Evaluasi Penanganan Kekeringan Girikerto, BAZNAS Sleman Siap Dukung Kebutuhan Air Bersih Warga
26/08/2026 | Penulis: ayw/HumasBAZNASSleman
Dokumentasi: ayw/BAZNAS Kabupaten Sleman
Penanganan kekurangan air bersih di wilayah Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, terus dievaluasi oleh pemerintah dan berbagai unsur yang terlibat. BAZNAS Kabupaten Sleman menghadiri rapat evaluasi dropping air untuk penanganan kekeringan yang digelar di Kalurahan Girikerto, Kamis (20/8/2026).
Rapat evaluasi tersebut diselenggarakan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan dapat terpenuhi sekaligus menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Lurah Girikerto, H. Sudibya, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu masyarakat Kemirikebo menghadapi persoalan kekurangan air.
“Atas nama Pemerintah Kalurahan Girikerto, kami mengucapkan terima kasih atas support semua pihak. Kami merasa terlindungi dan bangga atas kerja sama seluruh elemen dalam menangani masalah air di Kemirikebo,” kata Sudibya.
Menurutnya, masyarakat Kemirikebo yang terdampak mencapai sekitar 570 jiwa, ditambah kebutuhan air untuk hewan ternak. Pemerintah Kalurahan Girikerto akan mengikuti arahan dan kebijakan pemerintah dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.
Evaluasi Dropping Air Bersih
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Bambang Kuntoro, A.P., M.Si., mengatakan rapat tersebut merupakan pertemuan kedua yang dilakukan untuk membahas antisipasi kekurangan air di Girikerto.
Bambang menyebutkan, bantuan dropping air telah dilakukan secara bergiliran oleh berbagai pihak. Hingga evaluasi digelar, terdapat 31 kali dropping dari PDAM, selain bantuan dari BAZNAS, PMI, relawan, dan berbagai pihak lainnya.
“Terima kasih atas bantuan dari BAZNAS, PMI dan lainnya secara bergiliran. Ini kita evaluasi, apakah sudah cukup atau masih perlu tambahan,” ujar Bambang.
Ia juga menyampaikan bahwa kebutuhan air bersih di wilayah terdampak perlu terus dipantau. Apabila kondisi masih membutuhkan bantuan, dropping air dapat kembali dilakukan sesuai hasil evaluasi dan kebutuhan masyarakat.
Sumur Bor Menjadi Solusi Jangka Panjang
Selain penanganan melalui dropping air bersih, pemerintah juga menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ketersediaan air di Kemirikebo dan wilayah Girikerto.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengembangan sumur bor. Bambang menyampaikan bahwa proposal pembangunan sumur bor telah diajukan dan saat ini berada di meja Bupati Sleman untuk mendapatkan tindak lanjut.
Selain itu, kondisi jaringan distribusi air juga menjadi perhatian. Dalam evaluasi, ditemukan adanya penggunaan pipa PVC yang dinilai rentan. Karena itu, diperlukan upaya perbaikan jaringan melalui penyusunan proposal agar infrastruktur penyaluran air dapat lebih optimal.
Sementara itu, berdasarkan permohonan dari Pengurus PAMSIMAS Banyumili pada 4 Agustus 2026, kekurangan air di Kemirikebo terjadi karena debit sumber air menurun sehingga ketersediaan air tidak mencukupi kebutuhan masyarakat. Jadwal dropping air kemudian mulai dilaksanakan sejak 7 Agustus 2026.
BAZNAS Sleman Siapkan Dukungan Bantuan Air Bersih
Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., dalam rapat tersebut menyampaikan dukungan BAZNAS Sleman terhadap penanganan kekeringan dan kebutuhan air bersih masyarakat.
Muhyi menjelaskan bahwa BAZNAS Sleman telah menyalurkan bantuan untuk kebutuhan air bersih. BAZNAS juga memiliki alokasi dana musibah yang dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat, dengan besaran bantuan yang dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan.
Untuk bantuan air bersih, BAZNAS Kabupaten Sleman telah menganggarkan Rp15 juta. Dari anggaran tersebut, sekitar Rp500 ribu telah digunakan, sehingga masih tersedia anggaran yang dapat dimanfaatkan apabila kebutuhan bantuan air bersih kembali meningkat.
“Untuk bantuan air bersih dianggarkan Rp15 juta, baru digunakan Rp500 ribu dan masih ada sisa. Dana musibah juga masih kita alokasikan dan nilainya bisa menyesuaikan,” jelas Muhyi.
Selain dukungan penanganan kekeringan, BAZNAS Sleman juga terus menjalankan berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan lainnya, termasuk program dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia berupa pembagian sembako serta sejumlah program unggulan BAZNAS Sleman.
Melalui evaluasi bersama pemerintah, BPBD, BAZNAS, PMI, relawan, dan unsur masyarakat, penanganan kekurangan air di Girikerto diharapkan dapat dilakukan secara terkoordinasi. Bantuan darurat melalui dropping air terus dioptimalkan sembari menyiapkan solusi jangka panjang berupa pembangunan sumur bor dan perbaikan jaringan distribusi air.***
Berita Lainnya
BAZNAS Sleman Apresiasi 182 KPM PKH Mlati yang Berhasil Graduasi
BAZNAS Sleman dan Kemenag Bahas Persiapan Hari Santri Nasional 2026
BAZNAS Sleman Galang Dana Peduli Korban Gempa NTT, Ajak Pemkab dan Masyarakat Bersolidaritas
Program MANTAB BAZNAS Sleman Dimulai di MI Bina Akhlaq Pakem untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Penyintas Gempa NTT di Manggarai Timur Tempati Huntara BAZNAS, Ini Fasilitas yang Dibangun
Hari Santri 2026 di Sleman, 1.000 Santri Dijadwalkan Ikuti Rangkaian Kegiatan
BAZNAS Sleman Siapkan Dukungan Rp80 Juta untuk Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) 2026
BAZNAS Sleman dan TP PKK Kolaborasi Siapkan Bantuan Sembako untuk Lansia Kurang Mampu
Talkshow Pasar Bela Negara Dorong UMKM Sleman Semakin Produktif dan Mandiri
Ketua BAZNAS Sleman Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat untuk Perkuat Kesejahteraan dan Kurangi Kemiskinan
BAZNAS RI Perkuat UPZ Kemenhut untuk Mudahkan ASN Tunaikan Zakat
TP PKK Sleman Donasikan Rp10 Juta untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS
BAZNAS Sleman Siapkan Bakti Sosial HUT Ke-81 RI, Sasar Yatim, Dhuafa, dan RTLH
Program Sleman Taqwa, BAZNAS Sleman Ajak 45 Mualaf Wisata Religi ke Bandung, Perkuat Akidah dan Keimanan
Klub Padel Galang Donasi Rp5,6 Juta untuk Korban Bencana NTT melalui BAZNAS Sleman

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →