DPRD Komisi A Tulungagung Kunjungi BAZNAS Sleman, Pelajari Optimalisasi Zakat, Infak, dan Sedekah
22/12/2025 | Penulis: ayw./
BAZNAS Sleman menerima kunjungan kerja DPRD Komisi A Tulungagung dalam rangka optimalisasi ZIS.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman menerima kunjungan kerja dari DPRD Komisi A Kabupaten Tulungagung Tahun 2025 pada Jumat (19/12/2025). Kunjungan tersebut berlangsung di Ruang Praja Lantai 2 Kabupaten Sleman dan dihadiri oleh sekitar 20 orang rombongan yang terdiri dari jajaran anggota Komisi A DPRD Tulungagung beserta sekretariat dan pendamping.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi terkait optimalisasi pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya dalam mendukung pembangunan daerah dan penguatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman berhalangan hadir dalam kesempatan tersebut, sehingga penerimaan rombongan DPRD Tulungagung diwakili oleh Wakil Ketua III BAZNAS Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I. Turut hadir mendampingi jajaran pimpinan BAZNAS Sleman, yaitu Wakil Ketua I dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., Wakil Ketua II Muhaimin, S.Pd., M.Pd., serta Wakil Ketua IV Nasirun, S.A.P.
Muhyi Darmaji membuka acara dengan doa, dilanjutkan pemaparan profil singkat BAZNAS Kabupaten Sleman. Dalam presentasinya, ia menjelaskan visi dan misi BAZNAS Sleman, luas wilayah Kabupaten Sleman, serta capaian penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS.
“Target penghimpunan BAZNAS Sleman tahun 2025 sebesar Rp11,5 miliar. Hal ini didukung oleh Instruksi Bupati (Inbup) dan Surat Edaran yang mengatur pemotongan zakat ASN dari penghasilan bruto, tidak hanya dari gaji, tetapi juga Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang mulai diberlakukan sejak November,” jelas Muhyi.
Ia menambahkan, capaian penghimpunan ZIS BAZNAS Sleman sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai Rp10.333.887.600 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 50.302 orang. Seluruh program unggulan BAZNAS Sleman telah tersalurkan 100 persen bahkan lebih, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan DPRD Kabupaten Tulungagung, KH. Asmuni, M.Si. Ia menyampaikan apresiasi atas paparan yang disampaikan BAZNAS Sleman serta mengakui bahwa capaian penghimpunan zakat di Sleman dinilai lebih optimal.
“Pencapaian BAZNAS Sleman ini luar biasa. Jika di Tulungagung, infak justru lebih besar dibandingkan zakat. Kami ingin sekali mengoptimalkan pengumpulan zakat seperti yang dilakukan BAZNAS Sleman. Ternyata memang sesuai dengan tujuan kami berkunjung ke sini,” ungkap Asmuni.
Ia menegaskan bahwa kunjungan kerja DPRD Komisi A Tulungagung ke BAZNAS Sleman merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja dalam rangka meningkatkan kapasitas kinerja pimpinan dan anggota DPRD, sekaligus memperkuat referensi kebijakan pengelolaan ZIS di daerah.
Menanggapi hal tersebut, Muhyi Darmaji menambahkan bahwa keberadaan Inbup dan Surat Edaran menjadi kunci penyempurnaan sistem pengelolaan ZIS di Sleman. “Seluruh OPD di Sleman telah menjadi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS, sehingga proses penghimpunan, pemotongan, dan penyetoran zakat berjalan lebih sistematis. InsyaAllah target penghimpunan tahun 2026 kami naikkan menjadi Rp12,8 miliar,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Komisi A DPRD Kabupaten Sleman, Suharyono, S.Pd., yang hadir mewakili pimpinan DPRD Sleman untuk menerima kunjungan DPRD Tulungagung. Ia menyampaikan kondisi fiskal Kabupaten Sleman yang saat ini menghadapi efisiensi anggaran hingga Rp279 miliar, sehingga diperlukan sinergi berbagai pihak untuk tetap menjaga pembangunan daerah.
“Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sleman saat ini sebesar Rp1,2 triliun dan ditargetkan pada tahun 2026 dapat mencapai Rp1,5 triliun. Banyak program strategis yang harus dijalankan, salah satunya Program Sleman Pintar untuk keluarga rentan miskin agar dalam satu keluarga minimal ada satu sarjana,” jelas Suharyono.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Sleman atas perannya dalam mendukung program pemerintah daerah dan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengapresiasi BAZNAS Sleman. Kita bersamai, kita laporkan kegiatan ini, dan semoga kolaborasi ini terus terjaga,” tuturnya.
Kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata sebagai simbol silaturahmi dan penguatan sinergi antara DPRD Kabupaten Tulungagung dan BAZNAS Kabupaten Sleman.***
Berita Lainnya
BAZNAS Sleman Salurkan Rp955 Juta Program Ramadan, Fokus Zakat Tepat Sasaran
Klarifikasi Resmi BAZNAS RI Terkait Respons Publik atas Laporan Keuangan 2024
Studi Tiru Pengelolaan Zakat: BAZNAS Majalengka Pelajari Strategi Penghimpunan dan Pendistribusian di BAZNAS Sleman
Optimalkan Tata Kelola Zakat, BAZNAS Se-DIY Perkuat Sinergi dalam Rakorda 2026
BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Pedagang Pasar Balangan melalui Program Sleman Produktif
Kuota 1.545 Marbot BPJS Ketenagakerjaan di Sleman Belum Terpenuhi, Ini Hasil Evaluasinya
Rekor! Pengumpulan Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Konsolidasi BTB DIY di Dlingo Perkuat Sinergi Relawan, Bahas SDM dan Publikasi Digital
BAZNAS Sleman Gelar Sosialisasi Teknis Program BMM untuk Perkuat Ekonomi Umat Berbasis Masjid
Sambut HUT ke 110 Kabupaten Sleman, BAZNAS dan DPUPKP Survey Calon Penerima Bantuan RTLH
Rakor BAZNAS Sleman Siapkan Bantuan Sembako dan Santunan Yatim untuk Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman
Peresmian Bedah Rumah RTLH BAZNAS Sleman, Kolaborasi Gotong Royong di Kalasan
MTQ DIY 2026 di Sleman: Syiar Al-Qur’an Diperkuat, BAZNAS Hadirkan Bazar 30 UMKM Binaan
Amil BAZNAS Sleman Lulus Sertifikasi Pengelolaan Zakat, Perkuat Profesionalisme Layanan
Rapat Koordinasi BAZNAS Sleman Bahas Pencairan Dana RTLH, Siapkan Hunian Layak untuk Warga Dampingan Dinsos

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →