BAZNAS Sleman Jadi Tuan Rumah Rakorda BAZNAS Se-DIY, Bahas Strategi Penguatan Fundraising dan Program Zakat
24/06/2026 | Penulis: ayw/HumasBAZNASSleman
Dokumentasi: ayw/BAZNAS Kabupaten Sleman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berlangsung di Albasta Resto, Asram Edupark, Kabupaten Sleman, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan program, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat di wilayah DIY.
Rakorda dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, dan jajaran pelaksana BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Abu Bakar, S.Sos., M.Si. yang mewakili Bupati Sleman, Ketua BAZNAS DIY Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Drs. Kriswanto, M.Sc., Kepala Seksi PAIS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman Ali Afandi, S.Ag., Kabag Kesra Setda Kabupaten Sleman Wiyato Widodo, S.Sos., M.AP., serta Owner Asram Edupark Drs. H. Hafidh Asrom, M.M.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BAZNAS, serta pembacaan doa oleh Wakil Ketua III BAZNAS Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.
Dalam sambutan selamat datang, Owner Asram Edupark, Drs. H. Hafidh Asrom, M.M., memperkenalkan Asram Edupark sebagai bagian dari Al Azhar Yogyakarta World School (AYWS) yang dikembangkan sebagai pusat pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) di luar kelas.
Ia menjelaskan bahwa konsep AYWS lahir dari studi banding ke Finlandia dan Turki yang mengedepankan pendidikan berkualitas dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin. Saat ini AYWS telah menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri dan terus mengembangkan fasilitas pendidikan, laboratorium kewirausahaan, pertanian edukatif, peternakan, hingga program beasiswa bagi para penghafal Al-Qur'an.
“Asram Edupark memiliki luas sekitar 12 hektare yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan, pelatihan, rapat, hingga berbagai aktivitas luar ruang. Kami berharap ke depan dapat terus bersinergi bersama BAZNAS dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Drs. Kriswanto, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta Rakorda dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Sleman sebagai penyelenggara kegiatan.
Menurutnya, Rakorda menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menghadapi tantangan pengelolaan zakat yang semakin dinamis.
“Rakorda ini menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang, BAZNAS dituntut semakin adaptif, profesional, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Kriswanto.
Pada kesempatan tersebut, Kriswanto juga memaparkan capaian kinerja BAZNAS Sleman sepanjang Januari hingga Mei 2026. Penghimpunan zakat, infak, dan sedekah berhasil mencapai Rp6,8 miliar, sedangkan dana yang telah disalurkan kepada para penerima manfaat mencapai Rp6,3 miliar.
Menurutnya, capaian tersebut didukung oleh berbagai program strategis, di antaranya penguatan kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga pendidikan, dan masyarakat, optimalisasi program pemberdayaan ekonomi mustahik, serta peningkatan layanan digital guna memperkuat transparansi dan kepercayaan publik.
”Capaian ini tentu tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman, Kementerian Agama Kabupaten Sleman, para muzaki, serta seluruh mitra strategis yang selama ini bersinergi bersama BAZNAS,” tambahnya.
Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., mengatakan bahwa Rakorda merupakan agenda koordinasi rutin yang menjadi sarana berbagi pengalaman antarpengelola BAZNAS di DIY.
Ia menegaskan bahwa meskipun program yang dijalankan relatif sama, implementasi di setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda sehingga koordinasi menjadi sangat penting.
”Harapan kami, melalui forum ini semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari pengelolaan zakat. Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011, BAZNAS memiliki tugas mengelola zakat sekaligus berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat. Karena itu, sinergi antarlembaga harus terus diperkuat,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Abu Bakar, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BAZNAS Sleman yang dinilai mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sleman.
Menurutnya, keberhasilan penghimpunan zakat di Sleman tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, ASN, dan BAZNAS.
“Peran BAZNAS Sleman sangat besar dalam membantu menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sleman. Ke depan, sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha melalui CSR, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar jangkauan pelayanan kepada mustahik semakin luas dan tepat sasaran,” katanya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh jajaran BAZNAS DIY. Beberapa agenda yang dibahas meliputi strategi peningkatan fundraising pada setiap program, penyusunan jadwal kegiatan tahunan ke dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT), pembahasan usulan studi tiru BAZNAS se-DIY tahun 2026, serta sesi diskusi, evaluasi BAZNAS Kabupaten/Kota.
Melalui Rakorda ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antar-BAZNAS se-DIY sehingga pengelolaan zakat dapat dilakukan secara lebih profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat yang semakin luas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta.***
Berita Lainnya
BAZNAS Sleman Galang Dana Peduli Korban Gempa NTT, Ajak Pemkab dan Masyarakat Bersolidaritas
Talkshow Pasar Bela Negara Dorong UMKM Sleman Semakin Produktif dan Mandiri
BAZNAS RI Perkuat UPZ Kemenhut untuk Mudahkan ASN Tunaikan Zakat
BAZNAS Sleman Sukseskan GEMPAR dengan Belanja di Pasar Prambanan
BAZNAS Kembangkan Ekosistem Peternakan Terpadu di Sleman, Targetkan Kemandirian Pangan dan Ekonomi
BAZNAS Sleman Apresiasi 182 KPM PKH Mlati yang Berhasil Graduasi
Klub Padel Galang Donasi Rp5,6 Juta untuk Korban Bencana NTT melalui BAZNAS Sleman
Hari Kedua MANTAB di MI Bina Akhlaq Pakem, Siswa dan Guru Praktik Simulasi Gempa Bumi
BAZNAS Sleman Siapkan Program MANTAB di MI Bina Akhlaq Pakem, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Madrasah
BAZNAS Kabupaten Sleman Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Jombang, Pelajari Manajemen SDM dan Inovasi Program ZIS
BAZNAS Sleman Siapkan Dukungan Rp80 Juta untuk Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) 2026
TP PKK Sleman Donasikan Rp10 Juta untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS
BAZNAS Tembus Pulau Palue, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT
Monev Balai Ternak Lumbung Berkah Sleman, BAZNAS Dorong Peternak Semakin Mandiri
BAZNAS RI Dirikan 16 Pos Layanan untuk Bantu Penyintas Gempa NTT

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →