WhatsApp Icon

BAZNAS Sleman dan Kemenag Bahas Persiapan Hari Santri Nasional 2026

07/10/2026  |  Penulis: ayw/HumasBAZNASSleman

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Sleman dan Kemenag Bahas Persiapan Hari Santri Nasional 2026

BAZNAS Sleman bersama Kemenag dan Pemkab membahas persiapan Hari Santri Nasional 2026.

BAZNAS Kabupaten Sleman bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar rapat koordinasi persiapan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kesra Kantor Setda Kabupaten Sleman, Selasa (6/10/2026).

Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai persiapan pelaksanaan Hari Santri Nasional yang akan diperingati pada 22 Oktober 2026. Tahun ini, peringatan HSN mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Rapat dihadiri Kakan Kemenag Kabupaten Sleman Nadhif, S.Ag., M.Si. beserta jajaran, Kabag Kesra Setda Kabupaten Sleman Wiyoto Widodo, S.Sos., M.AP. beserta jajaran, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I. bersama jajaran.

Persiapan Rangkaian Hari Santri Nasional

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda yang berkaitan dengan pelaksanaan Hari Santri Nasional di Kabupaten Sleman. Salah satu agenda utama adalah pelaksanaan upacara atau apel Hari Santri yang akan digelar di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman pada 22 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut akan melibatkan 33 pondok pesantren di Kabupaten Sleman. Masing-masing pondok pesantren direncanakan mengikutsertakan sekitar 30 santri dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional.

Selain upacara atau apel, rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada pondok pesantren. Setiap pondok pesantren akan memperoleh bantuan sebesar Rp5 juta, dengan penyerahan yang direncanakan setelah upacara dan sebelum pelaksanaan karnaval.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap keberadaan pondok pesantren dan diharapkan dapat mendorong pesantren untuk semakin berkembang serta memiliki kemandirian.

Penguatan Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan

Rapat koordinasi juga membahas sejumlah agenda lain yang berkaitan dengan bidang keagamaan dan pendidikan Islam di Kabupaten Sleman. Di antaranya pembahasan terkait personel Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) serta perubahan sistem Taman Pendidikan Al-Qur'an dan Baca Al-Qur'an (TBQ) dari sistem kuota menuju penilaian kualitas melalui seleksi tingkat kabupaten.

Dalam pembahasan tersebut, terdapat sekitar 700 calon wisudawan yang menjadi bagian dari agenda TBQ.

Selain itu, turut dibahas kondisi 52 guru swasta yang belum mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), termasuk kebutuhan dukungan sebesar Rp800 ribu.

Dorong Partisipasi dalam Peringatan Hari Santri

Dalam persiapan pelaksanaan HSN 2026, turut dibahas arahan mengenai penggunaan pakaian muslim pada momentum Hari Santri. Ketentuan terkait pakaian atau busana santri juga akan disampaikan melalui surat edaran (SE) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan.

Melalui koordinasi lintas instansi ini, BAZNAS Kabupaten Sleman mendukung pelaksanaan Hari Santri Nasional sebagai momentum untuk memperkuat peran santri, pondok pesantren, serta masyarakat dalam kehidupan keagamaan dan pembangunan daerah.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Sleman diharapkan dapat berlangsung tertib dan memberikan ruang bagi para santri untuk menunjukkan kontribusi serta semangat dalam memperkuat kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.***

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →