfungsi lebih optimal sebagai pusat kegiatan umat Islam di setiap daerah. <Hum> Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pendaftaran Akun Masjid dan Pengajuan SK UPZ Masjid dapat menghubungi WA BAZNAS di 081132208000, Pengurus Takmir Masjid/ DKM dapat menghubungi kantor BAZNAS Sleman atau mengunjungi situs web resmi BAZNAS Kab. Sleman.
BERITA29/11/2024 | AH
Penandatangan MOU Harian KR dengan BAZNAS Sleman
Penandatangan MOU Harian KR dengan BAZNAS Sleman
Sleman, 29 November 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman melakukan penadatangan perjanjian kerjasama dengan Harian Kedaulatan Rakyat kerjasama ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk meningkatkan publikasi kegiatan kepada masyarakat luas. Acara ini digelar bersamaan dengan Sosilisasi Aplikasi Menara Masjid BAZNAS. Hadir dalam acara ini 59 takmir masjid dari berbagai penjuru Kabupaten Sleman bertempat di R. Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman untuk mengikuti sosialisasi aplikasi Menara Masjid yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Sleman. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan masjid serta mendukung kegiatan dakwah Islam secara digital. Sosialisasi ini dibuka dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., yang menyampaikan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan masjid. Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Drs. Susmiarto, M.M., yang mewakili Bupati Sleman dalam sambutannya menyampaikan “tuntutan informasi publik untuk penyelenggara negara dan publik menghadapi tantangan teknologi informasi dan bersyukur bahwa Baznas Sleman kesadaran ZIS ASN dan masyarakat semakin meningkat, hal ini bisa untuk dalam bentuk safari Ramadhan, pemberdayaan dhuafa, kebencanaan serta bisa saling sinergi dengan Pemkab Sleman”. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SK Harian Kedaulatan Rakyat oleh H. Idham Samawi sebagai Dirut BP KR dan Drs. Kriswanto, M.Sc. selaku ketua BAZNAS Kabupaten Sleman terkait kerjasama publikasi dan media. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi dan publikasi kegiatan masjid di media massa. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang IT, Prof. Nadratuzzaman Husein, M.Sc. Ph.D. Beliau menjelaskan berbagai fitur unggulan yang terdapat dalam aplikasi Menara Masjid. “Aplikasi ini tidak hanya sekadar untuk pengelolaan dana, tetapi juga menyediakan informasi tentang masjid terdekat, majelis taklim, video kajian, dan banyak fitur lainnya yang bermanfaat bagi umat,”
BERITA29/11/2024 | AH
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →