WhatsApp Icon

Kolaborasi Pemda, BAZNAS, dan STAK Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Warga Sinduadi

kolaborasi-pemda-baznas-dan-stak-wujudkan-rumah-layak-huni-bagi-warga-sinduadi

20/07/2026  |  Penulis: Ayw/BAZNAS Sleman

Bagikan:URL telah tercopy
Kolaborasi Pemda, BAZNAS, dan STAK Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Warga Sinduadi

Dokumentasi BAZNAS Kabupaten Sleman

Semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor kembali ditunjukkan dalam Program Sleman Peduli melalui peresmian Bantuan Bedah Rumah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Lujinem Parmini, warga RT 06 RW 23 Padukuhan Jombor Kidul, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Kamis (16/7/2026).

 

Program yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Sleman, BAZNAS Kabupaten Sleman, Dinas Pekerjaan Umum, STAK (Satuan Team Anti Kriminalitas) Yogyakarta, TNI, Polri, pemerintah kalurahan, serta masyarakat setempat.

 

Turut hadir dalam peresmian tersebut Kabag Kesra Setda Kabupaten Sleman Wiyato Widodo, S.Sos., M.A.P. mewakili Bupati Sleman, Panewu Mlati Dyah Purwati, jajaran Dinas PU, DPMPTSP, Polsek Mlati, unsur TNI-Polri, Ketua Umum STAK Yogyakarta Sigit Susanto atau yang akrab disapa Mbah Cemo, serta jajaran BAZNAS Kabupaten Sleman.

 

Ketua Umum STAK Yogyakarta, Sigit Susanto (Mbah Cemo), mengaku bersyukur proses rehabilitasi rumah Ibu Lujinem telah selesai dan kini dapat ditempati dengan layak.

 

”Selamat kepada keluarga, rumah ini sudah bisa ditempati. Ini menjadi kebahagiaan bagi kami para relawan STAK,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, proses rehabilitasi melibatkan sekitar 170 kelompok relawan dari berbagai organisasi yang bekerja secara sukarela selama kurang lebih satu setengah bulan. Para relawan bahkan rela bekerja hingga larut malam tanpa menerima upah demi menyelesaikan rumah tersebut.

 

Menurutnya, rumah milik Lujinem merupakan rumah ke-34 yang berhasil direhabilitasi melalui kolaborasi Program Sleman Peduli bersama BAZNAS Kabupaten Sleman dan Dinas Pekerjaan Umum.

 

Untuk pembangunan rumah tersebut, BAZNAS Kabupaten Sleman memberikan bantuan stimulan sebesar Rp20 juta. Sementara total kebutuhan pembangunan mencapai sekitar Rp39 juta untuk material bangunan, sedangkan seluruh tenaga kerja berasal dari relawan yang bekerja secara sukarela.

 

Mbah Cemo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung, termasuk Pemerintah Kabupaten Sleman, BAZNAS Kabupaten Sleman, Dinas PU, Polresta Sleman, para donatur, serta masyarakat yang bergotong royong menyukseskan pembangunan rumah tersebut.

 

Panewu Mlati, Dyah Purwanti, S.Sos., M.I.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mewujudkan hunian layak bagi keluarga Lujinem.

 

”Semoga rumah yang telah direhabilitasi ini membawa keberkahan dan manfaat bagi keluarga Ibu Lujinem. Ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian bersama. Terima kasih kepada seluruh relawan STAK yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan selama proses pembangunan,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa kolaborasi antara BAZNAS dan STAK telah terjalin selama bertahun-tahun dalam mendukung Program Sleman Peduli, khususnya rehabilitasi rumah tidak layak huni.

 

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat selain bantuan kebencanaan, sosial kemanusiaan, dan program pemberdayaan lainnya.

 

”Tahun ini kami menargetkan dapat membantu rehabilitasi 100 rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Sleman. Bantuan dari BAZNAS sebesar Rp20 juta merupakan stimulan, namun berkat kolaborasi dengan relawan STAK, rumah yang dibangun dapat menjadi hunian yang layak, lengkap dengan ruang tamu, kamar tidur, dapur, dan kamar mandi sebagai rumah percontohan,” jelas Muhyi.

 

Ia menambahkan bahwa dana zakat yang disalurkan berasal dari amanah para muzaki, terutama zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman yang disetorkan melalui BAZNAS Kabupaten Sleman.

 

”Kami berharap rumah ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi Ibu Lujinem dan keluarga. Semoga menjadi tempat yang nyaman untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga, sekaligus menjadi keberkahan bagi para relawan maupun para muzaki yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Sleman,” tambahnya.

 

Dalam sambutan Kapolresta Sleman yang dibacakan Wakapolresta Sleman, AKBP Sudarmawan, S.Pd., M.M., disampaikan bahwa Program RTLH merupakan bentuk nyata kepedulian bersama dalam memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak.

 

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sleman, BAZNAS Kabupaten Sleman, STAK, para donatur, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan rehabilitasi rumah tersebut.

 

”Semoga bantuan dan tenaga yang telah diberikan menjadi amal ibadah, serta rumah ini membawa keberkahan dan kesejahteraan bagi keluarga penerima manfaat,” ujarnya.

 

Mewakili Bupati Sleman, Kabag Kesra Setda Kabupaten Sleman Wiyato Widodo, S.Sos., M.A.P., menyampaikan bahwa keberhasilan program ini merupakan bukti pentingnya kolaborasi dalam upaya pengentasan kemiskinan.

 

”Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu memperbaiki rumah Ibu Lujinem. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, BAZNAS, relawan, dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Semoga kerja sama ini terus berlanjut sehingga semakin banyak rumah masyarakat yang dapat direhabilitasi,” katanya.

 

Usai seremoni peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan paket sembako kepada 15 warga kurang mampu yang diserahkan secara simbolis kepada lima perwakilan penerima.

 

Kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda rumah telah selesai direhabilitasi dan resmi dapat dihuni. Rumah tersebut juga dijadikan sebagai model rumah layak huni yang diharapkan dapat menjadi percontohan bagi program serupa di Kabupaten Sleman.

 

Lujinem Parmini mengaku bersyukur dan bahagia atas bantuan yang diterimanya. Kini ia bersama kedua anaknya dapat tinggal di rumah yang lebih aman, nyaman, dan sehat.

 

”Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, warga sekitar, dan relawan STAK. Saya sangat bersyukur karena rumah saya sekarang jauh lebih baik, aman, dan nyaman untuk ditempati bersama kedua anak saya,” ungkapnya.

 

Program Sleman Peduli melalui rehabilitasi RTLH menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, BAZNAS, relawan, dunia usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

 

Melalui kolaborasi tersebut, semakin banyak keluarga prasejahtera di Kabupaten Sleman yang dapat menikmati hunian yang aman, sehat, dan layak huni.***

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →