Rekor! Pengumpulan Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
17/03/2026 | Penulis: Humas
Dokumentasi BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mencatat capaian bersejarah dalam pelaksanaan Zakat Istana 2026. Program bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia” ini berhasil menghimpun dana zakat tertinggi sepanjang penyelenggaraan sejak pertama kali digelar.
Kegiatan yang berlangsung di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026) tersebut mencatat penghimpunan zakat lebih dari Rp4,3 miliar dari 111 muzaki. Para muzaki terdiri dari pejabat negara, menteri kabinet, hingga unsur TNI.
Capaian ini melanjutkan tren peningkatan penghimpunan zakat di lingkungan pejabat negara dalam lima tahun terakhir. Pada 2022, zakat yang terkumpul sebesar Rp636,2 juta, kemudian meningkat menjadi Rp753,5 juta pada 2023. Tahun 2024 kembali naik menjadi Rp1,08 miliar, lalu melonjak ke Rp2,04 miliar pada 2025, hingga akhirnya mencapai Rp4,34 miliar pada 2026.
Sejumlah tokoh nasional turut berpartisipasi dalam Zakat Istana tahun ini, di antaranya Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, beberapa menteri kabinet juga menunaikan zakat melalui BAZNAS, seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Yusril Ihza Mahendra, serta Muhaimin Iskandar.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan apresiasi atas komitmen para pemimpin negara yang secara konsisten menunaikan zakat melalui BAZNAS.
Menurutnya, kontribusi para pejabat negara tidak hanya berdampak pada peningkatan penghimpunan zakat, tetapi juga memberikan dorongan moral yang kuat bagi masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.
“Keteladanan para pemimpin sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat secara terstruktur dan terpercaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tertinggi dalam sejarah Zakat Istana ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Lebih lanjut, Sodik menegaskan bahwa potensi zakat nasional di Indonesia sangat besar dan dapat menjadi instrumen strategis dalam pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Partisipasi aktif para pejabat negara dalam Zakat Istana juga mencerminkan dukungan nyata pemerintah terhadap gerakan zakat nasional. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa zakat semakin diakui sebagai bagian penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Indonesia.***
Berita Lainnya
Peringati Hari Santri 2026, BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan Rp165 Juta untuk 33 Pesantren
BAZNAS Sleman dan TP PKK Kolaborasi Siapkan Bantuan Sembako untuk Lansia Kurang Mampu
Dukung Festival Kaligrafi Ke-13 se-Jawa, BAZNAS Sleman Apresiasi Karya Salah Satu Peserta
BAZNAS RI Dirikan 16 Pos Layanan untuk Bantu Penyintas Gempa NTT
Hari Santri 2026 di Sleman, 1.000 Santri Dijadwalkan Ikuti Rangkaian Kegiatan
BAZNAS Sleman Perkuat Sinergi UPZ, Penghimpunan ZIS Capai Rp12,1 Miliar hingga September 2026
Program Sleman Taqwa, BAZNAS Sleman Ajak 45 Mualaf Wisata Religi ke Bandung, Perkuat Akidah dan Keimanan
BAZNAS Sleman Siapkan Dukungan Rp80 Juta untuk Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) 2026
BAZNAS Kabupaten Sleman Perkuat Pembinaan UPZ Sekolah dan Madrasah, Tegaskan Batas Pengajuan Hak Akses 60 Persen
TP PKK Sleman Donasikan Rp10 Juta untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS
BAZNAS Sleman Dukung Wisuda TBQ 600 Siswa SD Negeri, Wujudkan Generasi Qur’ani yang Unggul
BAZNAS RI Perkuat UPZ Kemenhut untuk Mudahkan ASN Tunaikan Zakat
BAZNAS Sleman Terima Studi Tiru Komisi IV DPRD Gresik, Bahas Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Zakat
BAZNAS Sleman Apresiasi 182 KPM PKH Mlati yang Berhasil Graduasi
BAZNAS Sleman dan Kemenag Bahas Persiapan Hari Santri Nasional 2026

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →