BAZNAS Sleman Terima Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Bekasi, Bahas Program Unggulan dan Pengelolaan Zakat
24/07/2026 | Penulis: ayw/HumasBAZNASSleman
Studi tiru BAZNAS Kabupaten Bekasi di Ruang Rapat Sembada menjadi ajang berbagi praktik baik pengelo
BAZNAS Kabupaten Sleman menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Bekasi di Ruang Rapat Sembada, Kompleks Pemerintah Kabupaten Sleman, Selasa (21/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya terkait program-program unggulan yang telah dijalankan BAZNAS Kabupaten Sleman.
Rombongan BAZNAS Kabupaten Bekasi yang berjumlah 18 orang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Aminnulloh, S.E. Kehadiran rombongan bertujuan mempelajari berbagai inovasi program BAZNAS Kabupaten Sleman, terutama Program Sleman Sehat yang berhasil meraih penghargaan dari BAZNAS RI pada tahun 2025.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., yang mewakili jajaran pimpinan. Dalam sambutannya, Muhyi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap silaturahmi antarlembaga dapat terus terjalin untuk memperkuat pengelolaan zakat di Indonesia.
"Kami mengucapkan selamat datang kepada Ketua, pimpinan, dan seluruh pelaksana BAZNAS Kabupaten Bekasi. Terima kasih telah berkenan bersilaturahmi ke BAZNAS Kabupaten Sleman. Semoga pertemuan ini membawa keberkahan dan menjadi ruang untuk saling belajar serta berbagi pengalaman," ujar Muhyi.
Ia menambahkan bahwa setiap BAZNAS memiliki keunggulan masing-masing. Oleh karena itu, kegiatan studi tiru tidak hanya menjadi kesempatan bagi BAZNAS Kabupaten Bekasi untuk belajar dari Sleman, tetapi juga menjadi momentum bagi BAZNAS Kabupaten Sleman untuk menyerap berbagai praktik baik yang telah dikembangkan di Kabupaten Bekasi.
"Kalau ternyata BAZNAS Kabupaten Bekasi memiliki program yang lebih baik, tentu kami juga perlu belajar. Semangatnya adalah saling menguatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, H. Aminnulloh, S.E., menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi mengenai prestasi BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya BAZNAS Kabupaten Sleman yang dinilai memiliki sejumlah program unggulan dan inovatif.
Menurutnya, pihaknya mendapatkan rekomendasi untuk mempelajari langsung pengelolaan program di BAZNAS Kabupaten Sleman, terutama setelah keberhasilan Program Sleman Sehat memperoleh penghargaan tingkat nasional.
"Kami memperoleh informasi bahwa BAZNAS Kabupaten Sleman memiliki program yang baik dan mendapat apresiasi dari BAZNAS RI. Karena itu kami datang untuk belajar dan berbagi pengalaman. Terima kasih atas sambutan yang sangat baik kepada rombongan kami," ungkap Aminnulloh.
Ia juga memperkenalkan kondisi Kabupaten Bekasi yang memiliki jumlah penduduk sekitar 3,5 juta jiwa dengan karakter masyarakat yang sangat beragam sebagai kawasan industri terbesar di Asia. Menurutnya, kondisi tersebut menghadirkan tantangan tersendiri dalam pengelolaan zakat dan pelayanan kepada masyarakat.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil kelembagaan dan program-program unggulan BAZNAS Kabupaten Sleman yang disampaikan oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Muhaimin, S.Ag., M.Pd. Dalam presentasinya, Muhaimin menjelaskan strategi penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan zakat, serta berbagai program unggulan yang telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Sleman.
Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara kedua belah pihak. Berbagai topik dibahas, mulai dari tata kelola kelembagaan, strategi penghimpunan zakat, inovasi program pemberdayaan mustahik, hingga sistem monitoring dan evaluasi program agar manfaat zakat dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Kegiatan studi tiru ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol persahabatan dan komitmen untuk terus mempererat sinergi antarlembaga, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Sleman berharap terjalin kolaborasi yang semakin erat dengan BAZNAS Kabupaten Bekasi serta BAZNAS di berbagai daerah lainnya. Pertukaran pengalaman dan praktik terbaik diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola zakat yang profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia.***
Berita Lainnya
Dukung Festival Kaligrafi Ke-13 se-Jawa, BAZNAS Sleman Apresiasi Karya Salah Satu Peserta
BAZNAS Kabupaten Sleman Perkuat Pembinaan UPZ Sekolah dan Madrasah, Tegaskan Batas Pengajuan Hak Akses 60 Persen
BAZNAS Sleman Siapkan Dukungan Rp80 Juta untuk Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) 2026
BAZNAS Sleman Ikuti Rakorda BAZNAS se-DIY 2026, Perkuat Tata Kelola dan Strategi Pengelolaan Zakat 2027
BAZNAS Tembus Pulau Palue, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT
BAZNAS RI Dirikan 16 Pos Layanan untuk Bantu Penyintas Gempa NTT
Hari Santri 2026 di Sleman, 1.000 Santri Dijadwalkan Ikuti Rangkaian Kegiatan
BAZNAS Sleman Terima Studi Tiru Komisi IV DPRD Gresik, Bahas Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Zakat
BAZNAS Sleman dan TP PKK Kolaborasi Siapkan Bantuan Sembako untuk Lansia Kurang Mampu
BAZNAS Sleman Apresiasi 182 KPM PKH Mlati yang Berhasil Graduasi
BAZNAS Sleman Perkuat Sinergi UPZ, Penghimpunan ZIS Capai Rp12,1 Miliar hingga September 2026
Penyintas Gempa NTT di Manggarai Timur Tempati Huntara BAZNAS, Ini Fasilitas yang Dibangun
Peringati Hari Santri 2026, BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan Rp165 Juta untuk 33 Pesantren
BAZNAS Sleman dan Kemenag Bahas Persiapan Hari Santri Nasional 2026
TP PKK Sleman Donasikan Rp10 Juta untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →