BAZNAS Sleman Gelar Monev UMKM Sleman Produktif, Dorong Mustahik Naik Kelas
04/12/2025 | Penulis: ayw./
Monev UMKM binaan BAZNAS Sleman 2025 di Serambi Masjid Agung Sleman.
BAZNAS Kabupaten Sleman terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha kecil melalui Program Sleman Produktif.
Sebagai bentuk pengawasan dan peningkatan kualitas program, BAZNAS Sleman menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) UMKM pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Serambi Masjid Agung Sleman.
Acara ini diikuti oleh 90 perwakilan UMKM binaan yang selama ini menerima pendampingan dari BAZNAS Sleman.
Wakil Ketua III BAZNAS Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., yang hadir mewakili Ketua BAZNAS Sleman, menyampaikan bahwa BAZNAS tidak hanya bertugas menyalurkan zakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui Program Sleman Produktif, BAZNAS berupaya mendorong mustahik agar mampu mengembangkan usaha dan menjadi lebih mandiri.
“Kalau sekadar membagi zakat itu mudah. Namun tugas utama BAZNAS adalah mensinergikan penyaluran zakat dengan upaya pengentasan kemiskinan. Karena itu, setiap program harus berbasis data, dilakukan evaluasi, dan dilaporkan secara berkala,” jelasnya.
Muhyi menegaskan bahwa peserta yang hadir merupakan pelaku usaha yang benar-benar serius menjalankan usaha mereka. BAZNAS memberikan bantuan modal bukan untuk memulai bisnis baru, melainkan untuk mendorong pengembangan usaha yang telah berjalan.
Ia menambahkan bahwa UMKM yang menunjukkan progres baik akan kembali mendapatkan dukungan hingga tiga tahap.
Ia kemudian memberikan motivasi spiritual kepada para peserta agar tidak melupakan peran doa dalam membangun usaha.
“Kunci sukses bukan hanya bekerja dan melayani, tetapi juga memperbanyak doa. Bangun di sepertiga malam, sholat, dan berdoa, pasrahkan usaha panjenengan kepada Allah,” ujarnya.
Muhyi juga mengajak para pelaku UMKM untuk membiasakan infak dari sebagian pendapatan. Menurutnya, infak memiliki keberkahan yang sangat besar dan dapat menumbuhkan usaha menuju kesuksesan.
Sesi berikutnya disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Sleman, Muhaimin, S.Ag., M.Pd., yang menekankan pentingnya pendampingan dalam pengembangan UMKM. Ia menjelaskan bahwa sejak pandemi COVID-19, banyak UMKM yang stagnan karena kurang mendapat bimbingan langsung.
Namun kini, dengan adanya pendamping lapangan di antaranya Kukuh Santoso, Joko Yugiyanto, dan Nurul Indah Khasanah, proses penguatan UMKM menjadi lebih efektif.
“Pendamping lapangan berperan besar dalam mengawasi perkembangan usaha dan membantu menyelesaikan kendala UMKM secara langsung. Hasilnya sangat terasa bagi perkembangan usaha binaan kami,” ungkapnya.
Acara Monev juga menghadirkan pemateri dari Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman, yaitu Sri Wahyuni Budiningsih, S.E., M.Si., yang akrab disapa Bu Yuyun. Ia memberikan wawasan mendalam mengenai tantangan pelaku usaha dan berbagai fasilitas pemerintah yang dapat diakses UMKM.
Yuyun menjelaskan bahwa jumlah pendamping UMKM di Sleman sangat terbatas, yakni kurang dari 30 orang, sementara jumlah pelaku UMKM mencapai lebih dari 110 ribu. Karena itu, forum seperti Monev BAZNAS menjadi kesempatan berharga bagi pelaku usaha untuk mendapatkan bimbingan langsung.
“Jika hadir dalam forum seperti ini, jangan lupa membawa contoh produk dan kartu nama. Kita tidak pernah tahu dari mana Allah membuka pintu rezeki,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadi pengusaha yang amanah agar konsumen terus kembali.
Selain berbagi motivasi, Yuyun memperkenalkan berbagai fasilitas Dinas Koperasi UKM yang bisa diakses UMKM untuk meningkatkan legalitas usaha, pemasaran, hingga pengembangan kapasitas.
Acara Monitoring dan Evaluasi ditutup dengan foto bersama narasumber dan para peserta UMKM binaan BAZNAS Sleman yang menerima bantuan modal tahap 1, 2, dan 3.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen BAZNAS Sleman dalam memastikan setiap bantuan tepat sasaran, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Berita Lainnya
Milad ke-25 BAZNAS, Jalan Sehat Funwalk di Pantai Glagah Angkat Semangat Zakat Menguatkan Indonesia
BAZNAS Sleman Gelar Workshop Peningkatan Kinerja Pengelolaan Zakat dan Optimalisasi Kantor Digital
Rekor! Pengumpulan Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
BAZNAS RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Rp7.640.144 Per Bulan
BAZNAS Sleman Koordinasi dengan LAZ Se-Kabupaten, Bahas Standar Pendayagunaan Zakat
BAZNAS Sleman Salurkan Rp955 Juta Program Ramadan, Fokus Zakat Tepat Sasaran
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
BAZNAS Sleman Luncurkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.545 Marbot Masjid
BAZNAS Se-DIY Gelar Rakorda Evaluasi Pengelolaan Zakat Tahun 2025
Pengajian Akbar Milad ke-25 BAZNAS Sleman, Momentum Refleksi dan Penguatan Tata Kelola Zakat
Komitmen Transparansi, BAZNAS Sleman Jalani Pemeriksaan Inspektorat
Kuota 1.545 Marbot BPJS Ketenagakerjaan di Sleman Belum Terpenuhi, Ini Hasil Evaluasinya
Resmi Ditetapkan, Besaran Zakat Fitrah, Fidyah, dan Kafarat Ramadan 1447 H/2026 M di Sleman
BAZNAS Sleman Jadi Narasumber Podcast Rubik #66, Bahas Peran Strategis ASN Kemenag dalam Penguatan Zakat Daerah
BAZNAS Sleman Sosialisasikan Program Sleman Produktif kepada Pelaku Usaha di Sendangtirto

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →