WhatsApp Icon
BAZNAS RI Perkuat UPZ Kemenhut untuk Mudahkan ASN Tunaikan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI melalui optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Penguatan ini diarahkan untuk menghadirkan layanan zakat yang lebih mudah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sekaligus meningkatkan edukasi mengenai kewajiban menunaikan zakat.

Upaya tersebut mengemuka dalam acara serah terima jabatan kepengurusan UPZ BAZNAS Kementerian Kehutanan RI periode 2026–2030 yang berlangsung di Gedung Kemenhut, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Acara dihadiri Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kemenhut Irfan Mudofar, S.Hut., M.A., M.A.P., serta Ketua UPZ Kemenhut periode 2018–2025 Ir. Sudjoko Prajitno beserta jajaran.

UPZ Perkuat Layanan Zakat bagi ASN

Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menekankan pentingnya penguatan UPZ untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat di lingkungan kementerian.

Menurut Rizaludin, UPZ memiliki peran penting dalam membangun ekosistem layanan zakat yang memberikan kemudahan kepada ASN untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi, sekaligus mendukung tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel.

“Pengelolaan zakat di lingkungan kementerian dan lembaga, termasuk di Kemenhut, memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai unsur,” ujar Rizaludin.

Ia berharap BAZNAS dapat terus memberikan fasilitas dan layanan yang dibutuhkan ASN agar pelaksanaan zakat dapat dilakukan dengan mudah dan sesuai ketentuan.

Pengelolaan Zakat Perlu Didukung Sistem yang Siap

Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom., CWC., CFRM., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek.

Kesiapan tersebut mencakup penghimpunan, organisasi, sumber daya manusia, sistem layanan, administrasi, data, pelaporan, komunikasi dengan muzaki, hingga koordinasi antara BAZNAS dan UPZ.

Menurut Arifin, kesiapan tersebut diperlukan agar layanan kepada muzaki dapat diberikan secara cepat dan baik, sekaligus memastikan pengelolaan dana zakat berjalan profesional, amanah, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan syariat.

Penguatan UPZ juga sejalan dengan agenda BAZNAS RI dalam memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan kementerian dan lembaga pemerintah. Pada September 2026, BAZNAS RI juga menggelar rapat evaluasi pengelolaan zakat kementerian dan lembaga untuk memperkuat pelayanan kepada ASN dan kesiapan UPZ.

Edukasi Zakat untuk ASN Perlu Berkelanjutan

Kepala Divisi Pengumpulan Kementerian dan Lembaga Nonkementerian BAZNAS RI Dr. Mohan, S.E., M.E.I., mengapresiasi perhatian dan komitmen Kementerian Kehutanan dalam mengembangkan pengelolaan zakat melalui UPZ.

Mohan menilai optimalisasi zakat tidak cukup hanya dengan menyediakan mekanisme pembayaran. Edukasi dan pengingat mengenai kewajiban zakat juga perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama terkait nisab, haul, objek zakat, serta mekanisme penunaian zakat.

Dengan demikian, UPZ tidak hanya berfungsi dalam aspek administrasi penghimpunan zakat, tetapi juga menjadi bagian dari layanan dan edukasi zakat di lingkungan instansi.

UPZ Kemenhut Didorong Profesional dan Berkelanjutan

Kepala Biro Umum sekaligus Ketua UPZ Kemenhut Irfan Mudofar mengatakan pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan aktivitas administratif. Menurutnya, pengelolaan zakat juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran ibadah harta di lingkungan ASN.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan sekaligus Penasihat UPZ Kemenhut Dr. Ir. Mahfudz, M.P., menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang amanah, tertib, profesional, dan berkelanjutan.

Ia menilai UPZ bersama petugas layanan zakat memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada ASN yang menunaikan zakat sekaligus memastikan proses pengelolaan zakat berjalan dengan baik.

Melalui penguatan UPZ Kemenhut periode 2026–2030, BAZNAS RI dan Kementerian Kehutanan terus mendorong tersedianya layanan zakat yang terintegrasi, mudah diakses, serta didukung edukasi yang berkelanjutan bagi ASN.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola zakat sekaligus meningkatkan kemudahan masyarakat, khususnya ASN, dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.***

23/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Sleman Apresiasi 182 KPM PKH Mlati yang Berhasil Graduasi

BAZNAS Kabupaten Sleman mengapresiasi keberhasilan 182 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kapanewon Mlati yang berhasil menjalani graduasi menuju kemandirian. 

Capaian tersebut dinilai menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., saat menghadiri kegiatan Apresiasi KPM PKH Kapanewon Mlati 2026 bertema “Dari Bantuan Menuju Kemandirian Berdaya” di Pendopo Kapanewon Mlati, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pemberian penghargaan kepada KPM PKH yang telah berhasil keluar dari kepesertaan bantuan sosial melalui proses graduasi mandiri maupun program pemberdayaan sosial ekonomi.

Muhyi mengatakan, BAZNAS Kabupaten Sleman turut bersyukur atas capaian yang diraih Kapanewon Mlati. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa berbagai ikhtiar pemerintah dan lembaga sosial keagamaan dalam mendorong kemandirian masyarakat mulai menunjukkan hasil.

“Kita ikut bersyukur karena ikhtiar-ikhtiar yang dilakukan pemerintah dan lembaga sosial keagamaan. Ada keberhasilan yang cukup signifikan. Harapan ke depan kesejahteraan masyarakat betul-betul bisa tercapai,” ungkap Muhyi.

BAZNAS Dorong Sinergi Pemberdayaan Masyarakat

Kehadiran BAZNAS Kabupaten Sleman dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial keagamaan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Muhyi menilai, proses graduasi tidak hanya menunjukkan bahwa penerima manfaat telah keluar dari bantuan sosial, tetapi juga menjadi indikator adanya proses pendampingan dan pemberdayaan yang berjalan.

Upaya seperti peningkatan kapasitas ekonomi, pengembangan usaha, serta pendampingan masyarakat dinilai penting agar keluarga penerima manfaat dapat memiliki sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan.

“Harapan ke depan kesejahteraan masyarakat betul-betul bisa tercapai,” ujar Muhyi.

BAZNAS Kabupaten Sleman sendiri memiliki berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang diarahkan untuk membantu masyarakat tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi.

Sinergi dengan berbagai pihak menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan program pemberdayaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan sekaligus memberikan dampak yang berkelanjutan.

184 KPM Mlati Berhasil Graduasi

Panewu Mlati Dyah Purwanti, S.Sos., M.I.P., menjelaskan bahwa graduasi KPM PKH merupakan bagian dari upaya Kapanewon Mlati mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pendampingan, edukasi, peningkatan kapasitas ekonomi, dan pemberdayaan.

Kapanewon Mlati menargetkan 222 KPM dapat menjalani graduasi pada 2026. Dari proses yang telah berjalan, sebanyak 103 KPM graduasi mandiri, sedangkan 79 KPM mengikuti Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).

Program PPSE meliputi proses pendampingan, peningkatan kapasitas ekonomi, hingga rintisan usaha. KPM juga mendapatkan dukungan pengembangan usaha senilai Rp5 juta untuk meningkatkan kapasitas usaha yang dijalankan.

“Alhamdulillah tahun 2026 ini bisa melaksanakan graduasi. Melakukan pendampingan dan edukasi agar mandiri, agar lulus graduasi,” kata Dyah.

Kapanewon Mlati memiliki 12 pendamping PKH yang masing-masing mendampingi sekitar 200 hingga 300 KPM. Pendampingan dilakukan untuk membantu KPM meningkatkan kapasitas dan kemampuan ekonomi hingga mampu mandiri.

Dalam kegiatan apresiasi tersebut, sebanyak 50 KPM menerima sertifikat graduasi secara simbolis. Sejumlah KPM yang telah mengembangkan usaha juga memamerkan produk UMKM mereka, antara lain telur, dawet, nasi kuning, dan produk makanan lainnya.

Kemandirian Jadi Langkah Lanjutan

Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Wildan Solichin, S.I.P., M.T., yang hadir mewakili Bupati Sleman, turut mengapresiasi keluarga yang telah berhasil keluar dari kepesertaan bantuan PKH.

Menurut Wildan, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menyaksikan secara langsung keluarga yang sebelumnya menerima bantuan kini menyatakan diri memasuki fase mandiri.

Ia berharap keluarga yang telah graduasi dapat terus menjaga dan meningkatkan kesejahteraannya serta tidak melupakan semangat kebersamaan dengan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.

Sementara itu, kegiatan apresiasi juga menampilkan sejumlah produk usaha milik KPM PKH yang telah berkembang. Hal tersebut menjadi gambaran bahwa pemberdayaan ekonomi dapat menjadi salah satu jalan bagi penerima manfaat untuk meningkatkan kemandirian.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sleman, capaian graduasi KPM PKH di Mlati menjadi contoh pentingnya kolaborasi dalam membangun kemandirian masyarakat. Ke depan, sinergi antara pemerintah, lembaga sosial keagamaan, pendamping, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga Kabupaten Sleman.***

22/09/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
Klub Padel Galang Donasi Rp5,6 Juta untuk Korban Bencana NTT melalui BAZNAS Sleman

Kepedulian terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan komunitas olahraga padel di Kabupaten Sleman. Melalui kegiatan Padel Charity For NTT, Klub Everyday Padel Jogja dan Padel United Sleman berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp5.649.000 untuk disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut berlangsung di Padel Rocket, Sidomoyo, Godean, Sleman, pada Selasa (15/9/2026). Penggalangan donasi dilaksanakan bersamaan dengan perayaan ulang tahun pertama Padel Rocket.

Pemilik Padel Rocket, Nurul Atik, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas inisiatif penggalangan dana yang dilakukan oleh klub padel yang menjadi pelanggan lapangan tersebut.

Menurut Nurul Atik, penggalangan donasi sengaja dilakukan secara langsung menggunakan kotak atau kantong donasi. Cara tersebut dipilih agar setiap orang dapat berdonasi sesuai kemampuan dan keikhlasannya.

“Yang penting ikhlas. Insyaallah berkah barokah untuk kita semua,” ungkap Nurul.

Kegiatan Padel Charity For NTT dilaksanakan sebelum para peserta bermain padel. Salah satu anggota Everyday Padel Jogja sekaligus pembawa acara, Ofix Nuhansyah, berkeliling membawa kantong donasi dan mempersilakan peserta untuk memberikan sumbangan.

Dari penggalangan tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp5.649.000. Donasi kemudian diserahkan secara simbolis oleh Nurul Atik kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji menyampaikan terima kasih kepada komunitas padel yang telah memilih menyalurkan donasi untuk NTT melalui BAZNAS Sleman.

“Kami berterima kasih kepada teman-teman yang menggalang dana untuk NTT melalui Padel Charity. Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT,” kata Muhyi.

Muhyi juga menyampaikan bahwa hingga Selasa (15/9/2026), total donasi yang telah terkumpul melalui BAZNAS Kabupaten Sleman untuk membantu korban bencana di NTT mencapai sekitar Rp214 juta.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sleman dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Muhyi.

Selain penggalangan dana, perayaan satu tahun Padel Rocket juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur. Momen tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan para peserta melalui aksi kemanusiaan untuk saudara-saudara di NTT.

Melalui kegiatan ini, komunitas olahraga padel tidak hanya mempererat kebersamaan melalui olahraga, tetapi juga turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

 

Donasi yang dihimpun selanjutnya dipercayakan kepada BAZNAS Kabupaten Sleman untuk mendukung penanganan dan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di NTT.***

17/09/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
BAZNAS Sleman Siapkan Dukungan Rp80 Juta untuk Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) 2026

BAZNAS Kabupaten Sleman menyiapkan dukungan pendanaan sebesar Rp80 juta untuk mendukung pelaksanaan Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) Murid Sekolah Dasar Negeri se-Kabupaten Sleman Tahun 2026. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen BAZNAS Sleman dalam memperkuat program pendidikan keagamaan dan mewujudkan generasi Qurani di Kabupaten Sleman.

Persiapan kegiatan dibahas dalam Rapat Persiapan TBQ 2026 yang digelar di Kantor Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Sleman, Kamis (10/9/2026). Rapat dihadiri panitia inti dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Muhaimin, S.Ag., M.Pd., serta jajaran staf pelaksana BAZNAS Sleman.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada berbagai persiapan teknis pelaksanaan kegiatan, termasuk kebutuhan penyelenggaraan wisuda. BAZNAS Kabupaten Sleman dalam kegiatan ini berperan sebagai pendukung acara, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pendanaan, dengan komitmen bantuan sebesar Rp80 juta.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sleman untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah tidak hanya melalui program sosial, tetapi juga melalui dukungan terhadap penguatan pendidikan agama bagi generasi muda.

Dorong Generasi Sleman Cinta Al-Qur'an

Kegiatan yang mengusung nama “Wisuda Tuntas Baca Al-Qur'an Murid Sekolah Dasar Negeri se-Kabupaten Sleman Tahun 2026” tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Qurani yang Cerdas, Berkarakter, Berakhlak Mulia, dan Cinta Al-Qur'an.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus memberikan apresiasi kepada murid SD Negeri yang telah dinyatakan lulus asesmen Tuntas Baca Al-Qur'an.

Program tersebut juga sejalan dengan semangat Sleman Religius, khususnya dalam membiasakan anak-anak mengenal, membaca, dan mencintai Al-Qur'an sejak dini.

Selain memberikan apresiasi kepada peserta didik, kegiatan TBQ juga diharapkan dapat menjadi indikator keberhasilan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), meningkatkan mutu pembelajaran, serta mendorong peningkatan kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI).

Digelar November 2026

Wisuda Tuntas Baca Al-Qur'an 2026 dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 November 2026, di Prima SR Hotel and Convention Yogyakarta, Jalan Magelang No. 11, Dukuh, Tridadi, Sleman.

Peserta kegiatan mencakup murid SD Negeri yang telah lulus uji kompetensi membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Kegiatan juga akan melibatkan kepala sekolah, Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI, pengawas PAI, orang tua atau wali peserta, serta unsur Pemerintah Kabupaten Sleman, Dinas Pendidikan, Kemenag Kabupaten Sleman, dan BAZNAS Kabupaten Sleman.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji menyampaikan bahwa dukungan terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

Melalui dukungan pendanaan sebesar Rp80 juta, BAZNAS Sleman turut mengambil peran dalam mendukung terselenggaranya kegiatan yang mendorong peningkatan pendidikan agama dan pembentukan karakter anak-anak di Kabupaten Sleman.

Sinergi antara BAZNAS, Kemenag, Dinas Pendidikan, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ikhtiar bersama dalam mencetak generasi Sleman yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan cinta Al-Qur'an.***

11/09/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman
TP PKK Sleman Donasikan Rp10 Juta untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sleman menyerahkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui BAZNAS Kabupaten Sleman. Bantuan senilai Rp10 juta tersebut diserahkan di Kantor TP PKK Kabupaten Sleman pada Selasa (8/9/2026).

Donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas TP PKK Kabupaten Sleman terhadap masyarakat di NTT yang terdampak bencana gempa bumi. Selanjutnya, bantuan akan dihimpun bersama donasi lainnya melalui BAZNAS Kabupaten Sleman untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak sesuai arahan dan kebutuhan di lapangan.

Penyerahan bantuan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sleman Hj. Parmilah, S.E., Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sleman R. Ay. Sri Habsari Suprobo Dewi, S.E., sejumlah pengurus TP PKK Kabupaten Sleman, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I. beserta staf, serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman, Agus Wasiso Wibowo, S.T.P., S.Sos.

Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, Hj. Parmilah, menyampaikan rasa syukur karena TP PKK Kabupaten Sleman dapat turut memberikan bantuan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah di NTT.

“Kami memberikan empati, dukungan untuk saudara kita yang jauh di sana. Yang bisa disalurkan melalui BAZNAS Sleman,” ungkapnya.

Menurut Parmilah, bantuan tersebut berasal dari dana yang dihimpun dari jajaran TP PKK di tingkat kapanewon hingga kalurahan. Dana tersebut memang disiapkan sebagai bentuk kepedulian apabila terjadi bencana di berbagai wilayah.

“Ini bukan dana APBD, ini murni dari ibu-ibu PKK yang berdonasi mulai dari seribu, dua ribu,” jelasnya.

Ia mengatakan, TP PKK Kabupaten Sleman berupaya agar kepedulian tersebut dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah. Sebelumnya, TP PKK Kabupaten Sleman juga telah memberikan donasi untuk membantu korban longsor di Aceh Tamiang.

“Semoga ke depan kami juga masih bisa berdonasi. Kami bagi-bagi tidak hanya satu tempat, apa yang mereka sumbangkan bisa bermanfaat di berbagai tempat,” ujarnya.

Parmilah berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi keluarga terdampak bencana di NTT. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan agar seluruh masyarakat Indonesia senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari berbagai musibah.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TP PKK Kabupaten Sleman yang telah menggalang donasi untuk masyarakat terdampak gempa di NTT.

“Kami secara internal ada anggaran itu dialokasikan untuk ketika ada musibah atau bencana di wilayah Kabupaten Sleman,” kata Muhyi.

Muhyi menjelaskan, BAZNAS Kabupaten Sleman juga memiliki perhatian terhadap penanganan berbagai kondisi kebencanaan dan persoalan sosial yang terjadi di wilayah Sleman. Di antaranya dampak El Nino berupa kekeringan, kekurangan air bersih, hingga kebakaran.

BAZNAS Kabupaten Sleman juga telah menyalurkan bantuan air bersih bersama BPBD Sleman di wilayah Girikerto, Turi. Selain itu, sejumlah laporan terkait kebakaran, pohon tumbang, hingga persoalan keluarga juga menjadi bagian dari respons sosial BAZNAS Sleman sesuai kemampuan dan kebutuhan.

“Untuk donasi update sampai kemarin sore terkumpul Rp63 juta sekian. InsyaAllah kami menerima donasi ini dengan suka cita dan gembira,” ungkap Muhyi.

Terkait penyaluran donasi untuk masyarakat terdampak bencana di NTT, BAZNAS Kabupaten Sleman akan mengikuti arahan Bupati Sleman agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Muhyi berharap kepedulian yang ditunjukkan TP PKK Kabupaten Sleman dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Melalui kolaborasi antara TP PKK dan BAZNAS Kabupaten Sleman, semangat gotong royong diharapkan dapat terus tumbuh, sehingga kepedulian dari masyarakat Sleman dapat memberikan manfaat lebih luas bagi saudara-saudara yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.***

08/09/2026 | Kontributor: ayw/HumasBAZNASSleman

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi  UPZ  OPD se-Kabupaten Sleman  Tahun 2024
Rapat Koordinasi UPZ OPD se-Kabupaten Sleman Tahun 2024
Sleman, 25/01/24 Mengawali kegiatan di awal tahun 2024 BAZNAS Kabupaten Sleman menggelar Rapat Koordinasi UPZ dengan tema “Evaluasi Kinerja & Rencana Kerja BAZNAS Kabupaten Sleman Tahun 2024” bertempat di Rung Aula Lantai 3 Setda Kabupaten Sleman. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman yang diwakili oleh Waka III Bapak Muhyi Darmaji menyampaikan Laporan Pengolaan ZIS tahun 2023 dan tujuan penyelenggaraan kegiatan Rapat koordinasi UPZ pada kesempatan ini. Kemudian dilanjutkan sambutan Bupati Sleman yang dibacakan oleh Kabag Kesra Kabupaten Sleman Bapak Sigit Herutomo, M.A.P. Dalam Sambutannya Bupati mengucapkan selamad Milad BAZNAS ke 23 dan terimakasih atas peran serta BAZNAS dalam mendukung program-program Pemerintah Daerah khusunya dibidang penanganan masyarakat miskin & pemberdayaan usaha. Bupati juga mendukung penyelengaraan evaluasi kerja dan rencana kerja BAZNAS Sleman tahun 2024 sehingga dapat mencapai target yang telah dicanangkan. Dalam rakor ini turut diserakan Piagam Penghargaan Donasi Palestina kepada UPZ: Dinas pendidikan [mewakili sekolah], Dinas Kesehatan, Kantor Pertanahan-BPN Sleman, & Kalurahan Maguwoharjo. Tahun 2023 BAZNAS Kabupaten Sleman berhasil menghimpun Dana ZIS sebesar Rp 11.282.081.569,- (11,3 milyar) naik 118 % dibandingkan tahun sebelumnya pada tahun 2022 sebesar Rp 9,6 Milyar. Salah satu pendongkrak utama adalah pengumpulan Dana Peduli Palestina terkumpul Rp 1,5 Milyar dari OPD & Masyarakat yang telah kami salurkan melalui BAZNAS RI ke Palestina. Pentasyarufan pada tahun 2023 lalu sejumlah Rp (10,4 Milyar) dengan jumlah penerima manfaat 31.164 orang. Pentasyarufan ini dilakukan dalam 5 Program Unggulan BAZNAS Kabupaten Sleman yaitu: Sleman Taqwa, Sleman Cerdas, Sleman Makmur, Sleman Sehat & Sleman Peduli. Dengan mayoritas penerima manfaat dari asnaf/golongan fakir dan miskin mencapai 70%. Pada tahun 2024 ini kami memiliki target Pengumpulaan ZIS sebesar Rp 13,135 Milyar setahun atau jika dibagi menjadi sekitar Rp 1,1 Milyar perbulan, oleh sebab itu kami mohon doa restu & dukungan dari seluruh pihak guna mensukseskan tercapainya target terebut dan semakin banyak masyarakat yang terbantu. BAZNAS mengajak para pengurus UPZ untuk mensosialisasikan & terus mengingatkan kewajiban zakat kepada para pegawai di satker masing-masing. Kami berharap seluruh penghasilan para ASN baik itu gaji rutin, TPP atau Tukin maupun penghasilan lain pegawai untuk dapat ditunaikan zakatnya, syukur bisa diserahkan BAZNAS semua. Pada kesempatan ini kami mengajak Bapak/Ibu untuk bersama menyusun dan mensinergikan RKAT dari masing-masing UPZ/OPD dengan RKAT BAZNAS Sleman Tahun 2024, mengacu formulir yang telah kami bagikan. Kami memberikan ruang bagi UPZ mengusulkan program untuk ditasyarufkan sesuai asnaf penerima zakat, di lingkungan kantor/UPZ masing-masing maupun masyarakat Sleman secara luas mengikuti aturan yang ada. Penggunaan dana zakat harus seuai asnaf penerima mengacu pada aturan yang ada, maka harus hati-hati dan dapat dipertanggung jawabkan. BAZNAS telah mengikuti audit oleh KAP dengan hasil wajar tanpa pengecualian dan Audit syariah dari Irjen Kemenag RI dengan hasil sangat baik pada tahun 2023 lalu. Kami ucapkan terimakasih kepada para Muzaki (baik dari Muzakki ASN maupun muzakki perorangan) yang telah mempercayakan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam pengelolaan ZIS. Semoga penyaluran dana ZIS yang dilaksanakan dapat memberikan kemanfaatan bagi seluruh warga masyarakat Kabupaten Sleman yang membutuhkan.
BERITA31/01/2024 | AS
Laporan Pengelolaan ZIS 2023
Laporan Pengelolaan ZIS 2023
Alhamdulillah, Penghimpunan ZIS BAZNAS Kabupaten Sleman senantiasa mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tahun 2023 BAZNAS KAbupaten Sleman berhasil menghimpun Dana ZIS sebesar Rp 11.282.081.569,- (11,3 milyar) naik 118 % dibandingkan tahun sebelumnya pada tahun 2022 sebesar Rp 9,6 Milyar. Salah satu pendongkrak utama adalah pengumpulan Dana Peduli Palestina terkumpul Rp 1,5 Milyar dari OPD & Masyarakat yang telah kami salurkan melalui BAZNAS RI ke Palestina. Pentasyarufan pada tahun 2023 lalu sejumlah Rp (10,4 Milyar) dengan jumlah penerima manfaat 31.164 orang. Pentasyarufan ini dilakukan dalam 5 Program Unggulan BAZNAS Kabupaten Sleman yaitu: Sleman Taqwa, Sleman Cerdas, Sleman Makmur, Sleman Sehat & Sleman Peduli. Dengan mayoritas penerima manfaat dari asnaf/golongan fakir dan miskin mencapai 70%. Tahun 2023 ini BAZNAS Sleman mengikuti Audit syariah yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kemenag RI dan mendapatkan nilai Kepatuhan syariah dengan predikat Sangat Baik 81,21 dan indeks transparansi sebesar 84,75. Untuk hasil Audit KAP yang dilaksanakan pada awal tahun 2024 atas laporan keuangan 2023 juga kembali mendapatkan hasil Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Kami ucapkan terimakasih kepada para Muzaki (baik dari Muzakki ASN maupun muzakki perorangan) yang telah mempercayakan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam pengelolaan ZIS. Semoga penyaluran dana ZIS yang dilaksanakan dapat memberikan kemanfaatan bagi seluruh warga masyarakat Kabupaten Sleman yang membutuhkan.
BERITA12/01/2024 | AS
Penyerahan Bantuan Peduli Palestina
Penyerahan Bantuan Peduli Palestina
Pemerintah Kabupaten Sleman bersama BAZNAS Kabupaten Sleman telah menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina kepada BAZNAS RI untuk disalurkan secara langsung kepada masyarakat Palestina. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Ketua BAZNAS Sleman Kriswanto kepada Noor Achmad bertempat di Kantor BAZNAS RI – Jakarta pada Kamis (14/12/2023). Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyerahan bantuan kemanusiaan untuk Palestina ini merupakan penyerahan tahap kedua dari Kabupaten Sleman. Sebelumnya, BAZNAS Kab. Sleman telah menyerahkan bantuan kemanusiaan Palestina tahap pertama sebesar Rp 150 juta, tahap kedua sebesar 1.150 juta dan tahap ketiga Rp 200 juta dengan total penggalangan dana sebesar Rp 1,5 milliar. Bupati menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan kepada BAZNAS RI ini berasal dari infak ASN, OPD, Sekolah, Masjid, Kalurahan dan warga masyarakat Sleman yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Sleman. Bupati berharap bantuan yang diserahkan ke BAZNAS RI untuk disalurkan ke Palestina. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Noor Achmad menyampaikan terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Sleman dan kepada warga Sleman yang telah memberikan infak sehingga bisa membantu warga Palestina. Kondisi terbaru di Palestina yang memprihatinkan dan masih dalam kondisi perang. Dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina, BAZNAS bekerjasama dengan berbagai lembaga otoritas di wilayah Mesir. Satu–satunya pintu masuk untuk menyalurkan bantuan kepada warga Palestina adalah melalui Mesir. Maka dari itu BAZNAS RI perlu bekerjasama dengan lembaga yang punya otoritas, mengingat begitu ketatnya pemeriksaan oleh Israel. Pemeriksaan dilakukan ketat sehingga BAZNAS RI sangat berhati – hati dalam menyalurkan bantuan tersebut. BAZNAS RI akan berupaya agar seluruh bantuan yang telah dihimpun dapat terlasurkan dengan cepat dan tepat. Secara nasional total bantuan yang telah terkumpul sekitar Rp 200 Milyar. Bantuan Palestina ini akan dilakukan dalam tiga tahap: Tanggap Darurat, Rehabilitasi & Rekontruksi. Kedepan bantuan akan digunakan untuk pembangunan Masjid, Sekolah, Rumah Sakit hingga pemukiman warga.
BERITA14/12/2023 | AS
RAKOR PENGGALANGAN DANA PEDULI PALESTINA
RAKOR PENGGALANGAN DANA PEDULI PALESTINA
Baznas Kab Sleman menginisiasi penggalangan solidaritas untuk Palestina dengan mengadakan rapat koordinasi lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah), kapanewon/Kecamatan, Kemenag, dan Sekda Kabupaten Sleman. Dalam koordinasi tersebut disepakati untuk penggalangan dana solidaritas Palestina dikoodinasi oleh masing-masing kapanewon/Kecamatan dan OPD. Untuk tahap pertama penggalangan dana dibatasi sampai akhir november 2023. Donasi dari seluruh OPD dan kapanewon selanjutnya dikirimkan ke Baznas Kab SLeman yang selanjutnya dikirimkan ke Baznas RI. Asisten Setda 3 berharap, penggalangan donasi untuk Palestina dapat dijalankan dengan maksimal dan segera dimanfaatkan oleh rakyat Palestina.
BERITA16/11/2023 | Andung
PENYERAHAN DONASI PEDULI PALESTINA DARI OSIS SMP NEGERI 1 TURI
PENYERAHAN DONASI PEDULI PALESTINA DARI OSIS SMP NEGERI 1 TURI
Pada hari Selasa, 7 November 2023, Osis SMPN 1 Turi bersama dua guru menyerahkan bantuan berupa uang sebesar Rp.3.750,000,- untuk peduli Palestina. Dana tersebut dikumpulkan dari seluruh siswa SMPN 1 Turi yang dikhususkan untuk membantu saudara-saudara Muslim di Palestina yang sedang dilanda perang. Sebagaimana diketahui bahwa Baznas Sleman menjadi lembaga pengumpul donasi untuk Palestina yang berasal dari ASN se Kabupaten Sleman, masjid-masjid seluruh Sleman dan masyarakat pada umumnya. hingga rabu, 8 November 2023, pengumpulan telah mencapai Rp. 25 juta dan akan terus bertambah karena masih berlangsung sampai 30 November 2023
BERITA08/11/2023 | Andung
BANTUAN SEMBAKO HARI PANGAN SEDUNIA
BANTUAN SEMBAKO HARI PANGAN SEDUNIA
Baznas Kab Sleman memberikan bantuan sembako kepada petani di Desa Sinduadi Mlati Sleman sebanyak 80 petani, dalam rangka hari Pangan Sedunia. Acara dihadiri kepala dinas PertanianvDI Yogyakarta, kepala dinas Pertanian dan Perikanan Kab Sleman, Asek 1 Setda Pemkab Sleman, KWT (Kelompok Wanita Tani) seluruh Sleman. pada selasa, 31 Oktober 2023
BERITA08/11/2023 | Andung
Panen Raya Bawang Merah Sleman, BAZNAS dorong kemandirian ekonomi petani
Panen Raya Bawang Merah Sleman, BAZNAS dorong kemandirian ekonomi petani
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Pemkab Sleman dan Baznas Kab. Sleman melakukan panen raya bawang merah bersama para petani binaan Program Lumbung Pangan di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Panen Raya dilakukan pada Senin (11/9/2023) dilahan pertanian seluas 4,4 hektare yang berlokasi di Pondok Pesantren Bumi Cendekia, Mlati, Kabupaten Sleman yang dikelola oleh 50 kepala keluarga (KK). Panen raya dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Bupati Kab. Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, Pimpinan BAZNAS DIY Dra. Hj. Puji Astuti, Muhaimin SAg, MPd pimpinan Baznas Kab. Sleman, Pimpinan Ponpes Bumu Cendekia KH. M. Imam Azis. Bupati Sleman sangat mengapresiasi kegiatan Lumbung Pangan ini dan ucapan terimakasih karena telah menggulirkan program tersebut untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di wilayahnya.
BERITA18/09/2023 | Andung
Bantuan Korban Kebakaran
Bantuan Korban Kebakaran
LAB (Layanan Aktif Baznas ) Baznas Kabupaten Sleman bersama BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kab. Sleman pada hari Jumat 1 September 2023 melakukan kunjungan lapangan ke korban kebakaran warga Gamping Kidul, Kalurahan Ambarketawang Kecamatan Gamping, sekaligus penyerahan bantuan konsumtif Rp. 1 juta dan paket sembako untuk keluarga yang bersangkutan.
BERITA05/09/2023 | Andung
Pentasyarufan Bantuan Kesehatan
Pentasyarufan Bantuan Kesehatan
Ibu Sriyati warga Kebonagung Kecamatan Mlati Kab. Sleman merupakan pasien Haemodialisa (Cuci darah) di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM di Yogyakarta. Beliau pemegang Kartu Keluarga Miskin sudah 2 tahun ini melakukan cuci darah rutin seminggu 2 kali yaitu dihari Rabu dan Sabtu. Melalui program Sleman Sehat, Baznas Kabupaten Sleman memberikan bantuan Konsumtif berupa uang tunai Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah) serta paket Sembako untuk keperluan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan hidup yang lainnya
BERITA01/09/2023 | Andung
Studi Tiru Baznas Kota Bandung ke Baznas Kabupaten Sleman
Studi Tiru Baznas Kota Bandung ke Baznas Kabupaten Sleman
Pada hari Jumat 18 Agustus 2023 Baznas Kabupaten Sleman menerima kedatangan rombongan dari Baznas Kota Bandung Jawabarat. Rombongan tamu dipimpin oleh Ketua Baznas Kota Bandung DR. Ahmad Roziqin, M Ag berjumlah 18 orang terdiri dari unsur perwakilan Kesra 4 0rang, dari Pimpinan 4 orang dan sisanya unsur pelaksana. Diterima langsung oleh Ketua Baznas Sleman Drs. H. Kriswanto, MSc dilantai 3 kantor Baznas Sleman pertemuan berlangsung dengan lancar dan manfaat. Selain bersilaturahmi juga saling bertukar pengalaman antar ke dua lembaga khususnya dalam hal penghimpunan dan pendayagunaan dana ZIS ( Zakat Infaq Sadaqoh). Beberapa topik yang didiskusikan bersama terkait dengan : 1. Memaksimalkan peningkatan pengumpulan ZIS- DSKL secara masif dan terukur . Untuk hal ini Baznas Kab. Sleman banyak belajar dari tamu karena Penghimpunan tahun 2022 di kota Bandung mencapai Rp. 29,3 M sedangkan Sleman baru mencapai Rp. 9,5 M; 2. Modernisasi dan digitalisasi pengelolaan zakat dengan sistem manajemen berbasis web (Kantor Digital) untuk pelayanan yang lebih maksimal bagi muzaki, munfiq dan juga mustahik. Dalam hal ini Kota Bandung sedang dalam proses instalasi sedangkan di Kabupaten Sleman sudah dalam tahap operasionalisasi kantor digital. Rangkaian acara diakhiri dengan saling bertukar plakat dan foto bersama.
BERITA21/08/2023 | andung
Rapat pencairan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni)
Rapat pencairan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni)
pada hari Rabu tanggal 16 Agustus 2023 bertempat di Kantor Baznas Sleman telah diadakan rapat dari Bidang 2 (pak Muhaimin SAg MPd) tentang sosialisasi syarat2 pencairan untk bantuan Bedah Rumah/Rehabilitasi RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). Dihadiri oleh Dinas UPKP dan 6 perwakilan bedah rumah
BERITA16/08/2023 | andung
Yatim Ceria BAZNAS Sleman
Yatim Ceria BAZNAS Sleman
SLEMAN – Memperingati bulan Muharram 1445 H dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Sleman menggelar Program bertajuk Yatim Ceria. Yaitu berupa pemberian santunan sejumlah uang kepada anak yatim, di Masjid Agung dr. Wahidin Soedirohusodo, Sleman, pada Sabtu pagi (5/8/2023). Acara ini dihadiri oleh Bupati Sleman, perwakilan Pejabat Forkopimda se-Kabupaten Sleman. Dalam acara Yatim Ceria turut dimeriahkan oleh dongeng dari Kak Bimo – Pakar Dongeng Yogyakarta dan hiburan dari hadroh MI Sleman. BAZNAS Kabupaten Sleman pada kesempatan ini memberikan bantuan; santunan anak yatim kepada 430 anak (santunan per anak @ Rp 250.000,-) yang berasal dari 86 Kalurahan di seluruh Kabupaten Sleman. Masing-masing Kalurahan kami berikan alokasi sekitar 5 orang anak untuk pemerataan. Nilai keseluruhan bantuan ini mencapai Rp 175.500.000,- . Momentum acara ini juga bertepatan dengan rangkaian kegiatan menyongsong peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78 di Kabupaten Sleman. Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan mulia (haram) dalam Islam. Pada tanggal 10 Muharram dikenal sebagai lebaran yatim, karena pada tanggal tersebut ada tradisi menyantuni anak yatim dan mengusap kepalanya, sehingga memberikan kebahagiaan yang luar biasa bagi para yatim seperti lebaran. Dalam ajaran agama Islam sangat menganjurkan umatnya untuk menyayangi dan menyantuni anak yatim. Memberikan santunan anak yatim merupakan tindakan yang mulia dan mendatangkan berbagai pahala. Anak yatim adalah anak yang belum memasuki usia baligh namun telah ditinggal mati oleh ayahnya. Tidak hanya kehilangan sosok ayah, banyak di antara mereka yang hidup kekurangan sehingga membutuhkan uluran tangan kita. “Kami ucapkan terimakasih kepada para Muzaki dan Donatur yang telah mempercayakan BAZNAS Kabupaten Sleman dalam pengelolaan ZIS dan mendukung terselenggaranya acara Yatim Ceria ini. Semoga penyaluran dana ZIS yang dilaksanakan dapat memberikan kemanfaatan dan mampu memberikan dukungan khususnya bagi para anak yatim ini untuk belajar maupun memenuhi kebutuhan sehari-harinya.” Ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman; Drs. Kriswanto, M.Sc. Pemberian santunan dari BAZNAS Sleman kepada 430 anak yatim tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo kepada lima anak yatim dari berbagai wilayah di Sleman. Dalam sambutanya, Kustini berpesan agar anak yatim di Sleman harus selalu mendapatkan pendampingan serta motivasi, sehingga mereka dapat tumbuh optimal guna menggapai cita-citanya. Sebab, kesuksesan anak di masa depan, dapat terwujud jika diberikan dukungan sekaligus fasilitas yang mereka butuhkan, termasuk bagi anak yatim ini. “Tadi saya tanya kepada para yatim yang berkumpul di tempat ini. Ketika saya tanya cita-citanya, ada berbagai ragam jawabanya. Ada yang bilang ingin jadi polisi, jadi guru, jadi dokter, dan ada pula yang ingin jadi pemain sepak bola yang handal. Oleh karena itu, dalam upaya mewujudkan impiannya, mereka harus kita dukung. Salah satunya melalui program pendidikan gratis yang dimiliki Pemkab Sleman.” Kata Bupati Sleman. [S6]
BERITA10/08/2023 | Asitah
Tebar Kurban 2023 BAZNAS Sleman
Tebar Kurban 2023 BAZNAS Sleman
Memperingati Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan hewan kurban sapi kepada 4 masjid di Kabupaten Sleman. Prosesi penyerahan dilakukan oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, kepada perwakilan Takmir Masjid pada Kamis (29/6), Jumat (30/6) dan Sabtu (1/7/2023). Pada kesempatan itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., menyampaikan penyerahan hewan kurban merupakan bagian dari program Sleman Peduli, yang juga merupakan agenda tahunan BAZNAS KABUPATEN SLEMAN. Dana kurban ini berasal dari dana sohibul kurban yang dihimpun oleh BAZNAS dari donator dan bagian program pentasyarufan dana ZIS dalam rangka peningkatan gizi nasional. Pada tahun 2023 ini, BAZNAS Kabupaten Sleman Sleman menyerahkan hewan kurban di 4 Kapanewon di antaranya, di Kapanewon Sleman, Tempel, Pakem, dan Turi. BAZNAS KABUPATEN SLEMAN juga menyerahkan Kurban 1 ekor Kambing untuk Panti Asuhan Al Kautsar – Jaban. Dari keempat lokasi tersebut, diserahkan sebanyak 4 sapi, 1 ekor kambing, dan bantuan biaya operasional sebesar Rp 1.000.000 untuk panitia setempat. Bupati, BAZNAS, dan unsur Muspika juga melakukan pantauan pemotongan hewan kurban di sejumlah lokasi yang tersebar di Kabupaten Sleman. Momentum perayaan hari raya Idul Adha dan Kurban ini menjadi sarana untuk mendukung program peningkatan gizi nasional melalui konsumsi daging kurban. Ibadah Kurban ini juga merupakan bentuk manifestasi empati dan kemanusiaan sesama. Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, menyampaikan ucapan selamat kepada warga yang menerima bantuan hewan kurban dari BAZNAS KABUPATEN SLEMAN. Bupatimengimbau, agar proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban dapat diperhatikan dengan baik. Sehingga kebersihan dan kualitas daging dapat tetap terjaga sampai saat diterima warga. “Alhamdulillah sudah diserahkan hewan kurban di empat Kapanewon. Semoga bantuan dari BAZNAS Kabupaten Sleman ini dapat bermanfaat terutama bagi warga yang kurang mampu sehingga dapat menyehatkan dan memberikan dampak yang berlimpah,” ujar Kustini. Selain itu, Kustini menilai bantuan hewan kurban BAZNAS Kabupaten Sleman menjadi wujud kepedulian bersama dalam rangka mengentaskan stunting di Kabupaten Sleman. Dengan upaya pemenuhan gizi tersebut, Kustini berharap kesejahteraan masyarakat pun turut meningkat.
BERITA04/07/2023 | SH
Hasil Ekspose Audit Syariah Itjen: BAZNAS Sleman Raih Hasil Sangat Baik
Hasil Ekspose Audit Syariah Itjen: BAZNAS Sleman Raih Hasil Sangat Baik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman Raih Nilai Kepatuhan Syariah dengan Predikat Sangat Baik dan predikat Transparan pada aspek nilai tranparansi. Hal tersebut disampaikan tim auditor syariah Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI saat ekspose hasil audit syariah BAZNAS Kabupaten Sleman pada Kamis (15/6/2023). BAZNAS Kabupaten Sleman meraih Nilai Indeks Kepatuhan Syariah dengan predikat “Sangat Baik” dengan nilai 81,21 dan Nilai Indeks Transparansi sebesar 84,75 dengan predikat “Transparan”. Ketua Tim Auditor Syariah Itjen Kemenag RI untuk BAZNAS Kab. Sleman, M Huda menuturkan Audit Syariah dilakukan selama sepekan, Senin s/d Jumat (12-16/6/2023) bertujuan menjaga agar pengelolaan ZIS DSKL berjalan sesuai kepatuhan syariah, mencegah penyimpangan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kami sangat bersyukur hasil audit terhadap pengelolaan ZIS DSKL yang dilakukan BAZNAS Sleman telah memenuhi unsur kepatuhan syari’ah dan dilakukan dengan sangat baik. Pada kesempatan hari terakhir audit, Tim dan Pimpinan BAZNAS Kab. Sleman juga meninjau sejumlah penerima manfaat Program yakni Program Pemberdayaan Usaha dan Bedah Rumah RTLH di Kapanewon Turi Sleman. Kunjungan merupakan sampling untuk memastikan bahwa penerima manfaat telah sesuai asnaf atau tepat sasaran, bantuan yang diberikan juga semakin memberdayakan para mustahik penerima manfaat. Audit syariah yang dilakukan selama sepekan berjalan dengan baik dan menghasilkan nilai yang memuaskan. Hasil Ini akan memperkuat kelembagaan dan manajemen pengolalaan ZIS di BAZNAS Kabupaten Sleman, sehingga semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam mengamanahkan pengelolaan dana zakatnya/ZIS di BAZNAS Kabupaten Sleman. Kami berterima kasih kepada tim Itjen yang telah memilih BAZNAS Kab. Sleman sebagai piloting audit syariah pada tahun 2023” Kata Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman.
BERITA03/07/2023 | AS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →