Syarat Orang yang Berkurban: Panduan Lengkap Sesuai Syariat
27/04/2026 | Penulis: Humas
Ilustrasi, orang yang akan berkurban
Ibadah kurban merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, khususnya pada Hari Raya Iduladha dan hari tasyrik. Namun, tidak semua orang memiliki kewajiban yang sama dalam melaksanakannya.
Ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi agar seseorang termasuk kategori yang dianjurkan untuk berkurban.
Berikut adalah syarat orang yang berkurban sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
1. Beragama Islam
Syarat utama orang yang berkurban adalah beragama Islam. Ibadah kurban merupakan bagian dari ibadah dalam syariat Islam, sehingga hanya sah jika dilakukan oleh seorang Muslim.
2. Baligh dan Berakal
Orang yang berkurban harus sudah baligh (dewasa) dan memiliki akal sehat. Artinya, ia memahami makna ibadah yang dilakukan serta mampu berniat secara sadar.
Meski demikian, dalam praktiknya, orang tua juga diperbolehkan berkurban atas nama anaknya sebagai bentuk pendidikan dan pembiasaan ibadah.
3. Mampu Secara Finansial
Kemampuan menjadi syarat penting dalam pelaksanaan kurban. Seseorang dianjurkan berkurban apabila memiliki kelebihan harta setelah mencukupi kebutuhan pokok diri dan keluarganya, seperti makan, tempat tinggal, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Dalam hal ini, kurban tidak boleh memberatkan atau memaksakan kondisi keuangan. Jika seseorang masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, maka ia tidak termasuk yang dianjurkan berkurban.
4. Bukan Termasuk Orang yang Memiliki Tanggungan Utang Mendesak
Dalam penjelasan fikih yang dirujuk oleh Kementerian Agama, seseorang yang memiliki utang dan harus segera dilunasi sebaiknya mendahulukan kewajiban tersebut dibandingkan berkurban.
Hal ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan prioritas dalam pengelolaan keuangan, di mana kewajiban harus didahulukan daripada amalan sunnah.
5. Merdeka (Menurut Sebagian Pendapat Ulama)
Dalam literatur fikih klasik, disebutkan bahwa syarat berkurban adalah merdeka (bukan hamba sahaya). Meskipun konteks ini sudah tidak relevan dalam kehidupan modern, poin ini tetap menjadi bagian dari pembahasan hukum dalam kitab-kitab fikih.
6. Tidak Sedang dalam Kondisi yang Menghalangi (Uzur)
Meskipun tidak menjadi syarat mutlak, sebagian ulama berpendapat bahwa orang yang sedang dalam kondisi tertentu seperti sakit berat atau tidak mampu secara fisik dapat menunda atau tidak melaksanakan kurban.
Namun, jika secara finansial mampu, pelaksanaan kurban tetap bisa diwakilkan kepada orang lain atau melalui lembaga resmi seperti BAZNAS.
Hukum Berkurban bagi yang Memenuhi Syarat
Bagi orang yang telah memenuhi syarat di atas, hukum berkurban adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Bahkan, dalam beberapa pendapat ulama, kurban bisa menjadi wajib bagi yang benar-benar mampu.
Hal ini menunjukkan bahwa kurban memiliki kedudukan penting dalam Islam, baik sebagai ibadah individual maupun sosial.
Hikmah Memenuhi Syarat dalam Berkurban
Memahami syarat orang yang berkurban memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Membantu umat Islam melaksanakan ibadah secara tepat sesuai syariat
- Menghindari pemaksaan diri dalam beribadah
- Menanamkan kesadaran bahwa Islam adalah agama yang seimbang dan tidak memberatkan
- Mendorong pengelolaan keuangan yang bijak
Syarat orang yang berkurban dalam Islam meliputi beragama Islam, baligh dan berakal, serta mampu secara finansial tanpa mengabaikan kebutuhan pokok dan kewajiban lainnya.
Dengan memahami syarat ini, umat Islam dapat menjalankan ibadah kurban secara tepat, penuh kesadaran, dan sesuai tuntunan syariat.
Diharapkan masyarakat semakin paham bahwa kurban bukan hanya tentang kemampuan membeli hewan, tetapi juga tentang kesiapan secara spiritual dan tanggung jawab dalam beribadah.***
Artikel Lainnya
Cara Membayar Fidyah atau Qadha Puasa di Bulan Syawal: Panduan Lengkap & Hukumnya
Tunaikan Zakat Mal dan Sedekah Jariyah, Ikhtiar Menjaga Rezeki Tetap Berkah
Apa Itu Kurban? Ini Pengertian, Dasar Hukum, dan Syarat Sahnya
Pengertian dan Ketentuan Zakat Fitrah 1447 H/ 2026
5 Perbedaan Zakat, Infak, dan Sedekah yang Wajib Dipahami Umat Muslim
Apa Larangan Orang yang Berkurban? Ini Penjelasan Lengkap Sesuai Syariat
5 Keutamaan Sedekah di Bulan Syawal yang Perlu Diketahui Umat Muslim
Siapa Itu Muzaki? Mengenal Kriteria Orang yang Wajib Berzakat
Cara Bayar Zakat Kurangi Pajak Penghasilan: Syarat dan Panduan Lengkap
Keistimewaan Yogyakarta dan Ikhtiar Mengentaskan Kemiskinan melalui Zakat
Belum Bayar Fidyah atau Qadha Puasa? Ini Cara Melunasinya di Bulan Syawal
Keutamaan Sedekah di Bulan Syawal: Amalan Ringan dengan Pahala Berlipat
Sudah Wajib Zakat? Simak Cara Menghitungnya Agar Tidak Salah
Panduan Lengkap Cara Menghitung Zakat 2026: Mudah, dan Sesuai Syariat
Zakat Adalah Kewajiban Umat Islam untuk Membersihkan Harta dan Jiwa

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →