Berita Terbaru
BAZNAS Sleman Terima dan Jemput Donasi Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Kabupaten Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam menghimpun kepedulian masyarakat untuk membantu korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. Pada Kamis (18/12/2025), BAZNAS Sleman menerima serta menjemput donasi kemanusiaan dari sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Sleman yang secara sukarela menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi pengelola zakat tersebut.
Donasi yang diterima berasal dari beberapa sekolah yang secara langsung mengantarkan bantuan ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman. Sekolah-sekolah tersebut antara lain SMP Negeri 2 Gamping yang menyalurkan donasi sebesar Rp6.071.000, SD Negeri Karangnongko 2 sebesar Rp1.030.000, serta SD Negeri Purwomartani sebesar Rp1.760.000. Donasi diterima oleh tim BAZNAS Sleman dengan penuh apresiasi sebagai wujud kepedulian dunia pendidikan terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.
Selain menerima donasi secara langsung di kantor, BAZNAS Sleman juga aktif melakukan layanan jemput donasi sebagai bentuk kemudahan bagi para muzaki. Pada hari yang sama, tim BAZNAS Sleman menjemput donasi ke SMP Negeri 1 Godean yang telah menghimpun bantuan sebesar Rp9.392.500. Donasi tersebut merupakan hasil partisipasi para siswa, guru, tenaga kependidikan, serta dukungan dari orang tua siswa yang bersatu dalam semangat kemanusiaan.
Kegiatan penghimpunan donasi ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan empati dapat tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk lingkungan sekolah. Melalui pendidikan, nilai kepedulian sosial dan kemanusiaan terus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda agar memiliki kepekaan terhadap kondisi sesama.
BAZNAS Sleman menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak sekolah yang telah mempercayakan penyaluran donasi kemanusiaan melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi amanah besar yang akan dikelola secara amanah, transparan, dan akuntabel, sesuai dengan prinsip pengelolaan zakat nasional.
Seluruh donasi yang terkumpul untuk korban bencana Sumatera dan Aceh selanjutnya akan disalurkan melalui mekanisme resmi BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun daerah, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para penyintas bencana. BAZNAS juga memastikan bahwa proses pendistribusian dan pelaporan dilakukan secara terbuka kepada publik.
BAZNAS Kabupaten Sleman terus membuka ruang partisipasi bagi masyarakat, lembaga pendidikan, komunitas, dan instansi lainnya untuk turut berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. Selain donasi kebencanaan, BAZNAS Sleman juga mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk program-program pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan sosial keagamaan.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban bencana serta menjadi ladang amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat.***
BERITA19/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Hadiri Rakorda BAZNAS se-DIY Bahas Penguatan Peran Zakat di Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Sleman menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diselenggarakan pada Rabu, 17 Desember 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Rumah Makan Bu Baha, Temon, Kabupaten Kulon Progo, sebagai forum strategis untuk menyelaraskan program, evaluasi kinerja, serta penguatan peran zakat dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Rakorda tersebut dihadiri oleh Bupati Kulon Progo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Pimpinan BAZNAS Provinsi DIY, Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY, perwakilan Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta, serta para amilin dan amilat dari seluruh wilayah DIY.
Kehadiran lintas unsur ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan berkelanjutan.
Dalam forum Rakorda, BAZNAS Sleman menyampaikan sejumlah materi penting yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah capaian pengumpulan dan pentasharufan zakat BAZNAS se-DIY periode Januari hingga November 2025.
Dari paparan tersebut diketahui bahwa beberapa daerah telah mencapai target, sementara sebagian lainnya masih memerlukan penguatan strategi penghimpunan dan optimalisasi program pendayagunaan.
Selain itu, dibahas pula hasil penggalangan dana peduli bencana Sumatera yang dilakukan oleh masing-masing BAZNAS daerah. Berdasarkan data yang disampaikan, BAZNAS Kota Yogyakarta mencatatkan perolehan tertinggi dengan nominal mencapai Rp1,1 miliar, disusul BAZNAS Provinsi DIY sebesar Rp900 juta, dan BAZNAS Kabupaten Sleman sebesar Rp400 juta.
Capaian ini mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat DIY terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.
Rakorda juga mengulas mekanisme penyaluran donasi, baik melalui BAZNAS RI maupun melalui kerja sama antarpemerintah daerah. Mekanisme ini diharapkan mampu memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, terkoordinasi, dan akuntabel.
Selain itu, dibahas pula aktivasi Program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) sebagai bagian dari penguatan respon cepat BAZNAS dalam situasi kebencanaan.
Dalam agenda perencanaan ke depan, Rakorda menyepakati rencana pelaksanaan Rakorda BAZNAS se-DIY tahun 2026 yang akan dilaksanakan secara bergilir, dimulai dari BAZNAS Kabupaten Gunungkidul, Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, BAZNAS Provinsi DIY, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Bantul.
Selain itu, turut disampaikan rencana peringatan Milad ke-25 BAZNAS yang akan digelar pada Januari 2026 di kawasan Glagah, Kulon Progo, serta dorongan percepatan pengesahan RKAT Tahun 2026 oleh BAZNAS pusat.
Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., dalam pesannya menegaskan pentingnya peran aktif BAZNAS di tengah masyarakat.
“Dowoke kuping, jembarke moto,” ungkapnya.
Lebih lanjut Agung menjelaskan, istilah Jawa tersebut memiliki makna yaitu memperluas pendengaran dan penglihatan.
Menurutnya, BAZNAS perlu lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat serta memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak agar semakin banyak mustahik yang dapat terbantu.
Ia juga mencontohkan peran BAZNAS Kulon Progo yang turut mendukung program pemerintah daerah, seperti beasiswa pendidikan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta penanganan bencana. Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi BAZNAS di seluruh wilayah DIY.
Melalui Rakorda ini, BAZNAS Sleman menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial.***
BERITA19/12/2025 | ayw./
Warga Dusun Klebengan Salurkan Donasi Peduli Bencana Sumatera dan Aceh melalui BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan dari masyarakat. Pada Rabu (17/12/2025), sejumlah warga Dusun Klebengan, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman, mendatangi kantor BAZNAS Sleman untuk menyerahkan donasi peduli bencana Sumatera dan Aceh.
Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dari berbagai organisasi keagamaan dan kelompok sosial yang ada di Dusun Klebengan.
Kedatangan para perwakilan warga ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara di Sumatera dan Aceh yang terdampak bencana. Mereka secara langsung menyerahkan donasi kepada tim BAZNAS Sleman agar dapat disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran.
Adapun donasi yang dihimpun berasal dari berbagai unsur masyarakat Dusun Klebengan. Jamaah Al Kahfi menyerahkan donasi sebesar Rp500.000, disusul Jamaah Uswatun Khasanah yang menyumbangkan Rp3.800.000. Selain itu, Masjid Al Muslimun turut berpartisipasi dengan donasi Rp1.200.000, sementara Masjid Al Iman menyalurkan donasi sebesar Rp2.000.000.
Partisipasi juga datang dari kelompok pengajian. Pengajian Bapak-bapak Al Hidayah menyumbangkan dana sebesar Rp1.000.000, serta Pengajian Ibu-ibu Tanggal 15 yang turut menyalurkan donasi senilai Rp1.000.000. Tak hanya itu, kepedulian juga datang dari unsur keluarga, yakni keluarga Bapak Sri Sunarko W. yang memberikan donasi sebesar Rp200.000.
Perwakilan warga menyampaikan bahwa donasi ini merupakan hasil kebersamaan dan gotong royong warga Dusun Klebengan. Meski berasal dari nominal yang beragam, seluruh donasi dikumpulkan dengan niat tulus untuk membantu meringankan beban para korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.
BAZNAS Kabupaten Sleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Dusun Klebengan yang telah menyalurkan donasi melalui lembaga resmi pengelola zakat dan dana kemanusiaan. Kepercayaan ini menjadi bentuk sinergi antara masyarakat dan BAZNAS dalam menjalankan misi kemanusiaan dan sosial.
Seluruh donasi yang diterima akan digabungkan dengan bantuan kemanusiaan lainnya dan selanjutnya disalurkan melalui BAZNAS RI untuk ditasharufkan kepada para korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Proses penyaluran akan dilakukan sesuai dengan ketentuan, dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelaporan yang terbuka kepada publik.
BAZNAS Sleman terus membuka ruang bagi masyarakat, komunitas, lembaga keagamaan, serta kelompok sosial lainnya yang ingin menyalurkan zakat, infak, sedekah, maupun donasi kemanusiaan. Melalui kebersamaan dan kepedulian kolektif, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban bencana serta menjadi amal kebaikan yang berkelanjutan bagi para donatur.***
BERITA18/12/2025 | ayw./
TK Al Fatah Sedan Salurkan Donasi Peduli Bencana Sumatera melalui BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan untuk membantu para korban bencana alam di wilayah Sumatera. Kali ini, donasi datang dari TK Al Fatah Sedan, yang berlokasi di Padukuhan Sedan, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman.
Donasi sebesar Rp3.150.000 tersebut diserahkan langsung oleh para guru bersama beberapa murid TK Al Fatah ke kantor BAZNAS Kabupaten Sleman. Kehadiran para pendidik dan peserta didik ini menjadi simbol nyata penanaman nilai kepedulian sosial dan empati sejak usia dini.
Penyerahan donasi diterima langsung oleh tim BAZNAS Sleman di kantor BAZNAS Kabupaten Sleman. Dana yang terkumpul ini diperuntukkan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana di Sumatera, yang saat ini masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Kegiatan donasi ini merupakan bagian dari pendidikan karakter kepada anak-anak, khususnya dalam menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan sederhana ini, anak-anak diajak untuk berbagi dan memahami bahwa bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah.
BAZNAS Kabupaten Sleman mengapresiasi langkah TK Al Fatah Sedan yang telah melibatkan guru dan murid dalam aksi kemanusiaan. Menurut BAZNAS Sleman, keterlibatan lembaga pendidikan dalam gerakan donasi menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Donasi yang dihimpun oleh BAZNAS Sleman selanjutnya akan disalurkan melalui mekanisme resmi BAZNAS, termasuk melalui BAZNAS RI dan unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Seluruh proses penyaluran dilakukan secara amanah, transparan, dan akuntabel, serta dilaporkan secara terbuka kepada publik.
BAZNAS Sleman terus berkomitmen menjadi lembaga terpercaya dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah, termasuk donasi kemanusiaan untuk korban bencana. Partisipasi dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan hingga komunitas, menjadi kekuatan utama dalam memperluas manfaat zakat dan donasi sosial.
Melalui momentum ini, BAZNAS Sleman mengajak masyarakat Sleman dan sekitarnya untuk terus menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta donasi kemanusiaan melalui lembaga resmi yang terverifikasi. Dengan kebersamaan dan kepedulian, bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi para penerima manfaat.***
BERITA18/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima dan Jemput Donasi Peduli Bencana Sumatera
BAZNAS Kabupaten Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam menghimpun kepedulian masyarakat terhadap korban bencana di Sumatera. Pada Rabu (17/12/2025), BAZNAS Sleman menerima sekaligus menjemput donasi dari berbagai lembaga pendidikan dan satuan kerja di wilayah Sleman sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Pada hari tersebut, sejumlah sekolah mengantarkan donasi secara langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman. Donasi diterima dari SDN Merdikorejo sebesar Rp250.000, SDN Cunguk Rp210.000, SMPN 1 Ngemplak Rp2.200.000, serta SDN Gombang Rp1.425.000.
Donasi ini merupakan hasil pengumpulan dana dari siswa, guru, serta warga sekolah yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana.
Selain menerima donasi secara langsung di kantor, BAZNAS Sleman juga aktif menjemput donasi sebagai upaya memudahkan masyarakat dan lembaga yang ingin berpartisipasi. Pada Rabu yang sama, tim BAZNAS Sleman melakukan penjemputan donasi ke Kantor UPT Sekolah Korwil Kapanewon Sleman dengan total donasi sebesar Rp21.800.000.
Donasi tersebut merupakan hasil iuran warga sekolah di wilayah Kapanewon Sleman dan diserahkan langsung oleh Kepala UPT Korwil Sleman kepada tim BAZNAS Sleman.
Tidak berhenti di satu lokasi, tim BAZNAS Sleman juga melanjutkan penjemputan donasi ke Kantor UPT Sekolah Korwil Kapanewon Godean. Dari wilayah ini, terkumpul donasi sebesar Rp27.935.000 yang berasal dari partisipasi murid, guru, karyawan sekolah, serta orang tua murid SD se-Kapanewon Godean.
Sinergi seluruh unsur pendidikan ini menjadi bukti kuat bahwa semangat gotong royong dan empati masih tumbuh subur di tengah masyarakat Sleman.
BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, lembaga pendidikan, serta pihak-pihak yang telah mempercayakan penyaluran donasi melalui BAZNAS Sleman. Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu meringankan beban para korban bencana di Sumatera melalui mekanisme resmi BAZNAS.
Penyaluran donasi akan dilakukan secara terkoordinasi dan akuntabel melalui BAZNAS RI agar bantuan tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi para penyintas bencana. BAZNAS Sleman memastikan setiap amanah yang diterima dikelola sesuai prinsip syariah, profesional, dan bertanggung jawab.
BAZNAS Sleman juga mengajak masyarakat luas untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang terpercaya. Dukungan masyarakat sangat berarti dalam membantu sesama, khususnya di tengah situasi darurat akibat bencana alam.
Dengan kolaborasi berbagai elemen masyarakat, BAZNAS Sleman optimistis dapat terus menjadi jembatan kebaikan dan harapan bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat.***
BERITA18/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Masyarakat dan Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan dari berbagai unsur masyarakat pada Selasa (16/12/2025).
Donasi tersebut diperuntukkan bagi para korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh yang hingga kini masih membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama.
Donasi yang diterima berasal dari beragam elemen, mulai dari lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, hingga kelompok pengajian. Penyerahan dilakukan secara langsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman, sementara sebagian donasi lainnya dijemput langsung oleh tim BAZNAS Sleman sebagai bentuk layanan dan kemudahan bagi para muzaki.
Adapun rincian donasi yang berhasil dihimpun pada kesempatan tersebut antara lain dari SD se-Korwil Ngaglik sebesar Rp8.298.500, Ibu-ibu Majlis Taklim An Nur Pangukan sebesar Rp500.000, SDN Tajem sebesar Rp3.716.000, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sleman sebesar Rp32.000.000, Korwil Cangkringan sebesar Rp10.925.000, serta SDN Tuguran sebesar Rp500.000.
BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Kepedulian yang ditunjukkan mencerminkan semangat gotong royong dan empati masyarakat Sleman terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di berbagai daerah.
Penyaluran donasi melalui BAZNAS Sleman menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar bantuan dapat dikelola secara amanah, transparan, dan akuntabel. Seluruh donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui BAZNAS RI untuk kemudian ditasharufkan kepada para korban bencana di Sumatera dan Aceh sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
BAZNAS Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan setiap dana yang diterima dikelola sesuai prinsip syariah dan regulasi yang berlaku. Proses pelaporan dan pertanggungjawaban juga dilakukan secara terbuka agar para muzaki dapat mengetahui dampak dari kontribusi yang diberikan.
Selain itu, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam penghimpunan donasi ini menjadi bukti bahwa solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Dari sekolah, majelis taklim, hingga organisasi keagamaan, semuanya berperan aktif dalam meringankan beban para korban bencana.
Ke depan, BAZNAS Sleman terus membuka ruang partisipasi bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi, zakat, infak, dan sedekah untuk berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan. Melalui kolaborasi dan kepercayaan bersama, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan bangkit dari keterpurukan akibat bencana.
BAZNAS Kabupaten Sleman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang terpercaya, amanah, transparan, dan akuntabel, yaitu BAZNAS Kabupaten Sleman.***
BERITA17/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi dari Sekolah dan Warga untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Kabupaten Sleman terus menjadi rumah kepedulian masyarakat dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan. Pada Senin (15/12/2025), BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan hingga warga lingkungan, yang diperuntukkan bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh.
Donasi tersebut diantarkan langsung oleh para donatur ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman sebagai wujud kepercayaan masyarakat terhadap lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah yang transparan dan akuntabel.
Total donasi yang diterima berasal dari sejumlah pihak dengan latar belakang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama, yakni membantu meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana.
Adapun donatur yang turut berpartisipasi dalam penyerahan donasi kali ini antara lain IKKBA Karangwuni, Kocoran yang menyalurkan donasi sebesar Rp2.000.000. Dari sektor pendidikan dasar, SDN Mayangan menyerahkan donasi sebesar Rp757.500, sementara SD Pendulan turut berdonasi sebesar Rp2.920.000. Dukungan dari lembaga pendidikan juga datang dari SMPN 5 Sleman yang menyumbangkan dana sebesar Rp3.550.000.
Selain itu, kepedulian masyarakat lingkungan juga terlihat dari donasi yang dihimpun oleh Warga RT 13 RW 02 Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman dengan nominal Rp2.000.000. Tak ketinggalan, solidaritas yang kuat juga ditunjukkan oleh SD se-Korwil Turi yang berhasil menghimpun donasi sebesar Rp7.536.600 dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.
BAZNAS Kabupaten Sleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian seluruh donatur yang telah mempercayakan penyaluran bantuannya melalui BAZNAS Sleman. Setiap rupiah yang terkumpul merupakan bentuk empati dan solidaritas nyata untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di Sumatera dan Aceh.
Donasi yang diterima ini selanjutnya akan digabungkan dengan donasi kemanusiaan lainnya dan disalurkan melalui BAZNAS RI untuk ditasharufkan kepada para korban sesuai kebutuhan di lapangan. Proses penyaluran dilakukan secara terkoordinasi agar bantuan tepat sasaran, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat.
BAZNAS Sleman menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan publik dengan pengelolaan dana yang profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Laporan penghimpunan dan pendayagunaan dana akan disampaikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.
Sebagai penutup, BAZNAS Kabupaten Sleman mengajak seluruh masyarakat Sleman untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Melalui BAZNAS Sleman, masyarakat dapat menyalurkan donasi dengan aman, terpercaya, dan berdampak luas bagi sesama. Bersama, kita hadirkan harapan dan keringanan bagi saudara-saudara yang membutuhkan.***
BERITA16/12/2025 | ayw./
RSUD Prambanan Gelar Sosialisasi Zakat ASN Bersama BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali memperkuat optimalisasi pengelolaan zakat di lingkungan aparatur sipil negara melalui kegiatan sosialisasi zakat ASN yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prambanan.
Kegiatan ini digelar pada Rabu (10/12/2025) di Aula Bima Lantai 3 RSUD Prambanan dan diikuti secara hybrid oleh peserta luring maupun daring.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari terbitnya Instruksi Bupati Sleman Nomor 020/INSTR/2025 serta Surat Edaran Bupati Sleman Nomor 0450 Tahun 2025 tentang pengumpulan zakat penghasilan ASN muslim melalui BAZNAS Kabupaten Sleman.
Dalam kegiatan ini, BAZNAS Sleman hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait ketentuan terbaru zakat penghasilan.
Sebanyak 50 peserta hadir secara langsung dan 20 peserta mengikuti secara daring. Peserta terdiri dari Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bagian Pengembangan Mutu dan Data Informasi, Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan, Kepala Bidang Pelayanan Penunjang dan Sarana Pelayanan Kesehatan, seluruh pejabat struktural, ketua komite medis, kepala instalasi, kepala ruang, serta tamu undangan lainnya.
BAZNAS Sleman menghadirkan dua narasumber, yakni Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., serta Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes. Keduanya menyampaikan materi dari sisi fikih zakat penghasilan hingga kebijakan teknis pelaksanaannya di lingkungan ASN.
Muhyi Darmaji mengulas secara mendalam mengenai fikih zakat penghasilan. Ia menegaskan bahwa zakat tidak hanya bernilai kewajiban administratif, tetapi merupakan ibadah yang memiliki makna spiritual tinggi.
Ia menjelaskan empat makna zakat dalam Islam, yakni atthohuru (membersihkan), annumu (menumbuhkan), asholahu (memperbaiki), dan almubarokah (mendatangkan keberkahan).
Lebih lanjut, Muhyi menegaskan bahwa seluruh komponen penghasilan ASN, seperti gaji pokok, jasa pelayanan, dan TPP, harus dijumlahkan terlebih dahulu. Apabila total penghasilan telah melampaui nisab zakat pendapatan sebesar Rp7.200.000 per bulan untuk tahun 2025 sesuai Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 13 Tahun 2025, maka wajib dikeluarkan zakat sebesar 2,5 persen.
“Zakat dihitung dari total penghasilan, bukan setelah dikurangi kebutuhan bulanan. Harta dibersihkan terlebih dahulu, baru digunakan untuk kebutuhan keluarga,” jelasnya.
Sementara itu, dr. Andung Prihadi Santosa menekankan bahwa zakat merupakan perintah Allah SWT yang kedudukannya sejajar dengan salat dan termasuk rukun Islam. Ia menegaskan bahwa tugas BAZNAS adalah memberikan pemahaman, sementara keputusan berzakat kembali kepada keimanan masing-masing individu.
“Tidak ada satu pun orang yang jatuh miskin karena berzakat, infak, dan sedekah. Justru di situlah keberkahannya,” tegas dr. Andung.
Dalam sambutannya, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Prambanan yang mewakili Direktur Utama menyampaikan bahwa terdapat perbedaan mendasar dalam regulasi terbaru.
Pemotongan zakat kini tidak hanya berasal dari gaji, tetapi juga dari TPP, serta mencakup pegawai BLUD. RSUD Prambanan sendiri telah rutin menyetorkan zakat sejak tahun 2017 dan pada tahun 2025 seluruh ASN telah menunaikan zakat melalui BAZNAS. Bahkan, sejak Oktober 2025, UPZ RSUD Prambanan telah resmi terbentuk.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan teknis terkait penghitungan zakat dan penghasilan tambahan dijawab secara lugas oleh BAZNAS Sleman.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman ASN semakin kuat sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan optimal, transparan, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sleman.***
BERITA15/12/2025 | ayw./
Paguyuban Alumni SMKN 1 Tempel Donasi Rp5,3 Juta ke BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan untuk membantu para korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.
Kali ini, donasi datang dari Paguyuban Tombo Kangen, yang merupakan paguyuban alumni SMEAN/SMKN 1 Tempel. Penyerahan donasi dilaksanakan pada Sabtu (13/12/2025) di Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman dengan total bantuan sebesar Rp5.300.000.
Donasi tersebut diantarkan langsung oleh perwakilan Paguyuban Tombo Kangen, yakni Ketua Paguyuban Mujiono, Ketua Unit Sosial Binti Munawaroh, serta Bendahara Unit Sosial Widyarini.
Kehadiran para pengurus paguyuban ini menjadi wujud nyata kepedulian alumni terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah bencana alam.
Ketua Paguyuban Tombo Kangen, Mujiono, menjelaskan bahwa keputusan menyalurkan donasi melalui BAZNAS Sleman dilandasi oleh kepercayaan terhadap kredibilitas lembaga tersebut.
Menurutnya, BAZNAS tidak hanya memiliki sistem pengelolaan donasi yang transparan dan akuntabel, tetapi juga didukung oleh relawan serta unit khusus penanggulangan bencana, yakni BAZNAS Tanggap Bencana (BTB).
“BAZNAS memiliki relawan dan lembaga BAZNAS Tanggap Bencana yang siap terjun langsung ke lokasi terdampak. Selain itu, pengelolaan donasinya transparan, akuntabel, dan diawasi oleh pemerintah, sehingga kami merasa yakin dan tenang menitipkan amanah ini melalui BAZNAS Sleman,” ungkap Mujiono.
Donasi kemanusiaan tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sleman, dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Paguyuban Tombo Kangen Alumni SMKN 1 Tempel.
Menurut dr. Andung, partisipasi masyarakat, termasuk dari komunitas alumni, memiliki peran penting dalam membantu percepatan penanganan dampak bencana. Bantuan yang dihimpun melalui BAZNAS Sleman selanjutnya akan disalurkan secara terkoordinasi melalui BAZNAS RI agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan para penyintas.
“BAZNAS Sleman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Paguyuban Tombo Kangen. Donasi ini akan kami teruskan bersama donasi lainnya ke BAZNAS RI untuk ditasharufkan kepada para korban bencana di Sumatera dan Aceh,” ujarnya.
Ia menambahkan, BAZNAS Sleman berkomitmen menjaga amanah masyarakat dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan donasi. Seluruh proses juga dapat dipertanggungjawabkan kepada publik dan pemangku kepentingan.
BAZNAS Kabupaten Sleman hingga kini masih membuka kesempatan bagi masyarakat, komunitas, maupun lembaga untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan peduli bencana Sumatera dan Aceh. Setiap donasi yang masuk akan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meringankan beban para korban serta mendukung proses pemulihan pascabencana.
Melalui sinergi dan kepedulian berbagai pihak, BAZNAS Sleman berharap semangat gotong royong terus tumbuh, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara luas oleh mereka yang membutuhkan.***
BERITA15/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Himpun Donasi Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan dari sejumlah sekolah di wilayah Sleman.
Donasi tersebut diserahkan langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman pada Jumat (12/12/2025) dan diperuntukkan untuk membantu meringankan beban para korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.
Kali ini, dukungan datang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Partisipasi aktif dari dunia pendidikan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat ditanamkan dan diwujudkan melalui aksi nyata sejak usia dini.
Adapun sekolah yang turut menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS Sleman antara lain SMP Pamungkas dengan donasi sebesar Rp3.000.000, SMP Negeri 4 Tempel sebesar Rp6.000.000, SD Negeri Krapyak 1 sebesar Rp1.000.000, serta SD Negeri Kadirojo dengan donasi Rp500.000.
Seluruh donasi tersebut diterima secara langsung oleh jajaran BAZNAS Sleman untuk selanjutnya dihimpun dan disalurkan sesuai ketentuan.
BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh civitas sekolah, baik kepala sekolah, guru, siswa, maupun wali murid, yang telah berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini.
Kepedulian yang ditunjukkan tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan korban bencana, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para peserta didik.
Melalui kegiatan penggalangan donasi ini, sekolah-sekolah di Sleman turut berperan aktif dalam menumbuhkan nilai empati, solidaritas, dan gotong royong.
Bantuan yang dihimpun, meskipun berasal dari kontribusi kecil, memiliki makna besar bagi para penyintas yang sedang berjuang bangkit dari dampak bencana.
Selanjutnya, seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui mekanisme resmi BAZNAS. Dana tersebut akan dihimpun bersama donasi dari wilayah lain dan diteruskan kepada BAZNAS RI untuk kemudian ditasharufkan kepada para korban bencana di Sumatera dan Aceh secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
BAZNAS Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus menjaga amanah para donatur dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan keterbukaan. Setiap proses penghimpunan, pendistribusian, dan pelaporan keuangan dilakukan sesuai regulasi yang berlaku agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara optimal oleh para mustahik.
BAZNAS Sleman mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang terpercaya, amanah, transparan, dan akuntabel, yaitu BAZNAS Kabupaten Sleman.
Bersama, kita hadirkan kepedulian dan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan.
BERITA15/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Peduli Bencana Sumatera dan Aceh dari IPHI Ngemplak dan 2 Sekolah Dasar
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Sumatera dan Aceh. Pada Senin, 8 Desember 2025, dua lembaga pendidikan dan kelompok masyarakat menyerahkan donasi langsung ke kantor BAZNAS Sleman.
Donasi tersebut menjadi wujud perhatian dan kepedulian terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah di wilayah tersebut. Total donasi yang diterima pada kesempatan ini mencapai puluhan juta rupiah.
Sumber donasi berasal dari tiga pihak, yakni IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kapanewon Ngemplak dengan kontribusi terbesar sebesar Rp 17.660.000, kemudian dari SD Negeri Berbah 1 yang menyerahkan donasi sebesar Rp 1.000.000, serta SD Negeri Sambiroto 1 dengan total donasi Rp 1.764.000. Seluruh amanah tersebut secara resmi diserahkan kepada BAZNAS Sleman untuk selanjutnya diproses dan disalurkan melalui BAZNAS RI.
Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan masing-masing lembaga. Para donatur menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap saudara sebangsa yang sedang menghadapi ujian.
Donasi tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas serta meringankan kondisi di masa pemulihan pascabencana.
Perwakilan IPHI Ngemplak menyampaikan bahwa penggalangan dana dilakukan atas dasar kesadaran bersama untuk menolong sesama, terutama di tengah musibah besar yang melanda sebagian wilayah Sumatera dan Aceh. Para anggota IPHI terpanggil untuk ikut berkontribusi, seraya berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban.
Sementara itu, semangat kepedulian juga datang dari lingkungan pendidikan. SD Negeri Berbah 1 dan SD Negeri Sambiroto 1 kompak menggerakkan siswa, guru, dan wali murid untuk ikut berdonasi. Aksi sederhana yang melibatkan generasi muda ini diharapkan dapat menumbuhkan empati dan nilai sosial sejak dini.
BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh donatur yang telah menyalurkan amanah melalui BAZNAS. Komitmen dan kepercayaan ini menjadi dorongan bagi BAZNAS Sleman untuk terus menjaga transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam setiap proses penghimpunan dan penyaluran bantuan.
Seluruh donasi yang telah diterima akan dihimpun bersama kontribusi dari wilayah lain di Sleman, dan selanjutnya akan diserahkan secara kolektif kepada BAZNAS RI. BAZNAS RI kemudian akan melakukan pembelanjaan, pendayagunaan, serta pelaporan resmi atas seluruh bantuan untuk penanganan bencana di Sumatera dan Aceh.
BAZNAS Sleman juga masih membuka peluang donasi bagi masyarakat hingga pekan kedua Desember 2025. Masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui kanal-kanal resmi BAZNAS untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat dan amanah kepada para korban bencana.
Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan hingga institusi pendidikan, BAZNAS Sleman berharap semangat kolaborasi dan gotong royong dalam membantu sesama dapat terus tumbuh dan memberikan dampak yang lebih luas.***
BERITA11/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Dukungan Donasi dari Warga dan Institusi Pendidikan
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menjadi tempat menitipkan kepedulian masyarakat terhadap para korban bencana di Sumatera dan Aceh. Pada Selasa (9/12/2025), sejumlah lembaga, jamaah, dan warga dari berbagai wilayah di Sleman menyerahkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS Sleman sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian bersama.
Donasi pertama datang dari warga Padukuhan Banteran, Donoharjo, yang menyerahkan bantuan dalam pertemuan rutin warga di serambi Masjid Al Ikhlas, Nyamplung, Ngasem, Jl. Noto Sukarjo. Donasi ini merupakan hasil inisiasi para pengurus RT 03, RT 01, RT 02, serta unsur masyarakat lainnya di wilayah Banteran. Kepedulian kolektif ini menunjukkan kuatnya nilai gotong royong yang sudah menjadi ciri khas masyarakat Sleman.
Adapun rincian donasi dari warga Padukuhan Banteran adalah sebagai berikut:
· Warga RT 03 Nyamplung, Ngasem: Rp 3.835.000
· Warga RT 01 Tanjung: Rp 1.013.000
· Jamaah Masjid Al Ikhlas: Rp 500.000
· Kas Sosial RT 03: Rp 1.000.000
· Warga RT 02: Rp 621.000
· KKN UNY: Rp 100.000
Dari seluruh kontribusi tersebut, total donasi yang terkumpul mencapai Rp 7.069.000, yang semuanya diserahkan langsung kepada BAZNAS Sleman untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera dan Aceh.
Selain dari warga Banteran, dukungan juga disampaikan oleh Jamaah As Sakinah Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Melalui penyerahan resmi, jamaah memberikan donasi sebesar Rp 5.260.000 sebagai wujud kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah.
Donasi berikutnya datang dari Korwil Sekolah Kapanewon Cangkringan yang turut serta menunjukkan solidaritasnya dengan menyumbangkan bantuan sebesar Rp 13.500.000. Kontribusi dari lembaga pendidikan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan empati yang tumbuh di lingkungan sekolah.
Wakil ketua atau perwakilan dari BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mengulurkan tangan. Menurutnya, meningkatnya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat di Sleman.
"Setiap rupiah yang disampaikan melalui BAZNAS Sleman akan kami salurkan secara tepat, terukur, dan sesuai ketentuan. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh warga, jamaah, serta lembaga yang bersedia berbagi untuk membantu pemulihan di Sumatera dan Aceh," ujarnya.
BAZNAS Sleman terus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi kemanusiaan, baik melalui transfer maupun penyerahan langsung di kantor layanan. Dengan sinergi yang kuat antara masyarakat, lembaga pendidikan, jamaah masjid, dan organisasi sosial, harapannya bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat nyata bagi para penyintas bencana di berbagai wilayah.
BERITA11/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Kemanusiaan dari Sejumlah Sekolah Dasar dan Jamaah Masjid At-Taqwa
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Sumatera dan Aceh. Pada Rabu (10/12/2025), dukungan datang dari berbagai lembaga pendidikan tingkat sekolah dasar serta jamaah masjid yang turut menyisihkan sebagian rezekinya untuk aksi solidaritas ini.
Donasi pertama dihimpun dari SDN Pakem, Kalasan, dengan total kontribusi sebesar Rp1.232.000. Partisipasi siswa, guru, dan orang tua menunjukkan bahwa kepedulian sosial bisa ditanamkan sejak dini, melalui kegiatan sederhana namun bermakna seperti penggalangan dana bersama. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada para siswa tentang pentingnya berbagi kepada sesama, terutama ketika terjadi musibah di daerah lain.
Selanjutnya, SDN Baturan 1 & 2 turut menyerahkan donasi sebesar Rp1.604.000. Dukungan ini menandakan tingginya semangat gotong royong dari lingkungan sekolah. Meskipun berasal dari dua satuan pendidikan yang berbeda, kedua sekolah berhimpun dalam satu tujuan: membantu meringankan beban saudara-saudara di wilayah bencana.
Dukungan juga mengalir dari SDN Patran, Gamping, yang menyerahkan donasi sebesar Rp1.193.000. Donasi ini merupakan hasil kontribusi spontan para siswa dan tenaga pendidik yang berharap bantuan tersebut dapat menjadi keberkahan dan manfaat bagi para korban bencana.
Dari wilayah lain, SDN Salamrejo ikut berpartisipasi dengan menyerahkan donasi sebesar Rp769.000. Meskipun nilainya sederhana, namun menjadi bukti nyata bahwa kepedulian tidak diukur dari jumlah, melainkan dari keikhlasan dan dorongan untuk membantu sesama.
Donasi terbesar pada kesempatan ini berasal dari SDN Jambon 2, dengan total Rp2.520.000. Semangat kebersamaan terlihat dari antusiasme seluruh keluarga besar sekolah dalam kegiatan penggalangan dana yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya.
Selain lembaga pendidikan, Jamaah Masjid At-Taqwa turut menyalurkan donasi sebesar Rp2.200.000. Penggalangan dana dilakukan secara kolektif setelah kegiatan ibadah rutin. Bagi jamaah, aksi ini menjadi bentuk kepedulian dan wujud rasa syukur dengan turut membantu mereka yang sedang tertimpa musibah.
BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah dan jamaah Masjid At-Taqwa atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan. Seluruh donasi akan dihimpun bersama dan diteruskan kepada BAZNAS RI, yang selanjutnya akan melakukan pendistribusian kepada para korban bencana di Sumatera dan Aceh.
Dengan terus mengalirnya bantuan dari berbagai elemen masyarakat, BAZNAS Sleman berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk memberikan dukungan hingga masa penggalangan donasi berakhir pada pekan kedua Desember 2025.
BERITA11/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Kunjungan Kerja Komisi D DPRD dan BAZNAS Kabupaten Grobogan
BAZNAS Kabupaten Sleman menerima kunjungan kerja (kunker) dari Komisi D DPRD Grobogan bersama BAZNAS Kabupaten Grobogan pada Kamis (11/12/2025).
Kunjungan ini berlangsung di Ruang Praja 2 Kabupaten Sleman dan dihadiri oleh 20 tamu rombongan, terdiri dari jajaran anggota Komisi D DPRD Grobogan, Ketua BAZNAS Kabupaten Grobogan Ari Widodo, S.Pd., Kabag Kesra Setda H. Ali Anwar, S.Sos., MM., staf Ahli Bid. Sosial Kemasyarakatan, dan SDM, Amin Hidayat, SPd. MM.
Dari pihak BAZNAS Sleman turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., Wakil Ketua II, Muhaimin, S.Ag., M.Pd., Wakil Ketua III, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., Wakil Ketua IV, Nasirun, S.A.P., dan Ali Imran Perwakilan DPRD Kabupaten Sleman, serta staff pelaksana BAZNAS Kabupaten Sleman.
Kunjungan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum belajar dan berbagi praktik baik terkait pengelolaan zakat di Sleman.
Penguatan Sinergi dan Tata Kelola Zakat
Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Drs. H. Kriswanto, M.Sc., menyambut langsung rombongan dan memaparkan profil kelembagaan BAZNAS Sleman.
Ia menjelaskan struktur organisasi, program-program unggulan, mekanisme penghimpunan zakat, alur pendistribusian dan pendayagunaan, hingga konsep pelaporan keuangan yang menjadi standar profesional lembaga.
Kriswanto menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan kunci kepercayaan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa setiap tahun BAZNAS Sleman rutin menayangkan laporan penghimpunan, pendistribusian, dan jumlah mustahik penerima manfaat melalui berbagai kanal media massa.
Hal ini menjadi bagian penting dari komitmen lembaga untuk memberikan akses informasi yang jelas kepada publik.
Tujuan Kunjungan Kerja dari Grobogan
Wakil Ketua Komisi D DPRD Grobogan, H. M. Misbah, S.Ag., M.Si., menyampaikan tiga tujuan utama kunjungan kerja tersebut, yaitu:
1. Menjalin silaturahmi dengan BAZNAS Sleman.
2. Mempelajari model pengelolaan zakat yang telah berjalan efektif di Sleman, sekaligus mengadopsi hal-hal yang belum diterapkan di Kabupaten Grobogan. Misbah juga mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan salinan program atau dokumen pendukung yang bisa dipelajari lebih lanjut.
3. Memberikan kesempatan kepada seluruh anggota rombongan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan zakat di Sleman.
Misbah menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Sleman dan BAZNAS Kabupaten Sleman. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan banyak manfaat dan membawa inspirasi positif untuk diterapkan di Grobogan.
Diskusi dan Pemaparan Program BAZNAS Sleman
Pertemuan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Dalam sesi tersebut, berbagai pertanyaan seputar strategi penghimpunan zakat, penguatan regulasi, dan optimalisasi pendayagunaan diajukan oleh rombongan Grobogan.
Kriswanto memaparkan bahwa peningkatan penghimpunan zakat di Sleman merupakan hasil dari koordinasi intens dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada awal periode kepemimpinannya, BAZNAS Sleman mampu menghimpun sekitar Rp500 juta. Seiring terbitnya Surat Edaran (SE) dan Instruksi Bupati (InBup) tentang zakat dari gaji dan tunjangan kinerja (tukin), penghimpunan zakat meningkat signifikan.
Setelah regulasi tersebut diterbitkan, BAZNAS Sleman langsung melakukan sosialisasi ke seluruh OPD. Upaya ini berdampak pada lonjakan penghimpunan zakat dengan peningkatan hingga Rp296 juta per bulan, dan Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan peningkatan mencapai Rp4 miliar per tahun.
Terkait kesejahteraan petani, Kriswanto menjelaskan bahwa BAZNAS Sleman memiliki program pemberdayaan berupa bantuan bibit pertanian, serta modal usaha untuk petani milenial dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring antar-BAZNAS daerah dan memajukan tata kelola zakat yang profesional. BAZNAS Sleman berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi, berbagi pengalaman, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.***
BERITA11/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Sejumlah Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Sleman menerima donasi kemanusiaan dari sejumlah sekolah di Kabupaten Sleman pada Kamis, (11/12/2025). Donasi tersebut dihimpun sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh.
Para perwakilan sekolah datang langsung ke kantor BAZNAS Sleman untuk menyerahkan bantuan, sekaligus menunjukkan komitmen dalam menanamkan nilai solidaritas dan empati kepada para siswa sejak usia dini.
Program penggalangan dana ini merupakan inisiatif internal sekolah-sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Sleman. Selama beberapa hari, pihak sekolah mengajak seluruh siswa, guru, hingga orang tua murid untuk ikut berdonasi demi meringankan beban para korban bencana.
Hasil penggalangan dana kemudian dikoordinasikan dan disalurkan melalui BAZNAS Sleman sebagai lembaga resmi penyalur zakat, infak, dan sedekah yang kredibel dan amanah.
Berikut daftar sekolah yang berpartisipasi dalam penyerahan donasi peduli bencana kali ini:
1. SDN Banyuraden memberikan donasi sebesar Rp900.000
2. SDN Margorejo memberikan donasi sebesar Rp1.785.000
3. SDN Kaweden memberikan donasi sebesar Rp650.000
4. SDN Malangan memberikan donasi sebesar Rp800.000
5. MTs Irsyadul Anam memberikan donasi sebesar Rp1.000.000
Total donasi yang diterima BAZNAS Sleman dari lima sekolah tersebut mencapai lebih dari Rp5 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu kebutuhan mendesak para penyintas bencana, seperti bantuan logistik, kebutuhan harian, serta dukungan pemulihan pasca-bencana.
Ketua BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh sekolah yang terlibat. Menurutnya, keterlibatan lembaga pendidikan dalam aksi kemanusiaan memiliki dampak besar tidak hanya pada nilai bantuan yang terkumpul, tetapi juga dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli, tanggap, dan memiliki kesadaran sosial yang kuat.
“Peran sekolah sangat penting dalam menanamkan kepedulian sejak dini. Donasi ini bukan hanya tentang nilai uang, tetapi tentang pendidikan karakter dan empati. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua sekolah, guru, siswa, dan orang tua yang telah berpartisipasi,” ujar perwakilan BAZNAS Sleman.
Selain itu, pihak BAZNAS Sleman juga memastikan bahwa seluruh donasi akan disalurkan tepat sasaran dan dilaporkan secara transparan. BAZNAS Sleman terus membuka kerja sama dengan sekolah, instansi, maupun komunitas yang ingin ikut berkontribusi dalam aksi sosial maupun program kemanusiaan lainnya.
Dengan meningkatnya frekuensi bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, kolaborasi lintas sektor seperti ini diharapkan dapat memperkuat ketangguhan masyarakat dan memastikan bantuan dapat bergerak dengan cepat ketika musibah terjadi.***
BERITA11/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Jemput Donasi Rp 13,5 Juta dari Korwil Cangkringan untuk Korban Bencana
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali melakukan aksi penjemputan donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Sumatera dan Aceh. Kali ini, penjemputan dilakukan di Kantor Korwil Cangkringan, pada Selasa, 9 Desember 2025. Dari kegiatan tersebut, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 13.500.000.
Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dari 13 sekolah tingkat TK hingga SD yang berada di wilayah Kapanewon Cangkringan. Partisipasi dari dunia pendidikan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat ditumbuhkan sejak usia dini melalui aksi nyata berbagi.
Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Ketua Korwil Cangkringan, Tri Harti, kepada tim BAZNAS Kabupaten Sleman. Penyerahan berlangsung di kantor Korwil Cangkringan dengan suasana penuh kehangatan dan semangat solidaritas untuk saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah.
Tri Harti menyampaikan bahwa donasi yang terkumpul berasal dari 13 sekolah yang terdiri dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah dasar. Ia berharap bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS Sleman ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban bencana di Sumatera dan Aceh.
“Donasi ini kami himpun dari 13 sekolah, baik TK maupun SD. Semoga apa yang kami salurkan ini bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ungkap Tri Harti.
BAZNAS Sleman menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Korwil Cangkringan beserta seluruh sekolah yang telah menyalurkan donasinya melalui BAZNAS Sleman. Kepercayaan tersebut menjadi amanah besar untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan transparan.
Selanjutnya, seluruh donasi yang terkumpul dari berbagai wilayah, termasuk dari Korwil Cangkringan ini, akan diserahkan oleh BAZNAS Sleman kepada BAZNAS RI. Nantinya, BAZNAS RI yang akan membelanjakan, mentasharufkan, serta melaporkan penggunaan dana tersebut untuk penanganan korban bencana di Sumatera dan Aceh.
BAZNAS Sleman juga menegaskan bahwa penggalangan donasi untuk bencana Sumatera dan Aceh masih terus dibuka hingga pekan kedua Desember 2025. Dana yang terkumpul selama masa penggalangan akan terus disalurkan melalui BAZNAS RI agar dapat membantu kebutuhan para korban secara maksimal.
Melalui sinergi antara Korwil, sekolah-sekolah, dan BAZNAS, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di masyarakat terus tumbuh, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
BERITA09/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Jemput Donasi Peduli Bencana Sumatera dari Korwil Seyegan, Terkumpul Rp 42,9 Juta
BAZNAS Kabupaten Sleman menjemput donasi peduli bencana Sumatera di Korwil Seyegan sebagai wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong antara dunia pendidikan, pemerintah wilayah, dan lembaga zakat dalam membantu meringankan beban para korban bencana di wilayah Sumatera.
Semangat kepedulian terhadap saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat tak terkecuali dari sejumlah Sekolah Dasar yang berada di wilayah Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman.
Kali ini, BAZNAS Kabupaten Sleman menjemput langsung donasi Peduli Bencana Sumatera yang dihimpun oleh Korwil Kapanewon Seyegan. Total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 42.909.200.
Penjemputan donasi dilakukan oleh tim BAZNAS Sleman pada Jumat, 5 Desember 2025, di Kantor Korwil Kapanewon Seyegan. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi nyata antara lembaga pendidikan, pemerintah wilayah, dan BAZNAS dalam gerakan kemanusiaan untuk membantu korban bencana.
Donasi secara simbolis diserahkan langsung oleh staf Kantor Korwil Kapanewon Seyegan, Kunto dan Wulan, kepada Pelaksana Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Sleman. Penyerahan berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa kepedulian terhadap sesama.
Dana yang terhimpun merupakan hasil penggalangan dari 23 sekolah dasar negeri dan swasta di wilayah Seyegan. Antusiasme para siswa, guru, dan seluruh civitas sekolah terlihat dari besarnya partisipasi yang diberikan. Berikut rincian donasi dari masing-masing sekolah:
SD Negeri Bokong Rp 665.500, SD Negeri Cibuk Lor Rp 1.794.200, SD Negeri Gendengan Rp 1.570.000, SD Negeri Gentan Rp 2.340.000, SD Negeri Jamblangan Rp 2.089.000, SD Negeri Kandangan 1 Rp 2.020.000, SD Negeri Kandangan 2 Rp 1.105.000, SD Negeri Klaci Rp 2.115.500, SD Negeri Margoagung Rp 2.145.500, SD Negeri Margokaton Rp 861.000, SD Negeri Margoluwih Rp 1.874.000, SD Negeri Margomulyo 1 Rp 1.300.000, SD Negeri Margomulyo 2 Rp 1.134.000, SD Negeri Ngemplaksari Rp 790.000, SD Negeri Ngetal Rp 2.612.000, SD Negeri Ngino 1 Rp 1.500.000, SD Negeri Ngino 2 Rp 2.320.000, SD Negeri Pete Rp 2.595.000, SD Negeri Sompokan Rp 3.576.500, SD Negeri Susukan Rp 6.230.000, SD Negeri Tegal Klaci Rp 1.300.000, SD Muhammadiyah Bolu Rp 310.000, dan SD Muhammadiyah Gendol 6 Rp 662.000.
BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, khususnya Korwil Kapanewon Seyegan beserta sekolah-sekolah yang terlibat.
Pengumpulan donasi yang melibatkan pelajar sejak usia dini ini juga menjadi sarana edukasi kepedulian sosial dan empati terhadap korban bencana.
Seluruh dana yang terhimpun selanjutnya akan segera disalurkan melalui program kemanusiaan BAZNAS untuk membantu masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Bantuan akan diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak seperti pangan, kesehatan, dan pemulihan pascabencana.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Sleman berharap semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Kepedulian yang ditunjukkan oleh Korwil Seyegan dan dunia pendidikan menjadi bukti bahwa kekuatan kolektif mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang tertimpa musibah.
BAZNAS Sleman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, transparan, dan memberi dampak nyata bagi para mustahik, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan.
BERITA08/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Jemput Donasi Peduli Bencana Sumatera dan Aceh dari Paguyuban Pasar Rejodani Sebesar Rp 3,7 Juta
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menjemput donasi kemanusiaan dari Paguyuban Pasar Rejodani sebagai wujud kepedulian para pedagang terhadap korban bencana di Sumatera dan Aceh.
Melalui aksi solidaritas ini, terkumpul donasi sebesar Rp 3.758.000 yang akan disalurkan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara yang terdampak musibah.
Kepedulian masyarakat Sleman terhadap korban bencana di Sumatera dan Aceh terus mengalir dari berbagai lapisan. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Sleman kembali melakukan penjemputan donasi kemanusiaan di Paguyuban Pasar Rejodani, yang merupakan wadah para pedagang pasar setempat.
Penjemputan donasi dilaksanakan langsung di area Pasar Rejodani pada Senin, 8 Desember 2025. Beberapa perwakilan anggota paguyuban menyerahkan secara simbolis hasil donasi kepada tim BAZNAS Sleman. Kegiatan ini sarat makna kepedulian dan kebersamaan di tengah aktivitas para pedagang.
Anggota Paguyuban Pasar Rejodani yang terdiri dari para penjual di pasar tersebut secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana. Meskipun berasal dari hasil usaha harian yang tidak selalu besar, semangat untuk berbagi tetap tumbuh kuat di kalangan para pedagang.
Salah satu anggota Paguyuban Pasar Rejodani, Suparji, menyampaikan bahwa penggalangan donasi ini dilandasi rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa wilayah Sumatera dan Aceh. Menurutnya, apa yang dilakukan para pedagang merupakan bentuk kepedulian sederhana namun tulus untuk membantu sesama.
“Teman-teman pedagang di Pasar Rejodani ikut prihatin atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh. Donasi ini kami kumpulkan sebagai wujud rasa peduli. Semoga bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Suparji.
BAZNAS Sleman mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh anggota Paguyuban Pasar Rejodani. Dukungan dari para pedagang pasar ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan empati sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat, bahkan dari kelompok yang setiap harinya berjuang memenuhi kebutuhan keluarga melalui usaha kecil.
Seluruh donasi yang terhimpun akan segera disalurkan melalui program kemanusiaan BAZNAS untuk membantu korban bencana di Sumatera dan Aceh. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok dan proses pemulihan pascabencana.
Aksi kemanusiaan ini juga menunjukkan bahwa kepedulian tidak harus datang dari pihak dengan kemampuan besar, tetapi bisa lahir dari kebersamaan, keikhlasan, dan rasa empati terhadap penderitaan orang lain. Para pedagang Pasar Rejodani menjadi contoh bahwa kebaikan dapat tumbuh di mana saja, termasuk dari hasil jerih payah sehari-hari di pasar tradisional.
Melalui berbagai aksi penjemputan donasi yang terus dilakukan, BAZNAS Sleman berharap semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak untuk berbagi dan membantu sesama, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan yang membutuhkan uluran tangan dari banyak pihak.
BAZNAS Sleman mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi para korban bencana di seluruh Indonesia.
BERITA08/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Peduli Sumatera dan Aceh dari Sekolah di Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman menjadi tempat berlabuhnya kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera dan Aceh.
Pada Jumat (5/12/2025), lima sekolah di Sleman menyerahkan donasi Peduli Sumatera & Aceh secara langsung di Kantor BAZNAS Sleman.
Total bantuan yang terkumpul merupakan hasil gotong royong para siswa, guru, karyawan sekolah, hingga dukungan para orang tua murid.
Adapun rinciannya sebagai berikut:
1. SD Negeri Klegung 1 Rp 4.443.000
2. SD Negeri Klegung 2 Rp 2.235.000
3. SD Negeri Temanggal Rp 1.400.000
4. SD Negeri Sambiroto 2 Rp 1.600.000
5. SMP Negeri 1 Ngaglik Rp 5.314.700
6. SD Negeri Karangjati Rp 2.362.000
Kehadiran perwakilan sekolah di Kantor BAZNAS Sleman memberikan nuansa haru dan optimisme. Tidak sedikit dari donasi tersebut berasal dari uang saku siswa yang dengan tulus disisihkan untuk membantu para korban bencana. Sikap solidaritas ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter kepedulian sosial dapat tumbuh kuat sejak usia dini.
Ketua BAZNAS Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh sekolah yang telah berpartisipasi. Menurutnya, donasi ini bukan hanya sekadar angka, tetapi wujud kepekaan sosial yang sangat berarti bagi para penyintas bencana di Sumatera dan Aceh.
“Semoga siswa-siswa dan seluruh civitas sekolah mendapatkan pahala dan kemudahan dari Allah SWT. Donasi ini akan menjadi kekuatan besar bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang memulihkan kehidupan,” ungkapnya.
BAZNAS Sleman menjelaskan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan diteruskan ke BAZNAS RI untuk dipergunakan dalam tahap tanggap bencana dan pemulihan.
BAZNAS RI yang nantinya akan melakukan pembelanjaan sesuai kebutuhan, distribusi langsung di lokasi terdampak, dan penyusunan laporan penyaluran secara transparan.
Komitmen ini menjadi bukti bahwa BAZNAS Sleman tidak hanya menjadi lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga penghubung kepedulian yang mempertemukan masyarakat Sleman dengan para korban bencana di berbagai daerah di Indonesia.
Hingga hari ini, antusiasme masyarakat Sleman untuk berdonasi masih terus mengalir. BAZNAS Sleman membuka penggalangan donasi Peduli Sumatera dan Aceh hingga 14 Desember 2025, sebelum disalurkan pada 15 Desember 2025. Namun, donasi tetap akan diterima setelah tanggal tersebut dan akan disalurkan pada periode berikutnya.
BAZNAS Sleman mengajak seluruh masyarakat, komunitas, sekolah, dan lembaga lain untuk ikut serta dalam membantu meringankan beban para penyintas bencana. Di tengah banyaknya ujian yang melanda negeri, semangat saling menguatkan seperti inilah yang menjadi cahaya harapan.
Dengan kolaborasi yang kuat antara masyarakat Sleman dan BAZNAS Sleman, semoga bantuan yang terkumpul dapat menjadi jalan kebaikan yang berkelanjutan serta membantu percepatan pemulihan di wilayah terdampak.
BERITA05/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Dukung Petani Milenial Lewat Penyerahan Bibit untuk 86 Anggota Kelompok Tani
BAZNAS Kabupaten Sleman mendorong lahirnya petani milenial melalui penyerahan bibit tanaman untuk 86 anggota kelompok petani milenial di BP4 Wilayah I Minggir-Moyudan.
BAZNAS Sleman kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendorong kemandirian ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Melalui program pemberdayaan berbasis pertanian, BAZNAS Sleman menyerahkan bibit tanaman kepada 86 anggota Kelompok Petani Milenial di BP4 Wilayah I Minggir–Moyudan pada Kamis, (4/12/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung regenerasi petani sekaligus meningkatkan minat generasi muda terhadap dunia pertanian.
Penyerahan bibit berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan turut mendapat dukungan dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, serta dihadiri oleh Lurah dan Penewu setempat.
Hadirnya berbagai elemen pemerintahan ini menunjukkan bahwa upaya BAZNAS Sleman bukan hanya sekadar pemberian bantuan, tetapi merupakan bagian dari strategi besar memperkuat ekosistem pertanian modern di Sleman.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang Penyuluhan, Insan Yudanarto, S.T., M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap peran BAZNAS Sleman yang konsisten memberikan ruang tumbuh bagi generasi muda.
Menurutnya, petani milenial memiliki peran vital dalam mewujudkan sistem pertanian yang lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ia menegaskan bahwa para senior serta perangkat wilayah perlu terus berada di sisi anak-anak muda untuk memberikan pendampingan nyata.
“Pertanian adalah profesi yang bermartabat. Dengan inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi, generasi muda dapat melihat bahwa sektor ini memiliki masa depan cerah dan dapat membuka banyak peluang kerja,” ujarnya.
Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan bibit secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Drs. H. Kriswanto, M.Sc. Bantuan bibit ini diharapkan menjadi modal awal bagi para anggota Kelompok Petani Milenial untuk mengembangkan usaha pertanian yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.
Kriswanto menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi BAZNAS Sleman, yaitu tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga menciptakan pemberdayaan jangka panjang yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup mustahik.
Upaya BAZNAS Sleman mendapat sambutan positif dari para pejabat daerah yang hadir. Mereka melihat regenerasi petani sebagai tantangan besar yang harus dihadapi bersama, terutama di era modern di mana minat generasi muda terhadap pertanian semakin menurun.
Kehadiran petani milenial diharapkan menjadi jawaban untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Sleman.
Program penyerahan bibit ini juga menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Sleman dalam menghadirkan solusi yang tidak hanya menyentuh aspek sosial, tetapi juga aspek ekonomi dan lingkungan.
Dengan dukungan dari pemerintah daerah, pendamping pertanian, serta semangat para petani muda, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal terciptanya ekosistem pertanian yang lebih maju, mandiri, dan resilien.
Ke depan, BAZNAS Sleman akan terus memperluas program pemberdayaan pertanian, termasuk pendampingan dan pelatihan lanjutan, agar para petani milenial mampu menghadapi tantangan masa depan dengan lebih siap dan percaya diri.
BERITA04/12/2025 | ayw./

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →