BAZNAS Sleman Gelar Sosialisasi ZIS di Korwil Seyegan, Dorong Zakat ASN Potong Langsung
01/08/2025 | Penulis: AYW./
Sosialisasi ZIS Korwil Seyegan: Edukasi zakat untuk guru SD demi Sleman yang lebih sejahtera.
Sleman - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sleman kembali melaksanakan sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada para tenaga pendidik di wilayah Kapanewon Seyegan. Kegiatan ini digelar pada Jumat, 1 Agustus 2025 bertempat di Kantor Korwil Seyegan, dan dihadiri oleh 27 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru SD se-Kapanewon Seyegan.
Sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber dari BAZNAS Sleman, yakni Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan dr. Andung Prihadi Santosa, M.Kes., dan Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I.
Dalam paparannya, Muhyi menjelaskan dasar hukum zakat dari sisi agama Islam maupun regulasi daerah, seperti adanya Instruksi Bupati dan Surat Edaran Bupati Sleman yang mendukung pemotongan ZIS secara otomatis melalui BAZNAS. Ia menekankan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadits.
Selain itu, ia juga mengajak para ASN dan P3K untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Sleman dan menghimbau untuk segera mengisi Formulir Kesanggupan Zakat (FKZ) agar zakat bisa dipotong langsung setiap bulan melalui bendahara instansi masing-masing.
Imbauan Zakat dengan Potong Langsung
Sementara itu, dr. Andung memaparkan pencapaian zakat ASN di Kabupaten Sleman. Ia menyebutkan bahwa tingkat SMP dan Madrasah telah mencapai 100% dalam penyaluran zakat melalui BAZNAS. Namun, di tingkat SD Negeri masih ada yang belum optimal. Untuk wilayah Seyegan, dari potensi zakat sebesar Rp18,8 juta, baru sekitar Rp9,2 juta yang berhasil dihimpun atau sekitar 49%.
“Kami berharap setelah sosialisasi ini, para guru ASN dan P3K bersedia menyalurkan zakat melalui sistem potong langsung agar penyaluran zakat bisa lebih merata dan kebutuhan mustahik di Sleman dapat terpenuhi,” ujar dr. Andung.
Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS Sleman memberikan penghargaan kepada sekolah dengan persentase zakat tertinggi, yaitu SDN Kandangan 1 dengan capaian 100%, serta SDN Jamblangan dan SDN Bokong masing-masing 88%.
BAZNAS Sleman juga mengingatkan bahwa sekolah yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS dapat mengakses kembali hingga 60% dari dana zakat yang disetorkan dalam bentuk pengajuan bantuan, seperti beasiswa bagi siswa kurang mampu dan insentif untuk GTT/PTT. Batas maksimal pengajuan proposal bantuan ditetapkan hingga Oktober 2025.
Berita Lainnya
BAZNAS Sleman Gelar Workshop Peningkatan Kinerja Pengelolaan Zakat dan Optimalisasi Kantor Digital
Rekor! Pengumpulan Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
BAZNAS Sleman Koordinasi dengan LAZ Se-Kabupaten, Bahas Standar Pendayagunaan Zakat
BAZNAS Sleman Jadi Narasumber Podcast Rubik #66, Bahas Peran Strategis ASN Kemenag dalam Penguatan Zakat Daerah
Komitmen Transparansi, BAZNAS Sleman Jalani Pemeriksaan Inspektorat
BAZNAS Se-DIY Gelar Rakorda Evaluasi Pengelolaan Zakat Tahun 2025
BAZNAS Sleman Salurkan Rp955 Juta Program Ramadan, Fokus Zakat Tepat Sasaran
BAZNAS Sleman Berikan Penghargaan kepada 8 UPZ Terbaik se-Kabupaten Sleman
Pengajian Akbar Milad ke-25 BAZNAS Sleman, Momentum Refleksi dan Penguatan Tata Kelola Zakat
BAZNAS Sleman Terima Studi Class 50 Siswa SD Al Azhar Cairo Belajar Zakat Fitrah
BAZNAS Sleman Luncurkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.545 Marbot Masjid
Resmi Ditetapkan, Besaran Zakat Fitrah, Fidyah, dan Kafarat Ramadan 1447 H/2026 M di Sleman
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Klarifikasi Resmi BAZNAS RI Terkait Respons Publik atas Laporan Keuangan 2024
BAZNAS Sleman Sosialisasikan Program Sleman Produktif kepada Pelaku Usaha di Sendangtirto

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →