WhatsApp Icon
BAZNAS Sleman Berikan Penghargaan kepada 8 UPZ Terbaik se-Kabupaten Sleman

BAZNAS Kabupaten Sleman memberikan penghargaan kepada 8 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) terbaik se-Kabupaten Sleman atas kontribusi dan kinerja optimal dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sepanjang tahun 2025.

 

Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan dalam rangkaian Pengajian Akbar Milad ke-25 BAZNAS, yang digelar di Pendopo Parasamya, Kantor Bupati Sleman, Selasa (27/01/2026).

 

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi BAZNAS Sleman kepada UPZ yang dinilai konsisten, tertib pelaporan, serta mampu mengoptimalkan potensi zakat di lingkup masing-masing, baik di tingkat OPD, instansi vertikal, wilayah, maupun satuan pendidikan.

 

Daftar Penerima Penghargaan UPZ Terbaik Tahun 2025

  1. Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman
    Kategori UPZ Terbaik Tingkat OPD
    Capaian ZIS: Rp1.660.890.529
    Keterangan: 100% ASN berzakat dan setoran rutin.
  2. Kementerian Agama Kabupaten Sleman
    Kategori UPZ Terbaik Tingkat Instansi Vertikal
    Capaian ZIS: Rp829.175.967
    Keterangan: Setoran terbanyak instansi vertikal dan rutin.
  3. UPZ Kapanewon Depok
    Kategori UPZ Terbaik Tingkat Kapanewon
    Capaian ZIS: Rp48.947.274
    Keterangan: Setoran terbanyak kapanewon dan rutin.
  4. UPZ Kalurahan Sardonoharjo
    Kategori UPZ Terbaik Tingkat Kalurahan
    Capaian ZIS: Rp28.955.268
    Keterangan: Setoran terbanyak kalurahan dan rutin.
  5. MAN 3 Sleman
    Kategori UPZ Terbaik Tingkat Madrasah
    Capaian ZIS: Rp64.721.190
    Keterangan: Setoran terbanyak madrasah dan rutin.
  6. SMP Negeri 1 Ngemplak
    Kategori UPZ Terbaik Tingkat SMP Negeri
    Capaian ZIS: Rp36.871.250
    Keterangan: Setoran terbanyak SMP dan rutin.
  7. TK SD Negeri Model
    Kategori UPZ Terbaik Tingkat SD
    Capaian ZIS: Rp28.206.000
    Keterangan: Setoran terbanyak SD dan rutin.
  8. Polresta Sleman
    Kategori UPZ Terbaik Tingkat Pelaporan
    Capaian ZIS: Rp590.225.548
    Keterangan: Pelaporan UPZ terbaik dan rutin.

 

Penghargaan diserahkan secara bergantian oleh jajaran pimpinan BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Sleman, di antaranya Sekretaris Daerah Sleman Drs. Susmiarto, M.M., Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. Noor Achmad, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., serta Wakil Ketua II BAZNAS DIY Jazilur Sakhok, Ph.D.

 

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh UPZ penerima penghargaan.

 

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi UPZ lainnya untuk terus meningkatkan kinerja pengumpulan serta pengelolaan zakat secara profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Melalui pemberian penghargaan ini, BAZNAS Sleman berharap sinergi pengelolaan zakat di Kabupaten Sleman semakin kuat, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Acara Milad Ke-25 BAZNAS ini dihadiri sekitar 400 tamu undangan, di antaranya, OPD se Kabupaten Sleman, Instansi Vertikal, Panewu & KUA, UPZ Sekolah & Madrasah (SD N, SMP N, MTsN, MAN sekabupaten Sleman), LAZ se-Kabupaten Sleman, Bank mitra BAZNAS (Penyumbang Doorprize), 17 Takmir calon Penerima Program BMM, dan 50 Warga Tridadi (Penerima sembako dalam program Sleman Peduli).***

03/02/2026 | Kontributor: ayw./
Pimpinan BAZNAS Sleman Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi BNSP untuk Perkuat Tata Kelola Zakat

BAZNAS Kabupaten Sleman terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola zakat melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.

 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan mengikutsertakan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sleman, Nasirun, S.A.P., dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Sertifikasi Profesi yang difasilitasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

 

Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS Republik Indonesia dan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 26–30 Januari 2026. Pelatihan dilaksanakan di BAZNAS Institute, Matraman, Jakarta Timur.

 

Program ini merupakan bagian dari strategi nasional BAZNAS dalam memastikan para pimpinan dan pengelola zakat di daerah memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional. Dengan demikian, pengelolaan zakat diharapkan dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, dan selaras dengan regulasi yang berlaku.

 

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya dibekali penguatan pemahaman syariah zakat, tetapi juga materi terkait manajemen kelembagaan, tata kelola (governance), kepemimpinan, serta akuntabilitas dan transparansi lembaga.

Seluruh materi disusun untuk menjawab tantangan pengelolaan zakat di era modern yang menuntut profesionalisme tinggi dan kepercayaan publik.

 

Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sleman, Nasirun, S.A.P., menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini memiliki peran penting dalam meningkatkan wawasan dan kapasitas pimpinan BAZNAS daerah.

“Pelatihan dan sertifikasi ini sangat penting untuk menambah wawasan pimpinan BAZNAS agar semakin profesional dalam menjalankan amanah,” ungkap Nasirun.

 

Ia menambahkan, pengelolaan zakat yang profesional dan transparan merupakan kunci utama dalam meningkatkan partisipasi muzaki serta memastikan penyaluran zakat tepat sasaran kepada para mustahik.

 

Menurutnya, materi yang disampaikan dalam pelatihan sangat relevan dengan kebutuhan dan perkembangan pengelolaan zakat saat ini. “Pelaksanaan pelatihan sangat bagus karena materi-materi yang diberikan relevan dengan kondisi kekinian,” ujarnya.

 

Nasirun berharap, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pelatihan dan sertifikasi dapat diterapkan secara nyata dalam kepemimpinan BAZNAS di daerah, sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan dan dampak program zakat.

 

Pelatihan ini juga dilengkapi dengan proses asesmen kompetensi oleh asesor dan praktisi berpengalaman untuk mengukur kemampuan peserta sesuai dengan skema sertifikasi BNSP.

Melalui pencapaian sertifikasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Sleman diharapkan dapat meningkatkan kinerja kelembagaan secara menyeluruh, memperkuat ekosistem zakat nasional, serta menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Sleman.***

31/01/2026 | Kontributor: ayw./
Pengajian Akbar Milad ke-25 BAZNAS Sleman, Momentum Refleksi dan Penguatan Tata Kelola Zakat

BAZNAS Kabupaten Sleman menggelar Pengajian Akbar dalam rangka Milad ke-25 BAZNAS Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Parasamya Kantor Bupati Sleman, Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi, muhasabah, sekaligus penguatan komitmen pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.

 

Acara tersebut dihadiri sekitar 400 tamu undangan, di antaranya Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Drs. Susmiarto, M.M.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman H. Nadhif, S.Ag., M.Si., perwakilan BAZNAS DIY Wakil Ketua II, Jazilur Sakhok, Ph.D., jajaran OPD Kabupaten Sleman, pimpinan UPZ, kepala sekolah dan madrasah, pimpinan bank mitra, para donatur, serta tamu undangan lainnya.

 

Rangkaian acara diawali dengan penampilan hadroh dari SDN Baturan 1, kemudian dilanjutkan dengan pengundian doorprize tahap pertama berupa satu unit TV 32 inci yang disponsori BPD DIY Syariah. Selain itu, turut dibagikan dua unit sepeda MTB yang masing-masing disponsori oleh Bank Sleman dan Heny Catering.

 

Memasuki acara inti, pengajian akbar disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.Si. Dalam tausiyahnya, Nadhif menyampaikan doa agar seluruh rangkaian kegiatan Milad ke-25 BAZNAS berjalan lancar dan mendapatkan rida Allah SWT.

 

Nadhif menjelaskan bahwa materi yang disampaikannya merupakan refleksi Milad BAZNAS ke-25, bukan sekadar pengajian. Ia mengajak seluruh hadirin untuk melakukan muhasabah, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah, kedisiplinan waktu, dan kekhusyukan salat sebagai fondasi kehidupan yang lebih baik.

 

“Makna nostalgia sesungguhnya kita bicara eksisting apa yang sudah kita lakukan dan belum dilakukan kita refleksi, yaitu sholat. Baru diangka 38% yang sholat lima waktu. Belum kita ketemu sholat yang lupa niatnya,” kata Nadhif.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Milad ke-25 BAZNAS merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen pelayanan zakat bagi umat.

 

Alhamdulillah, atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman, para muzaki, UPZ, serta seluruh masyarakat, BAZNAS Kabupaten Sleman kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2025 berdasarkan audit KAP pada 12 Januari 2026,” ungkap Kriswanto.

 

Kriswanto juga melaporkan capaian penghimpunan Dana ZIS tahun 2025 sebesar Rp13,4 miliar, yang telah ditasharufkan kepada 55.352 penerima manfaat dengan total penyaluran mencapai Rp12,1 miliar. Selain itu, BAZNAS Sleman turut menghimpun donasi bencana untuk Sumatera dan Aceh sebesar ±Rp830 juta, sekitar Rp700 juta di antaranya disalurkan melalui Pemerintah Aceh Tamiang, Pemda Sibolga, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir Desember lalu, dan sisanya pada awal tahun 2026 ini.

 

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Sleman juga memberikan penghargaan kepada UPZ terbaik, menyalurkan paket sembako kepada 50 warga Beran, Tridadi, serta meluncurkan Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) senilai Rp522 juta untuk 17 masjid terpilih di Kabupaten Sleman. Selain itu, diluncurkan pula Program Masjid Ramah Musafir bekerja sama dengan Kementerian Agama senilai Rp17 juta.

 

Dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman juga semakin menguat melalui Instruksi Bupati terkait pemotongan zakat dari TPP ASN, sebagai langkah strategis optimalisasi zakat yang berkelanjutan.

 

Kriswanto menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi berbagai pihak. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membersamai BAZNAS Sleman menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai kekuatan bersama dalam membangun Sleman.

 

“Semoga Allah SWT senantiasa meridhai setiap ikhtiar kita dan menjadikan BAZNAS sebagai Lembaga yang terus membawa keberkahan bagi umat,” tutup Kriswanto.

 

Sebagai penutup rangkaian Milad ke-25, BAZNAS Sleman melibatkan 20 UMKM binaan yang difasilitasi stand promosi di area Pendopo. Setiap tamu undangan juga mendapatkan voucher belanja Rp10.000 untuk mendukung UMKM binaan. Ketua BAZNAS RI beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman turut berkeliling stand UMKM dan melarisi dagangan para pelaku usaha.***

28/01/2026 | Kontributor: ayw./
Milad ke-25 BAZNAS, Jalan Sehat Funwalk di Pantai Glagah Angkat Semangat Zakat Menguatkan Indonesia

BAZNAS Kabupaten Sleman turut serta dalam kegiatan Jalan Sehat Funwalk dalam rangka memperingati Milad ke-25 BAZNAS bersama BAZNAS lainnya se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini digelar di Laguna Pantai Glagah, Kulon Progo, Sabtu (17/01/2026), dengan mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia.”

 

Kegiatan Jalan Sehat Funwalk ini diselenggarakan oleh BAZNAS se-DIY, dengan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo sebagai tuan rumah. Seluruh rangkaian acara, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, dikelola langsung oleh tim BAZNAS Kulon Progo.

 

Langkah bersama dalam kegiatan funwalk ini menjadi simbol kebersamaan, refleksi, serta komitmen BAZNAS selama seperempat abad dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan secara amanah, profesional, dan berkelanjutan.

 

Kegiatan ini tidak sekadar berjalan santai, tetapi juga memperkuat sinergi antar BAZNAS untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi mustahik.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat Milad ke-25 kepada BAZNAS serta menegaskan pentingnya peran BAZNAS di tengah masyarakat.

 

“Dengan kehadiran BAZNAS, saya berani menyampaikan bahwa seluruh proses pengelolaan dan pendistribusian zakat dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta disalurkan berdasarkan skala prioritas hak penerimanya,” ungkapnya.

 

Ia juga mengajak masyarakat umum dan para pelaku usaha untuk semakin mengenal zakat dan menyalurkannya melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang memberikan pelayanan terbaik dalam penyaluran zakat.

 

Selain kegiatan funwalk, peringatan Milad ke-25 BAZNAS se-DIY juga diramaikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB). Para peserta dapat memanfaatkan layanan cek tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol.

 

Selain itu, sambutan mulai dari Ketua BAZNAS Kulon Progo, Ketua BAZNAS DIY dan dilanjutkan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan Aladin.

 

Acara semakin semarak dengan pengundian doorprize dengan beragam hadiah menarik, di antaranya kulkas dua pintu, mesin cuci, televisi, dua unit sepeda, serta hadiah hiburan lainnya yang disponsori oleh perbankan, BAZNAS se-DIY, dan mitra pendukung.

 

Menariknya, staf dan pelaksana dari BAZNAS Kabupaten Sleman turut membawa pulang sejumlah doorprize. Bahkan, dua orang staf BAZNAS Sleman berhasil mendapatkan hadiah utama berupa dua unit sepeda MTB, masing-masing satu unit sepeda, yang menambah semarak dan kebahagiaan dalam perayaan Milad ke-25 BAZNAS.

 

Menambah keakraban, acara dilanjutkan dengan makan bersama dan hiburan wisata perahu Laguna. Hampir seluruh peserta memanfaatkan naik perahu untuk berkeliling di sekitar Laguna Pantai Glagah sebagai penutup kegiatan.

 

Melalui momentum ini, BAZNAS terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama, memperkuat kepedulian sosial, serta menebar manfaat dan kebaikan bagi umat melalui zakat.***

28/01/2026 | Kontributor: ayw./
BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan Scale Up Z-Mart Senilai Rp55,6 Juta

BAZNAS Kabupaten Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui Program Zmart. Salah satu bentuk nyata dari program tersebut adalah penyaluran dana scale up sebesar Rp55.628.000 yang ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha para Saudagar Zmart di Sleman.

 

Dana tersebut ditasharufkan untuk berbagai kebutuhan peningkatan usaha mustahik Zmart, mulai dari bantuan modal usaha, pelatihan UMKM, pelatihan digital marketing, peningkatan kapasitas usaha, hingga pembagian goodie bag kepada para peserta program.

 

Salah satu mustahik penerima manfaat, Sri Ningsih, Saudagar Zmart Kecamatan Turi, yang memiliki usaha warung sembako dan kelontong produk retail dan non retail mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Sleman.

 

Menurut mualaf binaan PAIF KUA Turi tersebut, program scale up ini memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan usahanya sekaligus peningkatan kondisi ekonomi keluarga.

 

“Saya mewakili Zmart BAZNAS Sleman mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Sleman yang telah memberikan bantuan scale up sebesar Rp55.628.000. Terima kasih juga kepada para narasumber serta Mbak Ika yang telah mendampingi kami tanpa kenal lelah,” ungkap Sri Ningsih.

 

Lebih lanjut, Sri Ningsih menyampaikan bahwa bantuan tersebut dimanfaatkan untuk menambah dan melengkapi sarana usaha. Berbagai kebutuhan usaha berhasil dipenuhi, seperti penambahan stok barang dagangan, alat pencetak label, gerobak es teh, hingga freezer untuk menunjang penjualan.

 

Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dari BAZNAS Sleman, kami bisa meningkatkan usaha. Barang dagangan bertambah, peralatan usaha lebih lengkap, dan ini sangat membantu perkembangan Zmart,” ujarnya.

 

Selain bantuan fisik dan modal usaha, para Saudagar Zmart Sleman juga mendapatkan pelatihan UMKM dan digital marketing. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha serta memperluas jangkauan pemasaran di era digital.

 

“Harapan saya ke depan, Zmart Sleman bisa semakin maju dan berkembang, naik level dari warung menjadi minimarket atau bahkan grosir,” tambahnya.

 

Tak hanya berdampak pada usaha, program Zmart BAZNAS Sleman juga membawa manfaat bagi keluarga mustahik. Dari hasil berjualan, Sri Ningsih mengaku mampu menyisihkan laba untuk kebutuhan pendidikan anaknya.

 

Alhamdulillah, secara pribadi selama mengikuti program di BAZNAS, saya bisa menyisihkan laba dan membelikan laptop untuk anak saya yang sangat dibutuhkan. Terima kasih BAZNAS,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Program Zmart menjadi salah satu upaya strategis BAZNAS Kabupaten Sleman dalam membangun ekonomi umat yang berkelanjutan, sekaligus mendorong mustahik agar mampu bertransformasi menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.***

23/01/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Sleman Terima Donasi dari Lembaga Pendidikan untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Sleman Terima Donasi dari Lembaga Pendidikan untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman kembali menerima donasi kemanusiaan dari para donatur untuk membantu korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh. Donasi tersebut diserahkan langsung oleh lembaga pendidikan di Kabupaten Sleman sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana. Pada Selasa, 23 Desember 2025, SMP Negeri 3 Prambanan menyerahkan donasi sebesar Rp4.023.000 yang diantarkan langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman dan diterima oleh tim pengelola sebagai amanah untuk disalurkan kepada para korban bencana. Selanjutnya, pada Rabu, 24 Desember 2025, BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima donasi dari SD Negeri Karangasem sebesar Rp3.200.000. Donasi tersebut juga diserahkan secara langsung ke kantor BAZNAS Sleman sebagai wujud kepedulian warga sekolah terhadap musibah bencana yang melanda Sumatera dan Aceh. Pada hari yang sama, SMA Angkasa turut menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp4.926.000. Menariknya, donasi tersebut diantarkan langsung oleh tiga orang perwakilan siswa SMA Angkasa ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman. Kehadiran para siswa ini mencerminkan partisipasi aktif generasi muda dalam kegiatan kemanusiaan serta penanaman nilai empati dan solidaritas sosial sejak dini. Penyerahan donasi dari perwakilan siswa SMA Angkasa disambut hangat oleh tim BAZNAS Sleman. BAZNAS memberikan apresiasi atas inisiatif sekolah yang melibatkan siswa secara langsung dalam proses penyaluran donasi, sehingga nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial dapat dirasakan dan dipahami secara nyata oleh para pelajar. BAZNAS Kabupaten Sleman menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, yakni SMP Negeri 3 Prambanan, SD Negeri Karangasem, dan SMA Angkasa, atas kepercayaan yang diberikan dalam menyalurkan bantuan melalui BAZNAS Sleman. Seluruh dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Donasi yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan melalui program kemanusiaan BAZNAS untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar para korban bencana di Sumatera dan Aceh, seperti bantuan logistik, pangan, layanan kesehatan, serta dukungan pemulihan pascabencana. Penyaluran dilakukan secara terkoordinasi agar bantuan dapat tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak. Melalui peran aktif lembaga pendidikan dan generasi muda dalam aksi kemanusiaan ini, BAZNAS Sleman berharap semangat gotong royong dan solidaritas sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Sleman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta donasi kemanusiaan melalui lembaga resmi agar bantuan yang diberikan dapat tersalurkan dengan baik dan berkelanjutan.***
BERITA24/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Korban Bencana Sumatera dan Aceh dari 7 Donatur
BAZNAS Sleman Terima Donasi Korban Bencana Sumatera dan Aceh dari 7 Donatur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh pada Senin (22/12/2025). Penyerahan donasi dilakukan langsung oleh para donatur yang datang ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana. Pada hari tersebut, terdapat tujuh donatur dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan, alumni jamaah haji, hingga masjid dan masyarakat dusun, yang secara langsung menyerahkan bantuan. Seluruh donasi diterima oleh tim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Kabupaten Sleman untuk selanjutnya disalurkan kepada para korban bencana di Sumatera dan Aceh melalui mekanisme BAZNAS. Adapun donatur yang berpartisipasi dalam penyerahan bantuan kemanusiaan tersebut antara lain SDN Percobaan 2 yang menyerahkan donasi sebesar Rp7.710.000, Alumni Haji An Nur 2022 sebesar Rp1.500.000, serta SD se-Kapanewon Pakem dengan total donasi mencapai Rp26.109.000. Selain itu, donasi juga datang dari Masjid Al Fatah dan Masyarakat Dusun Sedan dengan nominal Rp20.350.000, SD se-Kapanewon Mlati (Korwil Mlati) sebesar Rp21.500.000, SMP Negeri 2 Tempel sebesar Rp2.300.000, serta TK Pertiwi Caturharjo yang menyerahkan bantuan senilai Rp1.350.000. Total donasi yang terkumpul dari ketujuh donatur tersebut mencapai puluhan juta rupiah, menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat Sleman terhadap isu kemanusiaan. Penyerahan donasi berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Setelah proses penerimaan donasi oleh tim UPZ BAZNAS Kabupaten Sleman, kegiatan dilanjutkan dengan foto dokumentasi bersama antara para donatur dengan pimpinan BAZNAS Sleman maupun perwakilan UPZ sebagai bentuk apresiasi dan transparansi kepada para pemberi amanah. BAZNAS Kabupaten Sleman menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Donasi yang dihimpun akan disalurkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar para korban bencana, seperti kebutuhan pangan, logistik darurat, layanan kesehatan, serta pemulihan pascabencana. Melalui penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Sleman berkomitmen untuk terus hadir sebagai lembaga yang menjembatani kepedulian masyarakat dengan kebutuhan para mustahik dan korban bencana. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat, khususnya lembaga pendidikan dan komunitas lokal, menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan solidaritas sosial masih tumbuh kuat di Kabupaten Sleman. BAZNAS Sleman juga mengajak masyarakat luas untuk terus menyalurkan bantuan dan kepedulian melalui jalur resmi agar penyaluran bantuan dapat berjalan tepat sasaran, terkoordinasi, dan akuntabel. Dukungan yang diberikan tidak hanya meringankan beban para korban bencana, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ketahanan sosial dan kemanusiaan.***
BERITA23/12/2025 | ayw./
DPRD Komisi A Tulungagung Kunjungi BAZNAS Sleman, Pelajari Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah
DPRD Komisi A Tulungagung Kunjungi BAZNAS Sleman, Pelajari Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman menerima kunjungan kerja dari DPRD Komisi A Kabupaten Tulungagung Tahun 2025 pada Jumat (19/12/2025). Kunjungan tersebut berlangsung di Ruang Praja Lantai 2 Kabupaten Sleman dan dihadiri oleh sekitar 20 orang rombongan yang terdiri dari jajaran anggota Komisi A DPRD Tulungagung beserta sekretariat dan pendamping. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi terkait optimalisasi pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya dalam mendukung pembangunan daerah dan penguatan kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman berhalangan hadir dalam kesempatan tersebut, sehingga penerimaan rombongan DPRD Tulungagung diwakili oleh Wakil Ketua III BAZNAS Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I. Turut hadir mendampingi jajaran pimpinan BAZNAS Sleman, yaitu Wakil Ketua I dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., Wakil Ketua II Muhaimin, S.Pd., M.Pd., serta Wakil Ketua IV Nasirun, S.A.P. Muhyi Darmaji membuka acara dengan doa, dilanjutkan pemaparan profil singkat BAZNAS Kabupaten Sleman. Dalam presentasinya, ia menjelaskan visi dan misi BAZNAS Sleman, luas wilayah Kabupaten Sleman, serta capaian penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS. “Target penghimpunan BAZNAS Sleman tahun 2025 sebesar Rp11,5 miliar. Hal ini didukung oleh Instruksi Bupati (Inbup) dan Surat Edaran yang mengatur pemotongan zakat ASN dari penghasilan bruto, tidak hanya dari gaji, tetapi juga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang mulai diberlakukan sejak November,” jelas Muhyi. Ia menambahkan, capaian penghimpunan ZIS BAZNAS Sleman sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai Rp10.333.887.600 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 50.302 orang. Seluruh program unggulan BAZNAS Sleman telah tersalurkan 100 persen bahkan lebih, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan DPRD Kabupaten Tulungagung, KH. Asmuni, M.Si. Ia menyampaikan apresiasi atas paparan yang disampaikan BAZNAS Sleman serta mengakui bahwa capaian penghimpunan zakat di Sleman dinilai lebih optimal. “Pencapaian BAZNAS Sleman ini luar biasa. Jika di Tulungagung, infak justru lebih besar dibandingkan zakat. Kami ingin sekali mengoptimalkan pengumpulan zakat seperti yang dilakukan BAZNAS Sleman. Ternyata memang sesuai dengan tujuan kami berkunjung ke sini,” ungkap Asmuni. Ia menegaskan bahwa kunjungan kerja DPRD Komisi A Tulungagung ke BAZNAS Sleman merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja dalam rangka meningkatkan kapasitas kinerja pimpinan dan anggota DPRD, sekaligus memperkuat referensi kebijakan pengelolaan ZIS di daerah. Menanggapi hal tersebut, Muhyi Darmaji menambahkan bahwa keberadaan Inbup dan Surat Edaran menjadi kunci penyempurnaan sistem pengelolaan ZIS di Sleman. “Seluruh OPD di Sleman telah menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS, sehingga proses penghimpunan, pemotongan, dan penyetoran zakat berjalan lebih sistematis. InsyaAllah target penghimpunan tahun 2026 kami naikkan menjadi Rp12,8 miliar,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Komisi A DPRD Kabupaten Sleman, Suharyono, S.Pd., yang hadir mewakili pimpinan DPRD Sleman untuk menerima kunjungan DPRD Tulungagung. Ia menyampaikan kondisi fiskal Kabupaten Sleman yang saat ini menghadapi efisiensi anggaran hingga Rp279 miliar, sehingga diperlukan sinergi berbagai pihak untuk tetap menjaga pembangunan daerah. “Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sleman saat ini sebesar Rp1,2 triliun dan ditargetkan pada tahun 2026 dapat mencapai Rp1,5 triliun. Banyak program strategis yang harus dijalankan, salah satunya Program Sleman Pintar untuk keluarga rentan miskin agar dalam satu keluarga minimal ada satu sarjana,” jelas Suharyono. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Sleman atas perannya dalam mendukung program pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengapresiasi BAZNAS Sleman. Kita bersamai, kita laporkan kegiatan ini, dan semoga kolaborasi ini terus terjaga,” tuturnya. Kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata sebagai simbol silaturahmi dan penguatan sinergi antara DPRD Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Sleman.***
BERITA22/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh dari PKK, Pelaku Usaha, dan Pelajar
BAZNAS Sleman Terima Donasi Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh dari PKK, Pelaku Usaha, dan Pelajar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman kembali menerima amanah kepedulian masyarakat untuk membantu korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh. Donasi tersebut diantarkan langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman pada Jumat (19/12/2025) oleh sejumlah pihak, mulai dari organisasi masyarakat, pelaku usaha, hingga kalangan pelajar. Donasi terbesar diterima dari Tim Penggerak (TP) PKK Kalurahan Ambarketawang dengan total sebesar Rp85.200.000. Selain itu, donasi juga datang dari Toko Arum Baru dan CV Adijaya Caloka sebesar Rp7.650.000, serta dari siswa-siswi SMP Negeri 2 Pakem sebesar Rp1.985.000. Seluruh donasi tersebut diperuntukkan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera dan Aceh. Perwakilan TP PKK Kalurahan Ambarketawang, Murtini, menyampaikan rasa syukur atas terkumpulnya donasi yang cukup besar dari warga. Ia mengatakan bahwa penggalangan dana ini merupakan wujud solidaritas dan empati masyarakat terhadap korban bencana alam. “Alhamdulillah ini terkumpul lumayan untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana. Ini juga menjadi donasi terbanyak yang kami kumpulkan, sebelumnya kami pernah menggalang donasi untuk korban erupsi Semeru beberapa waktu lalu. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban bencana di Aceh dan Sumatera,” ujar Murtini. Sementara itu, perwakilan dari Toko Arum Baru dan CV Adijaya Caloka, Usmantoro, mengungkapkan bahwa pihaknya secara rutin menggalang donasi kemanusiaan dan menyalurkannya melalui BAZNAS Kabupaten Sleman. Menurutnya, memilih lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah merupakan langkah tepat agar donasi dapat disalurkan secara amanah dan tepat sasaran. “InsyaAllah kami mempercayai penyaluran donasi melalui lembaga-lembaga resmi yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Dengan demikian, bantuan yang kami salurkan dapat sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan bisa didistribusikan secara lebih merata,” ungkap Usmantoro. Kepedulian juga datang dari dunia pendidikan. BAZNAS Kabupaten Sleman menerima donasi dari siswa-siswi SMP Negeri 2 Pakem. Karena para siswa telah memasuki masa libur sekolah, donasi tersebut diantarkan langsung oleh guru mereka, David, sebagai perwakilan sekolah. “Ini merupakan donasi dari anak-anak kami, siswa-siswi SMPN 2 Pakem. Mohon maaf anak-anak tidak bisa mengantarkan langsung karena sudah libur sekolah, sehingga kami yang mewakili. Semoga donasi ini bisa memberikan manfaat dan membantu meringankan penderitaan para korban bencana di Sumatera dan Aceh,” tutur David. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhaimin, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah menyalurkan donasi melalui BAZNAS Sleman. Ia mendoakan agar para donatur diberikan kelancaran rezeki, kesehatan, serta keberkahan dalam setiap langkahnya. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kepedulian masyarakat. Semoga bagi para donatur diberikan kelancaran rezeki, kesehatan, dan keberkahan yang berlipat. InsyaAllah donasi ini akan kami salurkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Muhaimin. Muhaimin menambahkan, seluruh donasi yang telah terkumpul akan diteruskan kepada BAZNAS RI untuk kemudian disalurkan langsung kepada para korban bencana di Sumatera dan Aceh sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Melalui penyaluran donasi ini, BAZNAS Kabupaten Sleman berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat terus terjaga, khususnya dalam membantu sesama yang tengah tertimpa musibah. (ayw/BAZNAS Sleman)
BERITA22/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima dan Jemput Donasi Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Sleman Terima dan Jemput Donasi Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Kabupaten Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam menghimpun kepedulian masyarakat untuk membantu korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. Pada Kamis (18/12/2025), BAZNAS Sleman menerima serta menjemput donasi kemanusiaan dari sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Sleman yang secara sukarela menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi pengelola zakat tersebut. Donasi yang diterima berasal dari beberapa sekolah yang secara langsung mengantarkan bantuan ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman. Sekolah-sekolah tersebut antara lain SMP Negeri 2 Gamping yang menyalurkan donasi sebesar Rp6.071.000, SD Negeri Karangnongko 2 sebesar Rp1.030.000, serta SD Negeri Purwomartani sebesar Rp1.760.000. Donasi diterima oleh tim BAZNAS Sleman dengan penuh apresiasi sebagai wujud kepedulian dunia pendidikan terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana. Selain menerima donasi secara langsung di kantor, BAZNAS Sleman juga aktif melakukan layanan jemput donasi sebagai bentuk kemudahan bagi para muzaki. Pada hari yang sama, tim BAZNAS Sleman menjemput donasi ke SMP Negeri 1 Godean yang telah menghimpun bantuan sebesar Rp9.392.500. Donasi tersebut merupakan hasil partisipasi para siswa, guru, tenaga kependidikan, serta dukungan dari orang tua siswa yang bersatu dalam semangat kemanusiaan. Kegiatan penghimpunan donasi ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan empati dapat tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk lingkungan sekolah. Melalui pendidikan, nilai kepedulian sosial dan kemanusiaan terus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda agar memiliki kepekaan terhadap kondisi sesama. BAZNAS Sleman menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak sekolah yang telah mempercayakan penyaluran donasi kemanusiaan melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi amanah besar yang akan dikelola secara amanah, transparan, dan akuntabel, sesuai dengan prinsip pengelolaan zakat nasional. Seluruh donasi yang terkumpul untuk korban bencana Sumatera dan Aceh selanjutnya akan disalurkan melalui mekanisme resmi BAZNAS, baik di tingkat pusat maupun daerah, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para penyintas bencana. BAZNAS juga memastikan bahwa proses pendistribusian dan pelaporan dilakukan secara terbuka kepada publik. BAZNAS Kabupaten Sleman terus membuka ruang partisipasi bagi masyarakat, lembaga pendidikan, komunitas, dan instansi lainnya untuk turut berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. Selain donasi kebencanaan, BAZNAS Sleman juga mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk program-program pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan sosial keagamaan. Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban bencana serta menjadi ladang amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat.***
BERITA19/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Hadiri Rakorda BAZNAS se-DIY Bahas Penguatan Peran Zakat di Masyarakat
BAZNAS Sleman Hadiri Rakorda BAZNAS se-DIY Bahas Penguatan Peran Zakat di Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Sleman menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diselenggarakan pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Makan Bu Baha, Temon, Kabupaten Kulon Progo, sebagai forum strategis untuk menyelaraskan program, evaluasi kinerja, serta penguatan peran zakat dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Rakorda tersebut dihadiri oleh Bupati Kulon Progo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Pimpinan BAZNAS Provinsi DIY, Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY, perwakilan Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta, serta para amilin dan amilat dari seluruh wilayah DIY. Kehadiran lintas unsur ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan berkelanjutan. Dalam forum Rakorda, BAZNAS Sleman menyampaikan sejumlah materi penting yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah capaian pengumpulan dan pentasharufan zakat BAZNAS se-DIY periode Januari hingga November 2025. Dari paparan tersebut diketahui bahwa beberapa daerah telah mencapai target, sementara sebagian lainnya masih memerlukan penguatan strategi penghimpunan dan optimalisasi program pendayagunaan. Selain itu, dibahas pula hasil penggalangan dana peduli bencana Sumatera yang dilakukan oleh masing-masing BAZNAS daerah. Berdasarkan data yang disampaikan, BAZNAS Kota Yogyakarta mencatatkan perolehan tertinggi dengan nominal mencapai Rp1,1 miliar, disusul BAZNAS Provinsi DIY sebesar Rp900 juta, dan BAZNAS Kabupaten Sleman sebesar Rp400 juta. Capaian ini mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat DIY terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana. Rakorda juga mengulas mekanisme penyaluran donasi, baik melalui BAZNAS RI maupun melalui kerja sama antarpemerintah daerah. Mekanisme ini diharapkan mampu memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, terkoordinasi, dan akuntabel. Selain itu, dibahas pula aktivasi Program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) sebagai bagian dari penguatan respon cepat BAZNAS dalam situasi kebencanaan. Dalam agenda perencanaan ke depan, Rakorda menyepakati rencana pelaksanaan Rakorda BAZNAS se-DIY tahun 2026 yang akan dilaksanakan secara bergilir, dimulai dari BAZNAS Kabupaten Gunungkidul, Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, BAZNAS Provinsi DIY, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Bantul. Selain itu, turut disampaikan rencana peringatan Milad ke-25 BAZNAS yang akan digelar pada Januari 2026 di kawasan Glagah, Kulon Progo, serta dorongan percepatan pengesahan RKAT Tahun 2026 oleh BAZNAS pusat. Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., dalam pesannya menegaskan pentingnya peran aktif BAZNAS di tengah masyarakat. “Dowoke kuping, jembarke moto,” ungkapnya. Lebih lanjut Agung menjelaskan, istilah Jawa tersebut memiliki makna yaitu memperluas pendengaran dan penglihatan. Menurutnya, BAZNAS perlu lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat serta memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak agar semakin banyak mustahik yang dapat terbantu. Ia juga mencontohkan peran BAZNAS Kulon Progo yang turut mendukung program pemerintah daerah, seperti beasiswa pendidikan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta penanganan bencana. Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi BAZNAS di seluruh wilayah DIY. Melalui Rakorda ini, BAZNAS Sleman menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat kolaborasi dan kepedulian sosial.***
BERITA19/12/2025 | ayw./
Warga Dusun Klebengan Salurkan Donasi Peduli Bencana Sumatera dan Aceh melalui BAZNAS Sleman
Warga Dusun Klebengan Salurkan Donasi Peduli Bencana Sumatera dan Aceh melalui BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan dari masyarakat. Pada Rabu (17/12/2025), sejumlah warga Dusun Klebengan, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman, mendatangi kantor BAZNAS Sleman untuk menyerahkan donasi peduli bencana Sumatera dan Aceh. Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dari berbagai organisasi keagamaan dan kelompok sosial yang ada di Dusun Klebengan. Kedatangan para perwakilan warga ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara di Sumatera dan Aceh yang terdampak bencana. Mereka secara langsung menyerahkan donasi kepada tim BAZNAS Sleman agar dapat disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Adapun donasi yang dihimpun berasal dari berbagai unsur masyarakat Dusun Klebengan. Jamaah Al Kahfi menyerahkan donasi sebesar Rp500.000, disusul Jamaah Uswatun Khasanah yang menyumbangkan Rp3.800.000. Selain itu, Masjid Al Muslimun turut berpartisipasi dengan donasi Rp1.200.000, sementara Masjid Al Iman menyalurkan donasi sebesar Rp2.000.000. Partisipasi juga datang dari kelompok pengajian. Pengajian Bapak-bapak Al Hidayah menyumbangkan dana sebesar Rp1.000.000, serta Pengajian Ibu-ibu Tanggal 15 yang turut menyalurkan donasi senilai Rp1.000.000. Tak hanya itu, kepedulian juga datang dari unsur keluarga, yakni keluarga Bapak Sri Sunarko W. yang memberikan donasi sebesar Rp200.000. Perwakilan warga menyampaikan bahwa donasi ini merupakan hasil kebersamaan dan gotong royong warga Dusun Klebengan. Meski berasal dari nominal yang beragam, seluruh donasi dikumpulkan dengan niat tulus untuk membantu meringankan beban para korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. BAZNAS Kabupaten Sleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Dusun Klebengan yang telah menyalurkan donasi melalui lembaga resmi pengelola zakat dan dana kemanusiaan. Kepercayaan ini menjadi bentuk sinergi antara masyarakat dan BAZNAS dalam menjalankan misi kemanusiaan dan sosial. Seluruh donasi yang diterima akan digabungkan dengan bantuan kemanusiaan lainnya dan selanjutnya disalurkan melalui BAZNAS RI untuk ditasharufkan kepada para korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Proses penyaluran akan dilakukan sesuai dengan ketentuan, dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelaporan yang terbuka kepada publik. BAZNAS Sleman terus membuka ruang bagi masyarakat, komunitas, lembaga keagamaan, serta kelompok sosial lainnya yang ingin menyalurkan zakat, infak, sedekah, maupun donasi kemanusiaan. Melalui kebersamaan dan kepedulian kolektif, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban bencana serta menjadi amal kebaikan yang berkelanjutan bagi para donatur.***
BERITA18/12/2025 | ayw./
TK Al Fatah Sedan Salurkan Donasi Peduli Bencana Sumatera melalui BAZNAS Sleman
TK Al Fatah Sedan Salurkan Donasi Peduli Bencana Sumatera melalui BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan untuk membantu para korban bencana alam di wilayah Sumatera. Kali ini, donasi datang dari TK Al Fatah Sedan, yang berlokasi di Padukuhan Sedan, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman. Donasi sebesar Rp3.150.000 tersebut diserahkan langsung oleh para guru bersama beberapa murid TK Al Fatah ke kantor BAZNAS Kabupaten Sleman. Kehadiran para pendidik dan peserta didik ini menjadi simbol nyata penanaman nilai kepedulian sosial dan empati sejak usia dini. Penyerahan donasi diterima langsung oleh tim BAZNAS Sleman di kantor BAZNAS Kabupaten Sleman. Dana yang terkumpul ini diperuntukkan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana di Sumatera, yang saat ini masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Kegiatan donasi ini merupakan bagian dari pendidikan karakter kepada anak-anak, khususnya dalam menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan sederhana ini, anak-anak diajak untuk berbagi dan memahami bahwa bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. BAZNAS Kabupaten Sleman mengapresiasi langkah TK Al Fatah Sedan yang telah melibatkan guru dan murid dalam aksi kemanusiaan. Menurut BAZNAS Sleman, keterlibatan lembaga pendidikan dalam gerakan donasi menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Donasi yang dihimpun oleh BAZNAS Sleman selanjutnya akan disalurkan melalui mekanisme resmi BAZNAS, termasuk melalui BAZNAS RI dan unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Seluruh proses penyaluran dilakukan secara amanah, transparan, dan akuntabel, serta dilaporkan secara terbuka kepada publik. BAZNAS Sleman terus berkomitmen menjadi lembaga terpercaya dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah, termasuk donasi kemanusiaan untuk korban bencana. Partisipasi dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan hingga komunitas, menjadi kekuatan utama dalam memperluas manfaat zakat dan donasi sosial. Melalui momentum ini, BAZNAS Sleman mengajak masyarakat Sleman dan sekitarnya untuk terus menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta donasi kemanusiaan melalui lembaga resmi yang terverifikasi. Dengan kebersamaan dan kepedulian, bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi para penerima manfaat.***
BERITA18/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima dan Jemput Donasi Peduli Bencana Sumatera
BAZNAS Sleman Terima dan Jemput Donasi Peduli Bencana Sumatera
BAZNAS Kabupaten Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam menghimpun kepedulian masyarakat terhadap korban bencana di Sumatera. Pada Rabu (17/12/2025), BAZNAS Sleman menerima sekaligus menjemput donasi dari berbagai lembaga pendidikan dan satuan kerja di wilayah Sleman sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan. Pada hari tersebut, sejumlah sekolah mengantarkan donasi secara langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman. Donasi diterima dari SDN Merdikorejo sebesar Rp250.000, SDN Cunguk Rp210.000, SMPN 1 Ngemplak Rp2.200.000, serta SDN Gombang Rp1.425.000. Donasi ini merupakan hasil pengumpulan dana dari siswa, guru, serta warga sekolah yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana. Selain menerima donasi secara langsung di kantor, BAZNAS Sleman juga aktif menjemput donasi sebagai upaya memudahkan masyarakat dan lembaga yang ingin berpartisipasi. Pada Rabu yang sama, tim BAZNAS Sleman melakukan penjemputan donasi ke Kantor UPT Sekolah Korwil Kapanewon Sleman dengan total donasi sebesar Rp21.800.000. Donasi tersebut merupakan hasil iuran warga sekolah di wilayah Kapanewon Sleman dan diserahkan langsung oleh Kepala UPT Korwil Sleman kepada tim BAZNAS Sleman. Tidak berhenti di satu lokasi, tim BAZNAS Sleman juga melanjutkan penjemputan donasi ke Kantor UPT Sekolah Korwil Kapanewon Godean. Dari wilayah ini, terkumpul donasi sebesar Rp27.935.000 yang berasal dari partisipasi murid, guru, karyawan sekolah, serta orang tua murid SD se-Kapanewon Godean. Sinergi seluruh unsur pendidikan ini menjadi bukti kuat bahwa semangat gotong royong dan empati masih tumbuh subur di tengah masyarakat Sleman. BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, lembaga pendidikan, serta pihak-pihak yang telah mempercayakan penyaluran donasi melalui BAZNAS Sleman. Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu meringankan beban para korban bencana di Sumatera melalui mekanisme resmi BAZNAS. Penyaluran donasi akan dilakukan secara terkoordinasi dan akuntabel melalui BAZNAS RI agar bantuan tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi para penyintas bencana. BAZNAS Sleman memastikan setiap amanah yang diterima dikelola sesuai prinsip syariah, profesional, dan bertanggung jawab. BAZNAS Sleman juga mengajak masyarakat luas untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang terpercaya. Dukungan masyarakat sangat berarti dalam membantu sesama, khususnya di tengah situasi darurat akibat bencana alam. Dengan kolaborasi berbagai elemen masyarakat, BAZNAS Sleman optimistis dapat terus menjadi jembatan kebaikan dan harapan bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat.***
BERITA18/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Masyarakat dan Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Sleman Terima Donasi Masyarakat dan Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan dari berbagai unsur masyarakat pada Selasa (16/12/2025). Donasi tersebut diperuntukkan bagi para korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh yang hingga kini masih membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama. Donasi yang diterima berasal dari beragam elemen, mulai dari lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, hingga kelompok pengajian. Penyerahan dilakukan secara langsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman, sementara sebagian donasi lainnya dijemput langsung oleh tim BAZNAS Sleman sebagai bentuk layanan dan kemudahan bagi para muzaki. Adapun rincian donasi yang berhasil dihimpun pada kesempatan tersebut antara lain dari SD se-Korwil Ngaglik sebesar Rp8.298.500, Ibu-ibu Majlis Taklim An Nur Pangukan sebesar Rp500.000, SDN Tajem sebesar Rp3.716.000, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sleman sebesar Rp32.000.000, Korwil Cangkringan sebesar Rp10.925.000, serta SDN Tuguran sebesar Rp500.000. BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Kepedulian yang ditunjukkan mencerminkan semangat gotong royong dan empati masyarakat Sleman terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di berbagai daerah. Penyaluran donasi melalui BAZNAS Sleman menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar bantuan dapat dikelola secara amanah, transparan, dan akuntabel. Seluruh donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui BAZNAS RI untuk kemudian ditasharufkan kepada para korban bencana di Sumatera dan Aceh sesuai dengan kebutuhan di lapangan. BAZNAS Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan setiap dana yang diterima dikelola sesuai prinsip syariah dan regulasi yang berlaku. Proses pelaporan dan pertanggungjawaban juga dilakukan secara terbuka agar para muzaki dapat mengetahui dampak dari kontribusi yang diberikan. Selain itu, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam penghimpunan donasi ini menjadi bukti bahwa solidaritas sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Dari sekolah, majelis taklim, hingga organisasi keagamaan, semuanya berperan aktif dalam meringankan beban para korban bencana. Ke depan, BAZNAS Sleman terus membuka ruang partisipasi bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi, zakat, infak, dan sedekah untuk berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan. Melalui kolaborasi dan kepercayaan bersama, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan bangkit dari keterpurukan akibat bencana. BAZNAS Kabupaten Sleman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang terpercaya, amanah, transparan, dan akuntabel, yaitu BAZNAS Kabupaten Sleman.***
BERITA17/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi dari Sekolah dan Warga untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Sleman Terima Donasi dari Sekolah dan Warga untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Kabupaten Sleman terus menjadi rumah kepedulian masyarakat dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan. Pada Senin (15/12/2025), BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari lembaga pendidikan hingga warga lingkungan, yang diperuntukkan bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh. Donasi tersebut diantarkan langsung oleh para donatur ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman sebagai wujud kepercayaan masyarakat terhadap lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah yang transparan dan akuntabel. Total donasi yang diterima berasal dari sejumlah pihak dengan latar belakang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama, yakni membantu meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana. Adapun donatur yang turut berpartisipasi dalam penyerahan donasi kali ini antara lain IKKBA Karangwuni, Kocoran yang menyalurkan donasi sebesar Rp2.000.000. Dari sektor pendidikan dasar, SDN Mayangan menyerahkan donasi sebesar Rp757.500, sementara SD Pendulan turut berdonasi sebesar Rp2.920.000. Dukungan dari lembaga pendidikan juga datang dari SMPN 5 Sleman yang menyumbangkan dana sebesar Rp3.550.000. Selain itu, kepedulian masyarakat lingkungan juga terlihat dari donasi yang dihimpun oleh Warga RT 13 RW 02 Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman dengan nominal Rp2.000.000. Tak ketinggalan, solidaritas yang kuat juga ditunjukkan oleh SD se-Korwil Turi yang berhasil menghimpun donasi sebesar Rp7.536.600 dari berbagai sekolah di wilayah tersebut. BAZNAS Kabupaten Sleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian seluruh donatur yang telah mempercayakan penyaluran bantuannya melalui BAZNAS Sleman. Setiap rupiah yang terkumpul merupakan bentuk empati dan solidaritas nyata untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di Sumatera dan Aceh. Donasi yang diterima ini selanjutnya akan digabungkan dengan donasi kemanusiaan lainnya dan disalurkan melalui BAZNAS RI untuk ditasharufkan kepada para korban sesuai kebutuhan di lapangan. Proses penyaluran dilakukan secara terkoordinasi agar bantuan tepat sasaran, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat. BAZNAS Sleman menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan publik dengan pengelolaan dana yang profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Laporan penghimpunan dan pendayagunaan dana akan disampaikan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat. Sebagai penutup, BAZNAS Kabupaten Sleman mengajak seluruh masyarakat Sleman untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Melalui BAZNAS Sleman, masyarakat dapat menyalurkan donasi dengan aman, terpercaya, dan berdampak luas bagi sesama. Bersama, kita hadirkan harapan dan keringanan bagi saudara-saudara yang membutuhkan.***
BERITA16/12/2025 | ayw./
RSUD Prambanan Gelar Sosialisasi Zakat ASN Bersama BAZNAS Sleman
RSUD Prambanan Gelar Sosialisasi Zakat ASN Bersama BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali memperkuat optimalisasi pengelolaan zakat di lingkungan aparatur sipil negara melalui kegiatan sosialisasi zakat ASN yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prambanan. Kegiatan ini digelar pada Rabu (10/12/2025) di Aula Bima Lantai 3 RSUD Prambanan dan diikuti secara hybrid oleh peserta luring maupun daring. Sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari terbitnya Instruksi Bupati Sleman Nomor 020/INSTR/2025 serta Surat Edaran Bupati Sleman Nomor 0450 Tahun 2025 tentang pengumpulan zakat penghasilan ASN muslim melalui BAZNAS Kabupaten Sleman. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Sleman hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait ketentuan terbaru zakat penghasilan. Sebanyak 50 peserta hadir secara langsung dan 20 peserta mengikuti secara daring. Peserta terdiri dari Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bagian Pengembangan Mutu dan Data Informasi, Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan, Kepala Bidang Pelayanan Penunjang dan Sarana Pelayanan Kesehatan, seluruh pejabat struktural, ketua komite medis, kepala instalasi, kepala ruang, serta tamu undangan lainnya. BAZNAS Sleman menghadirkan dua narasumber, yakni Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., serta Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes. Keduanya menyampaikan materi dari sisi fikih zakat penghasilan hingga kebijakan teknis pelaksanaannya di lingkungan ASN. Muhyi Darmaji mengulas secara mendalam mengenai fikih zakat penghasilan. Ia menegaskan bahwa zakat tidak hanya bernilai kewajiban administratif, tetapi merupakan ibadah yang memiliki makna spiritual tinggi. Ia menjelaskan empat makna zakat dalam Islam, yakni atthohuru (membersihkan), annumu (menumbuhkan), asholahu (memperbaiki), dan almubarokah (mendatangkan keberkahan). Lebih lanjut, Muhyi menegaskan bahwa seluruh komponen penghasilan ASN, seperti gaji pokok, jasa pelayanan, dan TPP, harus dijumlahkan terlebih dahulu. Apabila total penghasilan telah melampaui nisab zakat pendapatan sebesar Rp7.200.000 per bulan untuk tahun 2025 sesuai Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 13 Tahun 2025, maka wajib dikeluarkan zakat sebesar 2,5 persen. “Zakat dihitung dari total penghasilan, bukan setelah dikurangi kebutuhan bulanan. Harta dibersihkan terlebih dahulu, baru digunakan untuk kebutuhan keluarga,” jelasnya. Sementara itu, dr. Andung Prihadi Santosa menekankan bahwa zakat merupakan perintah Allah SWT yang kedudukannya sejajar dengan salat dan termasuk rukun Islam. Ia menegaskan bahwa tugas BAZNAS adalah memberikan pemahaman, sementara keputusan berzakat kembali kepada keimanan masing-masing individu. “Tidak ada satu pun orang yang jatuh miskin karena berzakat, infak, dan sedekah. Justru di situlah keberkahannya,” tegas dr. Andung. Dalam sambutannya, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Prambanan yang mewakili Direktur Utama menyampaikan bahwa terdapat perbedaan mendasar dalam regulasi terbaru. Pemotongan zakat kini tidak hanya berasal dari gaji, tetapi juga dari TPP, serta mencakup pegawai BLUD. RSUD Prambanan sendiri telah rutin menyetorkan zakat sejak tahun 2017 dan pada tahun 2025 seluruh ASN telah menunaikan zakat melalui BAZNAS. Bahkan, sejak Oktober 2025, UPZ RSUD Prambanan telah resmi terbentuk. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan teknis terkait penghitungan zakat dan penghasilan tambahan dijawab secara lugas oleh BAZNAS Sleman. Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman ASN semakin kuat sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan optimal, transparan, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sleman.***
BERITA15/12/2025 | ayw./
Paguyuban Alumni SMKN 1 Tempel Donasi Rp5,3 Juta ke BAZNAS Sleman
Paguyuban Alumni SMKN 1 Tempel Donasi Rp5,3 Juta ke BAZNAS Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan untuk membantu para korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. Kali ini, donasi datang dari Paguyuban Tombo Kangen, yang merupakan paguyuban alumni SMEAN/SMKN 1 Tempel. Penyerahan donasi dilaksanakan pada Sabtu (13/12/2025) di Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman dengan total bantuan sebesar Rp5.300.000. Donasi tersebut diantarkan langsung oleh perwakilan Paguyuban Tombo Kangen, yakni Ketua Paguyuban Mujiono, Ketua Unit Sosial Binti Munawaroh, serta Bendahara Unit Sosial Widyarini. Kehadiran para pengurus paguyuban ini menjadi wujud nyata kepedulian alumni terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah bencana alam. Ketua Paguyuban Tombo Kangen, Mujiono, menjelaskan bahwa keputusan menyalurkan donasi melalui BAZNAS Sleman dilandasi oleh kepercayaan terhadap kredibilitas lembaga tersebut. Menurutnya, BAZNAS tidak hanya memiliki sistem pengelolaan donasi yang transparan dan akuntabel, tetapi juga didukung oleh relawan serta unit khusus penanggulangan bencana, yakni BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). “BAZNAS memiliki relawan dan lembaga BAZNAS Tanggap Bencana yang siap terjun langsung ke lokasi terdampak. Selain itu, pengelolaan donasinya transparan, akuntabel, dan diawasi oleh pemerintah, sehingga kami merasa yakin dan tenang menitipkan amanah ini melalui BAZNAS Sleman,” ungkap Mujiono. Donasi kemanusiaan tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sleman, dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Paguyuban Tombo Kangen Alumni SMKN 1 Tempel. Menurut dr. Andung, partisipasi masyarakat, termasuk dari komunitas alumni, memiliki peran penting dalam membantu percepatan penanganan dampak bencana. Bantuan yang dihimpun melalui BAZNAS Sleman selanjutnya akan disalurkan secara terkoordinasi melalui BAZNAS RI agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan para penyintas. “BAZNAS Sleman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Paguyuban Tombo Kangen. Donasi ini akan kami teruskan bersama donasi lainnya ke BAZNAS RI untuk ditasharufkan kepada para korban bencana di Sumatera dan Aceh,” ujarnya. Ia menambahkan, BAZNAS Sleman berkomitmen menjaga amanah masyarakat dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan donasi. Seluruh proses juga dapat dipertanggungjawabkan kepada publik dan pemangku kepentingan. BAZNAS Kabupaten Sleman hingga kini masih membuka kesempatan bagi masyarakat, komunitas, maupun lembaga untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan peduli bencana Sumatera dan Aceh. Setiap donasi yang masuk akan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meringankan beban para korban serta mendukung proses pemulihan pascabencana. Melalui sinergi dan kepedulian berbagai pihak, BAZNAS Sleman berharap semangat gotong royong terus tumbuh, sehingga manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara luas oleh mereka yang membutuhkan.***
BERITA15/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Himpun Donasi Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Sleman Himpun Donasi Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan dari sejumlah sekolah di wilayah Sleman. Donasi tersebut diserahkan langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman pada Jumat (12/12/2025) dan diperuntukkan untuk membantu meringankan beban para korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. Kali ini, dukungan datang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Partisipasi aktif dari dunia pendidikan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat ditanamkan dan diwujudkan melalui aksi nyata sejak usia dini. Adapun sekolah yang turut menyalurkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS Sleman antara lain SMP Pamungkas dengan donasi sebesar Rp3.000.000, SMP Negeri 4 Tempel sebesar Rp6.000.000, SD Negeri Krapyak 1 sebesar Rp1.000.000, serta SD Negeri Kadirojo dengan donasi Rp500.000. Seluruh donasi tersebut diterima secara langsung oleh jajaran BAZNAS Sleman untuk selanjutnya dihimpun dan disalurkan sesuai ketentuan. BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh civitas sekolah, baik kepala sekolah, guru, siswa, maupun wali murid, yang telah berkontribusi dalam aksi kemanusiaan ini. Kepedulian yang ditunjukkan tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan korban bencana, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para peserta didik. Melalui kegiatan penggalangan donasi ini, sekolah-sekolah di Sleman turut berperan aktif dalam menumbuhkan nilai empati, solidaritas, dan gotong royong. Bantuan yang dihimpun, meskipun berasal dari kontribusi kecil, memiliki makna besar bagi para penyintas yang sedang berjuang bangkit dari dampak bencana. Selanjutnya, seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui mekanisme resmi BAZNAS. Dana tersebut akan dihimpun bersama donasi dari wilayah lain dan diteruskan kepada BAZNAS RI untuk kemudian ditasharufkan kepada para korban bencana di Sumatera dan Aceh secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. BAZNAS Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus menjaga amanah para donatur dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan keterbukaan. Setiap proses penghimpunan, pendistribusian, dan pelaporan keuangan dilakukan sesuai regulasi yang berlaku agar manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan secara optimal oleh para mustahik. BAZNAS Sleman mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang terpercaya, amanah, transparan, dan akuntabel, yaitu BAZNAS Kabupaten Sleman. Bersama, kita hadirkan kepedulian dan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan.
BERITA15/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Peduli Bencana Sumatera dan Aceh dari IPHI Ngemplak dan 2 Sekolah Dasar
BAZNAS Sleman Terima Donasi Peduli Bencana Sumatera dan Aceh dari IPHI Ngemplak dan 2 Sekolah Dasar
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Sumatera dan Aceh. Pada Senin, 8 Desember 2025, dua lembaga pendidikan dan kelompok masyarakat menyerahkan donasi langsung ke kantor BAZNAS Sleman. Donasi tersebut menjadi wujud perhatian dan kepedulian terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah di wilayah tersebut. Total donasi yang diterima pada kesempatan ini mencapai puluhan juta rupiah. Sumber donasi berasal dari tiga pihak, yakni IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kapanewon Ngemplak dengan kontribusi terbesar sebesar Rp 17.660.000, kemudian dari SD Negeri Berbah 1 yang menyerahkan donasi sebesar Rp 1.000.000, serta SD Negeri Sambiroto 1 dengan total donasi Rp 1.764.000. Seluruh amanah tersebut secara resmi diserahkan kepada BAZNAS Sleman untuk selanjutnya diproses dan disalurkan melalui BAZNAS RI. Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan masing-masing lembaga. Para donatur menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap saudara sebangsa yang sedang menghadapi ujian. Donasi tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas serta meringankan kondisi di masa pemulihan pascabencana. Perwakilan IPHI Ngemplak menyampaikan bahwa penggalangan dana dilakukan atas dasar kesadaran bersama untuk menolong sesama, terutama di tengah musibah besar yang melanda sebagian wilayah Sumatera dan Aceh. Para anggota IPHI terpanggil untuk ikut berkontribusi, seraya berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban. Sementara itu, semangat kepedulian juga datang dari lingkungan pendidikan. SD Negeri Berbah 1 dan SD Negeri Sambiroto 1 kompak menggerakkan siswa, guru, dan wali murid untuk ikut berdonasi. Aksi sederhana yang melibatkan generasi muda ini diharapkan dapat menumbuhkan empati dan nilai sosial sejak dini. BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh donatur yang telah menyalurkan amanah melalui BAZNAS. Komitmen dan kepercayaan ini menjadi dorongan bagi BAZNAS Sleman untuk terus menjaga transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam setiap proses penghimpunan dan penyaluran bantuan. Seluruh donasi yang telah diterima akan dihimpun bersama kontribusi dari wilayah lain di Sleman, dan selanjutnya akan diserahkan secara kolektif kepada BAZNAS RI. BAZNAS RI kemudian akan melakukan pembelanjaan, pendayagunaan, serta pelaporan resmi atas seluruh bantuan untuk penanganan bencana di Sumatera dan Aceh. BAZNAS Sleman juga masih membuka peluang donasi bagi masyarakat hingga pekan kedua Desember 2025. Masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui kanal-kanal resmi BAZNAS untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat dan amanah kepada para korban bencana. Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan hingga institusi pendidikan, BAZNAS Sleman berharap semangat kolaborasi dan gotong royong dalam membantu sesama dapat terus tumbuh dan memberikan dampak yang lebih luas.***
BERITA11/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Dukungan Donasi dari Warga dan Institusi Pendidikan
BAZNAS Sleman Terima Dukungan Donasi dari Warga dan Institusi Pendidikan
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menjadi tempat menitipkan kepedulian masyarakat terhadap para korban bencana di Sumatera dan Aceh. Pada Selasa (9/12/2025), sejumlah lembaga, jamaah, dan warga dari berbagai wilayah di Sleman menyerahkan donasi kemanusiaan melalui BAZNAS Sleman sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian bersama. Donasi pertama datang dari warga Padukuhan Banteran, Donoharjo, yang menyerahkan bantuan dalam pertemuan rutin warga di serambi Masjid Al Ikhlas, Nyamplung, Ngasem, Jl. Noto Sukarjo. Donasi ini merupakan hasil inisiasi para pengurus RT 03, RT 01, RT 02, serta unsur masyarakat lainnya di wilayah Banteran. Kepedulian kolektif ini menunjukkan kuatnya nilai gotong royong yang sudah menjadi ciri khas masyarakat Sleman. Adapun rincian donasi dari warga Padukuhan Banteran adalah sebagai berikut: · Warga RT 03 Nyamplung, Ngasem: Rp 3.835.000 · Warga RT 01 Tanjung: Rp 1.013.000 · Jamaah Masjid Al Ikhlas: Rp 500.000 · Kas Sosial RT 03: Rp 1.000.000 · Warga RT 02: Rp 621.000 · KKN UNY: Rp 100.000 Dari seluruh kontribusi tersebut, total donasi yang terkumpul mencapai Rp 7.069.000, yang semuanya diserahkan langsung kepada BAZNAS Sleman untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera dan Aceh. Selain dari warga Banteran, dukungan juga disampaikan oleh Jamaah As Sakinah Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. Melalui penyerahan resmi, jamaah memberikan donasi sebesar Rp 5.260.000 sebagai wujud kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah. Donasi berikutnya datang dari Korwil Sekolah Kapanewon Cangkringan yang turut serta menunjukkan solidaritasnya dengan menyumbangkan bantuan sebesar Rp 13.500.000. Kontribusi dari lembaga pendidikan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan empati yang tumbuh di lingkungan sekolah. Wakil ketua atau perwakilan dari BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mengulurkan tangan. Menurutnya, meningkatnya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat di Sleman. "Setiap rupiah yang disampaikan melalui BAZNAS Sleman akan kami salurkan secara tepat, terukur, dan sesuai ketentuan. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh warga, jamaah, serta lembaga yang bersedia berbagi untuk membantu pemulihan di Sumatera dan Aceh," ujarnya. BAZNAS Sleman terus membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi kemanusiaan, baik melalui transfer maupun penyerahan langsung di kantor layanan. Dengan sinergi yang kuat antara masyarakat, lembaga pendidikan, jamaah masjid, dan organisasi sosial, harapannya bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat nyata bagi para penyintas bencana di berbagai wilayah.
BERITA11/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Kemanusiaan dari Sejumlah Sekolah Dasar dan Jamaah Masjid At-Taqwa
BAZNAS Sleman Terima Donasi Kemanusiaan dari Sejumlah Sekolah Dasar dan Jamaah Masjid At-Taqwa
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali menerima amanah donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Sumatera dan Aceh. Pada Rabu (10/12/2025), dukungan datang dari berbagai lembaga pendidikan tingkat sekolah dasar serta jamaah masjid yang turut menyisihkan sebagian rezekinya untuk aksi solidaritas ini. Donasi pertama dihimpun dari SDN Pakem, Kalasan, dengan total kontribusi sebesar Rp1.232.000. Partisipasi siswa, guru, dan orang tua menunjukkan bahwa kepedulian sosial bisa ditanamkan sejak dini, melalui kegiatan sederhana namun bermakna seperti penggalangan dana bersama. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi kepada para siswa tentang pentingnya berbagi kepada sesama, terutama ketika terjadi musibah di daerah lain. Selanjutnya, SDN Baturan 1 & 2 turut menyerahkan donasi sebesar Rp1.604.000. Dukungan ini menandakan tingginya semangat gotong royong dari lingkungan sekolah. Meskipun berasal dari dua satuan pendidikan yang berbeda, kedua sekolah berhimpun dalam satu tujuan: membantu meringankan beban saudara-saudara di wilayah bencana. Dukungan juga mengalir dari SDN Patran, Gamping, yang menyerahkan donasi sebesar Rp1.193.000. Donasi ini merupakan hasil kontribusi spontan para siswa dan tenaga pendidik yang berharap bantuan tersebut dapat menjadi keberkahan dan manfaat bagi para korban bencana. Dari wilayah lain, SDN Salamrejo ikut berpartisipasi dengan menyerahkan donasi sebesar Rp769.000. Meskipun nilainya sederhana, namun menjadi bukti nyata bahwa kepedulian tidak diukur dari jumlah, melainkan dari keikhlasan dan dorongan untuk membantu sesama. Donasi terbesar pada kesempatan ini berasal dari SDN Jambon 2, dengan total Rp2.520.000. Semangat kebersamaan terlihat dari antusiasme seluruh keluarga besar sekolah dalam kegiatan penggalangan dana yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya. Selain lembaga pendidikan, Jamaah Masjid At-Taqwa turut menyalurkan donasi sebesar Rp2.200.000. Penggalangan dana dilakukan secara kolektif setelah kegiatan ibadah rutin. Bagi jamaah, aksi ini menjadi bentuk kepedulian dan wujud rasa syukur dengan turut membantu mereka yang sedang tertimpa musibah. BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah dan jamaah Masjid At-Taqwa atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan. Seluruh donasi akan dihimpun bersama dan diteruskan kepada BAZNAS RI, yang selanjutnya akan melakukan pendistribusian kepada para korban bencana di Sumatera dan Aceh. Dengan terus mengalirnya bantuan dari berbagai elemen masyarakat, BAZNAS Sleman berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk memberikan dukungan hingga masa penggalangan donasi berakhir pada pekan kedua Desember 2025.
BERITA11/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Kunjungan Kerja Komisi D DPRD dan BAZNAS Kabupaten Grobogan
BAZNAS Sleman Terima Kunjungan Kerja Komisi D DPRD dan BAZNAS Kabupaten Grobogan
BAZNAS Kabupaten Sleman menerima kunjungan kerja (kunker) dari Komisi D DPRD Grobogan bersama BAZNAS Kabupaten Grobogan pada Kamis (11/12/2025). Kunjungan ini berlangsung di Ruang Praja 2 Kabupaten Sleman dan dihadiri oleh 20 tamu rombongan, terdiri dari jajaran anggota Komisi D DPRD Grobogan, Ketua BAZNAS Kabupaten Grobogan Ari Widodo, S.Pd., Kabag Kesra Setda H. Ali Anwar, S.Sos., MM., staf Ahli Bid. Sosial Kemasyarakatan, dan SDM, Amin Hidayat, SPd. MM. Dari pihak BAZNAS Sleman turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., Wakil Ketua II, Muhaimin, S.Ag., M.Pd., Wakil Ketua III, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., Wakil Ketua IV, Nasirun, S.A.P., dan Ali Imran Perwakilan DPRD Kabupaten Sleman, serta staff pelaksana BAZNAS Kabupaten Sleman. Kunjungan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum belajar dan berbagi praktik baik terkait pengelolaan zakat di Sleman. Penguatan Sinergi dan Tata Kelola Zakat Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Drs. H. Kriswanto, M.Sc., menyambut langsung rombongan dan memaparkan profil kelembagaan BAZNAS Sleman. Ia menjelaskan struktur organisasi, program-program unggulan, mekanisme penghimpunan zakat, alur pendistribusian dan pendayagunaan, hingga konsep pelaporan keuangan yang menjadi standar profesional lembaga. Kriswanto menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan kunci kepercayaan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa setiap tahun BAZNAS Sleman rutin menayangkan laporan penghimpunan, pendistribusian, dan jumlah mustahik penerima manfaat melalui berbagai kanal media massa. Hal ini menjadi bagian penting dari komitmen lembaga untuk memberikan akses informasi yang jelas kepada publik. Tujuan Kunjungan Kerja dari Grobogan Wakil Ketua Komisi D DPRD Grobogan, H. M. Misbah, S.Ag., M.Si., menyampaikan tiga tujuan utama kunjungan kerja tersebut, yaitu: 1. Menjalin silaturahmi dengan BAZNAS Sleman. 2. Mempelajari model pengelolaan zakat yang telah berjalan efektif di Sleman, sekaligus mengadopsi hal-hal yang belum diterapkan di Kabupaten Grobogan. Misbah juga mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan salinan program atau dokumen pendukung yang bisa dipelajari lebih lanjut. 3. Memberikan kesempatan kepada seluruh anggota rombongan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan zakat di Sleman. Misbah menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Sleman dan BAZNAS Kabupaten Sleman. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan banyak manfaat dan membawa inspirasi positif untuk diterapkan di Grobogan. Diskusi dan Pemaparan Program BAZNAS Sleman Pertemuan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Dalam sesi tersebut, berbagai pertanyaan seputar strategi penghimpunan zakat, penguatan regulasi, dan optimalisasi pendayagunaan diajukan oleh rombongan Grobogan. Kriswanto memaparkan bahwa peningkatan penghimpunan zakat di Sleman merupakan hasil dari koordinasi intens dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada awal periode kepemimpinannya, BAZNAS Sleman mampu menghimpun sekitar Rp500 juta. Seiring terbitnya Surat Edaran (SE) dan Instruksi Bupati (InBup) tentang zakat dari gaji dan tunjangan kinerja (tukin), penghimpunan zakat meningkat signifikan. Setelah regulasi tersebut diterbitkan, BAZNAS Sleman langsung melakukan sosialisasi ke seluruh OPD. Upaya ini berdampak pada lonjakan penghimpunan zakat dengan peningkatan hingga Rp296 juta per bulan, dan Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan peningkatan mencapai Rp4 miliar per tahun. Terkait kesejahteraan petani, Kriswanto menjelaskan bahwa BAZNAS Sleman memiliki program pemberdayaan berupa bantuan bibit pertanian, serta modal usaha untuk petani milenial dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring antar-BAZNAS daerah dan memajukan tata kelola zakat yang profesional. BAZNAS Sleman berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi, berbagi pengalaman, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.***
BERITA11/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Terima Donasi Sejumlah Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Sleman Terima Donasi Sejumlah Sekolah untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh
BAZNAS Sleman menerima donasi kemanusiaan dari sejumlah sekolah di Kabupaten Sleman pada Kamis, (11/12/2025). Donasi tersebut dihimpun sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh. Para perwakilan sekolah datang langsung ke kantor BAZNAS Sleman untuk menyerahkan bantuan, sekaligus menunjukkan komitmen dalam menanamkan nilai solidaritas dan empati kepada para siswa sejak usia dini. Program penggalangan dana ini merupakan inisiatif internal sekolah-sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Sleman. Selama beberapa hari, pihak sekolah mengajak seluruh siswa, guru, hingga orang tua murid untuk ikut berdonasi demi meringankan beban para korban bencana. Hasil penggalangan dana kemudian dikoordinasikan dan disalurkan melalui BAZNAS Sleman sebagai lembaga resmi penyalur zakat, infak, dan sedekah yang kredibel dan amanah. Berikut daftar sekolah yang berpartisipasi dalam penyerahan donasi peduli bencana kali ini: 1. SDN Banyuraden memberikan donasi sebesar Rp900.000 2. SDN Margorejo memberikan donasi sebesar Rp1.785.000 3. SDN Kaweden memberikan donasi sebesar Rp650.000 4. SDN Malangan memberikan donasi sebesar Rp800.000 5. MTs Irsyadul Anam memberikan donasi sebesar Rp1.000.000 Total donasi yang diterima BAZNAS Sleman dari lima sekolah tersebut mencapai lebih dari Rp5 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu kebutuhan mendesak para penyintas bencana, seperti bantuan logistik, kebutuhan harian, serta dukungan pemulihan pasca-bencana. Ketua BAZNAS Sleman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh sekolah yang terlibat. Menurutnya, keterlibatan lembaga pendidikan dalam aksi kemanusiaan memiliki dampak besar tidak hanya pada nilai bantuan yang terkumpul, tetapi juga dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli, tanggap, dan memiliki kesadaran sosial yang kuat. “Peran sekolah sangat penting dalam menanamkan kepedulian sejak dini. Donasi ini bukan hanya tentang nilai uang, tetapi tentang pendidikan karakter dan empati. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua sekolah, guru, siswa, dan orang tua yang telah berpartisipasi,” ujar perwakilan BAZNAS Sleman. Selain itu, pihak BAZNAS Sleman juga memastikan bahwa seluruh donasi akan disalurkan tepat sasaran dan dilaporkan secara transparan. BAZNAS Sleman terus membuka kerja sama dengan sekolah, instansi, maupun komunitas yang ingin ikut berkontribusi dalam aksi sosial maupun program kemanusiaan lainnya. Dengan meningkatnya frekuensi bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, kolaborasi lintas sektor seperti ini diharapkan dapat memperkuat ketangguhan masyarakat dan memastikan bantuan dapat bergerak dengan cepat ketika musibah terjadi.***
BERITA11/12/2025 | ayw./
BAZNAS Sleman Jemput Donasi Rp 13,5 Juta dari Korwil Cangkringan untuk Korban Bencana
BAZNAS Sleman Jemput Donasi Rp 13,5 Juta dari Korwil Cangkringan untuk Korban Bencana
BAZNAS Kabupaten Sleman kembali melakukan aksi penjemputan donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana di Sumatera dan Aceh. Kali ini, penjemputan dilakukan di Kantor Korwil Cangkringan, pada Selasa, 9 Desember 2025. Dari kegiatan tersebut, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 13.500.000. Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dari 13 sekolah tingkat TK hingga SD yang berada di wilayah Kapanewon Cangkringan. Partisipasi dari dunia pendidikan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama dapat ditumbuhkan sejak usia dini melalui aksi nyata berbagi. Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Ketua Korwil Cangkringan, Tri Harti, kepada tim BAZNAS Kabupaten Sleman. Penyerahan berlangsung di kantor Korwil Cangkringan dengan suasana penuh kehangatan dan semangat solidaritas untuk saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah. Tri Harti menyampaikan bahwa donasi yang terkumpul berasal dari 13 sekolah yang terdiri dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah dasar. Ia berharap bantuan yang disalurkan melalui BAZNAS Sleman ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban bencana di Sumatera dan Aceh. “Donasi ini kami himpun dari 13 sekolah, baik TK maupun SD. Semoga apa yang kami salurkan ini bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ungkap Tri Harti. BAZNAS Sleman menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Korwil Cangkringan beserta seluruh sekolah yang telah menyalurkan donasinya melalui BAZNAS Sleman. Kepercayaan tersebut menjadi amanah besar untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan transparan. Selanjutnya, seluruh donasi yang terkumpul dari berbagai wilayah, termasuk dari Korwil Cangkringan ini, akan diserahkan oleh BAZNAS Sleman kepada BAZNAS RI. Nantinya, BAZNAS RI yang akan membelanjakan, mentasharufkan, serta melaporkan penggunaan dana tersebut untuk penanganan korban bencana di Sumatera dan Aceh. BAZNAS Sleman juga menegaskan bahwa penggalangan donasi untuk bencana Sumatera dan Aceh masih terus dibuka hingga pekan kedua Desember 2025. Dana yang terkumpul selama masa penggalangan akan terus disalurkan melalui BAZNAS RI agar dapat membantu kebutuhan para korban secara maksimal. Melalui sinergi antara Korwil, sekolah-sekolah, dan BAZNAS, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di masyarakat terus tumbuh, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
BERITA09/12/2025 | ayw./
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat