Apa Larangan Orang yang Berkurban? Ini Penjelasan Lengkap Sesuai Syariat
28/04/2026 | Penulis: Humas
ilustrasi (freepik.com)
Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H/2026, umat Islam yang berniat menunaikan ibadah kurban perlu memahami tidak hanya syarat dan tata caranya, tetapi juga larangan yang harus diperhatikan.
Hal ini penting agar ibadah kurban yang dilakukan benar-benar sesuai dengan tuntunan syariat dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Lalu, apa larangan orang yang berkurban? Artikel ini akan mengulasnya secara lengkap agar Anda dapat mempersiapkan kurban dengan lebih optimal.
Larangan bagi Orang yang Berkurban
Dalam ajaran Islam, terdapat beberapa larangan yang dianjurkan untuk dipatuhi oleh orang yang hendak berkurban, khususnya sejak masuknya tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih.
1. Tidak Memotong Rambut dan Kuku
Salah satu larangan yang paling utama adalah tidak memotong rambut dan kuku bagi orang yang berniat berkurban. Larangan ini berlaku sejak awal bulan Dzulhijjah hingga pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.
Hal ini didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan agar orang yang berqurban menahan diri dari memotong rambut dan kuku sebagai bentuk kesempurnaan ibadah.
2. Tidak Mengambil Bagian Tubuh Lainnya
Selain rambut dan kuku, dianjurkan juga untuk tidak mengambil bagian tubuh lain seperti kulit (misalnya kulit mati yang sengaja dihilangkan) selama periode tersebut, kecuali dalam kondisi darurat atau kebutuhan mendesak.
3. Menjaga Niat dan Keikhlasan
Meskipun bukan larangan fisik, menjaga niat dari riya (pamer) juga menjadi hal penting. Ibadah qurban harus dilakukan semata-mata karena Allah SWT, bukan untuk mendapatkan pujian dari orang lain.
4. Tidak Menjual Bagian dari Hewan Qurban
Setelah penyembelihan, bagian dari hewan qurban tidak boleh diperjualbelikan, baik daging, kulit, maupun bagian lainnya. Semua hasil qurban sebaiknya didistribusikan sesuai ketentuan syariat.
5. Tidak Memberikan Upah Jagal dari Daging Kurban
Memberikan upah kepada penyembelih (jagal) tidak diperbolehkan berasal dari bagian hewan qurban. Upah harus diberikan dalam bentuk lain di luar daging qurban.
Hikmah dari Larangan Berkurban
Larangan-larangan ini bukan tanpa tujuan. Beberapa hikmah yang dapat dipetik antara lain:
- Melatih ketaatan terhadap syariat
- Menumbuhkan kesadaran spiritual
- Menyerupai sebagian amalan jamaah haji
- Menjaga kesempurnaan ibadah kurban
Siapkan Kurban Terbaik Anda di Sleman
Menjalankan ibadah kurban sesuai syariat tentu harus diiringi dengan pemilihan hewan kurban yang sehat dan layak. Untuk itu, Anda dapat mempercayakan kebutuhan qurban melalui Balai Ternak Lumbung Berkah Sleman.
Hewan kurban di sini berasal dari peternak mustahik binaan BAZNAS Sleman yang telah mendapatkan pendampingan secara profesional. Proses pemeliharaan dilakukan dengan standar yang baik, didampingi oleh peternak berpengalaman, sehingga kualitas hewan terjaga dan sesuai syariat.
Dengan berkurban di sini, Anda tidak hanya menunaikan ibadah, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi para peternak lokal.
Kesimpulan
Memahami larangan orang yang berkurban merupakan bagian penting dalam menyempurnakan ibadah kurban. Mulai dari tidak memotong rambut dan kuku hingga menjaga keikhlasan, semua bertujuan agar ibadah diterima oleh Allah SWT.
Mari sambut Iduladha 1447 H/2026 dengan kurban terbaik, sesuai syariat, dan penuh keberkahan.***
Sumber Referensi
- BAZNAS RI – https://baznas.go.id
- Kementerian Agama RI – https://kemenag.go.id
Artikel Lainnya
Khalifah Umar bin Khattab dan Sejarah Penetapan Kalender Hijriah
Zakat untuk Dhuafa di Bulan Safar: Waktu yang Tepat untuk Berbagi dan Menebar Manfaat
Keistimewaan Bulan Muharram: Keutamaan, Amalan Sunnah, dan Hikmah Tahun Baru Islam
9 Macam Sedekah yang Dianjurkan dalam Islam untuk Meraih Keberkahan Hidup
Cara Aman Menangani dan Menyimpan Daging Kurban Agar Tetap Higienis dan Aman Dikonsumsi
Amalan Setelah Iduladha: Cara Meraih Pahala Dzulhijjah Hingga Akhir Bulan
Jejak Kebaikan Seorang Muzaki: Memberi dalam Diam, Menguatkan Banyak Kehidupan
Bulan Muharram 1448 H: Keutamaan, Amalan Sunnah, dan Hikmah Tahun Baru Islam
Menikah di Bulan Dzulhijjah: Keutamaan, Hikmah, dan Pandangan Islam yang Perlu Diketahui
Sejarah Kalender Hijriah: Peran Khalifah Umar bin Khattab dalam Penetapan Tahun Islam
Makna Tahun Baru Islam 1448 H: Momentum Hijrah, Muhasabah, dan Perbaikan Diri
Ini Keutamaan 10 Muharram: Amalan Asyura, Hikmah, yang Jarang Diketahui Umat Muslim
Manfaat Zakat bagi Masyarakat: Peran Zakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umat di Indonesia
Amalan Terbaik di Bulan Safar Menurut Islam: Tinggalkan Mitos, Perbanyak Ibadah dan Amal Saleh
Hijrah Nabi Muhammad SAW: Sejarah, Makna, dan Hikmah bagi Umat Islam

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →