WhatsApp Icon

BAZNAS Kembangkan Ekosistem Peternakan Terpadu di Sleman, Targetkan Kemandirian Pangan dan Ekonomi

14/08/2026  |  Penulis: Humas

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Kembangkan Ekosistem Peternakan Terpadu di Sleman, Targetkan Kemandirian Pangan dan Ekonomi

Dokumentasi BAZNAS Kabupaten Sleman

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus mengakselerasi program pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan Balai Ternak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Kepala Divisi Usaha Peternakan, DAM, dan Aqiqah BAZNAS Indonesia, drh. Ajat Sudrajat, bersama jajarannya melakukan serangkaian kunjungan kerja di Sleman untuk meninjau secara langsung kesiapan dan potensi pengembangan program ini.

Kehadirannya di Sleman, disambut baik oleh BAZNAS Kabupaten Sleman. Tentunya BAZNAS Kabupaten Sleman mendukung penuh untuk mewujudkan komitmen dari BAZNAS Indonesia untuk mengentaskan dan mewujudkan kemandirian pangan khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.

Dalam kunjungannya yang berlangsung hingga Jumat ini, Ajat dan staff menyambangi sejumlah titik strategis, mulai dari Balai Ternak Lumbung Berkah di Tempel yang didampingi oleh Ketua dan tim BAZNAS Kabupaten Sleman, lokasi bakal calon balai ternak baru di Kecamatan Turi, hingga pabrik pakan ternak binaan BRIN .

Rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan pertemuan intensif bersama Pemerintah Kabupaten Sleman dan Dinas Pertanian setempat untuk melakukan asesmen lokasi. Ajat menyampaikan bahwa pihaknya sedang mematangkan rencana peluncuran Balai Ternak di Turi.

”Kami tengah mengkaji potensi lahan hijau, kesehatan hewan, dan kesesuaian sektor pertanian di sana,” ujarnya.

Mendukung Program Aqiqah dan Kurban Nasional

Salah satu fokus utama yang dibahas dalam kunjungan ini adalah integrasi program Balai Ternak dengan rantai pasok kurban dan aqiqah nasional. BAZNAS RI menyiapkan pasar (market) yang luas untuk menampung hasil ternak dari para peternak binaan, memastikan produk peternak lokal terserap dalam skala nasional.

Hal ini sejalan dengan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang mengoptimalkan hasil peternakan lokal untuk memenuhi kebutuhan ibadah kurban sekaligus menggerakkan ekonomi desa .

Sinergi dengan Pemkab Sleman untuk Pakan Mandiri

Dalam diskusi bersama Sekretaris Dinas Pertanian Sleman, Rofiq Andriyanto, S.Hut., M.T., terungkap sejumlah tantangan sekaligus peluang besar di sektor peternakan. Untuk menjawab masalah lonjakan harga pakan, Pemerintah Kabupaten Sleman menginisiasi program menuju pakan mandiri berbasis pakan hijauan dan konsentrat.

”Kami mendorong penggunaan jenis leguminosa sebagai sumber protein pakan ternak. Selain itu, kami juga memfasilitasi peternak untuk mendaftar program bantuan peralatan melalui KEP Dinas Pertanian,” jelas Rofiq.

Potensi Sleman di sektor peternakan dinilai cukup besar. Saat ini populasi sapi mencapai 6.000 ekor, domba 15.000 ekor, dan kambing 3.500 ekor. Namun, berdasarkan data Dinas Pertanian, Sleman masih mengalami defisit pada komoditas sapi dan domba, sementara kambing tercatat surplus .

Pengawasan dan Keberlanjutan Program

Ketua BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Sudarmaji S.Pd., M.Pd.I., menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal amanah program ini melalui pendampingan dan pemantauan ketat sesuai Pedoman dan SOP pengelolaan Balai Ternak. ”Kami memastikan semua kelompok peternak mematuhi aturan yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muhyi menyoroti pentingnya keberlanjutan ekonomi balai ternak. Menurutnya, sebuah balai ternak tidak boleh hanya bergantung pada pendapatan tahunan dari musim kurban.

”Harus ada varian pendapatan harian, mingguan, hingga bulanan untuk menopang cashflow. Hingga pada akhirnya, balai ini bisa menjadi padat karya dan peternak tidak perlu mencari rupiah di luar balai ternak,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan para peternak, program Balai Ternak di Sleman diharapkan menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan, mengubah status mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat).***

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →