WhatsApp Icon

BAZNAS Sleman Tasharufkan Rp87,2 Juta untuk 9 Kelompok UMKM

baznas-sleman-tasharufkan-bantuan-sleman-produktif-april-2026

12/05/2026  |  Penulis: ayw/HumasBAZNASSleman

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Sleman Tasharufkan Rp87,2 Juta untuk 9 Kelompok UMKM

Dokumentasi: ayw/BAZNAS Kabupaten Sleman

BAZNAS Kabupaten Sleman kembali melaksanakan pentasharufan Program Sleman Produktif periode April 2026 dengan total bantuan senilai Rp87.220.500 untuk sembilan kelompok usaha binaan. Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan pentasharufan dilaksanakan pada Selasa (12/5/2026) di Kantor BAZNAS Kabupaten Sleman. Selain menerima bantuan modal usaha, para penerima manfaat juga mendapatkan pembekalan dan pendampingan usaha dari tim pendamping UMKM BAZNAS Sleman.

Pendamping UMKM Binaan BAZNAS Kabupaten Sleman, Joko Yugiyanto, S.Psi., dan Nurul Indah Khasanah, S.T., memberikan penjelasan mengenai mekanisme pendampingan, pengelolaan kelompok usaha, hingga sistem pelaporan keuangan selama program berlangsung.

Dalam pembekalannya, Nurul Indah Khasanah menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bersifat hibah dan dikelola secara bersama oleh kelompok usaha menggunakan sistem simpan pinjam berbasis syariah tanpa riba.

Ia menegaskan bahwa anggota kelompok diperbolehkan memberikan infak secara sukarela sesuai kemampuan yang nantinya akan dimasukkan ke dalam kas kelompok sebagai bentuk penguatan modal bersama.

“Bantuan ini dikelola dengan teknik simpan pinjam dalam kelompok UMKM, tidak boleh ada riba. Jika berkenan, anggota dapat memberikan infak sesuai kemampuan untuk kas kelompok,” jelas Indah.

Lebih lanjut, setiap kelompok nantinya akan menerima formulir kas, buku angsuran anggota, dan format notulensi sebagai bagian dari administrasi pelaporan rutin bulanan maupun tiga bulanan. Setiap kelompok juga diwajibkan melaksanakan pertemuan rutin serta mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk foto.

“Wajib ada pertemuan, akan ada buku angsuran masing-masing anggota. Maka ada ketua dan bendahara yang akan mengelola simpan pinjam dalam kelompok. Ini namanya modal produktif untuk antisipasi terjerat pinjol atau bank plecit. Untuk laporan tiga bulanan akan didampingi,” papar Indah.

Sementara itu, Joko Yugiyanto menambahkan bahwa para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan modal usaha, tetapi juga pendampingan berkelanjutan dalam pengembangan usaha.

Pendampingan tersebut meliputi proses legalitas usaha, penguatan pemasaran digital, hingga peluang produk UMKM binaan masuk ke toko retail terkemuka.

“Kami siap mendampingi agar setiap UMKM binaan BAZNAS Sleman ini naik kelas dan betul-betul bisa mandiri sampai nanti menjadi muzaki,” jelas Joko.

Sebagai bentuk identitas kelompok binaan, para penerima manfaat juga mendapatkan banner nama kelompok dengan branding BAZNAS Kabupaten Sleman. Banner tersebut diharapkan dapat memudahkan proses pendampingan di lapangan sekaligus memperkuat identitas kelompok usaha binaan.

Melalui Program Sleman Produktif, BAZNAS Sleman terus berupaya menghadirkan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Tidak hanya memberikan bantuan modal, program ini juga menitikberatkan pada penguatan kapasitas usaha dan pendampingan agar para mustahik mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi produktif dalam membantu masyarakat mengembangkan usaha sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman berbunga tinggi maupun praktik rentenir yang merugikan.

Dengan pendampingan yang berkesinambungan, BAZNAS Sleman optimistis UMKM binaan dapat berkembang, mandiri, dan pada akhirnya mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.

Lihat Daftar Rekening →