BAZNAS Sleman Fasilitasi Pembuatan NIB Gratis bagi UMKM Binaan di Prambanan Bersama DPMPTSP
18/06/2026 | Penulis: Ayw/BAZNAS Sleman
Dokumentasi: Ayuw/BAZNAS Kabupaten Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman terus memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pendampingan usaha mikro. Kali ini, BAZNAS Sleman berkolaborasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sleman memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis bagi pelaku UMKM binaan di Kantor Kapanewon Prambanan, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 pelaku UMKM yang berasal dari enam kalurahan di Kapanewon Prambanan. Program ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Sleman dalam mendorong UMKM binaan agar memiliki legalitas usaha sehingga mampu berkembang dan naik kelas.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Sleman Kukuh Santoso, S.Pd., M.A., Panewu Anom Prambanan Sigit Yasin, S.T., M.T., perwakilan DPMPTSP Kabupaten Sleman Atabik Ahmad, S.H., Ketua FORKOM UMKM Kabupaten Sleman Nuradi Wijaya, S.Pd., dan Pendamping UMKM BAZNAS Kabupaten Sleman, Nurul Indah Khasanah, S.T., dan Joko Yugiyanto, S.Psi.
Dalam sambutannya, Panewu Anom Prambanan Sigit Yasin menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung kemajuan UMKM di wilayahnya.
"Harapannya ada sumbangsih dari teman-teman UMKM di Kapanewon Prambanan. Nanti akan dijelaskan oleh DPMPTSP mengenai persyaratan yang diperlukan. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar sesuai harapan," ujarnya.
Sementara itu, Pendamping UMKM BAZNAS Sleman sekaligus panitia kegiatan, Nurul Indah Khasanah, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya sukses digelar di Kapanewon Berbah.
"Peserta kali ini berjumlah 20 orang dari enam kalurahan di Kapanewon Prambanan. Sebelumnya kami juga bekerja sama dengan DPMPTSP dalam membantu penerbitan NIB bagi UMKM di Kapanewon Berbah," jelasnya.
Pelaksana Bidang Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Sleman, Kukuh Santoso, menegaskan bahwa kepemilikan NIB menjadi salah satu indikator penting bagi UMKM binaan untuk dapat berkembang menuju kategori usaha yang lebih maju.
Menurutnya, BAZNAS Sleman tidak hanya memberikan bantuan permodalan, tetapi juga mendampingi pelaku usaha agar melengkapi berbagai aspek legalitas seperti NIB, PIRT, hingga sertifikasi halal.
"Kami ingin membekali UMKM binaan agar mampu go nasional. Karena itu legalitas usaha harus lengkap. Ini menjadi salah satu terobosan BAZNAS Sleman dalam membawa UMKM binaan menjadi lebih profesional dan berdaya saing," katanya.
Ia menambahkan, pola bantuan yang diterapkan BAZNAS dilakukan secara bertahap melalui kelompok usaha. Pendekatan tersebut bertujuan memastikan pengelolaan bantuan berjalan tertib, transparan, serta mampu mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Ketua FORKOM UMKM Kabupaten Sleman, Nuradi Wijaya, mengingatkan pentingnya setiap pelaku usaha memiliki Nomor Induk Berusaha sebagai identitas resmi usaha.
Menurutnya, NIB dapat diibaratkan sebagai KTP bagi sebuah usaha, karena menjadi dasar untuk mengurus berbagai perizinan lain sekaligus membuka peluang memperoleh berbagai program dukungan dari pemerintah.
"Kalau usaha sudah memiliki NIB, maka legalitasnya jelas. Selain memberikan rasa aman, NIB juga menjadi syarat untuk mengakses berbagai bantuan dan program pemerintah. Setelah memiliki NIB, tentu pelaku usaha juga harus terus semangat mengembangkan usahanya," ujarnya.
Nuradi juga mengajak pelaku UMKM di wilayah Prambanan memanfaatkan potensi kawasan wisata yang dimiliki untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan DPMPTSP Kabupaten Sleman, Atabik Ahmad, menjelaskan bahwa penerbitan NIB dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang dikembangkan pemerintah pusat.
Ia menyampaikan bahwa NIB kini menjadi dokumen utama legalitas usaha yang proses pembuatannya relatif mudah dengan syarat utama berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Selain memberikan pendampingan langsung dalam praktik pembuatan akun OSS, DPMPTSP juga memperkenalkan program inovasi layanan Sambang Sambung dan Mas Kliwon yang bertujuan mendekatkan pelayanan perizinan kepada masyarakat hingga seluruh kapanewon di Kabupaten Sleman.
Melalui kolaborasi bersama BAZNAS Sleman dan FORKOM UMKM Kabupaten Sleman, layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam memperoleh legalitas usaha tanpa harus datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP).
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sleman berharap semakin banyak UMKM binaan yang memiliki legalitas usaha, meningkatkan daya saing produk, memperluas akses terhadap pembiayaan dan program pemerintah, serta mampu berkembang menjadi usaha yang mandiri dan berkelanjutan.***
Berita Lainnya
Talkshow Pasar Bela Negara Dorong UMKM Sleman Semakin Produktif dan Mandiri
BAZNAS Sleman Siapkan Bakti Sosial HUT Ke-81 RI, Sasar Yatim, Dhuafa, dan RTLH
BAZNAS Kabupaten Sleman Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Jombang, Pelajari Manajemen SDM dan Inovasi Program ZIS
BAZNAS Sleman Apresiasi 182 KPM PKH Mlati yang Berhasil Graduasi
BAZNAS RI Perkuat UPZ Kemenhut untuk Mudahkan ASN Tunaikan Zakat
BAZNAS Sleman Sukseskan GEMPAR dengan Belanja di Pasar Prambanan
Hari Kedua MANTAB di MI Bina Akhlaq Pakem, Siswa dan Guru Praktik Simulasi Gempa Bumi
Program MANTAB BAZNAS Sleman Dimulai di MI Bina Akhlaq Pakem untuk Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
BAZNAS Sleman Siapkan Dukungan Rp80 Juta untuk Wisuda Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) 2026
BAZNAS RI Dirikan 16 Pos Layanan untuk Bantu Penyintas Gempa NTT
Klub Padel Galang Donasi Rp5,6 Juta untuk Korban Bencana NTT melalui BAZNAS Sleman
BAZNAS Tembus Pulau Palue, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT
TP PKK Sleman Donasikan Rp10 Juta untuk Korban Gempa NTT melalui BAZNAS
Monev Balai Ternak Lumbung Berkah Sleman, BAZNAS Dorong Peternak Semakin Mandiri
BAZNAS Sleman Galang Dana Peduli Korban Gempa NTT, Ajak Pemkab dan Masyarakat Bersolidaritas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →