Amil BAZNAS Sleman Lulus Sertifikasi Pengelolaan Zakat, Perkuat Profesionalisme Layanan
20/04/2026 | Penulis: Humas
Kukuh Santoso saat mengikuti proses asesmen sertifikasi pengelolaan zakat di BAZNAS Institute.
BAZNAS Kabupaten Sleman terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan zakat melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan mengirimkan Pelaksana 2 Bidang Pendistribusian, Kukuh Santoso, S.Pd., M.A., untuk mengikuti Sertifikasi Skema Kualifikasi 3 Bidang Pengelolaan Zakat.
Kegiatan sertifikasi ini diselenggarakan oleh BAZNAS Institute di Jakarta dan berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (13–16 April 2026).
Sebanyak 29 peserta dari berbagai lembaga, mulai dari BAZNAS daerah, Lembaga Amil Zakat (LAZ), hingga Unit Pengumpul Zakat (UPZ), turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sertifikasi ini menjadi tahapan strategis dalam memastikan kompetensi amil dalam pengelolaan zakat sesuai standar nasional.
Fokus asesmen meliputi penguasaan kompetensi teknis, khususnya dalam pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta kemampuan menyusun laporan zakat yang akurat, transparan, dan akuntabel.
Selama proses pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif yang terbagi dalam beberapa tahapan.
Pada hari pertama, materi difokuskan pada tata kelola zakat di Indonesia, kode etik amil, serta strategi penghimpunan zakat.
Hari kedua membahas penyaluran dan pendayagunaan zakat, dilanjutkan hari ketiga dengan materi pelaporan. Sementara pada hari keempat, peserta mengikuti uji asesmen oleh asesor profesional.
Melalui proses uji kompetensi berbasis standar nasional, peserta dinilai secara objektif guna memastikan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Kukuh Santoso menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini memberikan pengalaman berharga dalam menunjang kinerja sebagai amil zakat.
“Selama mengikuti pelatihan, materi yang diberikan sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan dan mendukung kinerja saya sebagai amil,” ujarnya.
Sertifikasi amil ini bukan sekadar pemenuhan administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen dalam menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan terpercaya.
Dengan meningkatnya kompetensi amil, diharapkan layanan kepada masyarakat dapat semakin optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Upaya ini juga sejalan dengan visi BAZNAS dalam membangun tata kelola zakat yang modern dan akuntabel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat di Indonesia. (ayw/)
Berita Lainnya
BAZNAS Sleman Apresiasi 182 KPM PKH Mlati yang Berhasil Graduasi
BAZNAS Kabupaten Sleman Perkuat Pembinaan UPZ Sekolah dan Madrasah, Tegaskan Batas Pengajuan Hak Akses 60 Persen
Hari Santri 2026 di Sleman, 1.000 Santri Dijadwalkan Ikuti Rangkaian Kegiatan
BAZNAS Sleman Perkuat Sinergi UPZ, Penghimpunan ZIS Capai Rp12,1 Miliar hingga September 2026
Klub Padel Galang Donasi Rp5,6 Juta untuk Korban Bencana NTT melalui BAZNAS Sleman
BAZNAS RI Dirikan 16 Pos Layanan untuk Bantu Penyintas Gempa NTT
TP PKK Sleman Donasikan Rp10 Juta untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS
BAZNAS Tembus Pulau Palue, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT
BAZNAS Sleman dan Kemenag Bahas Persiapan Hari Santri Nasional 2026
BAZNAS Sleman Dukung Wisuda TBQ 600 Siswa SD Negeri, Wujudkan Generasi Qur’ani yang Unggul
Peringati Hari Santri 2026, BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan Rp165 Juta untuk 33 Pesantren
BAZNAS RI Perkuat UPZ Kemenhut untuk Mudahkan ASN Tunaikan Zakat
BAZNAS Sleman dan TP PKK Kolaborasi Siapkan Bantuan Sembako untuk Lansia Kurang Mampu
Dukung Festival Kaligrafi Ke-13 se-Jawa, BAZNAS Sleman Apresiasi Karya Salah Satu Peserta
BAZNAS Sleman Terima Studi Tiru Komisi IV DPRD Gresik, Bahas Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Zakat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →