BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan Rehab RTLH Rp400 Juta untuk 22 Warga
baznas-sleman-salurkan-bantuan-rehab-rtlh-rp 400-juta-untuk-22-warga
10/06/2026 | Penulis: ayw/HumasBAZNASSleman

Dokumentasi: ayw/BAZNAS Kabupaten Sleman
BAZNAS Kabupaten Sleman menggelar Sosialisasi dan Pencairan Termin I Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110. Kegiatan berlangsung di Serambi Masjid Agung Sleman dr. Wahidin Soedirohoesodo, Jalan Parasamya, Beran Lor, Sleman, Rabu (10/6/2026).
Acara dihadiri sekitar 40 peserta yang terdiri dari penerima manfaat beserta panitia pembangunan dari unsur RT, RW, dukuh, hingga perwakilan kapanewon. Hadir pula jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Sleman, Koordinator Fasilitator RTLH dari tenaga ahli DPUPKP Kabupaten Sleman Tulus Susanto, S.T., serta perwakilan Dinas Perizinan Kabupaten Sleman.
Program Rehab RTLH tahun ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110. Melalui program tersebut, BAZNAS Sleman bersama Pemerintah Kabupaten Sleman berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih sehat, aman, dan layak huni.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Sleman, Muhyi Darmaji, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa program ini tidak hanya dilaksanakan pada momentum hari jadi, tetapi akan terus dilanjutkan dari tahun ke tahun.
“Beberapa waktu lalu, kami diajak survey ke lapangan bersama pak Tulus dari DPUPKP ke rumah-rumah yang akan kita rehab. Mohon maaf, rumahnya ada yang hanya 1 petak, ada yang tidak ada jendela, kamar mandi jadi satu dengan dapur. Nah bagaimana kita bisa hidup sehat?,” ujar Muhyi.
Muhyi berharap bantuan yang diberikan mampu mewujudkan rumah yang lebih sehat, bersih, dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman mengenai prosedur pelaksanaan, persyaratan, dan berbagai hal yang harus dipersiapkan oleh penerima bantuan.
Selain itu, pelaksanaan rehabilitasi rumah dilakukan secara bertahap dan tidak dapat dilaksanakan secara serentak.
“Rumah yang kita bantu tanahnya dipastikan tidak bermasalah, dan jika belum ada saluran airnya kita bantu pasangkan, atau bahkan ketersediaan sumber air bersihnya apakah dari sumur atau PDAM. Demikian juga ketersediaan listrik maupun IMB-nya. Karena nanti rumah yang dibantu rehab menjadi percontohan sebagai bangunan rumah yang standar sehat,” papar Muhyi.
Muhyi menambahkan, penerima manfaat juga akan mendapatkan pendampingan teknis terkait pembangunan rumah dan pengurusan perizinan bangunan dari DPUPKP maupun Dinas Perizinan Kabupaten Sleman.
Proses Verifikasi dan Pendampingan Teknis
Pada sesi sosialisasi, Koordinator Fasilitator RTLH dari tenaga ahli DPUPKP Kabupaten Sleman, Tulus Susanto, S.T., menjelaskan bahwa setiap kapanewon mengusulkan calon penerima bantuan yang kemudian diverifikasi secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menyampaikan bahwa terdapat beberapa usulan tambahan dari wilayah terdampak bencana maupun rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan.
“Kegiatan ini diawali dari usulan Kapanewon. Di verifikasi, disurvey, dicek apakah memang sesuai ketentuan, layak atau tdk layak dibantu, dan itu ada aturannya. Usulan kita tampung dan kita verifikasi semua usulan dari manapun sama baik dari Kapanewon maupun dari DPRD,” papar Tulus.
Menurut Tulus, proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan, termasuk melalui audit independen yang melibatkan berbagai pihak.
“Ini dana stimulan, sehingga diharapkan ada swadaya dari panjenengan. Kalau kita mempunyai barang dari jerih payah sendiri pastinya akan dirawat. Itu harapan dari pemerintah dan BAZNAS Kabupaten Sleman. Swadaya tidak menutup kemungkinan bisa saja dari tetangga, tidak hanya berupa uang tapi juga tenaga,” jelas Tulus.
Ia juga mengingatkan pentingnya perencanaan pembangunan melalui penyusunan Rencana Anggaran Belanja (RAB), kesiapan tenaga kerja, serta pengadaan material yang sesuai kebutuhan agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Yang harus dipersiapkan bapak ibu penerima bantuan stimulant RTLH di antaranya, material. Jangan sampai material yang dibelanjakan itu sisa akan sayang juga. Kemudian tenaga dan tukang, serta dana swadaya. Maka diperlukan Rancangan Anggaran Belanja (RAB),” terangnya.
Untuk Termin I, sebanyak sembilan penerima manfaat menerima pencairan bantuan lebih dahulu. Pelaksanaan pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu dua bulan sejak dana diterima.
“Dari penerima menfaat, langsung uangnya bisa disampaikan ke kalurahan nanti agar dibelanjakan sesuai dengn RAB yang dibuat. Agar nanti lebih aman, setelah diterima langsung disampaikan ke penyelenggara. Termin 1 ini ada 9 penerima bantuan terlebih dahulu, untuk selanjutnya akan diberikan bertahap,” papar Tulus.
Pengurusan PPG Gratis bagi Penerima Bantuan
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Dinas Perizinan Kabupaten Sleman, Fadil, menjelaskan bahwa saat ini izin bangunan yang sebelumnya dikenal sebagai IMB telah berubah menjadi Persetujuan Pembangunan Gedung (PPG).
Menurutnya, seluruh penerima manfaat Program Rehab RTLH akan mendapatkan pendampingan pengurusan PPG tanpa biaya.
“Namun khusus untuk progtam rehab RTLH ini untuk bagian yang 2015 itu bisa ditoleransi, bisa kami bantu. Bisa kami hubunbi untuk tinjau dan kelengkapan berkas. Kami bantu untuk pengurusannya gratis,” jelas Fadil.
Setelah sesi sosialisasi dan tanya jawab, kegiatan dilanjutkan dengan pencairan bantuan Termin I kepada sembilan penerima manfaat.
Total Bantuan Rp400 Juta untuk 22 Penerima Manfaat
Program Rehab RTLH dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 tahun 2026 menjangkau 22 penerima manfaat yang tersebar di berbagai kapanewon di Kabupaten Sleman.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp400 juta, dengan nominal bantuan yang disesuaikan berdasarkan kondisi dan kebutuhan rehabilitasi masing-masing rumah.
Daftar Penerima Manfaat Program Rehab RTLH Hari Jadi Ke-110 Kabupaten Sleman
|
No |
Kapanewon |
Nama Penerima |
Bantuan |
|
1 |
Tempel |
Imroatun Marfu'ah |
Rp20 juta |
|
2 |
Berbah |
Rizal Sugiyanto |
Rp15 juta |
|
3 |
Godean |
Betha Mauladi |
Rp15 juta |
|
4 |
Pakem |
Siti Nuriyah |
Rp20 juta |
|
5 |
Sleman |
Aminah |
Rp20 juta |
|
6 |
Seyegan |
Muhammad Nugroho |
Rp15 juta |
|
7 |
Ngemplak |
Painah |
Rp20 juta |
|
8 |
Depok |
Yulianti |
Rp10 juta |
|
9 |
Mlati |
Tri Suwantono |
Rp20 juta |
|
10 |
Mlati |
Lujinem Parmini |
Rp20 juta |
|
11 |
Cangkringan |
Choirul Prasetya |
Rp20 juta |
|
12 |
Cangkringan |
Binuko Tjahjowit Jaksono |
Rp20 juta |
|
13 |
Kalasan |
Wis Hidayat |
Rp20 juta |
|
14 |
Gamping |
R. Novi Yuda Kusuma |
Rp20 juta |
|
15 |
Prambanan |
Tukiyo |
Rp20 juta |
|
16 |
Prambanan |
Sugiyem |
Rp15 juta |
|
17 |
Moyudan |
Dwi Sutomo |
Rp20 juta |
|
18 |
Moyudan |
Daryatno |
Rp10 juta |
|
19 |
Minggir |
Daliyo |
Rp20 juta |
|
20 |
Ngaglik |
Dwi Kusnanto |
Rp20 juta |
|
21 |
Turi |
Sumaryati |
Rp15 juta |
|
22 |
Kalasan |
Ledung |
Rp20 juta |
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Sleman bersama Pemerintah Kabupaten Sleman berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menempati rumah yang sehat, aman, dan layak huni sehingga kualitas hidup keluarga penerima manfaat dapat meningkat secara berkelanjutan.***
Pendistribusian Lainnya

BAZNAS Sleman Bersama Tim Kapanewon Salurkan Bantuan Ke 3 Panti Asuhan

BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Kelompok Binaan Densus 88 DIY

Kolaborasi BAZNAS dan Pemkab Sleman Salurkan Bantuan Laboratorium Komputer

Rihlah Berkah BAZNAS Se-DIY Hadirkan Keceriaan bagi Anak Yatim di Saloka

BAZNAS Sleman dan Disperindag Salurkan Bantuan Sleman Produktif untuk Pedagang P

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sleman.
Lihat Daftar Rekening →