WhatsApp Icon

Bupati Sleman Kukuhkan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman Periode 2026–2027

28/07/2026  |  Penulis: ayw/HumasBAZNASSleman

Bagikan:URL telah tercopy
Bupati Sleman Kukuhkan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman Periode 2026–2027

Dokumentasi: ayw/BAZNAS Kabupaten Sleman

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, secara resmi mengukuhkan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman periode 2026–2027 di Pendopo Parasamya, Kamis (23/7/2026) malam. Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola zakat, infak, sedekah (ZIS), dan dana sosial keagamaan lainnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sleman.

Pengukuhan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 54.3/Kep.KDH/A/2026 yang ditetapkan pada 2 Juli 2026.

Susunan pimpinan BAZNAS Kabupaten Sleman yang dikukuhkan terdiri atas Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I. sebagai Ketua, dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes. sebagai Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Muhaimin, S.Ag., M.Pd.I. sebagai Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, serta Nasirun sebagai Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, Pelaporan, SDM, Administrasi, dan Umum.

Dalam sambutannya, Bupati Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman sebelumnya, Drs. Kriswanto, M.Sc., yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Ia mendoakan agar Kriswanto senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan atas dedikasi yang telah diberikan selama memimpin BAZNAS Kabupaten Sleman.

”Terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasa beliau dalam membangun BAZNAS Kabupaten Sleman. Semoga selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan keberkahan,” ungkap Harda.

Bupati juga mengucapkan selamat kepada jajaran pimpinan yang baru dikukuhkan. Menurutnya, amanah sebagai pimpinan BAZNAS bukanlah tugas yang ringan karena berkaitan langsung dengan pengelolaan dana umat yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT.

”Menjalankan amanah mengelola zakat adalah tugas yang sangat mulia sekaligus berat. Pertanggungjawabannya bukan hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT,” tegasnya.

Selain itu, Harda mendorong BAZNAS Kabupaten Sleman untuk terus mengoptimalkan penghimpunan zakat, termasuk melalui penguatan budaya berzakat di lingkungan internal maupun aparatur pemerintah, sehingga potensi zakat dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan baru akan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat inovasi, transparansi, dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman serta berbagai pemangku kepentingan.

“Kami siap mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Bersama seluruh jajaran, kami akan terus meningkatkan pelayanan kepada muzaki, memperkuat tata kelola yang akuntabel, serta memastikan zakat memberikan manfaat yang semakin luas bagi mustahik di Kabupaten Sleman,” ujar Muhyi.

Dengan pengukuhan ini, BAZNAS Kabupaten Sleman diharapkan semakin optimal dalam menghimpun dan mendayagunakan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sleman.***

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →